6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dari Flores ke Kampus Impian: Cerita dari PKKMB Undiksha Singaraja 2024

Son Lomri by Son Lomri
August 16, 2024
in Khas
Dari Flores ke Kampus Impian: Cerita dari PKKMB Undiksha Singaraja 2024

Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Undiksha Singaraja | Foto: tatkala.co/Son

HARI mulai panas. Deretan panjang mahasiswa baru, sekitar jam 11.00 Wita, bubar, dan mereka keluar lapangan. Mereka baru saja mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau disingkat  PKKMB.

Di trotoar dan jalan utama di tengah kampus, para peserta berjalan pulang. Dari kejauhan, begitu terpacaknya wajah ceria dari James Doo dan Afris Tukan—mahasiswa baru asal Flores.

Langkah kakinya seperti menari gembira ketika meninggalkan lapangan itu.

Berdua mereka berbincang, sepanjang jalan tanpa ragu karena hari pertamanya ia rasa begitu menyenangkan. Mereka telah mengantongi sedikit-sedikit informasi tentang kampus impiannya.

Pemandangan itu terjadi di kampus Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Kamis, 15 Agustus 2024. Saat itu, adalah pembukaan secara seremonial sebuah acara yang kini disebut Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru  (PKKMB).

Memang, PKKMB ini dirancang untuk mengenalkan sedikitnya tentang yang berkaitan dengan kampus—seperti struktural dan hal-hal lainnya. Sehingga menjadi serangkaian kegiatan mahasiswa baru yang wajib untuk diikuti.

Di Undiksha, saat acara pembukaan itu, sebanyak 3.942 peserta memadati lapangan hijau yang tak jauh dari perpustakaan kampus. Terdiri dari 3.925 baru (lebih banyak dari tahun 2023 yang hanya 2.975) dan 24 mahasiswa yang mengulang. Pula sebab itulah barangkali barisan mesti diperlebar ke ruas jalan di belakang lapangan itu.

James Doo dan Afris Tukan berjalan berdua | Foto: tatkala.co/Son

Acara ini diikuti dengan cukup antusias oleh para peserta dan 445 panitia—dengan penuh semangat sejak pagi. Dengan tema “Harmony in Diversity: Creating an Inclusive Campus”, tak ada perpeloncaan di sana. Hal demikian memang satu penekanan kampus pada kegiatan ini baik di hari pertama maupun seterusnya.

Nah, di tengah ribuan mahasiswa itu terseliplah dua mahasiswa dari Flores; James Dhoo, mahasiswa baru prodi Teknologi Rekayasa Pengindraan Jarak Jauh, dan Afris Tukan, mahasiswa baru Pendidikan Seni Rupa.

Seperti juga yang lain, dua mahasiswa itu khusyuk mengikuti acara. Mereka tampak senantiasa berdua, barangkali karena mereka satu daerah. Bahkan hingga acara bubar, mereka tampak berjalan berdua.

Walaupun panas menyengat menembak mereka sepanjang berjalan dan sejak di lapangan itu, James Doo dan Afris Tukan berjalan berdua. Walaupun berbeda prodi, sebagai teman satu daerah, mereka memiliki tekad kuat yang sama sebagai perantau.

“Saya memang berniat untuk pergi ke Bali. Karena di Bali itu banyak sekali seniman. Saya pergi kuliah ke sini ingin pulang menjadi seniman,” kata Afris Tukan dengan wajah tersenyum malu.

Begitupun dengan James Doo, sebelumnya ia tak menyangka jika dirinya akan berlabuh di Bali yang sangat jauh dari kampung halamannya itu. Dalam menyongsong mimpi, katanya, “Saya akan tetap belajar dan semangat untuk sampai lulus.”

James Doo menunjukkan air muka gembira dan percaya diri.

Mahasiswa baru di Undiksha itu membawa harapan dari rumah kampung halaman. Mimpi dan atau cita-cita itu. Saat acara, anak bangsa dari berbagai daerah di Indonesia berbaris di Lapangan Upacara Kampus Tengah Undiksha.

Foto: tatkala.co/Son

Mereka mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun ajaran 2024/2025 ini. Sesekali mereka mengharapkan angin datang memberi sejuk di sela-sela menyimak para civitas akademika berbicara.

“PKKMB dulu namanya OKK. Kalau dulu Ospek ada kesan atau ada stigma bahwa ada unsur perpeloncoan, ada unsur kekerasan. Pada PKKMB sekarang kegiatannya lebih ditekankan aspek edukatifnya,” kata Wakil Rektor Prof. Ketut Sudiana kepada wartawan usai acara.

Oleh karena itu, kegiatan ini nantinya akan lebih banyak di dalam kelas, katanya. Dengan berbagai materi terutama terkait dengan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar (KMB), dan terkait dengan transformasi pendidikan.

“Inti dari transformasi pendidikan itu adalah implementasi kurikulum merdeka. Kemudian juga penekanan pada 4 (empat) Pilar Kebangsaan. Bebas narkoba, bebas dari kekerasan seksual. dsb..” lanjutnya.

PKKMB tahun ini dilaksanakan selama tiga hari di tingkat Universitas yang dimulai hari ini Kamis, 15 Agustus 2024 dengan pembagian dua waktu: paruh pagi dan paruh siang. Kemudian dilanjutkan kembali pada 16 Agustus dengan sistem yang sama terbagi menjadi dua paruh seperti tadi.

Setelah itu mahasiswa baru akan dilimpahkan ke fakultas dan juga jurusan pada tanggal 18-21 Agustus dan akan dikembalikan lagi ke tingkat Universitas pada tanggal 22 agustus 2024 untuk acara penutupan.

Foto: tatkala.co/Son

Mengawal agar acara itu tetap berjalan dengan semestinya, Ketut Sudiana selaku wakil rektor ia sudah meyakinkan jika pihak kampus telah memantapkan secara komitmen. Selain keamanan melalui pantauan security berbadan tegap, juga sarana dan prasaranan telah ditingkatkan lagi keamanan dan kenyamanannya oleh pihak kampus.

Seperti di beberapa titik yang dianggap rawan kejahatan atau tindakan tak senonoh misalnya, pihak kampus sudah memasang CCTV di berbagai sudut untuk memantau jika terjadi tindak kejahatan baik perpeloncoan ataupun kekerasan seksual yang akhir-akhir ini sedang banyak dibicarakan di Buleleng.

“Selain itu, tentu penekanan-penekanan melalui pendekatan menyampaikan etika kehidupan di kampus. Termasuk etika berbusana. Itu kan penting. Kadang-kadang masalah busana menjadi faktor pemicu kekerasan seksual.  Kemudian Dharma Wanita Persatuan (DWP) Undiksha nanti bekerja sama dengan Satgas PPKS akan memberikan sosialisasi terkait dengan pencegahan tindak kekerasan seksual,” kata Prof. Ketut Sudiana. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Dewi Sri dan Spirit Kemerdekaan dalam Pameran Seni Rupa di Undiksha Singaraja
Arja “Alas Langit Peteng”: Manis & Pangus — Catatan TA Mahasiswa Pendidikan Bahasa Bali Undiksha
Prima Jyoti, Mahasiswi Undiksha, Juara Satu Lomba Keroncong Putri di Peksimida Bali
Tags: kampusmahasiswa baruPendidikanUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Relasi Ekosistem Kesenian dan Festival

Next Post

Ni Made Mira Cahyani, Lulusan Terbaik yang Suka Laki-laki Berbahasa Bali

Son Lomri

Son Lomri

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Ni Made Mira Cahyani, Lulusan Terbaik yang Suka Laki-laki Berbahasa Bali

Ni Made Mira Cahyani, Lulusan Terbaik yang Suka Laki-laki Berbahasa Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co