30 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

LK II HMI Cabang Singaraja: Usaha Merawat dan Meneruskan Mata Air Pengaderan

Jaswanto by Jaswanto
December 25, 2023
in Khas
LK II HMI Cabang Singaraja: Usaha Merawat dan Meneruskan Mata Air Pengaderan

Pembukaan LK II HMI Cabang Singaraja 2023 | Foto: Panitia

TIGA HARI yang lalu, selama tiga hari pula, rumah sederhana di komplek Perumahan Griya Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, itu tampak lebih ramai, tidak sepi seperti biasanya.

Rumah sederhana dengan pohon jambu air di dekat gerbangnya itu menjadi tempat screening peserta  “Intermediate Training (Latihan Kader II) Tingkat Nasional 2023” Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Singaraja, sebelum dinyatakan lulus dan berhak mengikuti forum dari tanggal 24-30 Desember 2023 di Hotel Hawaina Singaraja.

Seperti halnya perhelatan Latihan Kader II (LK II) nasional di cabang mana pun, LK II HMI Cabang Singaraja kali ini juga dihadiri oleh peserta dari berbagai cabang di seluruh Indonesia. Mereka, para peserta itu, bahkan ada yang dari Sumatera dan Sulawesi.

LK II atau intermediate training adalah istilah di Himpunan Mahasiswa Islam untuk menyebut latihan pengaderan lanjutan setelah seorang mahasiswa mengikuti LK I atau basic training dan sudah dinyatakan sah sebagai kader atau anggota HMI.

Artinya, hanya anggota HMI saja yang boleh ikut-serta di dalamnya. Dan pada umumnya, di cabang mana pun di seluruh Indonesia, LK II diselenggarakan secara nasional dengan mengundang seluruh kader HMI di Indonesia untuk mendaftar menjadi peserta.

Tak semua peserta yang mendaftar akan otomatis diterima, lulus, tidak—bahkan peserta dari cabang sendiri sekalipun. Mereka yang mendaftar akan diseleksi terlebih dahulu, dari aspek administrasi, kognitif, psikomotorik, sampai afektif-nya. Dan hanya mereka yang lolos seleksi-lah yang berhak mengikuti forum LK II di cabang yang menyelenggarakan.

LK II HMI Cabang Singaraja kali ini diikuti 37 kader (atau anggota) HMI dari berbagai cabang di Indonesia. Ada yang dari Aceh, Padang Sidempuan, Serang, Bandung, Makassar, Mataram, sampai Bima.  37 kader tersebut tentu telah mengikuti beberapa tahap seleksi (screening) tim screener HMI Cabang Singaraja dan dinyatakan lulus dan berhak untuk selanjutnya mengikuti forum LK II di Hotel Hawaina.

Informasi tersebut disampaikan oleh Rusdi Ulumudin, selaku Ketua Panitia, dalam laporannya pada saat pembukaan LK II HMI Cabang Singaraja—yang dihadiri oleh Kapolres Buleleng, Wakil Rektor III Undiksha, Kelompok Cipayung (GMKI, IMM, KMHDI), dan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesbangpol Buleleng—di Gedung Laksmi Graha, Minggu (24/12/2023) pagi.

Suasana pembukaan LK II HMI Cabang Singaraja 2023 / Foto: Panitia

Sedangkan menurut Ketua Umum HMI Cabang Singaraja Wahyu Candra Kurniawan, pengaderan di HMI itu sangat penting. Pasalnya, selain kebutuhan regenerasi, juga ajang kawah candradimuka calon pemimpin bangsa di masa depan. Baginya, LK II adalah bentuk usaha merawat dan meneruskan mata air pengaderan.

“Sebagai kawasan yang pernah menjadi ibu kota Provinsi Sunda Kecil dan tempat kelahiran ibunda Bapak Proklamator kita, Bung Karno, Singaraja telah menjadi tonggak sejarah bagi HMI Cabang Singaraja dalam menggelar LK II kali ini,” ujar Wahyu Chandra dalam sambutannya.

Meningkatkan Kualitas Kader

Himpunan Mahahsiswa Islam adalah—seperti yang pernah ditulis oleh Puthut EA dalam esainya—salah satu organisasi mahasiswa yang telah memenangi pertarungan paling keras dalam sejarah Republik ini.

Misalnya saja tentang pertarungan HMI dengan ormawa lainnya pada tahun genting 1965, HMI telah berhasil memenangi laga dengan menyingkirkan dua rival politiknya: CGMI dan GMNI. CGMI (organisasi mahasiswa urderbow PKI yang sebelumnya meneriakkan: bubarkan HMI) amblas bersama hancurnya PKI, sedangkan GMNI meringkuk dalam segala keterbatasan seiring dengan redupnya pamor Soekarno dan PNI.

Kebesaran HMI, antara lain karena ketekunannya dalam melakukan kaderisasi. HMI berhasil menampilkan diri sebagai organisasi mahasiswa yang berani melakukan terobosan intelektual dengan pemikiran-pemikiran alternatif yang mampu mencairkan kebekuan Islam ideologis pada masanya.

Istimewanya lagi, pola kaderisasi yang dikembangkan bukan sekadar sarana pengisi ruang kognisi para anggotanya. Tetapi juga menjadi komitmen afeksi dari para aktornya. Dan, semenjak Orde Baru, praktis, satu-satunya rival HMI hanyalah PMII—yang didirikan oleh Mahbub Djunaidi pada 1960.

Namun, bagi beberapa kalangan, itu pun bukan rival sebanding. Hanya Gus Dur yang bisa menjelaskan dengan apik kenapa kedua organ mahasiswa Islam ini dibilang tak setara. Kata Gus Dur, “Kalau HMI selalu menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, sementara PMII tak pernah tahu tujuannya apalagi caranya.”

Salah satu jenjang kaderisasi di HMI adalah Latihan Kader II yang dilakukan setelah Latihan Kader I dan sebelum mengikuti Latihan Kader III. Hal tersebut, sebagaimana diungkapkan H. Lewa Karma, Presidium MD Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Buleleng, dalam sambutannya pada pembukaan LK II HMI Cabang Singaraja 2023, adalah jenjang yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kader HMI.

Ketua Umum HMI Cabang Singaraja bersama tamu undangan / Foto: Panitia

“LK II atau Intermediate Training itu harus menghasilkan kader HMI yang mempunyai kemampuan intelektual untuk memetakan peradaban dan memformulasikan gagasan dalam lingkup organisasi,” ujarnya. 

Kualitas atau kemampuan intelektual yang dimaksud H. Lewa adalah yang sejalan dengan tujuan HMI, yaitu terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernapaskan Islam, dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil-makmur yang diridhoi Allah SWT. ”Di era digital saat ini, tantangan bagi kader HMI dan kita semua adalah perlu adaptasi dengan cerdas,” tegas Lewa.

Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, yang hadir mewakili PJ. Bupati Buleleng, bahwa HMI Cabang Singaraja sebagai organisasi pengaderan hendaknya mencetak kader-kader yang unggul di tengah beragamnya organisasi dengan latar belakang gagasan dan ideologi yang berbeda.

Hal tersebut, katanya, selaras dengan tema LK II HMI Cabang Singaraja kali ini, yaitu “Intelegensia Kepimpinan HMI: Ikhtiar Membangun Integritas Kebangsaan”.

“Kami berharap, pengurus HMI Cabang Singaraja agar terus mengembangkan kreatifitas dan inovasi dalam program kerja yang adaptif dan aplikatif dengan merangkul semua kadernya serta terus membangun jalinan kerjasama antarorganisasi untuk kemajuan bersama,” pungkasnya saat membacakan pidato PJ Bupati Buleleng.[T]

Reporter: Jaswanto
Penulis: Jaswanto
Editor: Made Adnyana

HMI dan KMHDI Kolaborasi Demo: “Cukup Aku yang Jual Mahal, BBM Jangan”
Lafran Pane, HMI, dan Pahlawan Nasional
Doa untuk Palestina dari KAHMI & HMI Singaraja – Menyerap Pelajaran Bersama
Tags: HMISingaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sukacinta Desember: Kasih Natal, Kasih Ibu, Kasih Musik & Puisi Melebihi Segala Bencana Alam dan Kemanusiaan

Next Post

Pasangan Tradisional : Cinta yang Abadi dengan Tanggungan Depresi

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails
Next Post
Pasangan Tradisional : Cinta yang Abadi dengan Tanggungan Depresi

Pasangan Tradisional : Cinta yang Abadi dengan Tanggungan Depresi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Siapa Membiayai Pangan Kita? ——Membuka Jalan Investasi Syariah ke Sektor Pangan
Esai

Siapa Membiayai Pangan Kita? ——Membuka Jalan Investasi Syariah ke Sektor Pangan

MAKANAN sehari-hari yang kita konsumsi tentu tidak hadir begitu saja di atas meja makan kita. Sepiring nasi tidak lahir begitu...

by Muhammad Farras Hanif
August 29, 2026
Seni Rupa Anomali Cokot dan Putu Fajar Arcana
Ulas Rupa

Seni Rupa Anomali Cokot dan Putu Fajar Arcana

PADA tulisan kali ini, saya ingin menekuni proses kreatif karya rupa Putu Fajar Arcana yang bagi saya cukup menarik. Pasalnya,...

by Hartanto
August 29, 2026
Telenovela
Esai

Sebelum Bali Dituduh Rasis, Ada Seorang Ibu yang Sedang Makan

SEBELUM Bali dituduh rasis, ada seorang ibu yang sedang makan. Kalimat itu mungkin terdengar terlalu sederhana untuk sebuah perkara yang...

by Angga Wijaya
August 29, 2026
Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar
Pendidikan

Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar

DENPASAR | TATKALA.CO -- Duta Bahasa Provinsi Bali menyerahkan Model Pembelajaran Serasi (Strategi Berbasis Multimodal bagi Disabilitas Rungu untuk Menyusun...

by Rusdy Ulu
August 29, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

LEVEL PERDEBATAN DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 29 Agustus 2026 Hindu mengenal struktur epistemologi yang berjenjang. Artinya apa? Hindu tidak memaksakan satu...

by Sugi Lanus
August 29, 2026
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka
Khas

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Di Bawah Lampu Kerlap-Kerlip: Membaca Fenomena “Coffee Shop” sebagai Teks Budaya

"Segelas kopi tidak pernah hanya berisi kopi. Di dalamnya terseduh sejarah, identitas, percakapan, bahkan cara manusia memahami dirinya sendiri." MENJELANG...

by Tri Nugroho Adi
August 28, 2026
Kemarau di Kalianget
Buku Tatkala

Kemarau di Kalianget

Judul: Kemarau di Kalianget Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Luh Arik Sariadi ISBN: Masih dalam proses Tebal: 145 halaman...

by Buku Tatkala
August 28, 2026
Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru
Pendidikan

Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru

SEMUA berawal dari kesungguhan, keteguhan, disiplin dan upaya kreatif dalam menggapai sebuah kemuliaan. Tidak mudah melewati dan menghadapi  tantangan dalam...

by Nyoman Budarsana
August 27, 2026
BARONG BRUTUK: Dari Tarian Sakral ke Cerita Bergambar
Esai

BARONG BRUTUK: Dari Tarian Sakral ke Cerita Bergambar

Kebudayaan tidak pernah benar-benar hidup hanya karena diwariskan. Sebuah tradisi akan tetap hidup apabila pengetahuan, nilai, simbol, dan ingatan yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 27, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Destinasi “Detour”: Tren Wisata Alternatif Menyimpang Rute Utama

BERWISATA kadang berjalan tidak sesuai dengan yang direncanakan. Di awal perjalanan sudah ditentukan destinasi wisata mana yang akan dikunjungi. Namun...

by Chusmeru
August 27, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [7]: Rezim Algoritma dan Pembubaran Standar Sastra

Semua tekanan yang sudah diuraikan dalam bagian-bagian sebelumnya bisa dibaca sebagai masalah-masalah yang terpisah. Namun semuanya adalah gejala dari satu...

by Andre Syahreza
August 26, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co