6 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kontribusi MICE dalam Ekosistem Pariwisata

Chusmeru by Chusmeru
August 12, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

SALAH satu masalah dalam industri pariwisata Indonesia adalah lama tinggal (length of stay) dan pengeluaran (spending money) wisatawan. Destinasi wisata populer yang banyak dikunjungi wisatawan tidak memberi jaminan terhadap tingginya lama tinggal wisatawan.

Pengeluaran wisatawan, baik domestik maupun mancanegara juga masih belum optimal. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, pengeluaran wisatawan mancanegara di Indonesia sebesar 21,53 juta. Sedangkan wisatawan domestik 2,43 juta per perjalanan. Angka tersebut masih bisa ditingkatkan apabila Indonesia mampu menyiapkan produk wisata yang lebih baik.

Mengandalkan objek dan daya tarik wisata sebagai produk wisata tidaklah cukup. Perlu upaya lain untuk meningkatkan angka kunjungan wisata. Salah satu produk wisata yang saat ini bisa diandalkan adalah Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE).

MICE merupakan kegiatan yang berorientasi pada pertemuan, insentif, konvensi dan pameran. Kontribusi Mice dalam pariwisata tidak diragukan lagi. Baik secara ekonomis maupun promosi wisata. MICE juga memberi peluang lapangan kerja di sektor pariwisata.

Bentuk kegiatan MICE dapat beragam. Untuk Meeting, bisa berupa seminar, rapat bisnis, dan konferensi. Insentif merupakan perjalanan spesial untuk tujuan liburan, menghadiri sebuah pesta besar, maupun menonton konser musik.

Konvensi hampir mirip dengan seminar maupun konferensi. Namun peserta konvensi bisa lebih banyak. Konvensi sebuah partai politik untuk membahas kepemimpinan nasional misalnya, bisa dihadiri ribuan orang.

Sedangkan Exhibition atau pameran adalah kegiatan untuk memamerkan hasil produk, layanan, maupun karya individu. Pameran dagang sering dilakukan dengan mengundang banyak pengunjung. Begitu pun pameran lukisan dari pelukis ternama di suatu hotel juga sering menjadi daya tarik wisata.

MICE memberi kontribusi yang signifikan dalam ekosistem pariwisata Tanah Air. Menurut catatan Kemenparekraf (2024), MICE menyumbang 30 persen dalam industri pariwisata. Meskipun secara kuantitas jumlahnya tidak terlalu banyak, namun pengeluaran wisatawan MICE di atas rata-rata wisatawan pelesiran.

Layanan Pendukung

Kesuksesan penyelenggaraan MICE ditentukan oleh beberapa faktor yang mendukung. Setiap peserta pertemuan, seminar, atau konferensi akan mempertimbangkan berbagai layanan pendukung yang membuat nyaman ketika mengikuti kegiatan tersebut.

Faktor utama yang biasanya menjadi pertimbangan adalah lokasi diadakannya MICE. Daya tarik lokasi bisa berkaitan dengan kota atau daerah tempat penyelenggaraan MICE, letak geografisnya, maupun kondisi tempat itu.

Indonesia banyak memiliki lokasi yang representatif untuk menjadi destinasi MICE. Bali misalnya; merupakan daerah yang paling siap menjadi destinasi MICE, baik untuk level nasional maupun internasional. Indonesia sukses menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada tahun 2022. Begitu pula dengan World Water Forum (WWF) yang diselenggarakan di Bali, Mei 2024.

Selain Bali, Indonesia memiliki beberapa daerah yang layak untuk menjadi destinasi MICE. Sebut saja Jakarta, Surabaya, Yogya, Bandung, Labuhan Bajo, Lombok, dan Padang. Labuhan Bajo menjadi salah satu destinasi MICE saat menjadi tempat berlangsungnya KTT ASEAN ke-42 tahun 2023 lalu.

Layanan pendukung lain dalam MICE adalah fasilitas yang tersedia. Fasilitas berkaitan dengan ruangan serta kapasitas jumlah peserta pertemuan, dan transportasi yang disediakan. Indonesia memiliki infrastruktur dan fasilitas yang bertaraf internasional di beberapa daerah.

Makanan dan minuman merupakan layanan pendukung yang penting pula. Banyak kegiatan MICE yang memiliki daya tarik peserta lantaran menu makanan yang disediakan. Welcoming Dinner bagi peserta WWF di Garuda Wisnu Kencana Bali, menyuguhkan menu makanan khas Nusantara dengan diiringi alunan musik Sape, khas Suku Dayak, Kalimantan Timur.

Akomodasi acapkali menjadi pertimbangan peserta MICE. Hotel dan kamar yang nyaman membuat peserta merasa betah berlama-lama mengikuti satu kegiatan. Indonesia memiliki hotel berstandar bintang empat dan lima yang layak untuk menginap bagi peserta seminar, konferensi, maupun menyaksikan pertunjukan konser musik.

Keuntungan

Berbicara tentang keuntungan MICE, hampir semua subsektor dalam pariwisata menikmatinya. Secara ekonomis, MICE menyumbang devisa bagi negara. Secara sosial, MICE menciptakan lapangan kerja yang banyak. Sedangkan secara budaya, MICE mendukung tumbuhnya industri kreatif.

Kontribusi MICE dalam ekosistem pariwisata adalah menyumbang kunjungan wisatawan dalam jumlah besar. Kegiatan konferensi yang bertaraf internasional dapat menghadirkan ribuan peserta. Begitu pula event musik maupun olah raga tingkat dunia, akan disaksikan oleh ribuan pengunjung.

Lama tinggal wisatawan MICE juga cukup panjang. Apalagi bila kegiatan MICE disertai dengan paket kunjungan ke destinasi wisata favorit. Konferensi yang berlangsung selama tiga atau lima hari bisa bertambah menjadi satu minggu jika ada tambahan paket wisata.

Jumlah uang yang dibelanjakan wisatawan MICE tidak sedikit. Mengingat mereka adalah wisatawan yang datang untuk satu kepentingan yang memang memerlukan biaya tinggi. Sehingga wisatawan MICE ini berpotensi untuk menikmati wisata belanja.

Keuntungan penting dari wisata MICE adalah promosi pariwisata dalam pasar wisata dunia. Kegiatan MICE yang diikuti oleh orang dari berbagai belahan dunia akan menjadi ajang promosi, apalagi bila event itu diliput oleh berbagai media asing.

Secara substansial, wisata MICE akan menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Lewat MICE, Indonesia dapat memperkokoh diplomasi dengan negara lain serta mempromosikan beragam warisan budaya. [T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Wisata Mistis: Mengungkap yang Ada dan Tiada
Mengenal Pedesaan lewat Wisata “Live in”
“Dark Tourism”: Menyibak Hikmah dari Kegelapan
“Set – Jetting”: Wisata Napak Tilas Film
Pariwisata Bali: Riwayatmu Dulu dan Kini
Tags: Pariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pondok Baca Sebagai Pondok Sastra

Next Post

Gumi Delod Ceking dan Dadu yang Terbalik

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
0
Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

Read moreDetails

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
0
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

Read moreDetails

Penyair Kelas Teri

by Arief Rahzen
October 4, 2026
0
Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

Read moreDetails

Menara Gading di Pasar Kerja

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
0
Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

Read moreDetails

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails
Next Post
Gumi Delod Ceking dan Dadu yang Terbalik

Gumi Delod Ceking dan Dadu yang Terbalik

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra
Esai

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop
Panggung

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co