12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ancaman sebagai Bentuk Komunikasi Antarnegara

Chusmeru by Chusmeru
June 28, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

SERANGAN Israel ke Gaza berimbas pada ancaman boikot terhadap semua produk buatan Israel. Terlepas dari efektivitas ancaman itu, boikot terhadap produk suatu negara menjadi salah satu bentuk komunikasi.

Panggung politik dunia saat ini memang sedang diwarnai banyak ancaman. Satu negara akan mengancam melakukan serangan kepada negara lain. Kalaupun bukan agresi militer, ancaman bisa dilakukan dalam bentuk lain.

Beberapa contoh ancaman dilakukan satu negara terhadap negara lain. Rusia melalui Presiden Validimir Putin melontarkan ancaman kepada negara-negara Barat. Dia menyatakan Rusia siap untuk perang nuklir setiap saat.

Ancaman menyeramkan disampaikan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang ditujukan kepada Korea Selatan. Saat mengunjungi pabrik senjata besar, dia mengatakan tidak akan ragu untuk “memusnahkan” rival utamanya, Korea Selatan.

Uni Emirat Arab mengancam akan melakukan embargo ekonomi terhadap Qatar beberapa waktu yang lalu. Ancaman itu dilakukan dengan alasan Qatar dianggap membuat kebijakan yang mendukung kelompok garis keras di Timur Tengah.

Indonesia juga pernah menjadi korban ancaman Australia. Tahun 2015 Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop mengancam akan memboikot sektor pariwisata. Hal itu terkait dua warganya yang akan diesksekusi mati di Indonesia terkait narkoba.

Komunikasi Ancaman

Ancaman merupakan komunikasi di antara negara yang sedang tawar-menawar mengenai kondisi masa depan. Ancaman menyangkut tindakan-tindakan yang akan datang, yang tentu saja tidak menyenangkan bagi negara yang diancam.

Tidak adanya sistem hukum internasional menciptakan kondisi yang memungkinkan munculnya ancaman. Berbeda dengan sistem politik domestik yang membedakan secara tegas antara ancaman yang legal dan ilegal; hukum internasional memiliki kelemahan membedakan praktik ancaman yang legal dan ilegal. Oleh sebab itu tidak sedikit negara yang sering menggunakan ancaman kekerasan (William D. Coplin, 1992)

Menurut Coplin, ancaman kekerasan lebih murah dibanding penggunaan kekerasan, karena ancaman berkaitan dengan bentuk komunikasi; bukan koersi. Oleh sebab itu ancaman sering digunakan oleh beberapa negara.

Media dan teknik komunikasi ancaman sangat penting. Begitu pula dengan kemampuan dan nilai ancaman. Beragam teknik komunikasi ancaman. Secara umum, pernyataan verbal sering dipilih sebagai cara untuk mengkomunikasikan ancaman.

Memilih khalayak yang tepat merupakan teknik komunikasi ancaman yang penting pula. Ketika satu negara akan mengancam negara lain, biasanya akan disampaikan di hadapan para pengambil kebijakan maupun lembaga militer. Jarang sekali ancaman disampaikan dalam forum organisasi antarnegara.

Kredibilitas Ancaman

Komunikasi tentang ancaman suatu negara berkaitan dengan kredibilitas ancaman itu. Ancaman akan dianggap memiliki kredibilitas jika disertai dengan tingkat presisi ancaman. Memusnahkan satu negara dapat dianggap tidak memiliki kredibilitas, karena ancaman seperti itu tingkat presisinya rendah.

Unsur waktu dianggap penting dalam satu ancaman. Tanpa batasan waktu yang jelas, ancaman dianggap tidak kredibel, sehingga diabaikan oleh negara yang diancam. Ancaman embargo ekonomi misalnya, perlu dijelaskan sampai kapan batas waktunya.

Kredibilitas ancaman dipengaruhi pula oleh kemampuan negara pengancam. Kemampuan itu bukan semata kekuatan ekonomi dan militer, namun juga adanya dukungan dari kelompok kepentingan dan negara lain.

Presiden Sudan Omar al-Bashir pernah mengancam tidak akan mengakui kemerdekaan Sudan Selatan. Namun ancaman itu tidak kredibel, lantaran partai yang berkuasa di Sudan Selatan mendukung kemerdekaan. Dan pada 9 Juli 2011 Sudan Selatan mendeklarasikan kemerdekaannya. Bahkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga memberikan dukungan berkelanjutan.

Persepsi negara lain tentang suatu ancaman berpengaruh terhadap kredibilitas. Persepsi itu berkaitan dengan kemampuan dan hasil dari satu ancaman. Boikot produk satu negara terhadap negara lain sebagai salah satu ancaman kadang dianggap kurang kredibel, lantaran dampak negatif dari boikot itu juga akan dirasakan oleh negara pengancam.

Boikot terhadap produk Amerika Serikat dan Israel terkait konflik dengan Palestina berdampak serius terhadap perdagangan di beberapa negara. Bukan hanya berdampak terhadap pengurangan tenaga kerja. Boikot itu juga akan berimplikasi terhadap jual beli produk-produk militer, yang selanjutnya akan mempengaruhi kerjasama di bidang pertahanan.

Sejarah dan masa lalu negara pengancam turut mempengaruhi kredibilitas ancaman. Negara yang gagal melaksanakan ancaman kepada negara lain akan dianggap sebagai negara yang tidak mungkin akan mewujudkan ancamannya di masa mendatang.

Ancaman, apa pun bentuknya sejatinya bertujuan agar negara yang diancam merasa takut; untuk kemudian tunduk pada kehendak negara pengancam. Novelis Brasil  Paulo Coelho mengatakan, jika kamu ingin mengendalikan seseorang, yang harus kamu lakukan adalah membuatnya merasa takut. [T]

BACA artikel lain dari penulis  CHUSMERU

Peran Komunikasi dalam Negosiasi
Mengenal Penelitian Komunikasi dan Budaya
Membincang Etika Komunikasi
Studi tentang Pesan dalam Komunikasi Tradisional
Komunikasi Internasional lewat Janji
Makna Komunikasi dalam Makanan Tradisional
Komunikasi Lingkungan: Ikhtiar Merawat Semesta
Tags: ilmu komunikasikomunikasikomunikasi antarnegarakomunikasi internasional
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Made Kranca Melangkah Bersama Gong Legendaris Jagaraga Menuju Pesta Kesenian Bali 2024

Next Post

Situs Gunung Kawi dalam Sepotong Film

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails

Topi Para Penyintas Kanker

by Angga Wijaya
September 5, 2026
0
Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

Read moreDetails
Next Post
Situs Gunung Kawi dalam Sepotong Film

Situs Gunung Kawi dalam Sepotong Film

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co