2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

MUSIC CELEBRATION 2024: Pesta Musik Awal Tahun, Tanggung Jawab tentang Lingkungan dan Iklim

Satria Aditya by Satria Aditya
January 24, 2024
in Panggung
MUSIC CELEBRATION 2024: Pesta Musik Awal Tahun, Tanggung Jawab tentang Lingkungan dan Iklim

Jumpa pers MUSIC CELEBRATION 2024

MUSIK sayup-sayup terdengar dari parkiran Rumah Tanjung Bungkak atau disingkat RTB ketika saya baru pertama kali menginjakkan kaki di sana dan memarkir motor sore itu. Awalnya saya kira RTB adalah sebuah rumah yang memang dikhususkan untuk melaksanakan acara-acara seni terutama musik. Namun, perkiraan saya salah, baru masuk saja saya sudah disuguhkan dengan sebuah tempat dengan suasana tongkrongan ala-ala coffee shop.

Lebih masuk ke dalam lagi, di sebuah tempat yang mirip aula terbuka namun dengan skala yang lebih kecil, di sana adalah sumber musik yang sayup-sayup saya dengar tadi. Beberapa orang tengah sibuk berbincang. Begitu pula ada beberapa orang yang saya kenal, meskipun hanya lewat lagu-lagunya. Perbincangan tampak hangat meski saya lihat dari kejauhan.

Kursi sofa sudah berbaris rapi, begitu pula dengan kursi-kursi kayu yang ada di depannya, seperti siap menyuguhkan diskusi-diskusi hangat yang siap kami para awak media mendengarnya. Beberapa kawan media pula tengah asik berbincang dan menikmati suguhan-suguhan yang diberikan. Beberapa saat setelahnya, press conference ini dimulai.

Beberapa orang duduk di sofa depan. Di antaranya Rudolf Dethu (Rumah Tanjung Bungkak), ⁠Anom Darsana (Antida Music Production), Sandrina Malakiano (Bali Wariga), ⁠Robi Navicula, Dadang SH Pranoto (Pohon Tua Creatorium), Kristian (mewakili Jazz).

Mereka adalah penggagas acara Music Celebration 2024 yang akan diadakan di Rumah Tanjung Bungkak, Jl. Hayam Wuruk, Panjer, Denpasar pada tanggal 27-28 Januari 2024.

Music Celebration 2024 adalah sebuah fenomena musik kolosal yang memadukan kegembiraan seni dengan tanggung jawab lingkungan, kini akan membuka tirai tahun baru dengan keajaiban yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sejak tahun 2011, event yang diprakarsai oleh Anom Darsana dari Serambi Art Antida ini telah tumbuh menjadi panggung utama yang dipenuhi semangat baru dan eksplorasi musik yang mendalam.

Festival ini digelar di RTB – Rumah Tanjung Bungkak, wahana ekraf terbaru dan terluas di Denpasar.

Selama dua hari penuh, acara berlangsung di tiga lokasi berbeda di RTB: Amphitree di taman depan, Backyard di halaman belakang, dan Bunker di gedung pertunjukan. Kolaborasi erat antara Antida Production, RTB, Bali Wariga, Pohon Tua Creatorium, dan Music Declares Emergency Indonesia/IKLIM menciptakan inisiatif solid yang mengubah Music Celebration 2024 menjadi peristiwa khusus.

“Music Celebration 2024 adalah puncak dari tahun-tahun dukungan, menjadi acara yang sangat besar berkat upaya kolaboratif dari teman-teman di komunitas musik,” ujar Anom Darsana, pendiri Antida Music Production dengan membuka diskusi sore hari itu.

Tidak hanya sebagai festival, Music Celebration 2024 adalah perayaan para musisi yang menjadikan musik sebagai fokus utama. Dengan skala kolosal, festival ini diadakan di masa awal tahun baru, menciptakan momen serial yang berkesinambungan sejak tahun sebelumnya.

Dengan melibatkan sekitar 150 musisi dari berbagai kalangan, mulai dari musisi muda hingga musisi yang jam terbangnya sudah tidak terhitung, acara ini menjadi panggung inspiratif bagi maestro musik dari kelas Anugerah Musik Bali hingga Anugerah Musik Indonesia. “Music Celebration 2024 adalah bukti kebersamaan musisi dari berbagai lapisan, menciptakan harmoni musikal yang memukau,” tambah Anom Darsana.

Foto dari kiri ke kanan: Rudolf Dethu (Rumah Tanjung Bungkak), Anom Darsana (Antida Music Production), Sandrina Malakiano (Bali Wariga), Robi Navicula, Dadang SH Pranoto (Pohon Tua Creatorium), Kristian (mewakili Jazz)

Varian genre yang ditampilkan mencakup spektrum yang luas, dari rock, jazz, folk, reggae, world music, hingga elektronik/DJ, menciptakan pengalaman penuh warna bagi penonton.

“Kehadiran genre yang beragam mencerminkan semangat inklusivitas dan keberagaman musik di Music Celebration 2024,” ungkap Rudolf Dethu, sang pemegang kunci Rumah Tanjung Bungkak.

Namun, mengingat tahun ini merupakan tahun politik, Music Celebration 2024 dengan tegas menyatakan ketidakberpihakan politik dalam penyelenggaraannya. Sandrina Malakiano, perwakilan Bali Wariga, menyoroti prioritas keamanan acara ini dan menegaskan ketidakberpihakan dalam ranah politik.

“Keamanan acara ini adalah fokus utama kami. Music Celebration 2024 adalah perayaan yang terbebas dari pengaruh politik. Kami berkomitmen menciptakan ruang yang aman dan inklusif untuk semua,” ungkap Sandrina Malakiano.

Robi, pentolan Navicula, menyoroti aspek keberlanjutan lingkungan.

“Komitmen kami bukan hanya pada musik, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Music Celebration 2024 adalah perayaan musik yang bertanggung jawab lingkungan,” kata Robi.

Dadang SH Pranoto, dari Pohon Tua Creatorium, menyoroti peran penting tempat ini bagi musisi indie di Bali. “Dengan berkolaborasi bersama, festival ini mampu menjembatani musisi-musisi indie Bali dan sekaligus menjadi bukti komitmen terhadap ruang-ruang kreatif ini,” ucap Dadang.

Inisiatif MUSIC CELEBRATION 2024 yang mengedepankan isu ekologi semakin menarik, menjadikan festival ini sebagai perwujudan musik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberdayakan lingkungan.

Musisi-musisi yang akan tampil melibatkan Astera, Ary Juliyant, Deep Sea Explorer, DJ Evie, Galiju, Kai Mata, Made Mawut, Modjorido, Navicula, Nobeleaf, Prabumi, Rhythm Rebels, Soul n Kith, The Hydrant, The Jigs, dan The Munchies.

Sementara itu, musisi jazz yang turut ambil bagian melibatkan Yuri Mahatma & Astrid Sulaiman, Gaya3brothers, Kanhaiya, Boogie Prastyo, Balawan, Andien Pazmail Quartet, Kevin Suwandi, Sela, Jaklime, Kristian Trio, dan Rason.

Ketika mendengar ada banyak genre yang akan ditampilkan dan di tiga tempat dalam 1 harinya, saya seperti teringat dengan beberapa festival sastra yang sering saya kunjungi, namun kali ini dibalut dengan sebuah acara yang berbeda.

Saya jadi membayangkan bagaimana setelah kita menonton dengan riang dan ikut bernyanyi di satu tempat, lalu diarahkan ke tempat berbeda dengan suasana dan genre yang lain pula. Namun berbeda dengan genre Jazz, mereka dikhusukan hanya dalam 1 tempat yaitu di Amphitree di halaman depan. Karena saya yakin pendengar musik Jazz akan menikmatinya dengan segelas kopi, sebatang rokok dan  percakapan hangat.

Yang menarik dari acara ini adalah gratis dan free entry: Acara ini sepenuhnya terbuka untuk semua kalangan tanpa dipungut biaya masuk. Ini yang menjadikan acara semakin menarik ditambah lagi pemberdayaan lingkungan dan musisi yang turut andil di dalamnya. Tidak seperti acara-acara di lapangan yang luas dengan kantong sampah tidak memadai dari jumlah penonton dan bisa jadi tidak ada sama sekali.

Festival ini selain untuk mengibur tetapi juga turut sadar akan masalah-masalah di sekitar kita, misal saja lingkungan dan iklim yang tidak menentu sampai hari ini.

Saya menjadi tertarik dengan konsep-konsep acara seperti ini, selain menghibur acara seperti ini juga menunjukkan bahwa setiap festival dengan musisi yang sedang hits tidak pula menunjukkan lingkungan akan menjadi baik. Malah bisa jadi sebaliknya.

Sampai jumpa tanggal 27-28 Januari 2024 di RBT – Rumah Tanjung Bungkak, bukan hanya sekedar menghibur diri, namun juga turut sadar denga napa yang terjadi di sekitar kita kini dan nanti. [T]

Reporter: Satria Aditya
Penulis: Satria Aditya
Editor: Adnyana Ole

Tags: Antida Music ProductionMusic Celebration 2024Pohon TuaPohon Tua CreatoriumRumah Tanjung Bungkak
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Membaca Ekosistem Pertunjukan Wayang Kulit di Buleleng

Next Post

Pak Tua Parsa Si Penjaga Reservoar Waterleiding dan Suido Syo di Buleleng

Satria Aditya

Satria Aditya

Alumni Universitas Pendidikan Ganesha. Kini tinggal di Denpasar, jadi guru

Related Posts

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
0
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

Read moreDetails

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

Read moreDetails

Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

 “Perempuan punya hak atas tubuhnya sendiri!” Kalimat itu meluncur tegas dari Sasti Gotama saat membahas novel Korpus Uterus di Singaraja...

Read moreDetails

Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 31, 2026
0
Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

 “Rumah itu sebenarnya apa?” Pertanyaan itu terus mengemuka sepanjang diskusi buku Rumah karya J.S. Khairen pada hari ketiga Singaraja Literary...

Read moreDetails

13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

by Wahyu Mahaputra
July 30, 2026
0
13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

Di tengah menjamurnya festival musik yang kian mengaburkan batas antar-genre demi menjangkau pasar yang lebih luas, Sthala Ubud Village Jazz...

Read moreDetails

“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

by Yahya Umar
July 28, 2026
0
“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

jika rakyat pergiketika penguasa pidatokita harus hati-hatibarangkali mereka putus asa kalau rakyat sembunyidan berbisik-bisikketika membicarakan masalahnya sendiripenguasa harus waspada dan...

Read moreDetails

‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
0
‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

RUANGAN Gedung Ksirarnawa mendadak sunyi. Lampu panggung meredup, hanya menyisakan seberkas cahaya yang jatuh pada seorang lelaki yang duduk di...

Read moreDetails

“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
0
“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

KETIKA Bagus Diarsa tampak sibuk menatap layar telepon genggamnya, di sampingnya berdiri sosok berwajah penuh riasan, berbusana merah menyala. Dialah...

Read moreDetails

Siap-siap ke Lovina Festival 2026

by Komang Puja Savitri
July 24, 2026
0
Siap-siap ke Lovina Festival 2026

"Hari ini kesiapan sudah seratus persen," ucap Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra membuka jumpa pers di Spice Dive Beach Club,...

Read moreDetails

Bunyi Mata Ugra, Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Panggung Festival Seni Bali Jani VIII 2026

by Nyoman Budarsana
July 23, 2026
0
Bunyi Mata Ugra, Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Panggung Festival Seni Bali Jani VIII 2026

PERTIKAIAN dan peperangan kerap melahirkan penderitaan, kebencian, dendam, serta luka yang membekas dalam jiwa. Namun, di balik kehancuran itu selalu...

Read moreDetails
Next Post
Pak Tua Parsa Si Penjaga Reservoar  Waterleiding dan Suido Syo di Buleleng

Pak Tua Parsa Si Penjaga Reservoar Waterleiding dan Suido Syo di Buleleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co