14 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Libur Hari Jumat

Jaswanto by Jaswanto
March 7, 2023
in Esai
Libur Hari Jumat

tatkala.co

AWAL 2000-an, saya pernah merasa sangat jengkel dan iri (dengki) sampai ujung rambut. Sisi antagonis itu seolah memenuhi ruang hati saya yang sempit—dan dengan begitu membuat dada saya terasa sesak.

Sebabnya hanya satu: saya sekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) (yang liburnya di hari Jumat.)

Bagi orangtua yang sholeh (tahu agama), hari Jumat, selain dianggap keramat, juga diyakini membawa berbungkus-bungkus keberkahan. (Belakangan saya tahu, dalam kepercayaan Islam, Adam diciptakan, dimasukkan dan dikeluarkan dari surga, sampai datangnya kiamat, semua itu, terjadi di hari Jumat.)

Tetapi begini, pengetahuan itu gelap bagi seorang anak kelas tiga MI seperti saya. Bagi saya, hari yang diyakini dikabulkannya do’a-do’a itu, justru saya anggap sebagai “kutukan”. Tunggu, jangan emosi dulu! Begini ceritanya–dan ini ada hubungannya dengan teknologi ciptaan orang Skot itu.

Pada akhir ’90-an, Dusun Karang Binangun (dusun tempat ari-ari saya ditanam) heboh karena segelintir warganya mampu membeli penemuan bernama TV (tipi, lidah orang kampung saya menyebut). Di dekat rumah saya, sesamar ingatan, setidaknya ada tiga rumah yang memiliki benda ajaib itu. Rumah pertama memang rumah orang kaya. (Memangnya orang Karang Binangun macam apa yang menganggap kalau Mbah Paji itu orang miskin?). Zaman itu, rumah Mbah Paji–yang besar itu–sudah berlantai semen.

Bagi kami orang tegalan miskin pelosok, rumah tua dengan dinding kayu kokoh dan lantai semen mengkilat itu adalah kemustahilan. (Hanya karena rumah ini orang Karang Binangun terpaksa dan mau membasuh kakinya yang busuk dan pecah-pecah dan memakai terompah.) Dan rumah ini semakin membuat iler kami dlewer sampai lutut setelah benda kotak berisi macam-macam itu nongkrong, bertengger dengan gagah, mewah, angkuh, menantang, di meja tua di ujung ruang tamunya.

Tetapi Mak Resmi bukan orang kaya. Tapi kenyataannya rumahnyalah yang akan saya sebut selanjutnya. Ia dan suaminya berprofesi sebagai buruh migran di kota (yang tak jelas saya ketahui tepatnya di mana). Dan oleh karena itu, ia bisa sedikit mendongakkan kepala karena mampu menaruh TV di rumahnya yang berlantai tanah merah dengan seumbruk rayap di sudut-sudutnya. Sedangkan rumah ketiga, penemuan abad ke-20 yang oleh Mahfud Ikhwan dibilang “penemuan paling disesali ini” mendarat mulus di rumah pemiliki warung kelontong serba ada: Mbah Is.

Dan benar. Karena teknologi inilah, saya menjadi jengkel dan dengki kepada teman-teman saya yang sekolah di sekolah negeri (yang libur di hari Minggu.)

Selanjutnya, layar TV, dalam bilik memori saya, adalah TV milik Sholeh, milik Pak Towi, milik Mbok Kur, milik Mak Mi, dst..

***

Semenjak TV masuk kampung kami, (hampir) setiap malam kampung selalu rame. Anak-anak kecil yang sebelumnya segera ngumpet di balik punggung ibunya sejak sandikala, hampir pukul 9 masih asyik bergerombol bersama biang-biangnya di depan benda menyala dengan dunia mungil di dalamnya itu.

Dengan begitu, secara otomatis, beberapa anak menjadi (sangat) berani pada malam hari. Seolah hantu yang ngendog di gerumbul-gerumbul sintru, di atas pohon kelapa, di pojok jamban tua Mbah Siyan, di bekas rumah pasung Mbah Pasih, dalam bayangan saya, lenyap dengan ratapan yang menyedihkan. (Jika memang benar sungguh malang hantu-hantu itu.)

Ya, siapa yang tahan untuk tidak ikut nimbrung–dan rasan-rasan tetangga–sambil menonton sinetron kolosal macam ‘Tutur Tinular’, ‘Misteri Gunung Merapi’, atau film-film Barry Prima (Jaka Sembung dan Dewi Samudra, Prabu Anglingdarma II: Pemberontakan Batik Madrim,  Tarzan Raja Rimba dst..) atau film impor dari India, Mandarin, hingga Amerika itu secara gratis. (Mengenai film India saya sarankan Anda untuk membaca tulisan-tulisan Mahfud Ikhwan di blog pribadinya yang sangat “nehi”: dushman duniya ka atau di dalam bukunya Aku dan Film India Melawan Dunia [1 dan 2].)

Sebelum TV masuk kampung kami, kata bapak, beberapa orang bahkan nekat jalan kaki dari Karang Binangun, lewat pematang, nyeberang kali jobak (yang tidak ada jembatannya dan terkenal mitos Nyi Blorongnya itu), tembus SDN Margorejo, lurus ke timur menuju lapangan Margomulyo hanya untuk menonton film Barry Prima di layar tancap–itupun bayar. (Baru membayangkannya saja saya sudah dehidrasi.)

Sedangkan TV, yang menyediakan film-film dari yang ketengan sampai yang kutangan, penonton tanpa dipungut biaya seringgit pun.

Waktu itu, sudah barang pasti TV menjadi hiburan berkelas–dan penting–bagi kampung yang penuh stereotipe seperti Karang Binangun. Pasalnya, selain radio, wayang, ketoprak dan ludruk, hiburan kampung yang terisolasi ini hanya tayuban (dengan bintang sindirnya (penari) yang fenomenal, Endang Mursiah─rockstar tayub tahun ’90an—yang kemudian dilanjutkan oleh generasi selanjutnya: Wantikah, Yaya, dan Barsih.). “Budaya massa yang bagi kalangan Islam modernis dijadikan sebagai anasir yang mesti disingkirkan,” kata Mahdud Ikhwan.

Belum selesai dengan euforia  televisi, Karang Binangun kebanjiran teknologi bernama Digital Video Disc (DVD). Berkeping-keping cakram padat (CD) berisi film, lagu dangdut koplo, pop Melayu, ceramah agama (pengajian), langen tayub, banyolan Cak Supali dkk, dan pelawak Kirun dan Bagio.

Di Pasar Sapi (hewan) Kerek (yang menurut bisik-bisik juga dipakai sebagai tempat prostitusi pinggiran pematang sawah), setiap hari Senin, Anda akan dengan mudah mendapatkan kaset-kaset (orang kampung saya menyebut) bajakan lagu-lagu pop Melayu, film, hingga lagu dangdut koplo Pantura dari Om Palapa, Monata, hingga Sera seharga nasi pecel lengkap dengan paha ayam dan telur dadar.

TV, bukan hanya orang dewasa, anak-anak kecil juga tersihir oleh teknologi yang sampai hari ini masih kami bingungkan itu.

Dan Mahfud Ikhwan benar, bahwa televisi adalah bioskop, taman kota, pasar malam, kebun binatang, dan nyaris apa pun hal menyenangkan yang berhak didapatkan oleh seorang anak kecil. Bahkan, kata Mahfud, nyinyiran Neil Postman tentang televisi yang menganggap, untuk tradisi literasi, televisi gunanya hanya dua, yaitu jadi lampu cadangan jika lampu belajarmu mati dan jadi rak tambahan jika rak bukumu penuh, tak kuasa membuat anak-anak Karang Binangun membenci televisi.

Hari-hari anak Karang Binangun semakin berwarna setelah film-film kartun (kebanyakan dari Jepang dan Amerika) menghiasi layar kaca awal 2000-an. Sekali lagi, seperti kata Mahfud, Postman, orang Amerika nyinyir itu, pasti tak tahu apa-apa tentang hubungan rumit seorang bocah dengan benda yang sangat dibutuhkannya namun tak pernah berani dipikirkan untuk termiliki itu.

Film-film kartun juga jagoan seperti Satria Baja Hitam, Ultramen, film-film kungfu Jackie Chan, Bruce Lee, dan film-film Mandarin ketengan lainnya, termasuk film absurd Stephen Chow, kami lahap dengan mata berbinar. (Saya tahu film-film Hollywood busuk dan kungfu Hongkong ketengan dari Pakde Ngatim.)

Tetapi, yang bikin ngenes, hiburan yang selalu berasosiasi dengan frasa atau kata “kesempatan langka”, “mumpung”, “selagi nonton”, itu, hampir selalu diputar pada hari Minggu pagi.

Saya yang sekolah di sekolah NU sejak MI hingga MA selalu mendapat libur hari Jumat. Tapi libur Jumat tak pernah terasa benar-benar libur. Itulah kenapa, dulu saya selalu memendam iri dan jenggel kepada teman-teman yang sekolah negeri yang menikmati libur Minggu yang total dan lapang.

Dan ini yang membuat harga diri saya menjadi gedibal, saya selalu mendapat bully karena tak pernah menonton film anak yang diputar di hari Minggu. Teman-teman saya menganggap saya ketinggalan zaman.

Begitulah ceritanya, TV, dan pengalaman bersamanya, separoh kenangan saya di masa kecil adalah film-film yang terpotong, tak diketahui ending-nya. Dan itu, karena saya libur di hari Jumat—yang bagi orangtua yang sholeh (tahu agama), dianggap keramat, juga diyakini membawa berbungkus-bungkus keberkahan. [T]

Diki Wahyudi | Sarjana Hukum Undiksha Sukses dengan “Tiktok Sarjana Hukum” untuk Indonesia
Dari Puisi, Riki Dhamparan Putra Berdiang di Perapian Buya Syafii
Cerita Kecil dari Liburan di Bondowoso: Dari Bukit Arak-arak Hingga Situs Glingseran
Tags: bioskopfilmfilm kartuntelevisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Purnami dan Diva, Siswi SMPN 3 Sukasada, Juara Olimpiade Tingkat Nasional – Berawal dari Medsos

Next Post

Bawaslu dan Pers Sama-sama Berperan dalam Pengawasan

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Merdeka: Dari Pekik ke Pengabdian

by Ahmad Sihabudin
August 14, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

TUJUH Belas Agustus selalu datang dengan warna merah putih, upacara, lomba, pidato, lagu-lagu perjuangan, dan pekik Merdeka! Tahun ini kita...

Read moreDetails

Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   

by I Nyoman Tingkat
August 13, 2026
0
Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   

PROGRAM Duta SMA pada 2026 telah memasuki Angkatan ke-5 sejak dimulai pada 2022. Program ini menjadi program prioritas Kemendikdasmen  yang...

Read moreDetails

Nak Badung, Nak Desa, Nak Dimel   

by I Nyoman Tingkat
August 12, 2026
0
Nak Badung, Nak Desa, Nak Dimel   

PEMERINTAH Kabupaten Badung resmi meluncurkan beasiswa motivasi Nak Badung mulai Tahun 2026. Beasiswa ini diniatkan untuk meringankan biaya bagi siswa...

Read moreDetails

International Youth Day, Menemukan Potensi dan Menjadi Orisinal

by Agung Sudarsa
August 12, 2026
0
International Youth Day, Menemukan Potensi dan Menjadi Orisinal

Dari Gagasan Perdamaian Menuju International Youth Day Setiap 12 Agustus dunia memperingati International Youth Day. Hari ini mungkin tampak seperti...

Read moreDetails

Dari Bahasa Bali ke Personal Branding: Fungsi Bahasa Bali dalam Konstruksi Identitas Konten Kreator Bali Di Ruang Digital

by I Ketut Suar Adnyana
August 12, 2026
0
Dari Bahasa Bali ke Personal Branding: Fungsi Bahasa Bali dalam Konstruksi Identitas Konten Kreator Bali Di Ruang Digital

PERKEMBANGAN media sosial telah mengubah cara bahasa digunakan, diproduksi, dan diberi makna dalam kehidupan sosial. Bahasa tidak lagi hanya digunakan...

Read moreDetails

Generasi 81: Merdeka dari Apa?

by Chusmeru
August 12, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

TAHUN ini Indonesia merayakan 81 tahun kemerdekaan. Bukan hanya yang lanjut usia, kaum milenial, Gen Z, dan Alpha yang juga...

Read moreDetails

Perang versus Kemanusiaan: Sebuah Ironi

by Ni Made Ratminingsih
August 11, 2026
0
Merah Putih: Simbol Identitas dan Realitas

DALAM ajaran Hindu, abad ini termasuk zaman Kali Yuga, yakni zaman yang dipenuhi kegelapan, kemerosotan moral, dan konflik. Zaman kegelapan...

Read moreDetails

Kemerdekaan yang Belum Selesai ——Refleksi Menyambut 81 Tahun Indonesia Merdeka

by Agung Sudarsa
August 11, 2026
0
Kemerdekaan yang Belum Selesai ——Refleksi Menyambut 81 Tahun Indonesia Merdeka

"Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai...

Read moreDetails

Manusia Bukan Unggahan Terakhirnya

by Angga Wijaya
August 11, 2026
0
Telenovela

SETIAP kali saya mengunggah tulisan yang agak muram di media sosial, ada saja saudara atau kerabat yang kemudian mengirim pesan...

Read moreDetails

Rumah Dikontrakkan Bernama Indonesia [Renungan Hari Veteran Nasional]

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

ADA pepatah yang mulai usang, "hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri, baik jua di negeri sendiri". ...

Read moreDetails
Next Post
Bawaslu dan Pers Sama-sama Berperan dalam Pengawasan

Bawaslu dan Pers Sama-sama Berperan dalam Pengawasan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik
Esai

Merdeka: Dari Pekik ke Pengabdian

TUJUH Belas Agustus selalu datang dengan warna merah putih, upacara, lomba, pidato, lagu-lagu perjuangan, dan pekik Merdeka! Tahun ini kita...

by Ahmad Sihabudin
August 14, 2026
Kekuatan Warna, I Wayan Santrayana dan I Wayan Gede Budayana
Ulas Rupa

Kekuatan Warna, I Wayan Santrayana dan I Wayan Gede Budayana

MASIH berlanjut soal pameran The Power of Colours , perhelatan ini berlangsung 25 hingga 31 Agustus mendatang. Pameran digelar  di...

by Hartanto
August 13, 2026
Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   
Esai

Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   

PROGRAM Duta SMA pada 2026 telah memasuki Angkatan ke-5 sejak dimulai pada 2022. Program ini menjadi program prioritas Kemendikdasmen  yang...

by I Nyoman Tingkat
August 13, 2026
Filosofi Sabun Ala Umar Haen: Semakin Dikucek, Semakin Perih
Ulas Musik

Filosofi Sabun Ala Umar Haen: Semakin Dikucek, Semakin Perih

“Mitos tentang Jogja, hantui orang tua lepas anaknya jadi mahasiswa.” PERKENALAN pertamaku dengan Umar Haen adalah pada lagu “Di Jogja...

by Mahesa Putra
August 13, 2026
Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 dan Cerita Empat Dekade Jazz di Balik ‘The Story of White Piano’
Panggung

Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 dan Cerita Empat Dekade Jazz di Balik ‘The Story of White Piano’

MALAM di Subak Stage, Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026, berjalan dalam suasana tenang ketika Dodot Trio mulai memainkan...

by Dede Putra Wiguna
August 13, 2026
Sekali Lagi tentang Dirgahayu
Bahasa

Sekali Lagi tentang Dirgahayu

SETIAP menjelang bulan Agustus, ruang publik kita dipenuhi oleh baliho, spanduk, dan ucapan digital dengan berbagai variasi kalimat selamat hari...

by I Made Sudiana
August 13, 2026
Nak Badung, Nak Desa, Nak Dimel   
Esai

Nak Badung, Nak Desa, Nak Dimel   

PEMERINTAH Kabupaten Badung resmi meluncurkan beasiswa motivasi Nak Badung mulai Tahun 2026. Beasiswa ini diniatkan untuk meringankan biaya bagi siswa...

by I Nyoman Tingkat
August 12, 2026
International Youth Day, Menemukan Potensi dan Menjadi Orisinal
Esai

International Youth Day, Menemukan Potensi dan Menjadi Orisinal

Dari Gagasan Perdamaian Menuju International Youth Day Setiap 12 Agustus dunia memperingati International Youth Day. Hari ini mungkin tampak seperti...

by Agung Sudarsa
August 12, 2026
“Janda Metaksu”: Menyoal Tubuh Janda dalam Mitos “Perempuan Penggoda”
Opini

“Janda Metaksu”: Menyoal Tubuh Janda dalam Mitos “Perempuan Penggoda”

ADA hasil percakapan yang masih mengusik ingatan penulis sampai saat ini, ketika 5 tahun yang lalu bercakap dalam suatu wawancara...

by Luh Putu Sendratari
August 12, 2026
Penguatan Kesadaran Kesehatan Mental Berbasis Digital bagi Pendukung Sebaya Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kota Denpasar
Kesehatan

Penguatan Kesadaran Kesehatan Mental Berbasis Digital bagi Pendukung Sebaya Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kota Denpasar

Saat Pendukung Sebaya Juga Butuh Didukung DI sebuah ruangan sederhana di Kota Denpasar, lima belas orang duduk melingkar. Mereka bukan...

by tatkala
August 12, 2026
Dari Rarud Batur Menuju Rena: Merawat Ingatan, Merayakan Kebangkitan
Panggung

Dari Rarud Batur Menuju Rena: Merawat Ingatan, Merayakan Kebangkitan

"Seratus tahun setelah Rarud Batur, sebuah karya intermedium membawa kembali ingatan tentang kehidupan, bencana, pengungsian, dan kebangkitan masyarakat Batur ke...

by AA Ayu Mayun Artati
August 12, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Larangan Alih Fungsi Sawah: Tegas di Atas Kertas, Longgar di Lapangan?

PEMERINTAH sedang berada di persimpangan yang tidak sederhana. Pembangunan tanpa merusak alam. Di satu sisi, negara harus menjaga lahan sawah...

by I Made Pria Dharsana
August 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co