4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tak Benjol Dihantam Pinjol

Angga Wijaya by Angga Wijaya
May 18, 2024
in Esai
Telenovela

Angga Wijaya

AKHIRNYA, tidak ada lagi aplikasi pinjaman online atau pinjol di ponsel pintar milik saya. Bukan berarti saya sengaja menghapusnya. Memang karena saya telah melunasi pinjaman saya. Itu pun berkat kebaikan hati seorang kenalan, dia bersedia melunasi sisa utang pinjol saya pada layanan pinjol yang saya gunakan dalam waktu kurang lebih selama 7 bulan.

Dalam kurun waktu tersebut, saya rutin membayar tagihan. Biasanya, saya mengambil termin pembayaran 6 bulan pada setiap peminjaman. Kala itu saya bekerja sebagai wartawan sebuah media daring yang berpusat di Jakarta. Artinya, saya mampu membayar tagihan. Baru setelah berhenti bekerja dari sana, saya mulai mengalami kesulitan untuk membayar utang pinjol.

Bagaimana pengalaman meminjam uang pada pinjol? Dag-dig-dug. Terutama saat jatuh tempo pembayaran tiba. Telepon dari petugas penagihan utang seakan menjadi teror. Kecemasan bertambah. Hingga pada satu titik, saya yang hidup dengan skizofrenia, mengalami kekambuhan.

Horor, intinya. Di Indonesia, kian banyak orang kini yang terjerat pinjol. Bahkan, ada istilah khusus untuk menyebut mereka yang gagal membayar utang pinjol: ‘Galbay’. Kepanjangan dari ‘Gagal Bayar’. Ada juga layanan untuk ‘kaum’ ini dengan iming-iming mampu membantu mereka membayar tagihan yang belum lunas. Namun, saya tak ingin tahu lebih banyak soal layanan itu. Perkiraan saya, ini semacam “gali lubang-tutup lubang’. Mungkin saya keliru.

Financial Technology

Pinjol, adalah salah satu layanan Fintech atau Financial Technology yang paling populer di Indonesia. Pinjol memungkinkan peminjam untuk mendapatkan dana dengan cepat dan mudah tanpa harus melalui proses perbankan tradisional. Pinjol biasanya memiliki persyaratan yang lebih mudah dan proses persetujuan yang lebih cepat daripada pinjaman bank.

Fintech mulai berkembang di Indonesia pada awal tahun 2010-an. Seiring dengan meningkatnya penetrasi internet dan smartphone, fintech menjadi semakin populer dan mudah diakses oleh masyarakat. Pada tahun 2016, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan peraturan yang mengatur penyelenggaraan fintech, yang memberikan kepastian hukum bagi industri ini dan mendorong pertumbuhannya.  OJK terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa peraturan yang dibuat dapat mendukung pertumbuhan industri fintech yang sehat dan bertanggung jawab. Peraturan terbaru tentang fintech dari OJK adalah POJK 3/2024 yang diterbitkan pada tanggal 3 Maret 2024. Peraturan ini berjudul POJK Tentang Penyelenggaraan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan.

Kemudahan meminjam uang memalui pinjol tidak lantas tanpa masalah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut, tingkat TKB90 (Tingkat Keberhasilan Pinjaman) untuk industri pinjol di Indonesia pada September 2023 adalah 60,14%. Artinya, 39,86% dari total pinjaman pinjol berpotensi mengalami gagal bayar. Sedangkan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) merilis data angka gagal bayar pinjol di Indonesia mencapai 5% pada akhir tahun 2023. Bank Indonesia (BI) juga mencatat bahwa pinjol menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan rasio kredit bermasalah (NPL) di sektor rumah tangga pada tahun 2023.

Instan dan Rentan

Pinjol digemari di Indonesia karena mudah diakses, baik melalui aplikasi di ponsel pintar atau melalui website. Bayangkan saja, dengan hanya waktu 15 hingga 20 menit, proses pengajuan pinjaman dapat selesai dilakukan. Mulai dari mengisi data, dilengkapi dengan mengirim foto diri dan foto KTP, uang langsung ditransfer ke rekening peminjam. Tidak tanggung-tanggung, bahkan, bagi mereka yang rekam jejak pinjamannya bagus, dana hingga 20 juta rupiah bisa didapat. Cara instan inilah yang membuat banyak orang terbuai. Tidak berpikir panjang tentang bagaimana membayar utang. Pinjol yang secara hukum legal, pada akhir pengajuan pinjaman menyertakan surat perjanjian utang. Artinya, peminjam tunduk pada perjanjian yang dibuat perusahaan fintech sebagai pemberi utang. Termasuk, konsekuensi berupa denda dan penagihan oleh debt collector, baik melalui telepon, pesan, maupun datang langsung ke alamat rumah peminjam uang.

Sistem fintech bekerja secara daring atau online. Saat mengisi data peminjaman, ada 2-3 nomor kontak yang mesti diisi. Bisa keluarga atau teman peminjam uang. Ini digunakan untuk misalnya, ketika lewat jatuh tempo, staf penagihan mempunyai akses untuk menghubungi nomor kontak yang kita daftarkan. Bahkan, pada situasi tertentu, nomor kontak di luar yang terdaftar bisa mereka hubungi karena mereka mempunyai akses terhadap data yang ada di ponsel peminjam uang. Terbayang, bagaimana malunya kita ketika keluarga, rekan kerja, dan kerabat lain tahu bahwa kita berutang di pinjol. Tak peduli, misalnya, riwayat pembayaran kita sebelumnya lancar dan baik-baik saja. Hanya pada kondisi tertentu mengalami kesulitan dalam membayar tagihan.

Ada beberapa catatan dari saya berdasarkan pengalaman meminjam uang pada pinjol:

  1. Jangan meminjam uang pada lebih dari satu aplikasi atau layanan pinjol, agar tidak mengalami stres ketika waktu jatuh tempo tiba. Proses mendapat uang pinjaman yang mudah sering kali membuat orang tergiur untuk meminjam pada beberapa aplikasi pinjol yang berbeda. Ini yang lantas membuat orang tidak bisa lepas dari jeratan pinjol.
  2. Penggunaan pinjol wajar adanya ketika membutuhkan dana untuk keperluan yang logis dan jelas. Hanya saja, ketika misalnya tidak ada penghasilan tetap sebaiknya jangan meminjam uang karena akan menyulitkan diri kita sendiri, juga keluarga yang akan menanggung beban dari apa yang kita lakukan.
  3. Pastikan pinjol yang Anda pilih dan gunakan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bisa dengan memeriksanya dengan cara mengetik nama pinjol pada mesin pencarian Google, atau memeriksa ada tidaknya logo terdaftar OJK pada gambar pinjol tersebut.
  4. Staf penagihan atau debt collector adalah manusia biasa yang juga pekerja sama seperti orang kebanyakan. Mereka terikat oleh aturan dan prosedur perusahaan. Ceritakan kondisi sebenarnya jika misalkan belum bisa membayar tagihan, Jangan menjanjikan waktu atau tanggal pembayaran jika memang belum mampu membayar karena semua data terekam oleh sistem, sehingga akan menyulitkan staf penagihan juga.
  5. Tidak ada istilah pinjaman akan hangus sendirinya, dalam kurun waktu tertentu. Jangan coba-coba lari dari tanggung jawab membayar utang dengan misalnya menghapus aplikasi atau mengganti nomor telepon. Data peminjam sudah perusahaan fintech miliki. Sebaiknya dicarikan dana talangan untuk melunasi tagihan pinjol, dan kemudian tidak lagi menggunakannya jika memang tidak punya penghasilan tetap, gaji atau honor rutin.
  6. Niat baik untuk membantu masyarakat dengan pinjaman online atau pinjol di Indonesia belum sebanding dengan pengetahuan dan kesadaran soal utang-piutang. OJK perlu terus mengevaluasi sistem fintech, agar tidak malah membuat masalah baru di kemudian hari.

Catatan di atas semoga bisa digunakan bagi pengguna pinjol. Atau, bagi mereka yang belum pernah berurusan dengan pinjol. Dihantam masalah utang memang tidak mengenakkan. Bisa “benjol”, bukan karena hantaman, tetapi kondisi psikologis yang tertekan dan insecure. Salam.

  • BACA artikel lain dari penulis ANGGA WIJAYA
Meditasi Selamatkan Hidup Saya
Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali
Menjadi Terbuka Itu Berbahaya | Catatan Akhir Tahun
Tags: gaya hiduppinjaman onlinepinjoltips
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Isaac Mengerti, Mereka Perempuan Tanpa Rahim dan Air Susu | Cerpen Krisnaldo Triguswinri

Next Post

Kadek Merta, Tentang Jukut Rambanan, Cinta, dan Gerobak Silver di Jalan A Yani Singaraja

Angga Wijaya

Angga Wijaya

Penulis dan jurnalis asal Jembrana, Bali. Aktif menulis esai kebudayaan dan kehidupan urban Bali di berbagai media. Ia juga dikenal sebagai penyair dan telah menulis belasan buku puisi serta buku kumpulan esai.

Related Posts

Menara Gading di Pasar Kerja

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
0
Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

Read moreDetails

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails
Next Post
Kadek Merta, Tentang Jukut Rambanan, Cinta, dan Gerobak Silver di Jalan A Yani Singaraja

Kadek Merta, Tentang Jukut Rambanan, Cinta, dan Gerobak Silver di Jalan A Yani Singaraja

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co