4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Rwa Bhineda Pasti Ada

I Dewa Gede Darma Permana by I Dewa Gede Darma Permana
April 11, 2024
in Esai
Rwa Bhineda Pasti Ada

Foto ilustrasi dari penulis

SUDAH barang tentu tidak ada seseorang yang ingin sedih dalam kehidupan ini, semua orang menginginkan kebahagiaan. Namun pada realitasnya, hitam dan putih kehidupan pasti selalu ada. Kebahagiaan pasti akan selalu ditemani oleh kesedihan, kebaikan pasti akan selalu disertai kejahatan, serta kehidupan pasti akan selalu dihampiri kematian. Jadi bagaimana cara agar insan bisa menikmati dualitas yang menggelikan ini?

Semesta sebenarnya telah memberikan berbagai ajaran luhur tentang konsep dualitas yang tidak terbantahkan. Setiap konsep yang lahir, hadir sebagai jalan luhur untuk mengarahkan jiwa mencapai kebahagiaan abadi. Nah salah satunya adalah ajaran luhur yang dikenal dengan istilah Rwa Bhineda.

Secara etimologi, Rwa Bhineda terbentuk dari dua buah kata, yaitu ‘Rwa’ dan ‘Bhineda’, Rwaartinya dua, sementara Bhineda artinya berbeda. Dengan demikian, Rwa Bhineda adalah ajaran luhur yang mengisyaratkan pada dua hal berbeda, dua hal yang beroposisi, dua hal yang memiliki sifat bertentangan, namun selalu ada sebagai dualitas yang membuat hidup harmoni (Segara, 2000: 5). Dalam hal ini, Rwa Bhineda tergolong dalam Kasuistik “Oposisi Hubungan.”

Bahkan dalam sastra Siwaistik, dua hal yang beroposisi justru menjadi entitas yang berjasa dalam membentuk berbagai macam pengetahuan, kehidupan, alam semesta, beserta isi yang ada di dalamnya. Dualitas ini tertuang dalam konsep yang bernama Cetana dan Acetana. Cetana merupakan energi Tuhan sebagai sumber kehidupan berupa atma yang bersifat serba tahu, dan selalu ada untuk selamanya.Sementara Acetana merupakan unsur kebendaan yang memiliki sifat layaknya benda mati seperti batu, tanpa pengetahuan dan tidak kekal. Namun walaupun memiliki sifat yang bertentangan, dalam Wrhaspati Tattwa disebutkan (dalam Jendra dan Jumadiah, 2014: 11) “Atemu pwekang cetana lawan acetana, ya ta mangdadyaken sarwa tattwa” yang artinya “Bertemunya Cetana dengan Acetana melahirkan berbagai macam Tattwa.”

Kemudian dari sini, dikenal juga konsep Rwa Bhineda lainnya yaitu Purusa sebagai unsur jiwa dan Prakerti sebagai unsur pembentuk alam semesta, Sukla sebagai benih maskulin dan Swanita sebagai benih feminim. Ditemui juga, contoh Rwa Bhineda dalam berbagai sudut kehidupan yang lebih sederhana, seperti adanya siang dan malam, suka dan duka, panas dan dingin, ingat dan lupa, hitam dan putih, serta berbagai contoh lainnya.

Setelah mengetahui esensi dan contoh Rwa Bhineda dalam kehidupan, sebuah pertanyaan dasar pun muncul. Bagaimana memaknai ajaran Rwa Bhineda itu sendiri dalam mencapai kehidupan yang damai? Jawabannya, dapat ditemui lewat pesan Sang Kresna kepada Sang Arjuna dalam Bhagavad Gita 2. 15 (Maswinara, 1997: 123) yang berbunyi sebagai berikut:

yam hi na vyathayanty ete purusham purusharsabha,

sama-duhkha-sukham dhiram so ’mrtatvaya kalpate.

Terjemahannya:

“Orang yang tidak tergoyahkan oleh hal-hal ini, wahai pemimpin di antara manusia Arjuna, yang tetap sama dalam menerima kedukaan dan kesenangan, dan yang bijaksana, menjadikan dirinya layak untuk hidup abadi mencapai pembebasan.”

Dengan mengetahui pengetahuan akan hakikat Rwa Bhineda, kemudian ditambah dengan adanya petuah luhur, sudah sepatutnya manusia yang dibekali dengan Citta atau alam pikiran mampu memaknai ajaran Rwa Bhineda dengan menerima segala dualitas yang ada di dunia ini. Jangan terlalu menyombongkan diri jika diri menerima kesenangan, dan jangan juga terlalu berlarut-larut sedih ketika diri mengalami kemalangan. Mari sama-sama berusaha tetap bersikap seimbang, menerima segala dualitas yang ada baik itu panas dan dingin, suka dan duka dengan tangan terbuka sesuai hukum Rta dan Karma yang berjalan. layaknya pesan seorang Guru Bijaksana yang pernah berujar (Prama, 2009: 10):

“Orang yang tenang ketika dalam suka adalah jiwa yang biasa, namun orang yang sudah terbiasa tenang baik dalam suka maupun duka ialah jiwa yang luar biasa.”

DAFTAR PUSTAKA

Jendra, Jro Mangku Nyoman & Jumadiah, Sri. 2018.Kapamangkuan, Wrhaspati Tattwa. Denpasar: Dharma Pura.

Prama, Gede. 2009. Bali Shanti: Percikan-percikan Renungan dari Kedalaman Keheningan. Surabaya: Paramita.

Maswinara, I Wayan. 1997. Bhagavad Gita: Dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Surabaya: Paramita.

Segara, Nyoman. 2000. Mengenal Barong & Rangda. Surabaya: Paramita.


BACA artikel lain dari penulis DEWA GEDE DARMA PERMANA

Suka-Duka-Lara-Pati, Mengenal 4 Serangkai Bekal Abadi
Wajah Nyepi, Relasi Agama dan Budaya untuk Harmoni
Wahai Wakil Rakyat Terpilih dalam Pemilu, Resapilah Ini Untuk Jadi Pemimpin yang Teladan
Mendalami Sang ‘Dharma’ di Hari Kemenangannya
Tags: renunganRwa Bhinedasastra bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Uyang Paling”, Hadiah Dek Ulik untuk Ulang Tahun Widi Widiana

Next Post

Kegembiraan dan Kecemasan, Setelah Tiga Buku dari Belanda Dikembalikan ke Gedong Kirtya

I Dewa Gede Darma Permana

I Dewa Gede Darma Permana

Penulis, Editor, Penyuluh Agama. Biasa dipanggil Dede Brayen. Lahir dan tinggal di Klungkung.

Related Posts

Menara Gading di Pasar Kerja

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
0
Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

Read moreDetails

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails
Next Post
Kegembiraan dan Kecemasan, Setelah Tiga Buku dari Belanda Dikembalikan ke Gedong Kirtya

Kegembiraan dan Kecemasan, Setelah Tiga Buku dari Belanda Dikembalikan ke Gedong Kirtya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co