2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Padupadan Pariwisata dan Pertanian di SMKN 1 Petang: Membangun Masa Depan Berkelanjutan

I Wayan Yudana by I Wayan Yudana
October 31, 2024
in Esai
Padupadan Pariwisata dan Pertanian di SMKN 1 Petang: Membangun Masa Depan Berkelanjutan

Kegiatan PKL Siswa di Apurva Kempinsky Bali

BALI dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia yang menawarkan keindahan alam, budaya, dan keunikan tradisi. Di tengah kemegahan pariwisata, sektor pertanian yang merupakan dasar kehidupan masyarakat Bali semakin terlupakan, terutama oleh generasi muda. Di sinilah SMKN 1 Petang, sebuah sekolah menengah kejuruan yang berkomitmen awal mengembangkan pendidikan di bidang pertanian.

Seiring perkembangan dunia pariwisata, selanjutnya SMKN 1 Petang hadir dengan visi menyatukan kedua sektor ini, yakni pertanian dan pariwisata. Konsep sinergitas antara pariwisata dan pertanian yang sedang dikembangkan di SMKN 1 Petang bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang paham akan nilai penting pertanian sekaligus mampu memanfaatkan peluang di bidang pariwisata. Sinergi ini diyakini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan budaya lokal.

Kegiatan PKL Siswa di Sent Regis Hotel | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Mengintegrasikan Keindahan Alam dan Pertanian Berbasis Wisata

SMKN 1 Petang terletak di tengah keindahan alam yang memukau, dengan potensi pertanian yang luas dan bervariasi. Melalui program pariwisata berbasis pertanian, sekolah ini memperkenalkan konsep agrowisata. Di area ini para wisatawan dapat menyaksikan langsung proses budidaya tanaman, menikmati hasil panen segar dan terlibat dalam kegiatan seperti memetik buah atau merangkai bunga dalam florikultura.

Kegiatan Pembelajaran Industri di Secana Hotel, Brawa | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Dengan memanfaatkan keindahan alam sekitar, seperti lahan hijau dan udara sejuk di kawasan Petang, agrowisata ini diharapkan dapat menjadi daya tarik unik bagi para wisatawan yang mencari pengalaman wisata berbeda dan lebih mendalam. Pengalaman ini menghubungkan wisatawan dengan aktivitas pertanian lokal yang otentik dan –di sisi lain– menciptakan apresiasi lebih mendalam terhadap usaha petani lokal dalam menyediakan pangan.

Peran Pendidikan dalam Mempersiapkan SDM Terampil

Sebagai lembaga pendidikan, SMKN 1 Petang bertanggung jawab mempersiapkan siswa-siswanya untuk menjadi tenaga kerja yang tidak hanya kompeten di bidang pertanian tetapi juga memahami aspek-aspek hospitality dan pelayanan dalam pariwisata. Program pelatihan dan kurikulum yang diterapkan di sekolah ini mencakup keterampilan dalam mengelola agrowisata, manajemen wisata berbasis lingkungan, hingga kemampuan pemasaran digital yang sangat relevan untuk menarik wisatawan masa kini. Melalui pengalaman praktik langsung di lapangan, siswa SMKN 1 Petang dipersiapkan untuk menjadi sumber daya manusia yang tangguh dan berwawasan luas, mampu mengelola lahan sekaligus berinteraksi dengan wisatawan secara profesional.

Kolaborasi antara Dunia Usaha dan Dunia Pendidikan

Sinergitas pariwisata dan pertanian ini tidak dapat terwujud tanpa adanya kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya dunia usaha pariwisata dan perhotelan. SMKN 1 Petang telah menjalin kerja sama dengan berbagai agen wisata, hotel, dan restoran di sekitar Bali. Melalui kerja sama ini, diharapkan lulusan pertanian dapat memasuki industri Horeka (Hotel, Restoran, dan Kafe) sebagai pemasok hasil pertanian lokal ataupun sebagai tenaga terampil yang paham cara mengelola dan menyajikan produk lokal berkualitas. Selain itu, sinergi ini memberi siswa pengalaman untuk melihat langsung kebutuhan dan permintaan di industri, sehingga mereka dapat merancang program kerja pertanian yang lebih efektif. Kolaborasi ini menjadi harapan besar bagi kebangkitan sektor pertanian sebagai bagian integral dalam pariwisata.

Membangun Kesadaran Wisatawan untuk Mendukung Pertanian Lokal

Pariwisata berperan sebagai jembatan untuk mempromosikan keberlanjutan pertanian lokal. Dalam hal ini, SMKN 1 Petang juga memainkan peran penting dalam mengedukasi wisatawan mengenai pentingnya produk lokal dan praktik pertanian yang berkelanjutan. Dengan memberikan akses kepada wisatawan untuk mencoba dan menikmati produk-produk pertanian lokal, diharapkan ada peningkatan kesadaran untuk mendukung sektor pertanian. Selain itu, melalui agrowisata, wisatawan dapat memahami lebih dalam tentang sistem subak yang mencerminkan kearifan lokal Bali dalam mengelola sumber daya alam secara bijak. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai irigasi tetapi juga merupakan bukti nyata hubungan manusia dengan alam yang saling menjaga.

Menyiapkan Insan Pariwisata yang Paham Pertanian

Sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan industri, SMKN 1 Petang Tengah berusaha mencetak SDM yang memiliki keterampilan di bidang pariwisata (baca: perhotelan) sekaligus pemahaman mendalam tentang sektor pertanian. Di era di mana wisatawan semakin menghargai aspek keberlanjutan dan pengalaman lokal, kemampuan ini menjadi sangat bernilai.

Siswa program Perhotelan di SMKN 1 Petang tidak hanya dilatih dalam aspek hospitality dan layanan profesional, tetapi juga dibekali pengetahuan tentang produk-produk pertanian lokal, rantai pasok, dan manfaat produk segar yang dapat langsung didistribusikan ke hotel atau restoran. Pemahaman tentang pertanian ini memberi mereka keunggulan kompetitif saat bekerja di industri Horeka (Hotel, Restoran, dan Kafe), karena mereka mampu mendukung konsep farm-to-table atau sajian dari hasil tani ke meja makan yang sedang berkembang di berbagai tempat wisata. Dengan demikian, lulusan SMKN 1 Petang tidak hanya siap bekerja di bidang perhotelan, tetapi juga berperan sebagai duta keberlanjutan yang memperkenalkan serta mendukung produk pertanian lokal ke dunia pariwisata.

 

Kegiatan PKL Siswa di Apurva Kempinsky Bali | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Penutup

Sinergitas pariwisata dan pertanian di SMKN 1 Petang adalah sebuah gagasan yang menawarkan masa depan berkelanjutan. Di sini generasi muda dapat memainkan peran besar dalam menjaga dan mempromosikan kekayaan alam dan budaya Indonesia. Konsep ini bukan hanya sebagai strategi pendidikan, akan tetapi sebagai jalan untuk mewujudkan keseimbangan antara sektor pariwisata dan pertanian yang saling menguatkan.

Dengan dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat dan industri pariwisata, diharapkan program ini dapat menjadi model dalam mengembangkan sektor pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan, tanpa melupakan akar dan identitas lokal yang berharga, yakni budaya Bali. SMKN 1 Petang hadir bukan hanya sebagai sekolah tetapi sebagai pusat inovasi dan inspirasi bagi masyarakat Bali dan Indonesia untuk tetap menghargai serta melestarikan nilai-nilai budaya dan lingkungan melalui pendidikan. [T]

Mengelola Pertanian di Sela Riuh Pariwisata — Catatan Perjuangan dari SMKN 1 Petang
Pengabdian Masyarakat Dosen Prodi DIV Manajemen Bisnis Pariwisata Politeknik Negeri Bali di Desa Adat Ole, Marga, Tabanan
Beragam Peran Cendikiawan Mengawal Ilmu Pariwisata Indonesia
Tags: PariwisataPendidikanpertanianSMKN 1 Petang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Soesilo Toer, 100 Tahun Pramoedya Ananta Toer, dan Cerita Tak Biasa  di UWRF 2024

Next Post

Horeee, Kantin FBS Undiksha Muncul  Lagi, Tapi Soto-Bakso Masih Tertinggal di Fakultas Kedokteran

I Wayan Yudana

I Wayan Yudana

Kepala SMKN 1 Petang, Badung, Bali

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Horeee, Kantin FBS Undiksha Muncul  Lagi, Tapi Soto-Bakso Masih Tertinggal di Fakultas Kedokteran

Horeee, Kantin FBS Undiksha Muncul  Lagi, Tapi Soto-Bakso Masih Tertinggal di Fakultas Kedokteran

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co