14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Inovasi Seorang Guru: Menyulap Materi Pelajaran Sebagai Metode Refleksi Pembelajaran

I Kadek Susila Priangga by I Kadek Susila Priangga
April 17, 2023
in Esai
Inovasi Seorang Guru: Menyulap Materi Pelajaran Sebagai Metode Refleksi Pembelajaran

Komik karya siswa | Dok. Penulis

REFLEKSI PEMBEJARAN adalah salah satu kegiatan pembelajaran yang mengajak peserta didik untuk memberikan timbal balik kepada guru di dalam kelas. Refleksi pembelajaran pada umumnya berupa timbal balik dalam bentuk lisan atau tulisan. Umpan balik yang diberikan dapat berupa penilaian cara mengajar guru, kehadiran guru di kelas, sampai penilaian yang diberikan guru kepada murid.

Proses ini cukup penting bagi guru, karena bermanfaat untuk memperbaiki cara mengajar guru di kelas. Hal itu juga berguna untuk mengetahui keinginan dan keluh kesah siswa dalam proses pembelajaran.

Ketika seorang guru sudah mengetahui kekurangan dan kelebihan dalam mengajar serta tahu apa keinginan siswa dalam proses pembelajaran, maka seorang guru dapat memperbaiki kekurangan tersebut dan mempertahankan kelebihan yang dimiliki.

Begitu juga ketika keinginan siswa dan keluh kesahnya diketahui, maka seorang guru dapat melakukan perbaikan agar proses pembelajaran bisa lebih baik lagi—sesuai kebutuhan siswa.

Refleksi yang dilakukan dapat terfokus ke salah satu saja, misalnya metode pembelajaran yang dilakukan guru. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui metode yang diterapkan sudah berhasil apa tidak. Siswa yang memberikan penilaian atau timbal baliknya.

Ada banyak cara untuk melakukan refleksi, dan cara yang sering dan umum dilakukan adalah memberikan secarik kertas berisi penilaian siswa. Berupa survei kepuasan siswa tehadap proses pembelajaran yang telah berlangsung.

Bisa juga dengan menanyakan langsung kepada siswa, dan siswa melakukan timbal balik secara langsung dengan guru yang bersangkutan. Banyak guru sudah melakukan proses refleksi dengan cara-cara yang baru. Baik dengan game maupun cara baru yang menarik dan baru bagi siswa.

Karena tidak semua siswa dapat memberikan komentar langsung dalam menilai proses pembelajaran yang telah berlangsung. Dengan cara-cara yang baru, memberikan kemudahan dan lebih membuat siswa merasa lebih nyaman memberikan pendapatnya terhadap guru dalam memberikan pembelajaran di kelas.

Dalam pelajaran seni budaya, misalnya, dapat memanfaatkan materi pembelajaran sebagai cara merefleksi pembelajaran. Pada materi komik di kelas VIII, dapat digunakansebagai media untuk merefleksi pembelajaran yang telah dilakukan.

Salah satu contohnya adalah membuat komik dengan tema pembelajaran seni budaya yang telah berlangsung. Siswa diberikan kebebasan mengekspresikan diri melalui karya seni komik.

Komik merupakan media mengekspresikan ide untuk menyampaikan informasi dengan cerita bergambar. Dikombinasikan dengan teks percakapan antar karakter. Terdapat karakter yang seolah-oleh bercerita melalui dialog di dalam komik. Dengan tujuan menyampaikan informasi sesuai dengan tema yang ditentukan.

Ketika guru seni budaya menginginkan proses refleksi itu terjadi dengan materi yang berlangsung saat itu, maka guru bisa memberikan tema refleksi yang akan dilakukan. Tema yang bisa diangkat bisa dengan metode pembelajaran yang diterapkan guru, proses pembelajaran secara umum, atau proses penilaian yang dilakukan guru.

Siswa akan mendapat kebebasan menyampaikan timbal balik sesuai dengan yang dirasakannya. Cara ini tentu berbeda dengan format refleksi yang umum digunakan—yang menyediakan standar nilai dari rentan 1-5 dan pertanyaan yang telah ada. Siswa seakan tidak memiliki kebebasan memberikan timbal balik yang diinginkan.

Dengan format yang sudah tersedia, pengisian yang dilakukan siswa juga kurang meyakinkan keakuratannya, karena format yang monoton dan kurang menarik serta terkesan ada patokan yang memberikan kebebasan.

Dengan format baru yang memberikan kebebasan mengekspresikan diri, siswa akan berlatih berpikir kritis. Menerapkan materi yang diberikan dan mengembangkannya ke dalam bentuk karya dengan memberikan informasi yang dirasakan siswa kepada guru selama proses pembelajaran di kelas.

Timbal balik akan sepenuhnya bisa di dapat guru, dan tentu lebih beragam dan menarik untuk di simpulkan. Bahkan timbal balik yang diberikan siswa bisa dari berbagai aspek, tidak terkurung dengan satu penilaian saja.

Semua aspek dapat dijadikan sebagai bahan memperbaiki diri, sesuai dengan penilaian siswa. Gambar yang dihadirkan siswa menandakan kemampuan menerapkan materi yang diberikan. Informasi yang ada dalam karya komik dapat menjadi acuan melakukan pembenahan cara mengajar untuk memenuhi kebutuhan siswa.

Pembaharuan seperti itu perlu dilakukan setiap guru, memberikan opsi menarik untuk kegiatan pembelajaran yang tentunya akan berpengaruh terhadap peningkatan proses belajar mengajar. Materi dapat menjadi sarana apa saja.

Ketika guru mampu memanfaatkan hal tersebut dan berinisiatif melakukan perubahan, maka sangat memungkinkan, selain menyenangkan, proses pembelajaran juga efektif. Karena guru memang di tuntut untuk terus berinovasi, baik di dalam proses pembelajaran maupun dalam proses penilaian.

Di tengah kemerdekaan saat ini, semua memang berhulu ke siswa. Seorang guru diharap dapat mengikuti kebutuhan siswa dalam proses pembelajaran—walau terdiri dari berbagai karakter dan kebutuhan masing-masing.[T]

Segarkan Pikiran Siswa di Kelas, Jangan Remehkan Kertas Gambar, Pensil dan Warna
Bukan Guru Abal-Abal

Guru Pengerak, “Transformasi dari Guru Mengajar Menjadi Guru Belajar”
Tags: esaiguruinovasipelajaran menggambarSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kadek Adi Asih, “Kartini Desa” yang Menaklukkan Tebing dengan Bonus 121 Juta

Next Post

Metode Pengemasan Vaccum Dapat Memperpanjang Masa Simpan Pedetan

I Kadek Susila Priangga

I Kadek Susila Priangga

Lahir di Karangasem. Guru seni budaya di SMPN 3 Sukasada, Buleleng, Bali

Related Posts

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails
Next Post
Metode Pengemasan Vaccum Dapat Memperpanjang Masa Simpan Pedetan

Metode Pengemasan Vaccum Dapat Memperpanjang Masa Simpan Pedetan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co