6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Diskusi Film di Sela-sela Lovina Festival: Menjadikan Buleleng Sebagai Pusat Produksi Film International

Putu Kusuma Wijaya by Putu Kusuma Wijaya
July 24, 2023
in Khas
Diskusi Film di Sela-sela Lovina Festival: Menjadikan Buleleng Sebagai Pusat Produksi Film International

Joseph JU Taylor (kanan) saat bicara dalam diskusi film di Rumah Film Sang Karsa, Lovina, Bali

DI SELA-SELA acara Lovina Festival, Minggu, 23 Juli 2023, berlangsung diskusi tentang film di Rumah Film Sang Karsa. Belum tahu Rumah Film Sang Karsa? Letaknya di tepi selatan Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk, di sebelah barat lagi sedikit dari pusat digelarnya Lovina Festival.

Dalam diskusi itu hadir  Joseph JU Taylor. Jos, begitu ia dipanggil, adalah Produser Pelaksana Film “Luchsinger and the God”. Oh ya, film  “Luchsinger and the God” sempat diputar, Sabtu malam, 22 Juli, di Lapangan Voli Kalibukbuk.

Diskusi itu sendiri dihadiri juga oleh pegiat dan penonton film di Buleleng. Saya sneidir, Putu Kusuma Wijaya, dan Putu Satria Kusuma. Ada juga peserta lain yang punya perhatian besar di bidang perfilman, seperti Kardian Narayana, Dian Surayantini, Kadek Sonia Piscayanti, Tini Wahyuni, Eka Prasetya dan Made Adnyana Ole.  Tentu saja diskusi itu dihadiri Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara bersama sejumlah staf.

Diskusi diarahkan untuk membahas potensi Buleleng dalam produksi film berskala International dan Nasional di Buleleng. Tentu saja, sejak awal disepakati bahwa Kabupaten punya potensi menjadi pusat produksi film, baik berskala lokal, nasional, maupun internasional.

Jos, dalam diskusi itu, mengatakan syuting film Luchsinger and the God di Buleleng memakan waktu sekitar 26 hari dengan total perputaran uang sekitar Rp 1 Milyar. Budget ini tersebar ke berbagai pos ( Katering, transportasi, extras (figuran)  maupun sumber daya manusia lainnya) yang diterima langsung oleh penduduk lokal

Jos menyebutkan, Luchsinger and the God bukanlah film berbiaya mahal untuk ukuran produksi negara Swiss. Dan hal itu memberikan gambaran bahwa sebuah produksi film Internasional sekecil apapun sanggup memberi sumbangan penting bagi perekonomian rakyat, di samping tentunya promosi daerah Lovina.

Diskusi tentang film di Rumah Film Sang Karsa, Lovina, Bali | Foto: Dispar Buleleng

Buleleng bisa menjadi daerah tujuan kerja film Internasional maupun Nasional karena karakter daerahnya yang macam-macam, bervariasi. Sebuah produksi film bisa saja menjadikan sebuah desa di Celukan Bawang misalnya, sebagai kampung Jawa (tanpa harus pergi ke Jawa- yang tentunya akan banyak menghemat anggaran sebuah produksi film). 

Perkampungan dan desa-desa di Buleleng bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi sebuah produksi film International.

Jika memungkinkan, kata Jos,  Buleleng sebaiknya membuat website tentang lokasi-lokasi yang bisa menarik minat investor produski film di Buleleng.

(Nah, bagi saya, inilah yang harus ada pembicaraan lebih dalam lagi, website apa yang dimaksud dan apakah memang sudah waktunya).

Jos mengatakan, dari pengalamannya memproduksi film Luchsinger di Buleleng pada tahun 2019 itu  ia mendapat dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Buleleng. Dukungan itu antara lain berupa proses perizinan dan hal-hal lain yang “tidak dipersulit”.

(Di sela-sela diskusi, Pak Kadis Pariwisata sempat menelepon Kepala Imigrasi Buleleng  menanyakan perihal aturan perijinan orang asing bisa mendukung sebuah produksi film. Dari penjelasan Kepala Imigrasi cukup panjang dan berisi kepada Kadis Pariwisata pada hari Minggu sudah memberikan gambaran hubungan erat dan saling mendukung. Ini pasti mempermudah segala proses produski film jika ada di kemudian hari)

Sebuah produksi film membutuhkan banyak orang. Seperti contoh, kru produksi film Luchsinger and the God berjumlah sekitar 42 orang.  Hanya pemain,  penata gambar, penata suara. tata artistik saja yang dari luar negeri, selebihnya adalah orang yang ada di Bali.

Banyak produksi film skala Internasional yang biasanya mencari kru lain seperti pencatat skrip, asisten penata gambar, asisiten penata suara  dan sebagainya, di tempat lokasi syuting. Dan kesempatan inilah seharusnya dapat ditangkap oleh anak muda (Buleleng) sebagai pintu masuk pertama menuju industri film.

Dari hasil diskusi itu disepakati bahwa edukasi akan pembuatan film harus dilakukan di Buleleng.

Gede Dody Sukma selaku Kadis Pariwsata, dalam diskusi itu memberi pemaparan bahwa Lovina Festival pada tahun mendatang akan diusahakan berlangsung 7 hari, sehingga pemutaran film diharapkan akan terus berlangsung sebagai bagian dari festival itu.

Dinas Pariwisata akan menerima semua masukan dari diskusi film yang berlangsung di sela-sela Lovina Festival, hanya saja ia menyatakan tidak ada dana khusus yang akan disediakan untuk kegiatan ini.

Berbagai Masukan

Dalam diskusi dari peserta terungkap bahwa pemutaran film “Luchsinger and the God”,  pada acara Lovina Festival itu diakui sebagai sesuatu yang baik, mengingat baru pertama kali film mendapat tempat, walaupun banyak kekurangan yang harus diperbaiki di masa mendatang.

Karena bagaimana pun, menonton film apalagi yang dua jam, memerlukan ruang perenungan- sehingga perlu dicarikan tempat yang lebih representatif. Sebelum pemutaran film pada Sabtu malam itu ada beberapa wisatawan asing yang sudah menunggu di depan layar, menandakan adanya minat menonton film bagi pengunjung Lovina Festival .

Lovina yang didirikan oleh Panji Tisna memang mempunyai keterkaitan dengan film. Panji Tisna pernah belajar film ke India dan dia juga yang mendirikan Maya Theater (Muda Ria Theater) di samping sekolah yang juga ia dirikan, Bhaktiyasa.  

Untuk itu, demi menyusun kembali energi Panji Tisna akan kecintaannya akan film dan sastra, peserta diskusi sama-sama setuju agar di tahun mendatang film tetap dijadikan salah satu agenda dalam Lovina Festival.

Ide yang  tercetus adalah

  1. Sebuah lomba pembuatan film pendek dengan bimbingan mentor mumpuni dari proses ide hingga eksekusi. Cerita harus berlokasi di Buleleng. (sponsor potensial harus dicari )
  2. Workshop mengajarkan cara pitching ide film dan pengenalan berbagai macam sumber dana perfilman.
  3. JIka memang tidak berhasil mendapatkan dana dari sponsor, maka peserta diskusi akan tetap membuat film dengan cara swadaya- sehingga pada Lovina Festival akan tetap memutar film dan bentuk bentuk diskusi lainnya.
  4. Membuat sebuah pendataan akan pelaku/pemerhati audio visual di Buleleng. Sehingga bisa saling mengenal berkolaborasi.

Dengan menciptakan ruang edukasi, penciptaan, berkesenian dalam  latar romantis dengan segala medium komunikasi  diharapkan bisa tumbuh dalam kemeriahan Lovina Festival mendatang yang kemudian bisa memberikan alternatif lain bagi pengunjung untuk bisa merasakan energi ketenangan dari Utara. Dengan merasakan itu  maka pengunjung akan tinggal lama.

(NB: Saat saya menulis rangkuman diskusiini, Lovina Festival 2023 masih berlangsung, dan penyanyi di panggung kehormatan itu menyanyikan lagunya Rolling Stones, Under My Tumb.  Mudah-mudahan tidak ada lagi band di panggung kehormatan menyanyikan lagu orang (Cover).  Mohon lagu sendiri dinyanyikan.  Untuk membedakan bahwa ini bukan café tapi Festival. Aduh sekarang Honky Tonk Woman…..lagi). [T]

  • BACA artikel lain dari penulis PUTU KUSUMA WIJAYA
Lovina adalah Merk Dagang #Cakil Putu Kusuma Wijaya
“Oh Captain My Captain” #Cakil Putu Kusuma Wijaya
Film Pendek “Fauve”, Kisah Melanggar Sebuah Aturan Alam
Tags: Festival LovinafilmLovinasinema
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Garis I Gusti Nyoman Lempad Menyimpulkan Narasi | Dari Diskusi Pameran “Darkness is White”

Next Post

Golput: Komunikasi Politik yang Gagal

Putu Kusuma Wijaya

Putu Kusuma Wijaya

Pembuat film. Pengelola Rumah Film Sang Karsa di Jalan Singaraja-Seririt KM 13.2, Kaliasem, Buleleng

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Memaknai Perbedaan Komunikasi Antarbudaya:  Bukan Sekadar Wacana

Golput: Komunikasi Politik yang Gagal

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co