15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kontribusi MICE dalam Ekosistem Pariwisata

Chusmeru by Chusmeru
August 12, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

SALAH satu masalah dalam industri pariwisata Indonesia adalah lama tinggal (length of stay) dan pengeluaran (spending money) wisatawan. Destinasi wisata populer yang banyak dikunjungi wisatawan tidak memberi jaminan terhadap tingginya lama tinggal wisatawan.

Pengeluaran wisatawan, baik domestik maupun mancanegara juga masih belum optimal. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, pengeluaran wisatawan mancanegara di Indonesia sebesar 21,53 juta. Sedangkan wisatawan domestik 2,43 juta per perjalanan. Angka tersebut masih bisa ditingkatkan apabila Indonesia mampu menyiapkan produk wisata yang lebih baik.

Mengandalkan objek dan daya tarik wisata sebagai produk wisata tidaklah cukup. Perlu upaya lain untuk meningkatkan angka kunjungan wisata. Salah satu produk wisata yang saat ini bisa diandalkan adalah Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE).

MICE merupakan kegiatan yang berorientasi pada pertemuan, insentif, konvensi dan pameran. Kontribusi Mice dalam pariwisata tidak diragukan lagi. Baik secara ekonomis maupun promosi wisata. MICE juga memberi peluang lapangan kerja di sektor pariwisata.

Bentuk kegiatan MICE dapat beragam. Untuk Meeting, bisa berupa seminar, rapat bisnis, dan konferensi. Insentif merupakan perjalanan spesial untuk tujuan liburan, menghadiri sebuah pesta besar, maupun menonton konser musik.

Konvensi hampir mirip dengan seminar maupun konferensi. Namun peserta konvensi bisa lebih banyak. Konvensi sebuah partai politik untuk membahas kepemimpinan nasional misalnya, bisa dihadiri ribuan orang.

Sedangkan Exhibition atau pameran adalah kegiatan untuk memamerkan hasil produk, layanan, maupun karya individu. Pameran dagang sering dilakukan dengan mengundang banyak pengunjung. Begitu pun pameran lukisan dari pelukis ternama di suatu hotel juga sering menjadi daya tarik wisata.

MICE memberi kontribusi yang signifikan dalam ekosistem pariwisata Tanah Air. Menurut catatan Kemenparekraf (2024), MICE menyumbang 30 persen dalam industri pariwisata. Meskipun secara kuantitas jumlahnya tidak terlalu banyak, namun pengeluaran wisatawan MICE di atas rata-rata wisatawan pelesiran.

Layanan Pendukung

Kesuksesan penyelenggaraan MICE ditentukan oleh beberapa faktor yang mendukung. Setiap peserta pertemuan, seminar, atau konferensi akan mempertimbangkan berbagai layanan pendukung yang membuat nyaman ketika mengikuti kegiatan tersebut.

Faktor utama yang biasanya menjadi pertimbangan adalah lokasi diadakannya MICE. Daya tarik lokasi bisa berkaitan dengan kota atau daerah tempat penyelenggaraan MICE, letak geografisnya, maupun kondisi tempat itu.

Indonesia banyak memiliki lokasi yang representatif untuk menjadi destinasi MICE. Bali misalnya; merupakan daerah yang paling siap menjadi destinasi MICE, baik untuk level nasional maupun internasional. Indonesia sukses menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada tahun 2022. Begitu pula dengan World Water Forum (WWF) yang diselenggarakan di Bali, Mei 2024.

Selain Bali, Indonesia memiliki beberapa daerah yang layak untuk menjadi destinasi MICE. Sebut saja Jakarta, Surabaya, Yogya, Bandung, Labuhan Bajo, Lombok, dan Padang. Labuhan Bajo menjadi salah satu destinasi MICE saat menjadi tempat berlangsungnya KTT ASEAN ke-42 tahun 2023 lalu.

Layanan pendukung lain dalam MICE adalah fasilitas yang tersedia. Fasilitas berkaitan dengan ruangan serta kapasitas jumlah peserta pertemuan, dan transportasi yang disediakan. Indonesia memiliki infrastruktur dan fasilitas yang bertaraf internasional di beberapa daerah.

Makanan dan minuman merupakan layanan pendukung yang penting pula. Banyak kegiatan MICE yang memiliki daya tarik peserta lantaran menu makanan yang disediakan. Welcoming Dinner bagi peserta WWF di Garuda Wisnu Kencana Bali, menyuguhkan menu makanan khas Nusantara dengan diiringi alunan musik Sape, khas Suku Dayak, Kalimantan Timur.

Akomodasi acapkali menjadi pertimbangan peserta MICE. Hotel dan kamar yang nyaman membuat peserta merasa betah berlama-lama mengikuti satu kegiatan. Indonesia memiliki hotel berstandar bintang empat dan lima yang layak untuk menginap bagi peserta seminar, konferensi, maupun menyaksikan pertunjukan konser musik.

Keuntungan

Berbicara tentang keuntungan MICE, hampir semua subsektor dalam pariwisata menikmatinya. Secara ekonomis, MICE menyumbang devisa bagi negara. Secara sosial, MICE menciptakan lapangan kerja yang banyak. Sedangkan secara budaya, MICE mendukung tumbuhnya industri kreatif.

Kontribusi MICE dalam ekosistem pariwisata adalah menyumbang kunjungan wisatawan dalam jumlah besar. Kegiatan konferensi yang bertaraf internasional dapat menghadirkan ribuan peserta. Begitu pula event musik maupun olah raga tingkat dunia, akan disaksikan oleh ribuan pengunjung.

Lama tinggal wisatawan MICE juga cukup panjang. Apalagi bila kegiatan MICE disertai dengan paket kunjungan ke destinasi wisata favorit. Konferensi yang berlangsung selama tiga atau lima hari bisa bertambah menjadi satu minggu jika ada tambahan paket wisata.

Jumlah uang yang dibelanjakan wisatawan MICE tidak sedikit. Mengingat mereka adalah wisatawan yang datang untuk satu kepentingan yang memang memerlukan biaya tinggi. Sehingga wisatawan MICE ini berpotensi untuk menikmati wisata belanja.

Keuntungan penting dari wisata MICE adalah promosi pariwisata dalam pasar wisata dunia. Kegiatan MICE yang diikuti oleh orang dari berbagai belahan dunia akan menjadi ajang promosi, apalagi bila event itu diliput oleh berbagai media asing.

Secara substansial, wisata MICE akan menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Lewat MICE, Indonesia dapat memperkokoh diplomasi dengan negara lain serta mempromosikan beragam warisan budaya. [T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Wisata Mistis: Mengungkap yang Ada dan Tiada
Mengenal Pedesaan lewat Wisata “Live in”
“Dark Tourism”: Menyibak Hikmah dari Kegelapan
“Set – Jetting”: Wisata Napak Tilas Film
Pariwisata Bali: Riwayatmu Dulu dan Kini
Tags: Pariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pondok Baca Sebagai Pondok Sastra

Next Post

Gumi Delod Ceking dan Dadu yang Terbalik

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
0
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

Read moreDetails

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
0
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

Read moreDetails

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails
Next Post
Gumi Delod Ceking dan Dadu yang Terbalik

Gumi Delod Ceking dan Dadu yang Terbalik

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo
Esai

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali
Liputan Khusus

Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...

by Jaswanto
May 15, 2026
Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co