6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Media Sosial : Arena Perlawanan Rakyat Indonesia

Petrus Imam Prawoto Jati by Petrus Imam Prawoto Jati
August 30, 2024
in Esai
Media Sosial : Arena Perlawanan Rakyat Indonesia

Ilustrasi tatkala.co | Rusdi | Diolah dari Canva

TENTU kita masih ingat dengan poster Peringatan Darurat  Garuda Biru yang menggerakkan massa beberapa saat lalu. Peringatan Darurat Garuda Biru itu menggema di ranah media sosial saebagai gerakan kolektif yang menyerukan masyarakat untuk mengawasi Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) serta proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Informasi yang dirangkum dari lembaga analis media sosial Drone Emprit, meme Garuda Biru Peringatan Darurat pertama kali dibuat oleh akun Wibu @BudiBukanIntel diunggah oleh akun kolaborasi @najwashihab, project_org, @ivooxid, dan @narasitv di Instagram. Gerakan ini bukan sekadar simbol, melainkan panggilan untuk menegakkan keadilan dan transparansi dalam sistem pemilu yang kian bergejolak dan sarat dinamika politik. Fenomena penuh semangat juang ini mengingatkan akan pentingnya media sebagai alat perjuangan rakyat Indonesia.

Semangat awal media di Indonesia dapat kita telusuri dari zaman penjajahan Belanda, dari abad ke-17 ke pertengahan abad ke-20. Dalam konteks ini, media tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai alat untuk menyebarkan ide, informasi, dan budaya, juga terhubung dengan pendidikan.  Hal ini mendorong generasi baru yang lebih terdidik dan kritis terhadap situasi sosial politik di Indonesia.

 Pada akhir abad ke-19, pers lokal mulai bangkit dan ikut terlibat dalam penerbitan surat kabar yang memuat pandangan nasionalis. Hal ini menciptakan ruang untuk diskursus politik dan sosial yang menggugah kesadaran kolektif masyarakat. Pada awal abad ke-20, Kelompok Pergerakan mulai menggeliat dengan munculnya organisasi seperti Budi Utomo yang didirikan pada 1908, dan media menjadi alat penting untuk menyampaikan pesan-pesan perjuangan, kritis dan berorientasi pada perubahan sosial.

Secara garis besar, semangat awal media di Indonesia pada zaman penjajahan Belanda merupakan faktor penting dalam pembentukan identitas nasional dan menjadi penghubung esensial antara berbagai elemen masyarakat dan alat untuk menyuarakan aspirasi dan ketidakpuasan terhadap penguasa. Nampaknya semangat dan ruh perjuangan ini masih ada hingga sekarang.

Perjuangan Melalui Media Sosial

Media sosial kini telah berkembang menjadi alat yang sangat kuat dalam menyuarakan aspirasi masyarakat. Dengan sifatnya yang demokratis, setiap individu kini memiliki kesempatan untuk berbicara dan didengar oleh audiens yang luas. Platform seperti Twitter, Facebook, youtube, Instagram dan bahkan TikTok, memungkinkan pengguna untuk berbagi pandangan, memprotes kebijakan yang tidak adil, atau bahkan mengorganisir gerakan sosial.

Menurut Smith (2020), media sosial telah menciptakan ruang baru bagi partisipasi publik, di mana ide dan aspirasi dapat disebarkan dengan cepat dan efisien, tanpa terbatas oleh batasan geografis atau aksesibilitas. Selain itu, Castells (2015) menyatakan bahwa media sosial telah menjadi “jaringan komunikasi horizontal” yang memperkuat suara rakyat dalam proses politik dan sosial.

Kehadiran media sosial memungkinkan masyarakat untuk mengatasi dominasi media tradisional, yang sering kali dikontrol oleh segelintir elit, dan menawarkan alternatif bagi mereka yang ingin mengekspresikan pendapat mereka secara langsung kepada dunia. Jenkins (2016) juga menekankan bahwa, kemampuan media sosial untuk menyebarkan informasi secara viral telah meningkatkan kekuatan masyarakat dalam mempengaruhi kebijakan publik dan menciptakan perubahan sosial. Dengan demikian, media sosial bukan hanya sekedar alat komunikasi, tetapi juga menjadi wadah penting bagi ekspresi kebebasan berpendapat dan partisipasi aktif dalam masyarakat modern (Smith, 2020; Castells, 2015; Jenkins, 2016).

Media sosial dalam Kondisi indonesia Saat Ini

Media sosial di Indonesia saat ini telah menjadi medan tempur baru bagi masyarakat untuk menyuarakan pendapat, protes, dan bahkan sarkasme terhadap berbagai isu. Di negara dengan populasi digital yang terus tumbuh, Twitter, Instagram, dan TikTok telah menjadi senjata andalan bagi warganet untuk beraksi. Mulai dari kritik terhadap kebijakan pemerintah, hingga kampanye sosial yang kreatif. Media sosial menjadi panggung di mana suara kecil bisa menggema besar.

Menurut Rokhayah (2021), media sosial di Indonesia telah menciptakan ruang di mana masyarakat dapat “berdiskusi” dengan pemerintah, meski kadang dengan penuh emosi, kadang dengan meme yang menggelitik. Media konvensional seperti Tempo dan Detik berhasil mempertahankan eksistensinya dengan bersuara kritis dan independen di platform digital, baik dalam bentuk tulisan maupun audio visual.

 Di era digital ini, mereka tidak hanya mengandalkan format cetak, tetapi juga beradaptasi dengan menyediakan konten dalam versi online yang mudah diakses. Beberapa lagi, sebut saja @NarasiNewsroom, @NajwaShihab, @tirtoid dan tentu masih banyak lainnya. Akun-akun ini  memastikan bahwa suara kritis mereka tetap relevan dan menjangkau audiens yang lebih luas, tanpa harus kehilangan esensi jurnalistik yang kuat.

Selain itu,  Nofrima (2022) dan Jamil (2016) pernah menyoroti bagaimana gerakan sosial seperti #GejayanMemanggil dan #SaveKPK berhasil menarik perhatian nasional berkat kekuatan media sosial. Tidak hanya menjadi alat untuk menyebarkan informasi, media sosial juga berfungsi sebagai “tembok curhat” di mana masyarakat dapat mengekspresikan ketidakpuasan mereka.

Dalam kondisi Indonesia yang penuh dinamika ini, media sosial ibarat panggung teater besar di mana segala bentuk ekspresi, dari yang serius hingga yang jenaka,  dapat berkontribusi pada perubahan sosial.  Ambil contoh adalah akun media sosial @Ecko Show dan @skinnyindonesian24yang menggunakan lagu-lagu bergenre rap mengajak masyarakat dengan cara yang unik dan kreatif untuk kritis dan turut mengawal situasi sosial politik di Indonesia.

Tetap Kritis dan Konsisten

Media sosial di Indonesia menjadi sebuah platform yang melebihi sekadar sarana komunikasi namun telah bertransformasi menjadi medan perlawanan yang memerlukan pendekatan strategis yang cerdas dan berdampak. Tantangan utamanya adalah bagaimana memanfaatkan kekuatan media sosial untuk mengedukasi masyarakat untuk memilah, memilih,  menyampaikan konten yang tajam dan mendidik, namun berlandaskan fakta yang kredibel.

Penggunaan data dan referensi yang solid dalam setiap konten bukan hanya memperkuat argumen, tetapi juga mengajak audiens untuk berfikir kritis agar dapat membedakan mana fakta dan mana opini yang tidak terverifikasi.Pelibatan audiens dalam diskusi juga merupakan aspek penting dalam membangun pergerakan yang berarti. Hal ini akan menciptakan ruang dialog di mana masyarakat dapat berbagi pandangan dan pengalaman mereke untuk menciptakan suara kolektif sehingga akan lebih kuat dibandingkan dengan suara secara individual.  

Bagaimanapun keberanian untuk menantang ketidakadilan dan mengkritik kebijakan yang merugikan rakyat kecil sangat diperlukan. Meski  tidak jarang menghadapkan individu dengan kekuasaan yang lebih besar, namun strategi kreatif dalam penyajian konten dapat menjadi senjata ampuh untuk mengemas  isu-isu serius menjadi lebih menarik dan mudah dipahami.

Dengan pendekatan yang berani, kreatif, dan konsisten dalam penyampaian pesan, media sosial di Indonesia dapat terus berperan secara konsisten sebagai arena yang mendukung perlawanan terhadap ketidakadilan. Melalui ketajaman analisis dan kejelasan penyampaian, kita bisa memanfaatkan potensi media sosial sebagai alat untuk menyebarkan kesadaran dan membawa perubahan yang signifikan bagi masyarakat.

 Jangan remehkan media sosial,  sejarah telah menunjukkan bahwa perubahan besar sering kali lahir dari upaya panjang yang mungkin tampak remeh di awal. Selamat berjuang! [T]

ACA artikel lain dari penulis PETRUS IMAM PRAWOTO JATI

Merdeka Berbangsa, Merdeka Bermedia
Iklan Modern: Seni Menjual Mimpi atau Manipulasi Tersembunyi?
Candu Media Sosial dan Kesehatan Mental
Media Sosial dan Judi Online: Kombinasi Mematikan bagi Ketahanan Negara
Media Sosial untuk Revolusi Kesadaran Lingkungan
Tags: demokrasimedia sosialPolitik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Genggong Masih Terpelihara Baik di Desa Selat, Sukasada, Buleleng

Next Post

Senja Tak Kalah Indah di Bali Utara — Dari Bincang Sandiaga Uno dan Komunitas di Pantai Penimbangan

Petrus Imam Prawoto Jati

Petrus Imam Prawoto Jati

Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Senja Tak Kalah Indah di Bali Utara — Dari Bincang Sandiaga Uno dan Komunitas di Pantai Penimbangan

Senja Tak Kalah Indah di Bali Utara -- Dari Bincang Sandiaga Uno dan Komunitas di Pantai Penimbangan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co