3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Padupadan Pariwisata dan Pertanian di SMKN 1 Petang: Membangun Masa Depan Berkelanjutan

I Wayan Yudana by I Wayan Yudana
October 31, 2024
in Esai
Padupadan Pariwisata dan Pertanian di SMKN 1 Petang: Membangun Masa Depan Berkelanjutan

Kegiatan PKL Siswa di Apurva Kempinsky Bali

BALI dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia yang menawarkan keindahan alam, budaya, dan keunikan tradisi. Di tengah kemegahan pariwisata, sektor pertanian yang merupakan dasar kehidupan masyarakat Bali semakin terlupakan, terutama oleh generasi muda. Di sinilah SMKN 1 Petang, sebuah sekolah menengah kejuruan yang berkomitmen awal mengembangkan pendidikan di bidang pertanian.

Seiring perkembangan dunia pariwisata, selanjutnya SMKN 1 Petang hadir dengan visi menyatukan kedua sektor ini, yakni pertanian dan pariwisata. Konsep sinergitas antara pariwisata dan pertanian yang sedang dikembangkan di SMKN 1 Petang bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang paham akan nilai penting pertanian sekaligus mampu memanfaatkan peluang di bidang pariwisata. Sinergi ini diyakini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan budaya lokal.

Kegiatan PKL Siswa di Sent Regis Hotel | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Mengintegrasikan Keindahan Alam dan Pertanian Berbasis Wisata

SMKN 1 Petang terletak di tengah keindahan alam yang memukau, dengan potensi pertanian yang luas dan bervariasi. Melalui program pariwisata berbasis pertanian, sekolah ini memperkenalkan konsep agrowisata. Di area ini para wisatawan dapat menyaksikan langsung proses budidaya tanaman, menikmati hasil panen segar dan terlibat dalam kegiatan seperti memetik buah atau merangkai bunga dalam florikultura.

Kegiatan Pembelajaran Industri di Secana Hotel, Brawa | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Dengan memanfaatkan keindahan alam sekitar, seperti lahan hijau dan udara sejuk di kawasan Petang, agrowisata ini diharapkan dapat menjadi daya tarik unik bagi para wisatawan yang mencari pengalaman wisata berbeda dan lebih mendalam. Pengalaman ini menghubungkan wisatawan dengan aktivitas pertanian lokal yang otentik dan –di sisi lain– menciptakan apresiasi lebih mendalam terhadap usaha petani lokal dalam menyediakan pangan.

Peran Pendidikan dalam Mempersiapkan SDM Terampil

Sebagai lembaga pendidikan, SMKN 1 Petang bertanggung jawab mempersiapkan siswa-siswanya untuk menjadi tenaga kerja yang tidak hanya kompeten di bidang pertanian tetapi juga memahami aspek-aspek hospitality dan pelayanan dalam pariwisata. Program pelatihan dan kurikulum yang diterapkan di sekolah ini mencakup keterampilan dalam mengelola agrowisata, manajemen wisata berbasis lingkungan, hingga kemampuan pemasaran digital yang sangat relevan untuk menarik wisatawan masa kini. Melalui pengalaman praktik langsung di lapangan, siswa SMKN 1 Petang dipersiapkan untuk menjadi sumber daya manusia yang tangguh dan berwawasan luas, mampu mengelola lahan sekaligus berinteraksi dengan wisatawan secara profesional.

Kolaborasi antara Dunia Usaha dan Dunia Pendidikan

Sinergitas pariwisata dan pertanian ini tidak dapat terwujud tanpa adanya kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya dunia usaha pariwisata dan perhotelan. SMKN 1 Petang telah menjalin kerja sama dengan berbagai agen wisata, hotel, dan restoran di sekitar Bali. Melalui kerja sama ini, diharapkan lulusan pertanian dapat memasuki industri Horeka (Hotel, Restoran, dan Kafe) sebagai pemasok hasil pertanian lokal ataupun sebagai tenaga terampil yang paham cara mengelola dan menyajikan produk lokal berkualitas. Selain itu, sinergi ini memberi siswa pengalaman untuk melihat langsung kebutuhan dan permintaan di industri, sehingga mereka dapat merancang program kerja pertanian yang lebih efektif. Kolaborasi ini menjadi harapan besar bagi kebangkitan sektor pertanian sebagai bagian integral dalam pariwisata.

Membangun Kesadaran Wisatawan untuk Mendukung Pertanian Lokal

Pariwisata berperan sebagai jembatan untuk mempromosikan keberlanjutan pertanian lokal. Dalam hal ini, SMKN 1 Petang juga memainkan peran penting dalam mengedukasi wisatawan mengenai pentingnya produk lokal dan praktik pertanian yang berkelanjutan. Dengan memberikan akses kepada wisatawan untuk mencoba dan menikmati produk-produk pertanian lokal, diharapkan ada peningkatan kesadaran untuk mendukung sektor pertanian. Selain itu, melalui agrowisata, wisatawan dapat memahami lebih dalam tentang sistem subak yang mencerminkan kearifan lokal Bali dalam mengelola sumber daya alam secara bijak. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai irigasi tetapi juga merupakan bukti nyata hubungan manusia dengan alam yang saling menjaga.

Menyiapkan Insan Pariwisata yang Paham Pertanian

Sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan industri, SMKN 1 Petang Tengah berusaha mencetak SDM yang memiliki keterampilan di bidang pariwisata (baca: perhotelan) sekaligus pemahaman mendalam tentang sektor pertanian. Di era di mana wisatawan semakin menghargai aspek keberlanjutan dan pengalaman lokal, kemampuan ini menjadi sangat bernilai.

Siswa program Perhotelan di SMKN 1 Petang tidak hanya dilatih dalam aspek hospitality dan layanan profesional, tetapi juga dibekali pengetahuan tentang produk-produk pertanian lokal, rantai pasok, dan manfaat produk segar yang dapat langsung didistribusikan ke hotel atau restoran. Pemahaman tentang pertanian ini memberi mereka keunggulan kompetitif saat bekerja di industri Horeka (Hotel, Restoran, dan Kafe), karena mereka mampu mendukung konsep farm-to-table atau sajian dari hasil tani ke meja makan yang sedang berkembang di berbagai tempat wisata. Dengan demikian, lulusan SMKN 1 Petang tidak hanya siap bekerja di bidang perhotelan, tetapi juga berperan sebagai duta keberlanjutan yang memperkenalkan serta mendukung produk pertanian lokal ke dunia pariwisata.

 

Kegiatan PKL Siswa di Apurva Kempinsky Bali | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Penutup

Sinergitas pariwisata dan pertanian di SMKN 1 Petang adalah sebuah gagasan yang menawarkan masa depan berkelanjutan. Di sini generasi muda dapat memainkan peran besar dalam menjaga dan mempromosikan kekayaan alam dan budaya Indonesia. Konsep ini bukan hanya sebagai strategi pendidikan, akan tetapi sebagai jalan untuk mewujudkan keseimbangan antara sektor pariwisata dan pertanian yang saling menguatkan.

Dengan dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat dan industri pariwisata, diharapkan program ini dapat menjadi model dalam mengembangkan sektor pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan, tanpa melupakan akar dan identitas lokal yang berharga, yakni budaya Bali. SMKN 1 Petang hadir bukan hanya sebagai sekolah tetapi sebagai pusat inovasi dan inspirasi bagi masyarakat Bali dan Indonesia untuk tetap menghargai serta melestarikan nilai-nilai budaya dan lingkungan melalui pendidikan. [T]

Mengelola Pertanian di Sela Riuh Pariwisata — Catatan Perjuangan dari SMKN 1 Petang
Pengabdian Masyarakat Dosen Prodi DIV Manajemen Bisnis Pariwisata Politeknik Negeri Bali di Desa Adat Ole, Marga, Tabanan
Beragam Peran Cendikiawan Mengawal Ilmu Pariwisata Indonesia
Tags: PariwisataPendidikanpertanianSMKN 1 Petang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Soesilo Toer, 100 Tahun Pramoedya Ananta Toer, dan Cerita Tak Biasa  di UWRF 2024

Next Post

Horeee, Kantin FBS Undiksha Muncul  Lagi, Tapi Soto-Bakso Masih Tertinggal di Fakultas Kedokteran

I Wayan Yudana

I Wayan Yudana

Kepala SMKN 1 Petang, Badung, Bali

Related Posts

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails

Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

by IGP Weda Adi Wangsa
May 30, 2026
0
Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium...

Read moreDetails
Next Post
Horeee, Kantin FBS Undiksha Muncul  Lagi, Tapi Soto-Bakso Masih Tertinggal di Fakultas Kedokteran

Horeee, Kantin FBS Undiksha Muncul  Lagi, Tapi Soto-Bakso Masih Tertinggal di Fakultas Kedokteran

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co