6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Strategi Kampanye Pemilu: Antara Komunikasi Persuasif dan Pencitraan

Chusmeru by Chusmeru
June 5, 2023
in Esai
Memaknai Perbedaan Komunikasi Antarbudaya:  Bukan Sekadar Wacana

HAJATAN BESAR pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia akan segera dimulai. Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 menjadi momentum untuk memilih para pemimpin yang akan menentukan masa depan bangsa. Kampanye sebagai ajang pengenalan calon pemimpin menjadi tahapan Pemilu yang menarik perhatian.

Para pemilih akan disuguhkan kampanye yang tentu saja berbeda dari Pemilu-Pemilu sebelumnya. Bagi pemilih pemula, kampanye Pemilu kali ini akan menjadi momentum politik yang ditunggu. Apalagi Pemilu legislatif diwarnai dengan banyaknya partai politik (Parpol) yang mengusung artis dan selibritis sebagai calon wakil rakyat. Pemilu akan menjadi ajang pertarungan politik yang penuh hiburan.

Pemilu tahun 2024 nanti juga akan sangat berbeda dari Pemilu saat rezim Orde Baru berkuasa. Rakyat memiliki kebebasan untuk memilih tanpa intervensi dan intimidasi penguasa. Hal ini akan berpengaruh pada strategi kampanye yang lebih persuasif, tak lagi koersif.

Kampanye Pemilu untuk calon presiden (Capres) dan calon anggota legislatif (Caleg) boleh jadi akan diwarnai dengan tawaran visi dan misi. Namun tidak tertutup kemungkinan juga, kampanye akan menyuguhkan tebar pesona yang belum tentu mempesona. Juga tebar janji yang belum tentu ditepati.

Strategi kampanye menjadi penting, karena berkaitan dengan upaya persuasif untuk membujuk pemilih. Dan ini bukan pekerjaan mudah. Kesalahan dalam merancang strategi kampanye bukan malah mendapat simpati, tetapi justru antipati dari pemilih.

Strategi Persuasi

Persuasi pada hakikatnya merupakan kegiatan psikologis untuk mempengaruhi pendapat, sikap, dan tingkah laku seseorang. Persuasi dilakukan dengan pendekatan emosional, tidak menggunakan cara-cara paksaan, kekerasan, maupun teror.

Demikianlah selayaknya kampanye Pemilu. Para pemilih yang mendapatkan persuasi akan menerima apa yang disampaikan kandidat dengan senang, sukarela, tanpa keterpaksaan atau ketakutan. Kegiatan kampanye yang persuasif akan diawali dengan adanya atensi terhadap program kampanye, hingga aksi berupa mencoblos nomor kandidat.

Carl I Hovland, cs (1953) sudah lama merumuskan metode persuasi. Beberapa metode itu dapat digunakan untuk mencermati kemungkinan strategi kampanye Capres dan Caleg. Metode partisipasi akan banyak dilakukan para calon dalam kampanye.

Cara persuasi ini dengan mengikutsertakan banyak orang dalam suatu kegiatan untuk menumbuhkan perhatian. Panen bersama, lari pagi bersama, kerja bakti, dan joget bersama adalah metode persuasi dalam bentuk partisipasi.

Metode asosiasi merupakan persuasi dengan menyajikan gagasan dikaitkan dengan satu peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik. Jangan heran jika nanti ada Capres dan Caleg yang bicara tentang kemandirian dan ketahanan pangan sambil memberi bantuan kepada petani yang sawahnya terendam banjir.

Metode Pay off Idea kemungkinan besar akan digunakan oleh seluruh calon dalam Pemilu. Harapan dan janji merupakan bagian dari metode ini. Tak peduli apakah harapan dan jani saat kampanye akan dipenuhi.

Jika gagasan berpeluang untuk diwujudkan, maka janji sekadar pemanis saat kampanye. Nyatanya rakyat juga senang mendapatkan harapan dan janji. Seolah lupa, bahwa pada Pemilu sebelumnya janji itu juga pernah terucap oleh para kandidat.

Kandidat yang berjanji untuk memberantas korupsi, bisa saja jadi tersangka korupsi. Dan rakyat seolah tak peduli ketika kandidat mantan koruptor itu kembali tampil dalam panggung Pemilu.

Bahkan kadang janji itu tak terkait dengan upaya membangun bangsa dan negara ke depan. Pemilu masih lama digelar, namun salah satu Ketua Umum Parpol menyatakan, jika ia menjadi Presiden, konser Coldplay akan digratiskan.

Icing Device dalam kampanye digunakan untuk menghias tampilan kandidat ketika bertemu dengan rakyat. Metode ini dilakukan untuk membangkitkan emosi khalayak. Komunikasi persuasi kadang tidak cukup hanya dengan menampilkan data dan fakta.

Capres dan Caleg perlu menunjukkan raut muka sedih saat berkunjung ke rumah warga yang miskin. Wajah marah juga diperlukan ketika menyaksikan rakyat diperlakukan tidak adil.

Begitu pula pujian kandidat kepada masyarakat yang berprestasi merupakan bumbu dalam komunikasi persuasif. Tentu saja semua itu harus dilakukan dengan tulus, tanpa gimmick; bukan bagian dari proyek pencitraan.

Ragam Citra

Capres dan Caleg sesungguhnya sedang “menjual” diri dan partai pengusungnya. Setiap calon dalam dirinya melekat citra (image), positif maupun negatif, baik dan buruk, merakyat atau elitis. Citra positif akan menguntungkan kandidat. Citra negatif dapat membuat suara kandidat terpuruk.

Mengelola citra bukanlah pekerjaan mudah. Situasi negatif yang dirasakan orang lain kadang menjadi kendala. Meminjam pendapat Frank Jefkins (1995), empat situasi negatif perlu dicermati para kandidat.

Permusuhan, prasangka, ketidakpedulian, dan ketidaktahuan dari pemilih adalah faktor yang sering menjadi kendala dalam meraup suara. Upaya yang harus dilakukan tentu saja dengan menarik simpati, menumbuhkan penerimaan, membangkitkan minat, dan memberikan pengetahuan yang tepat kepada pemilih.

Mewujudkan upaya itu juga tidak gampang. Setiap kandidat memiliki ragam citra yang berbeda. Ada Capres atau Caleg yang memiliki citra bayangan (mirror image) yang begitu kuat. Padahal citra jenis ini tidak selalu tepat. Kandidat membayangkan dirinya selalu positif dan terlalu hebat dibandingkan kandidat lain.

Selain itu ada juga citra saat ini (current image) yang dimiliki para pemilih. Citra ini merupakan pandangan orang lain tentang kandidat. Biasanya ragam citra ini tidak memadai dan cenderung negatif. Hal ini dikarenakan kurangnya informasi dari pemilih tentang sosok kandidat.

Oleh sebab itu diperlukan kampanye yang lebih informatif terkait profil kandidat. Diperlukan strategi komunikasi kampanye yang baik agar diperoleh citra yang diharapkan kandidat (wish image). Jangan sampai citra bayangan dan citra yang berlaku saat ini lebih dominan melekat pada diri kandidat.

Patut diwaspadai oleh para Capres dan Caleg adalah munculnya citra majemuk (multiple image). Citra ini dapat berkaitan dengan gambaran pemilih tentang partai pengusung, perilaku tim sukses, atau karena penampilan calon yang kurang meyakinkan.

Mengatasi citra majemuk, partai politik maupun para calon kadang melakukan upaya proyek pencitraan (imaging project). Hal-hal buruk yang berkaitan dengan partai maupun calon dipoles agar tampak lebih baik. Padahal pemolesan citra yang berlebihan justru akan menghasilkan pencitraan yang negatif.

Mendapatkan partai dan calon yang jujur apa adanya dalam Pemilu memang agak sulit. Semua berlomba membangun citra. Betapapun, pencitraan dalam jangka pendek akan membuat segalanya tak seindah warna aslinya. Dan dalam jangka panjang akan menghasilkan kekecewaan tak berkesudahan.[T]

Artis Nyaleg: Bentuk Nyata Pragmatisme Partai Politik
Kerabat Pejabat Menuju Gelanggang Politik
Ganjar Sah Bakal Calon Presiden : Siapa King Maker-nya? Megawati atau Jokowi?
Tags: komunikasi politikPemilu 2024PilpresPolitik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Merayakan Chairil, Membincangkan Sastra dalam Pekan Sastra Saraswati 2023

Next Post

Cerita Tokoh Bukan Fiksi: Dari Juru Parkir Sampai Petugas Air, dari Sopir Ambulance Sampai Petugas Perbaikan Penerang Jalan | Catatan Tatkala May May May 2023

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Cerita Tokoh Bukan Fiksi: Dari Juru Parkir Sampai Petugas Air, dari Sopir Ambulance Sampai Petugas Perbaikan Penerang Jalan | Catatan Tatkala May May May 2023

Cerita Tokoh Bukan Fiksi: Dari Juru Parkir Sampai Petugas Air, dari Sopir Ambulance Sampai Petugas Perbaikan Penerang Jalan | Catatan Tatkala May May May 2023

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co