3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tari dan Tabuh Khas Buleleng Getarkan Panggung Ksirarnawa

tatkala by tatkala
June 28, 2023
in Budaya
Tari dan Tabuh Khas Buleleng Getarkan Panggung Ksirarnawa

Penampilan Sanggar Pentas Marak Lestari, Banjar Dinas Kelodan, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng | Foto: Ist

DENPASAR | TATKALA.CO — Pada malam serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV, Sanggar Pentas Marak Lestari, Banjar Dinas Kelodan, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng menampilkan kesenian khas Bali Utara yang mampu menggetarkan Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Bali (Art Center), Senin (26/6/2023).

Dengan melibatkan seniman cilik hingga remaja, setidaknya ada sembilan Tari dan Tabuh Kebyar Buleleng yang dipentaskan. Salah satunya adalah Tabuh Kreasi Dor. Tabuh yang terinspirasi dari suara “dor” ini, dimainkan dengan aksen patah-patah seperti di medan perang.

Tak hanya mementaskan Tabuh Kreasi Dor, Sanggar Pentas Marak Lestari juga menampilkan Tabuh Lelongoran yang merupakan salah satu sarana—yang harus ada—dalam rangkaian ritual Upacara Dewa Yadnya.

Penonton makin membeludak saat Sanggar Pentas Marak Lestari mempersembahkan Tari Kembang Deeng, sebuah tari putri yang dimainkan secara kelompok atau masal, sebagai tari penyambutan.

Tarian ini diciptakan pada tahun 1998, terinspirasi dari pedeengan pada setiap upacara pengabenan di Kabupaten Buleleng.

Penampilan Sanggar Pentas Marak Lestari, Banjar Dinas Kelodan, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng | Foto: Ist

Selanjutnya Tari Palawakya Dauh Njung, sebuah tarian untuk menyaingi Tari Palawakya Dangin Njung atau Jagaraga pada waktu zaman itu. Tarian ini berbeda pada bagian kawitan yang memakai kekebyaran. Pada bagian pengawak memakai kendang gupekan tunggal atau pengiwe dan pada akhir ada gegilakan. Tarian ini diciptakan pada masa penjajahan, sebelum Tahun 1950an.

Lalu Tari Truna Jaya. Tari ini diciptakan sekitar tahun 1940-an oleh I Gede Manik. Sedangkan Tari Surawisesa yang diciptakan oleh Bagus Suteja Yasa dengan penata tabuh I Gusti Bagus Suarsana pada tahun 1985 ini menyusul setelahnya. Tari Surawisesa menggambarkan olah kanuragan para remaja.

Ada juga Tari Magrumbungan, tarian khas Buleleng yang diciptakan oleh Ketut Artika. Tarian ini mengisahkan para petani Bali saat membajak sawah di musim tanam padi. Setelah panen padi, biasanya para petani menyampaikan rasa syukurnya atas rezeki yang didapat dengan mengadakan kegiatan magembeng atau magerumbungan.

Kemudian, Tari Bebek Putih Jambul juga dipentaskan. Tari ini merupakan kreasi baru berbasis kearifan lokal Bali untuk anak-anak usia dini. Tari kreasi baru yang dimainkan oleh 11 orang penari putri ini menggambarkan tentang keceriaan sekelompok bebek putih jambul yang sendang mencari makan di sawah.

Dan terakhir, Tari Peteng Bulan tak mau ketinggalan. Berbeda dengan Tari Bebek Putih, meskipun sama-sama kreasi baru berbasis kearifan lokal Bali, Tari Peteng Bulang dirancang untuk anak laki-laki usia dini. Tari ini menggambarkan tentang kegembiraan anak-anak sedang bermain kodok-kodokan bersama dengan teman- temannya.

Dua tari kreasi untuk anak-anak

Pemilik Sanggar Pentas Marak Lestari, Bagus Suteja Yasa mengungkapkan, ini merupakan penampilan keempat kalinya bagi sanggar tersebut di PKB.

Sedangkan untuk proses persiapan tampil di PKB kali ini, dia mengaku hanya dua minggu persiapan. Hal ini dikarenakan anak-anak yang tampil sudah memiliki dasar dengan proses latihan beberapa kali setiap minggunya.

“Persiapannya kurang lebih dua minggu. Alasannya karena kami sangat aktif di Buleleng, baik itu ngayah di pura-pura, maupun pagelaran ketika ada yang ngundang. Di situlah kami melatih. Karena rutinitasnya sudah terbiasa seminggu 4 kali, jadi tinggal menghaluskan saja. Hanya repertoarnya saja ditambah,” ujar Bagus Suteja.

Menariknya, ada dua tarian kreasi yang diciptakan untuk anak-anak, seperti Tari Bebek Putih Jambul dan Tari Peteng Bulan. Menurut pria yang akrab disapa Gus Yasa ini, ada sedikit salah kaprah saat anak kecil menarikan tarian dewasa. Baginya, anak-anak semestinya menarikan tarian sesuai karakter anak-anak.

Penampilan Sanggar Pentas Marak Lestari, Banjar Dinas Kelodan, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng | Foto: Ist

“Anak yang umur TK membawakan tarian yang sifatnya memang dibawakan dengan karakter anak-anak. Seperti Bebek Putih Jambul ini kan ada lagunya. Jadi ketika ditarikan, karakter anak-anaknya muncul. Selama ini banyak yang salah kaprah, anak kecil menarikan yang karakternya dewasa,” kata Gus Yasa.

Lebih lanjut, Alumni ASTI Denpasar yang terkenal memerankan sendratari Jayaprana ini menambahkan, Sanggar Pentas Semarak Lestari berdiri tahun 2010 dan hingga kini sudah memiliki anak didik hingga 500 orang.

Sanggar ini terdaftar di tingkat kabupaten maupun provinsi, termasuk terdaftar juga di Austria (Eropa). Beberapa event pementasan ke luar negeri pernah diikuti, antara lain ke Spanyol, Italia, Jerman, Filipina, dan Thailand.[T][Jas/*]

BACA artikel-artikel lain tentang PESTA KESENIAN BALI

Dikisahkan Pengibing yang Jatuh Hati pada Penari Joged Bumbung…
Empat Karya Selonding Penuh Makna dari Sanggar Wesi Cwaram, Sanur Kauh
Sandya Gita Mahayuning Sagara dari Buleleng:  Peristiwa Penting dan 5 Strategi Sukses Dalam Seni
Tags: bulelengkesenian baliPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2023tabuh gongtari bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dinding Bandara: Saksi Pelukan Paling Tulus Daripada Altar Pernikahan

Next Post

Di Kintamani, Limbah Jeruk Bisa Jadi Pupuk

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails

Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

by Nyoman Budarsana
May 4, 2026
0
Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

DESA Adat Batur melaksanakan upacara ngruwak sebagai langkah awal pembangunan Cihna (tanda) Titik Nol Batur Let (pusat permukiman Desa Adat...

Read moreDetails

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

by tatkala
May 1, 2026
0
Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

Read moreDetails

Pesta Kesenian Bali 2026 Angkat Isu-isu Sosial Aktual Lewat Panggung dan Seminar Seni

by Nyoman Budarsana
April 29, 2026
0
Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025

Pesona Pesta Kesenian Bali (PKB) masih memukau, dinamis dan relevan. Buktinya, pesta seni milik masyarakat Bali ini berhasil mempertahankan tradisi,...

Read moreDetails

14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

by Nyoman Budarsana
March 18, 2026
0
14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

SEBANYAK 14 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kesiman, Denpasar, mengikuti Parade Fragmentari Ogoh-ogoh pada malam pengerupukan Nyepi, Rabu (18/3/2026) malam. Selain...

Read moreDetails

2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

by tatkala
March 17, 2026
0
2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1948/tahun 2026 dilaksanakan dari tanggal 20 Maret 2026 sampai dengan...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

by tatkala
March 12, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

Rasa bangga dan syukur karena Buleleng kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan budaya dunia. Buleleng International Rhythm Festival (BIRF) ini...

Read moreDetails
Next Post
Di Kintamani, Limbah Jeruk Bisa Jadi Pupuk

Di Kintamani, Limbah Jeruk Bisa Jadi Pupuk

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co