2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sastra Nitya Rupa: Usaha Mempopulerkan Kembali Sastra Jawa Kuna

Redaksi Tatkala Denpasar by Redaksi Tatkala Denpasar
November 12, 2023
in Pendidikan
Sastra Nitya Rupa: Usaha Mempopulerkan Kembali Sastra Jawa Kuna

Dewa Gede Purwita Sukahet saat menyampaikan materi | Foto: Dok. Panitia

SEMINAR NASIONAL bertajuk “Sastra Nitya Rupa: Sastra Jawa Kuna Melintasi Ruang dan Masa” menjadi sajian pamungkas Pekan Sastra Jawa Kuna serangkaian HUT ke-65 Program Studi (Prodi) Sastra Jawa Kuna Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) dan HUT ke-13 Himpunan Mahasiswa Prodi Sastra Jawa Kuna FIB Unud. Seminar itu dilaksanakan secara hybrid—online-offline—di Ruang Soekarno Gedung Poerbatjaraka FIB Unud, Denpasar.

Seminar “Sastra Nitya Rupa” secara khusus dihadirkan untuk membuka ruang potensi dan aksi-aksi alih wahana dari khazanah sastra Jawa Kuna. Pada kesempatan tersebut dihadirkan Dewa Gede Purwita Sukahet dan Indra Suroinggeno sebagai pembicara. Keduanya adalah tokh yang lekat memanfaatkan sastra Jawa Kuna sebagai medium kreatif.

Dewa Purwita menyampaikan materi tentang “Adaptasi Narasi–Rupa”. Ia menyebut narasi berkaitan dengan sastra, sementara rupa terkait dengan karya visual. Beranjak dari sana, ia memiliki pemikiran awal bahwa ada pengaruh narasi terhadap seni rupa. Cerita yang bersumber dari karya sastra Jawa Kuna mempengaruhi karya rupa dan seni. “Laku kehidupan tidak lepas dari karya sastra Jawa Kuna,” katanya.

Ia mengatakan bahwa seniman pada masa lampau pun diduga tidak lepas dari karya sastra Jawa Kuna. Misalnya, Gusti Made Deblog memiliki lukisan yang sama banyaknya dengan lontar yang ia miliki. Narasi terhadap perwujudan atau karya rupa, melalui beberapa tahap seperti reduksi, simbolisasi, dan ikonografi. Reduksi adalah pemilahan adegan dengan menyarikan teks untuk menghadirkan suatu adegan yang bercerita atau fragmentasi.

Simbolisasi adalah pemaknaan ulang kata atau kalimat dan menjadikannya sebuah simbol yang terkonvensi. Sedangkan ikonografi adalah pengetahuan tentang atribut yang dipergunakan oleh figur berupa tipe mahkota, bentuk mata, hidung, mulut, model hiasan badan, dan kaki maupun lain-lainnya secara spesifik.

Dewa Gede Purwita Sukahet dan Indra Suroinggeno (di layar) saat menyampaikan materi / Foto: Dok. Panitia

Ia menyarankan untuk mempertahankan sastra Jawa Kuna, perlu gerakan yang bisa dilakukan berupa kolaborasi antara literasi, rupa, sastra, dan sebagainya.  “Agar nilai sampai ke masyarakat, sastra Jawa Kuna perlu berdiri di banyak kaki, dalam arti lintas komunitas yang bersama-sama membangunnya,” kata dia. Menurutnya, sastra Jawa Kuna perlu mengembangkan lagi potensi-potensinya sehingga dapat meraih masa renaisans untuk Jawa Kuno.

Sementara itu, Trias Indra Setiawan, owner Museum Wayang Beber Sekartaji dan Sanggar Bhuana Alit—yang konsen pada pelestarian sastra Jawa, termasuk sastra Jawa Kuna—menginginkan kesusastraan ini merasuk pada relung-relung hati semua orang, khususnya bagi generasi Z. Salah satu acaranya, katanya, dengan memvisualisasikan sastra.

“Di dalam sastra selalu menjanjikan sebuah kedamaian, perubahan di dalam bentuk sastra hanya pada bentuknya saja, dasar sebuah sastra dan mahakarya lainnya adalah tentram, yang menjadi cita-cita kami, semoga dengan bangkitnya Jawa Kuna dari Bali ke Jawa dan Nusantara, bisa membawa ketentraman bagi kita semua,” tuturnya.

Bagi dia, cara untuk melestarikan Jawa Kuna adalah dimulai dengan mengenalkan Jawa Kuna sesuai porsi, misalnya pengenalan kepada anak-anak tentu akan berbeda dengan kalangan lain.  Ia juga berharap, melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Pendidikan, pemerintah dapat juga bersatu untuk membangkitkan kearifan lokal Nusantara, khususnya yang berhubungan dengan Jawa Kuno.

Mempopulerkan Sastra Jawa Kuna

Ketua Panitia HUT ke-65 Prodi Sastra Jawa Kuna FIB Unud, I Ketut Eriadi Ariana, S.S., M.Hum., mengatakan bahwa dengan mengambil momentum hari jadi itu, pihaknya berupaya untuk mempopulerkan kembali sastra tradisional yang diduga telah ada sejak abad ke-9 itu.

“Kami berupaya mengunduh kesusastraan Jawa Kuna ke kehidupan yang lebih nyata dan bermanfaat. Selama sepekan dilaksanakan, Pekan Sastra Jawa Kuna dirangkaikan dengan kegiatan dari Minggu (5/11) sampai Jumat (10/11) ini, yakni Punia Bakti, konservasi lontar, penilaian dan perlombaan Lomba Apresiasi Kakawin, gelar film berbasis Jawa Kuna, bincang alih wahana sastra Jawa Kuna ke sastra modern, serta puncak HUT dan seminar nasional,” terangnya, sembari berahap sastra Jawa Kuna dapat mengalir sampai jauh.

Koordinator Program Studi Sastra Jawa Kuna, Prof. Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum menyebut momen peringatan HUT yang digelar bersamaan dengan hari pahlawan, memiliki nilai penting. Momen ini jadi penghormatan untuk para pahlawan, termasuk juga pahlawan-pahlawan budaya.

Suasana seminar “Sastra Nitya Rupa: Sastra Jawa Kuna Melintasi Ruang dan Masa” / Foto: Dok. Panitia

Prodi Jawa Kuna, katanya, sangat terkait dengan kebudayaan. Mengingat kembali pada awal pendirian Fakultas Sastra pada tahun 1958, Poerbatjaraka menyampaikan bahwa Bali menjadi tempat penyimpanan sastra dan budaya lama, termasuk Jawa Kuna, sehingga hal itu menjadi peran prodi untuk mengemban misi penting itu.

Dikatakan, pada usia 65 tahun ini merupakan sebuah momen untuk merefleksikan diri sebagai bagian dari Indonesia. Hal ini terkait pula untuk memegang teguh pilar kebangsaan, salah satunya bhineka tunggal ika yang diambil dari Kakawin Sutasoma.

Ideologi yang ditampilkan dalam penampilan kakawin itu, menunjukkan bangsa ini adalah bangsa yang multikultural. “Jawa Kuna memang dilestarikan dan diteruskan di Bali tapi tidak hanya milik Bali, namun milik seluruh Indonesia yang bisa diapresiasi oleh siapapun dengan cara apapun,” ujar Suarka.

Istilah kuno itu bagi dia hanya sebutan, namun substansi dan semangatnya itu adalah sesuatu universal. Dalam melakukan penguatan sastra Jawa Kuna, ia menyebut pihak-pihak harus saling bergandengan, salah satunya dengan teknologi informasi untuk mengemasnya secara kekinian, lalu bergandengan dengan ekonomi kreatif.

Sementara itu, Wakil Dekan I FIB Unud, Dr. I Gede Oeinada berharap, Prodi Jawa Kuna bisa jadi rumah bagi siapa saja, dan bisa memfasilitasi pengembangan bakat dan minat mahasiswa, serta bisa mengimplementasikan cita-cita pendirian fakultas.[T]

Mahasiswa Sastra Jawa Kuna Unud Lakukan Konservasi Lontar Masyarakat di ULU
Mahasiswa Inbound Unud Mengeksplor Kawasan Pura Besakih dengan Modul Kebhinekaan
“Jurnal Kajian Bali” Unud Lulus Reakreditasi Sinta-2 Sampai Tahun 2027
Tags: Fakultas Ilmu budaya Unudjawa kunosastraUnud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pande Made Sukerta dan Usaha Membumikan serta Mengembangkan Rebab di Buleleng

Next Post

Pantai, Tempat Hidup, dan Warung Pak Udin

Redaksi Tatkala Denpasar

Redaksi Tatkala Denpasar

Related Posts

Mahasiswa PPG Universitas Mahasaraswati Ajak Siswa SMPN 7 Denpasar Bijak Gunakan AI

by Dede Putra Wiguna
September 27, 2026
0
Mahasiswa PPG Universitas Mahasaraswati Ajak Siswa SMPN 7 Denpasar Bijak Gunakan AI

KECERDASAN buatan semakin dekat dengan kehidupan pelajar. Mencari informasi, memahami materi, menemukan ide, hingga membuat rangkuman kini dapat dilakukan dengan...

Read moreDetails

490 Mahasiswa Baru UPMI Bali Memulai Kehidupan Kampus lewat Malam Kreativitas

by Dede Putra Wiguna
September 9, 2026
0
490 Mahasiswa Baru UPMI Bali Memulai Kehidupan Kampus lewat Malam Kreativitas

SEBANYAK 490 mahasiswa baru Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali memulai kehidupan kampus melalui Malam Kreativitas Kampus dan Pembukaan Pengenalan...

Read moreDetails

Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar

by Rusdy Ulu
August 29, 2026
0
Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar

DENPASAR | TATKALA.CO -- Duta Bahasa Provinsi Bali menyerahkan Model Pembelajaran Serasi (Strategi Berbasis Multimodal bagi Disabilitas Rungu untuk Menyusun...

Read moreDetails

Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru

by Nyoman Budarsana
August 27, 2026
0
Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru

SEMUA berawal dari kesungguhan, keteguhan, disiplin dan upaya kreatif dalam menggapai sebuah kemuliaan. Tidak mudah melewati dan menghadapi  tantangan dalam...

Read moreDetails

Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
0
Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

TIKUNGAN dengan jarak pandang terbatas menjadi titik yang membutuhkan perhatian lebih dari pengguna jalan. Karena itu, sejumlah tikungan di Desa...

Read moreDetails

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
0
PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

Read moreDetails

UPMI Bali Lepas 237 Wisudawan, Rektor Ingatkan Gelar Bukan Sekadar untuk Dipajang

by Dede Putra Wiguna
August 19, 2026
0
UPMI Bali Lepas 237 Wisudawan, Rektor Ingatkan Gelar Bukan Sekadar untuk Dipajang

 “Gelar ini bukan untuk dipajang tapi untuk dibuktikan dengan karya.” Pesan Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta,...

Read moreDetails

FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

by Dewi Yulianti
August 19, 2026
0
FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

DENPASAR | TATKALA.CO -- Institut Seni Indonesia (ISI) Bali melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Focus Group...

Read moreDetails

Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ——Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar

by tatkala
August 16, 2026
0
Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ——Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar

MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Udayana tahun 2026 melaksanakan serangkaian program kerja di Desa Sanding, Kecamatan...

Read moreDetails

Sinergi Universitas Udayana dan Desa Lebih: Bekali Keluarga Hadapi Tantangan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital

by tatkala
August 16, 2026
0
Sinergi Universitas Udayana dan Desa Lebih: Bekali Keluarga Hadapi Tantangan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital

KESEHATAN mental remaja tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan atau sekolah. Keluarga memiliki peran penting dalam mengenali perubahan yang...

Read moreDetails
Next Post
Pantai, Tempat Hidup, dan Warung Pak Udin

Pantai, Tempat Hidup, dan Warung Pak Udin

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co