26 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menikmati Musik dan Merayakan Motor Antik di Bali Rockin Blues Festival 2024

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
November 3, 2024
in Khas
Menikmati Musik dan Merayakan Motor Antik di Bali Rockin Blues Festival 2024

Pameran motor tua di Bali Rockin Blues Festival 2024. Foto: tatkala.co/Dede

RAUNGAN mesin motor mulai terdengar dari arah pintu masuk menuju ke areal acara, hal tersebut menjadi pertanda acara akan segera dimulai. Waktu itu, para pria bertubuh tambun dan kekar memadati Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar, mereka mengenakan jaket dan rompi berisikan logo Himpunan Motor Tua (HMT) Bali yang menandakan identitas mereka sebagai klub motor.

Meskipun tampangnya sangar dan garang, ternyata para pria itu ‘jinak’, mereka sangat mudah berbaur, tidak membeda-bedakan. Mereka juga tampak saling bercanda dan bersenda gurau dengan pengunjung-pengunjung yang lain. Mungkin istilah ‘wajah preman, hati hello kitty’ sesuai untuk mereka.

Kala itu merupakan hari pertama perhelatan Bali Rockin Blues Festival sekaligus perayaan ke-35 tahun Himpunan Motor Tua (HMT) Bali. Para pecinta motor tua dan pecinta musik rockin blues tumpah ruah pada hari itu, tak hanya dari Bali saja, tetapi banyak pula yang datang dari luar daerah, dari berbagai penjuru nusantara.

Tampaknya mereka tidak ingin menyia-nyiakan momen berharga ini. Kalau istilah anak motor, ‘kopdar’ alias ‘kopi darat’, di mana para pecinta motor akan bertemu untuk silahturahmi, mengeratkan tali persaudaraan, juga menguatkan hubungan antarkomunitas, khususnya sesama pecinta motor tua.

Dua anggota HMT Bali sedang berswafoto | Foto: tatkala.co/Dede

Gus Mantra saat menyampaikan laporan ketua panitia | Foto: tatkala.co/Dede

“Kalau Jawa punya Java Jazz Festival, kalau di Bali kita punya Bali Rockin Blues Festival,” ucap Agung Bagus Mantra dengan bangga saat menyampaikan laporannya sebagai ketua panitia.

Pria yang akrab disapa Gus Mantra itu juga mengatakan, Bali Rockin Blues Festival kali ini mengusung tema “Full Power in Harmony” dan menampilkan kurang lebih 18 band sedari tanggal 1-2 November 2024. “Mulai dari musisi regenerasi, sampai musisi senior kita tampilkan di panggung ini,” kata Gus Mantra.

Selain konser musik, Bali Rockin Blues Festival tahun ini juga menyajikan berbagai hal. Ada pameran motor tua milik dari HMT Bali, komunitas paint stripping, body painting, dan photo hunting. Festival ini terbuka untuk publik, alias Free Entry.

Puluhan motor dan beberapa mobil tua berbaris rapi menunjukkan kegagahannya, terkesan begitu esklusif dan rare (langka). Banyak terlihat anak-anak muda dan pasangan suami-istri yang menyambangi event tersebut, barangkali sehabis dari Pantai Matahari Terbit mereka langsung melipir ke Bali Rockin Blues Festival. Pameran motor tua itu menjadi tempat yang asyik untuk mencuci mata para lelaki, banyak pula dari mereka berswafoto di depan motor-motor antik itu.

Pengunjung sedang berswafoto di areal pameran. Foto: tatkala.co/Dede

Pameran motor tua di Bali Rockin Blues Festival 2024 | Foto: tatkala.co/Dede

Sepertinya saya juga merasakan hal yang sama, hanya bisa menikmati keindahan tanpa memilikinya. Ah, sudah seperti judul lagu dari band ST12, “Cinta Tak Harus Memiliki”. Saya juga sempat mencoba menunggangi salah satu motor yang di-display, hanya untuk berswafoto. Rasanya memang berbeda, duduk di kursi vintage yang terasa hangat nan mahal. Sensasi menaiki motor itu selalu melekat diingatan saya, bahkan sesampai di rumah pun masih rekat.

Acara pada petang itu dibuka secara resmi oleh Ni Luh Putu Riyastiti, S.S., M.Par. selaku Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, yang pada saat itu mewakili PJ Wali Kota Denpasar yang berhalangan hadir.

Seusai dibuka secara resmi, acara pun langsung beranjak ke perayaan HUT Himpunan Motor Tua (HMT) Bali ke-35 tahun, yang ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbolisasi. Semua anggota HMT Bali yang hadir tampak memadati areal depan panggung. Seraya tumpeng dipotong, semuanya menyanyikan lagu “Happy Birthday”. Mungkin itu adalah senandung “Happy Birthday” paling sangar yang pernah saya dengar.

Salah satu anggota HMT Bali yang begitu bersemangat hari itu adalah Nyoman Yasa, ia termasuk anggota yang cukup lama bergabung dengan klub motor tertua di Bali itu, ia bergabung sejak tahun 1991 sampai sekarang.

“Acara ini sangat istimewa dan membahagiakan untuk kita semua, khususnya untuk saya sendiri. Sejak awal saya bergabung, dulu masih sedikit. Tapi makin ke sini, semakin ramai dan kegiatannya semakin modern. Kami juga kerap melakukan kegiatan sosial, jadi suatu kebanggaan bagi saya bisa membersamai HMT Bali sampai saat ini,” ungkap Nyoman Yasa dengan senyum sumringah.

Anggota HMT Bali di depan panggung saat sesi pemotongan tumpeng | Foto: tatkala.co/Dede

Setelah seremonial formal itu berakhir, acara pun dilanjutkan dengan penampilan dari John and The Jail Story (band asal Bali). Mereka mampu membangkitkan suasana dan gairah pengunjung dengan alunan musik country rockabilly yang khas. Betotan contra bass dan hentakan drum yang agresif membuat suasana malam itu jadi semakin asyik.

Ghost Riders in The Sky menjadi lagu pertama yang dibawakan, lagu yang dipopulerkan oleh Johnny Cash itu amat sesuai bagi semua komunitas ataupun klub motor yang hadir, lagu tersebut mencerminkan semangat para pecinta motor tua.

Para anggota HMT Bali tampak berjoget ria di depan panggung, para turis juga tampak turut merayakan dengan berdansa bersama pasangannya. Rasanya saya sudah seperti berada di acara klub motor Amerika, yang dahulu kerap saya lihat di film-film layar kaca.

John Lano, sang vokalis John and The Jail Story juga merupakan bagian dari HMT Bali. Ketika ditawari minuman oleh salah satu anggota HMT Bali, ia langsung meneguknya di atas panggung tanpa ragu, ini adalah bukti persaudaraan antar mereka begitu erat nan kuat.

John Lano ketika mengambil minuman (arak) dari Ade Sariasa | Foto: tatkala.co/Dede

Saat itu saya berada di depan panggung bersama beberapa anggota HMT Bali yang menikmati konser, mereka merangkul dan mengajak saya bersama-sama menikmati alunan musik country rockabilly itu, kebetulan memang rockabilly adalah salah satu genre musik yang saya sukai, bermula dari gemar mendengarkan lagu-lagu Elvis Presley dan Stray Cats.

Salah satu anggota HMT Bali yang saya temui saat itu adalah Gede Ade Sariasa atau akrab disapa Ade, ia merupakan salah satu anggota yang sudah bergabung sejak tahun 2005 sampai sekarang.

Kami seperti sudah saling mengenal lama, seperti anak dan bapak yang sedang menonton konser. Sembari menonton penampilan John and The Jail Story, ia menceritakan banyak hal kepada saya, ditemani dengan segelas arak di tangan kanannya yang tak pernah dilepasnya.

Ade Sariasa menikmati penampilan John and The Jail Story | Foto: tatkala.co/Dede

Ade Sariasa (anggota HMT Bali) | Foto: tatkala.co/Dede

“John Lano juga merupakan anggota HMT Bali, sudah seperti keluarga, makanya mau nerima arak saya De, hahaha,” ujar Ade sembari tertawa.

Ade Sariasa mengatakan, anggota resmi HMT Bali saat ini kurang lebih 200-an orang, dan syarat untuk bergabung wajib memiliki motor klasik, dengan usia motor paling muda tahun 1970-an.

Baginya, penggemar motor klasik itu esklusif, motor tua itu sangat bernilai, dan anak muda masih jarang bisa bergabung karena memang dari segi harga relatif tinggi. Terlebih lagi, motor tahun lama lumayan sukar untuk dicari. “Kalau saya memang cinta, jadi beli satu saja sudah cukup. Dengan kita ikut merawat dan melestarikan, jadi kita ikut melestarikan warisan sejarah motor dunia,” ungkapnya dengan bangga.

“Ini berbagai komunitas pecinta motor tua dari seluruh Indonesia datang ke sini, De, Jadi ini semacam giat silahturahmi atau simbiosis mutualisme. Kalau mereka ada acara, kita juga bisa datang ke sana,” ucap Ade sambil menunjuk sekeliling.

Foto bersama Himpunan Motor Tua (HMT) Bali | Foto: tatkala.co/Dede

Ketika John and The Jail Story mengakhiri penampilannya, obrolan ngalor-ngidul saya dengan Ade Sariasa juga berakhir. Ia memberi tahu motor miliknya kepada saya, seraya ia menunjuk dari panggung ke arah parkir motornya.

“Motor saya Royal Enfield tahun 1952, De, ga ada yang punya di sini. Itu dia yang warna hijau. Nanti kamu lihat saja ke sana,” ujarnya.

“Iya sih, motornya cuma satu, tetapi harganya bisa buat beli motor matic keluaran terbaru satu truk, hahaha,” sahut saya dengan nada bercanda.

Begitulah para pecinta motor tua, bukan hanya motornya saja yang klasik, tetapi pemiliknya juga antik.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Jaswanto

Semarak Sanur Village Festival 2024, Pesta Rakyat dan Kreativitas yang Gegap Gempita
Betapa Gemas Menyaksikan Bocah Peragakan Busana Adat Bali
Pesta Rilis “Lebih Dekat” Nosstress: Membawa Lagu ke Rumah-rumah Pendengar
Ngelawang di Mall: Melestarikan Budaya di Ruang Modern
Tags: Bali Rockin Blues Festival 2024Himpunan Motor Tua (HMT) BaliJohn and The Jail Storyotomotif
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Melihat Fatris dari Pinggir

Next Post

HIBACHI: Spektakel Rasa dan Api di Atas Panggangan

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
0
Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...

Read moreDetails

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
0
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

Read moreDetails

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
0
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

Read moreDetails

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails
Next Post
HIBACHI: Spektakel Rasa dan Api di Atas Panggangan

HIBACHI: Spektakel Rasa dan Api di Atas Panggangan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand
Pendidikan

Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand

SINGARAJA – TATKALA.CO | Tim Pengabdi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha sukses menggelar International Community Service-Based Workshop bertajuk “PROMOTING...

by tatkala
June 25, 2026
Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket
Bahasa

Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket

BAGI orang awam di bidang kargo seperti saya, kata kargo selalu memantik imajinasi tentang gudang yang pengap, deru mesin, aroma...

by I Made Sudiana
June 25, 2026
Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?
Khas

Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
‘A Night of Broadway’: Ketika Anak-Anak Janawati Academy of Performing Arts (JAPA) Bawakan Kisah-Kisah Dunia dalam Satu Panggung Musikal
Panggung

‘A Night of Broadway’: Ketika Anak-Anak Janawati Academy of Performing Arts (JAPA) Bawakan Kisah-Kisah Dunia dalam Satu Panggung Musikal

PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini...

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska
Khas

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil
Persona

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

by Jaswanto
June 24, 2026
Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring
Esai

Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring

SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut...

by Azhari M. Latief
June 24, 2026
‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Pentas

‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026

RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di...

by Yudi Laksana
June 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Membaca Demokrasi Abu-Abu Indonesia

LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis...

by Chusmeru
June 24, 2026
Duri Akar dan “Sungga”
Bahasa

Duri Akar dan “Sungga”

SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan...

by Komang Berata
June 24, 2026
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi
Opini

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co