26 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kontribusi MICE dalam Ekosistem Pariwisata

Chusmeru by Chusmeru
August 12, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

SALAH satu masalah dalam industri pariwisata Indonesia adalah lama tinggal (length of stay) dan pengeluaran (spending money) wisatawan. Destinasi wisata populer yang banyak dikunjungi wisatawan tidak memberi jaminan terhadap tingginya lama tinggal wisatawan.

Pengeluaran wisatawan, baik domestik maupun mancanegara juga masih belum optimal. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, pengeluaran wisatawan mancanegara di Indonesia sebesar 21,53 juta. Sedangkan wisatawan domestik 2,43 juta per perjalanan. Angka tersebut masih bisa ditingkatkan apabila Indonesia mampu menyiapkan produk wisata yang lebih baik.

Mengandalkan objek dan daya tarik wisata sebagai produk wisata tidaklah cukup. Perlu upaya lain untuk meningkatkan angka kunjungan wisata. Salah satu produk wisata yang saat ini bisa diandalkan adalah Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE).

MICE merupakan kegiatan yang berorientasi pada pertemuan, insentif, konvensi dan pameran. Kontribusi Mice dalam pariwisata tidak diragukan lagi. Baik secara ekonomis maupun promosi wisata. MICE juga memberi peluang lapangan kerja di sektor pariwisata.

Bentuk kegiatan MICE dapat beragam. Untuk Meeting, bisa berupa seminar, rapat bisnis, dan konferensi. Insentif merupakan perjalanan spesial untuk tujuan liburan, menghadiri sebuah pesta besar, maupun menonton konser musik.

Konvensi hampir mirip dengan seminar maupun konferensi. Namun peserta konvensi bisa lebih banyak. Konvensi sebuah partai politik untuk membahas kepemimpinan nasional misalnya, bisa dihadiri ribuan orang.

Sedangkan Exhibition atau pameran adalah kegiatan untuk memamerkan hasil produk, layanan, maupun karya individu. Pameran dagang sering dilakukan dengan mengundang banyak pengunjung. Begitu pun pameran lukisan dari pelukis ternama di suatu hotel juga sering menjadi daya tarik wisata.

MICE memberi kontribusi yang signifikan dalam ekosistem pariwisata Tanah Air. Menurut catatan Kemenparekraf (2024), MICE menyumbang 30 persen dalam industri pariwisata. Meskipun secara kuantitas jumlahnya tidak terlalu banyak, namun pengeluaran wisatawan MICE di atas rata-rata wisatawan pelesiran.

Layanan Pendukung

Kesuksesan penyelenggaraan MICE ditentukan oleh beberapa faktor yang mendukung. Setiap peserta pertemuan, seminar, atau konferensi akan mempertimbangkan berbagai layanan pendukung yang membuat nyaman ketika mengikuti kegiatan tersebut.

Faktor utama yang biasanya menjadi pertimbangan adalah lokasi diadakannya MICE. Daya tarik lokasi bisa berkaitan dengan kota atau daerah tempat penyelenggaraan MICE, letak geografisnya, maupun kondisi tempat itu.

Indonesia banyak memiliki lokasi yang representatif untuk menjadi destinasi MICE. Bali misalnya; merupakan daerah yang paling siap menjadi destinasi MICE, baik untuk level nasional maupun internasional. Indonesia sukses menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada tahun 2022. Begitu pula dengan World Water Forum (WWF) yang diselenggarakan di Bali, Mei 2024.

Selain Bali, Indonesia memiliki beberapa daerah yang layak untuk menjadi destinasi MICE. Sebut saja Jakarta, Surabaya, Yogya, Bandung, Labuhan Bajo, Lombok, dan Padang. Labuhan Bajo menjadi salah satu destinasi MICE saat menjadi tempat berlangsungnya KTT ASEAN ke-42 tahun 2023 lalu.

Layanan pendukung lain dalam MICE adalah fasilitas yang tersedia. Fasilitas berkaitan dengan ruangan serta kapasitas jumlah peserta pertemuan, dan transportasi yang disediakan. Indonesia memiliki infrastruktur dan fasilitas yang bertaraf internasional di beberapa daerah.

Makanan dan minuman merupakan layanan pendukung yang penting pula. Banyak kegiatan MICE yang memiliki daya tarik peserta lantaran menu makanan yang disediakan. Welcoming Dinner bagi peserta WWF di Garuda Wisnu Kencana Bali, menyuguhkan menu makanan khas Nusantara dengan diiringi alunan musik Sape, khas Suku Dayak, Kalimantan Timur.

Akomodasi acapkali menjadi pertimbangan peserta MICE. Hotel dan kamar yang nyaman membuat peserta merasa betah berlama-lama mengikuti satu kegiatan. Indonesia memiliki hotel berstandar bintang empat dan lima yang layak untuk menginap bagi peserta seminar, konferensi, maupun menyaksikan pertunjukan konser musik.

Keuntungan

Berbicara tentang keuntungan MICE, hampir semua subsektor dalam pariwisata menikmatinya. Secara ekonomis, MICE menyumbang devisa bagi negara. Secara sosial, MICE menciptakan lapangan kerja yang banyak. Sedangkan secara budaya, MICE mendukung tumbuhnya industri kreatif.

Kontribusi MICE dalam ekosistem pariwisata adalah menyumbang kunjungan wisatawan dalam jumlah besar. Kegiatan konferensi yang bertaraf internasional dapat menghadirkan ribuan peserta. Begitu pula event musik maupun olah raga tingkat dunia, akan disaksikan oleh ribuan pengunjung.

Lama tinggal wisatawan MICE juga cukup panjang. Apalagi bila kegiatan MICE disertai dengan paket kunjungan ke destinasi wisata favorit. Konferensi yang berlangsung selama tiga atau lima hari bisa bertambah menjadi satu minggu jika ada tambahan paket wisata.

Jumlah uang yang dibelanjakan wisatawan MICE tidak sedikit. Mengingat mereka adalah wisatawan yang datang untuk satu kepentingan yang memang memerlukan biaya tinggi. Sehingga wisatawan MICE ini berpotensi untuk menikmati wisata belanja.

Keuntungan penting dari wisata MICE adalah promosi pariwisata dalam pasar wisata dunia. Kegiatan MICE yang diikuti oleh orang dari berbagai belahan dunia akan menjadi ajang promosi, apalagi bila event itu diliput oleh berbagai media asing.

Secara substansial, wisata MICE akan menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Lewat MICE, Indonesia dapat memperkokoh diplomasi dengan negara lain serta mempromosikan beragam warisan budaya. [T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Wisata Mistis: Mengungkap yang Ada dan Tiada
Mengenal Pedesaan lewat Wisata “Live in”
“Dark Tourism”: Menyibak Hikmah dari Kegelapan
“Set – Jetting”: Wisata Napak Tilas Film
Pariwisata Bali: Riwayatmu Dulu dan Kini
Tags: Pariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pondok Baca Sebagai Pondok Sastra

Next Post

Gumi Delod Ceking dan Dadu yang Terbalik

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Melampaui Ingatan di Batas-batas Desa ——Catatan dari Karya Agung Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini Desa Sibanggede

by Dharma Yuda
August 26, 2026
0
Melampaui Ingatan di Batas-batas Desa ——Catatan dari Karya Agung Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini Desa Sibanggede

RANGKAIAN Karya Pedudusan Agung, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini yang berpusat di Pura Puseh Sibanggede sudah mencapai akhir melalui upacara...

Read moreDetails

Kalau Rakyat Harus Naik Bus ke Jakarta Agar Didengar, Ada Apa dengan Telinga Kekuasaan?

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 26, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

ADA yang menarik dari perjalanan sejumlah warga Pati menuju Jakarta menjelang aksi 27 Agustus 2026.  Mereka tidak sedang piknik. Empat...

Read moreDetails

Ibu Memasak di Kota

by Angga Wijaya
August 25, 2026
0
Ibu Memasak di Kota

MEMASAK, aktivitas yang sering diidentikkan dengan para ibu, baik yang usianya muda ataupun juga tua. Di kota, saya tidak tahu...

Read moreDetails

PROFESOR BAHASA BALI TERBAIK DARI JEPANG  — Kiprah Profesor Mayuko Hara dalam Riset Bahasa Bali Aga Pedawa dan Bahasa Indonesia

by Sugi Lanus
August 25, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 25 Agustus 2027 Siapa pakar terbaik Bahasa Bali di Jepang? Jika pertanyaan itu ditujukan ke...

Read moreDetails

Karnaval dan Kemacetan Sosial

by Ahmad Fatoni
August 24, 2026
0
Karnaval dan Kemacetan Sosial

ADA sesuatu yang terasa ganjil setiap kali bulan Agustus tiba. Bendera Merah Putih berkibar di depan rumah, umbul-umbul menghiasi gang,...

Read moreDetails

Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

by Agung Sudarsa
August 24, 2026
0
Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

Bali Sebagai Rumah yang Terbuka Bali sejak dahulu dikenal sebagai ruang perjumpaan. Laut yang mengelilinginya bukanlah tembok yang memisahkan, melainkan...

Read moreDetails

Mengantar Saut Situmorang ke Salon

by Angga Wijaya
August 24, 2026
0
Telenovela

MENJADI panitia Kongres Cerpen II di Negara, Jembrana, Bali, pada 2001, ada satu kejadian yang hingga kini masih saya ingat....

Read moreDetails

Wajah Indonesia Bopeng

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

Read moreDetails

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails
Next Post
Gumi Delod Ceking dan Dadu yang Terbalik

Gumi Delod Ceking dan Dadu yang Terbalik

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [7]: Rezim Algoritma dan Pembubaran Standar Sastra

Semua tekanan yang sudah diuraikan dalam bagian-bagian sebelumnya bisa dibaca sebagai masalah-masalah yang terpisah. Namun semuanya adalah gejala dari satu...

by Andre Syahreza
August 26, 2026
Melampaui Ingatan di Batas-batas Desa ——Catatan dari Karya Agung Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini Desa Sibanggede
Esai

Melampaui Ingatan di Batas-batas Desa ——Catatan dari Karya Agung Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini Desa Sibanggede

RANGKAIAN Karya Pedudusan Agung, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini yang berpusat di Pura Puseh Sibanggede sudah mencapai akhir melalui upacara...

by Dharma Yuda
August 26, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Kalau Rakyat Harus Naik Bus ke Jakarta Agar Didengar, Ada Apa dengan Telinga Kekuasaan?

ADA yang menarik dari perjalanan sejumlah warga Pati menuju Jakarta menjelang aksi 27 Agustus 2026.  Mereka tidak sedang piknik. Empat...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 26, 2026
Kekuatan Warna; I Gusti Nengah Nurata dan I Made Sutarjaya
Ulas Rupa

Kekuatan Warna; I Gusti Nengah Nurata dan I Made Sutarjaya

DI penghujung bulan Agustus, tepatnya pada tanggal 25 hingga 31 agustus mendatang – akan digelar Pameran senirupa yang bertajuk “The...

by Hartanto
August 26, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Penyelundupan Hukum dalam Transaksi Jual Beli Gantung : Antara Syarat dan Tipu Daya

DALAM hukum perdata Indonesia, jual beli merupakan bentuk perikatan yang sangat sering dilakukan dalam masyarakat. Pasal 1457 Kitab Undang-Undang Hukum...

by I Made Pria Dharsana
August 26, 2026
Ibu Memasak di Kota
Esai

Ibu Memasak di Kota

MEMASAK, aktivitas yang sering diidentikkan dengan para ibu, baik yang usianya muda ataupun juga tua. Di kota, saya tidak tahu...

by Angga Wijaya
August 25, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

PROFESOR BAHASA BALI TERBAIK DARI JEPANG  — Kiprah Profesor Mayuko Hara dalam Riset Bahasa Bali Aga Pedawa dan Bahasa Indonesia

— Catatan Harian Sugi Lanus, 25 Agustus 2027 Siapa pakar terbaik Bahasa Bali di Jepang? Jika pertanyaan itu ditujukan ke...

by Sugi Lanus
August 25, 2026
Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?
Opini

Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?

DI kelas Bahasa Indonesia SMA, siswa bergerak dari laporan hasil observasi, anekdot, hikayat, negosiasi, biografi, dan puisi; lalu berjumpa argumentasi,...

by Gede Sidi Artajaya
August 25, 2026
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan
Panggung

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda
Budaya

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]
Tualang

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan
Panggung

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co