12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Padupadan Pariwisata dan Pertanian di SMKN 1 Petang: Membangun Masa Depan Berkelanjutan

I Wayan Yudana by I Wayan Yudana
October 31, 2024
in Esai
Padupadan Pariwisata dan Pertanian di SMKN 1 Petang: Membangun Masa Depan Berkelanjutan

Kegiatan PKL Siswa di Apurva Kempinsky Bali

BALI dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia yang menawarkan keindahan alam, budaya, dan keunikan tradisi. Di tengah kemegahan pariwisata, sektor pertanian yang merupakan dasar kehidupan masyarakat Bali semakin terlupakan, terutama oleh generasi muda. Di sinilah SMKN 1 Petang, sebuah sekolah menengah kejuruan yang berkomitmen awal mengembangkan pendidikan di bidang pertanian.

Seiring perkembangan dunia pariwisata, selanjutnya SMKN 1 Petang hadir dengan visi menyatukan kedua sektor ini, yakni pertanian dan pariwisata. Konsep sinergitas antara pariwisata dan pertanian yang sedang dikembangkan di SMKN 1 Petang bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang paham akan nilai penting pertanian sekaligus mampu memanfaatkan peluang di bidang pariwisata. Sinergi ini diyakini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan budaya lokal.

Kegiatan PKL Siswa di Sent Regis Hotel | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Mengintegrasikan Keindahan Alam dan Pertanian Berbasis Wisata

SMKN 1 Petang terletak di tengah keindahan alam yang memukau, dengan potensi pertanian yang luas dan bervariasi. Melalui program pariwisata berbasis pertanian, sekolah ini memperkenalkan konsep agrowisata. Di area ini para wisatawan dapat menyaksikan langsung proses budidaya tanaman, menikmati hasil panen segar dan terlibat dalam kegiatan seperti memetik buah atau merangkai bunga dalam florikultura.

Kegiatan Pembelajaran Industri di Secana Hotel, Brawa | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Dengan memanfaatkan keindahan alam sekitar, seperti lahan hijau dan udara sejuk di kawasan Petang, agrowisata ini diharapkan dapat menjadi daya tarik unik bagi para wisatawan yang mencari pengalaman wisata berbeda dan lebih mendalam. Pengalaman ini menghubungkan wisatawan dengan aktivitas pertanian lokal yang otentik dan –di sisi lain– menciptakan apresiasi lebih mendalam terhadap usaha petani lokal dalam menyediakan pangan.

Peran Pendidikan dalam Mempersiapkan SDM Terampil

Sebagai lembaga pendidikan, SMKN 1 Petang bertanggung jawab mempersiapkan siswa-siswanya untuk menjadi tenaga kerja yang tidak hanya kompeten di bidang pertanian tetapi juga memahami aspek-aspek hospitality dan pelayanan dalam pariwisata. Program pelatihan dan kurikulum yang diterapkan di sekolah ini mencakup keterampilan dalam mengelola agrowisata, manajemen wisata berbasis lingkungan, hingga kemampuan pemasaran digital yang sangat relevan untuk menarik wisatawan masa kini. Melalui pengalaman praktik langsung di lapangan, siswa SMKN 1 Petang dipersiapkan untuk menjadi sumber daya manusia yang tangguh dan berwawasan luas, mampu mengelola lahan sekaligus berinteraksi dengan wisatawan secara profesional.

Kolaborasi antara Dunia Usaha dan Dunia Pendidikan

Sinergitas pariwisata dan pertanian ini tidak dapat terwujud tanpa adanya kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya dunia usaha pariwisata dan perhotelan. SMKN 1 Petang telah menjalin kerja sama dengan berbagai agen wisata, hotel, dan restoran di sekitar Bali. Melalui kerja sama ini, diharapkan lulusan pertanian dapat memasuki industri Horeka (Hotel, Restoran, dan Kafe) sebagai pemasok hasil pertanian lokal ataupun sebagai tenaga terampil yang paham cara mengelola dan menyajikan produk lokal berkualitas. Selain itu, sinergi ini memberi siswa pengalaman untuk melihat langsung kebutuhan dan permintaan di industri, sehingga mereka dapat merancang program kerja pertanian yang lebih efektif. Kolaborasi ini menjadi harapan besar bagi kebangkitan sektor pertanian sebagai bagian integral dalam pariwisata.

Membangun Kesadaran Wisatawan untuk Mendukung Pertanian Lokal

Pariwisata berperan sebagai jembatan untuk mempromosikan keberlanjutan pertanian lokal. Dalam hal ini, SMKN 1 Petang juga memainkan peran penting dalam mengedukasi wisatawan mengenai pentingnya produk lokal dan praktik pertanian yang berkelanjutan. Dengan memberikan akses kepada wisatawan untuk mencoba dan menikmati produk-produk pertanian lokal, diharapkan ada peningkatan kesadaran untuk mendukung sektor pertanian. Selain itu, melalui agrowisata, wisatawan dapat memahami lebih dalam tentang sistem subak yang mencerminkan kearifan lokal Bali dalam mengelola sumber daya alam secara bijak. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai irigasi tetapi juga merupakan bukti nyata hubungan manusia dengan alam yang saling menjaga.

Menyiapkan Insan Pariwisata yang Paham Pertanian

Sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan industri, SMKN 1 Petang Tengah berusaha mencetak SDM yang memiliki keterampilan di bidang pariwisata (baca: perhotelan) sekaligus pemahaman mendalam tentang sektor pertanian. Di era di mana wisatawan semakin menghargai aspek keberlanjutan dan pengalaman lokal, kemampuan ini menjadi sangat bernilai.

Siswa program Perhotelan di SMKN 1 Petang tidak hanya dilatih dalam aspek hospitality dan layanan profesional, tetapi juga dibekali pengetahuan tentang produk-produk pertanian lokal, rantai pasok, dan manfaat produk segar yang dapat langsung didistribusikan ke hotel atau restoran. Pemahaman tentang pertanian ini memberi mereka keunggulan kompetitif saat bekerja di industri Horeka (Hotel, Restoran, dan Kafe), karena mereka mampu mendukung konsep farm-to-table atau sajian dari hasil tani ke meja makan yang sedang berkembang di berbagai tempat wisata. Dengan demikian, lulusan SMKN 1 Petang tidak hanya siap bekerja di bidang perhotelan, tetapi juga berperan sebagai duta keberlanjutan yang memperkenalkan serta mendukung produk pertanian lokal ke dunia pariwisata.

 

Kegiatan PKL Siswa di Apurva Kempinsky Bali | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Penutup

Sinergitas pariwisata dan pertanian di SMKN 1 Petang adalah sebuah gagasan yang menawarkan masa depan berkelanjutan. Di sini generasi muda dapat memainkan peran besar dalam menjaga dan mempromosikan kekayaan alam dan budaya Indonesia. Konsep ini bukan hanya sebagai strategi pendidikan, akan tetapi sebagai jalan untuk mewujudkan keseimbangan antara sektor pariwisata dan pertanian yang saling menguatkan.

Dengan dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat dan industri pariwisata, diharapkan program ini dapat menjadi model dalam mengembangkan sektor pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan, tanpa melupakan akar dan identitas lokal yang berharga, yakni budaya Bali. SMKN 1 Petang hadir bukan hanya sebagai sekolah tetapi sebagai pusat inovasi dan inspirasi bagi masyarakat Bali dan Indonesia untuk tetap menghargai serta melestarikan nilai-nilai budaya dan lingkungan melalui pendidikan. [T]

Mengelola Pertanian di Sela Riuh Pariwisata — Catatan Perjuangan dari SMKN 1 Petang
Pengabdian Masyarakat Dosen Prodi DIV Manajemen Bisnis Pariwisata Politeknik Negeri Bali di Desa Adat Ole, Marga, Tabanan
Beragam Peran Cendikiawan Mengawal Ilmu Pariwisata Indonesia
Tags: PariwisataPendidikanpertanianSMKN 1 Petang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Soesilo Toer, 100 Tahun Pramoedya Ananta Toer, dan Cerita Tak Biasa  di UWRF 2024

Next Post

Horeee, Kantin FBS Undiksha Muncul  Lagi, Tapi Soto-Bakso Masih Tertinggal di Fakultas Kedokteran

I Wayan Yudana

I Wayan Yudana

Kepala SMKN 1 Petang, Badung, Bali

Related Posts

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails

Topi Para Penyintas Kanker

by Angga Wijaya
September 5, 2026
0
Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

Read moreDetails
Next Post
Horeee, Kantin FBS Undiksha Muncul  Lagi, Tapi Soto-Bakso Masih Tertinggal di Fakultas Kedokteran

Horeee, Kantin FBS Undiksha Muncul  Lagi, Tapi Soto-Bakso Masih Tertinggal di Fakultas Kedokteran

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co