2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Hari Raya Saraswati dan Pendidikan Kita Hari Ini

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
October 28, 2022
in Esai
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

dr. Ketut Putra Sedana

Hari Raya Saraswati yang datang setiap 6 bulan sekali berdasar perhitungan kalender Bali (210 hari), atau pada Saniscara Umanis Watugunung hari raya ini sangat penting bagi umat Hindu. Tahun 2022 ini Hari Raya Saraswati jatuh pada  22 Oktober 2022.

Hari raya ini sangat penting bagi umat Hindu, karena dalam agamaHindu, Hari Saraswati merupakan hari turunnya ilmu pengetahuan sekaligus penghormatan terhadap dewi pengetahuan yaitu Dewi Saraswati.

Secara etimologi kata Saraswati berasal dari kata “Saras” yang memiliki arti mata air, terus menerus mengalir tidak pernah habis, dan “Wati” berarti yang memiliki.

Jadi, Dewi Saraswati memiliki arti Dewi yang memiliki pengetahuan yang tidak pernah habis. Dewi Saraswati merupakan Dewi yang menurunkan ilmu pengetahuan kepada manusia yang berguna bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara dalam menjalani kehidupan.

Ini menunjukkan bahwa begitu tingginya penghargaan Agama Hindu terhadap ilmu pengetahuan, dan ilmu pengetahuan itu justru disucikan. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pun ilmu pengetahuan menjadi pondasi dasar yang dapat memajukan negara dan kemudian tentu saja mensejahterakan umat manusia.

Dalam UUD 45 ditegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab mencerdaskan kehidupan bangsa, tentunya melalui pendidikan yang tidak terpisahkan dengan ilmu pengetahuan itu, bahkan pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pendidikan sangat besar, yakni 20%, dengan maksud menciptakan rasa keadilan dalam pendidikan untuk masyarakat.

Dengan anggaran dan perhatian pemerintah yang sangat besar terhadap dunia pendidikan, tapi justru kita sering mendengar dari masyarakat bahwa pendidikan itu sangat mahal, bahkan penulis sendiripun merasakan seperti itu.

Saya sampai berpikir, kalau saya bersekolah pada jaman sekarang, bisa dipastikan tidak mungkin bisa sekolah di fakultas kedokteran, apalagi jadi dokter spesialis. Ini melihat kondisi orang tua saya yang hanya seorang guru setingkat SLTP, apalagi saudara saya banyak,  dan ibu yang tidak bekerja.

Sehingga tidak berlebihan dikatakan oleh masyarakat bahwa pendidikan hanya dimiliki dan dikuasai oleh orang yang mampu atau orang kaya, sementara yang kurang mampu yang punya harapan untuk mewujudkan cita-citanya akan tetap menjadi cita-cita saja, tanpa pernah terwujud.

Sementara sekolah yang ada, khususnya sekolah kejuruan, dan perguruan tinggi, di satu sisi berlomba-lomba mendapatkan siswa dan mahasiswa sebanyak-banyaknya, tapi tidak dibarengi dengan penciptaan lapangan pekerjaan. Sehingga sekolah akan melahirkan lebih banyak pengangguran-pengangguran intlektual. Ini adalah kondisi riil yang kita lihat di masyarakat.

Saya masih ingat pesan orang tua, “Hanya dengan belajar kamu bisa mengubah nasib”. Ini pesan yang selalu saya ingat dan selalu saya pakai sebagai pedoman hidup, betapa pentingnya arti pendidikan itu untuk kehidupan kita. Dan saya yakin semuanya akan sependapat dengan hal itu.

Mengingat mahalnya pendidikan saat ini serta susahnya lapangan pekerjaan setelah menamatkan sekolahnya, tentunya ini menjadi masalah kita bersama saat ini.

Di samping itu, ddunia pendidikan kita masih perlu banyak pembenahan, khususnya dalam budaya membaca dan menulis. Budaya membaca dan menulis merupakan bagian yang sangat penting dalam pendidikan.

Berdasarkan survey yang dilakukan PISA (Program For International Student Asessment) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) tahun 2019, tingkat literasi Indonesia menempati posisi 62 dari 70 negara di dunia yang menjadi target survey.

Untuk memajukan dunia pendidikan tentunya tidak bisa dipisahkan dengan budaya literasi tersebut. Terhadap permasalahan ini, sudah pasti pemangku kebijakan memiliki strategi dan inovasi dengan menciptakan tempat, waktu dan sarana sehingga membaca dan menulis itu menjadi hal yang sangat menyenangkan, dan akan berubah menjadi kebiasaan yang berakhir menjadi sebuah budaya.

Masalah pendidikan ini bukan semata tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama termasuk komunitas yang terkecil yaitu keluarga. Seperti pernyataan, “Sekolah pertama anak ada dalam kandungan ibunya, dan guru pertama adalah ibunya”.

Di sinilah peran keluarga, dalam hal ini si ibu, sangat penting sekali untuk mempersiapkan kuaalitas anak sedini mungkin semenjak dalam kandungan, karena sejatinya apa yang dipikirkan, dirasakan, diucapkan dan dilakukan ibunya direkam oleh anak yang ada dalam kandungan.

Perraaan ibu  sangaaat peenting sehingga si anak nantinya bisa memiliki kesenangan dengan dunia literasi.  Untuk itulah, saat ibu hamil untuk membiasakan dirinya berprilaku yang baik, positif seperti membiasakan untuk membaca apa saja yang positif, ya artikel, koran, buku dan sebagaiinyaa.

Dan kebiasaan-kebiasaan ini tentunya akan bisa menginisiasi anak yang masih dalam kandungan sehingga kelak kalau sudah lahir maka anak tersebut akan memiliki kesukaan membaca, dan tentunya ke depannya  membaca akan menjadi sebuah kebiasaan bahkan menjadi budaya membaca di keluarga itu.

Ki Hajar Dewantoro menyatakan, “Di mana pun kamu berada itulah sekolahmu, dan ketemu sama siapapun  itulah gurumu.” Ini memiliki makna yang sangat dalam yang perlu dimaknai bersama, bahwa kita tidak pernah berhenti untuk sama-sama belajar, seperti simbul ganitri pada Dewi Saraswati yang bermakna tidak pernah putus kita untuk belajar di mana pun kita berada. [T]

Bersatu Kita Lahir, Bersatu Kita Hidup
Mari Memandang Pencoretan Bandara Bali Utara dengan Perspektif Lain
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran
Tags: Dewi SaraswatiDokter CaputHari SaraswatikesehatanPendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

White Building : Potret Keruntuhan

Next Post

Kain Tenun Karya Siswa SMAN 3 Singaraja Pamer di Presidensi G20

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Akrab dipanggil Dokter Caput. Ia adalah dokter spesialis kandungan yang mengelola klinik bersalin Permata Bunda, Singaraja, Bali. Ia juga dosen di Stikes Buleleng.

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Kain Tenun Karya Siswa SMAN 3 Singaraja Pamer di Presidensi G20

Kain Tenun Karya Siswa SMAN 3 Singaraja Pamer di Presidensi G20

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co