24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Help!” dari Teater Tanah Air: Mari Bantu Anak-anak Menyelamatkan Bulan

tatkala by tatkala
October 12, 2022
in Panggung
“Help!” dari Teater Tanah Air: Mari Bantu Anak-anak Menyelamatkan Bulan

Pementasan Teater Tanah Air di Taman Budaya Denpasar serangkaian Festival Seni Bali Jani IV tahun 2022

Penampilan Teater Tanah Air yang diasuh Jose Rizal Manua memberi warna ceria pada perhelatan Festival Seni Bali Jani IV di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Bali, Selasa malam, 11 Oktober 2022.

Ceria, bukan hanya karena teater ini menampilkan pemain anak-anak, melainkan karena anak-anak yang bermain di atas panggung itu benar-benar berlaku seperti air. Seperti air yang baru saja keluar dari mata air: Jernih dan alami dengan suara gemericik yang segar dan murni,  sehingga kegembiraan, kesedihan, ketegangan, juga adalah kegembiraan, kesedihan dan ketegangan khas anak-anak.

Naskah “Help!” yang ditulis Putu Wijaya ini memang bisa dimainkan dengan gaya apa saja. Namun Jose Rizal Manua memainkan dengan gaya bermain. Permainan khas anak-anak, permainan visual, permainan panggung.

“Help!” bercerita tentang dua robot jahat menembak bulan. Dua robot itu juga menculik seorang anak. Anak-anak melakukan upaya menyelamatkan bulan. Mereka pantang menyerah. Robot itu  mengurung anak-anak dalam selubung transparan. Namun, dengan semangat persatuan dan cinta tanah air, mereka bisa bebas. Lalu dengan gotong royong mereka menyatukan kekuatan, sehingga robot jahat itu bisa mereka kalahkan. Bulan pun kembali bersinar terang.

Jose Rizal Manua sebagai sutradara sangat sadar dengan kekuatan anak-anak. Anak-anak diberi busana penuh warna. Panggung pun jadi penuh warna. Satu anak menjadi pemimpin, anak-anak lain mengikuti dalam arena permainan yang menyenangkan. Riang dan juga lucu.

Salah satu adegan robot jahat menembak bulan dan menculik anak-anak

Mereka menari dan menyanyi bersuka ria menolak segala kekerasan dan perang yang dapat menghancurkan kedamaian dunia. Suasana pertunjukan menjadi sangat akrab, ketika salah satu anak mengajak penonton meluncurkan kapal terbang dari kertas yang sebelumnya sudah ditaruh di tempat duduk penonton.

Dari adegan “menerbangkan kapal kertas” itu bisa ditarik semacam pesan, “Ayo, bantulah anak-anak menyelamatkan bulan!”

Jadi, orang dewasa sebaiknya membantu anak-anak untuk tetap menjadi anak-anak. Jangan dipaksa mereka menjadi dewasa sebelum waktunya.  Jika harus mengikuti permintaan anak-anak, ya, ikuti saja.

Bisa dibayangkan betapa dekat pemain anak-anak itu dengan Jose Rizal Manua, sang sutradara. Jika tak dekat, misalnya anak-anak itu dicomot begitu saja tanpa dikenal dengan baik terlebih dulu, maka tak mungkin anak-anak itu bisa begitu natural di atas panggung. Tentu karena Jose Rizal Manua, tanpa perlu konfirmasi lagi, melakukan proses pendekatan yang panjang dengan anak-anak.

Di halaman facebook milik Jose Rizal Manua, terlihat betapa Jose Rizal begitu akrab dengan anak-anak di luar panggung. Ia mengajak anak-anak bermain dan berwisata ke sejumlah obyek di Bali, seperti di Desa Penglipuran. Kelompok teater yang anggotanya sama-sama orang dewasa, bermain ke obyek wisata mungkin bukan cara yang menarik dipilih untuk melakukan pendekatan sesama pemain.

Penampilananak-anak asuhan Jose Rizal Manua memang mempesona di atas panggung. Para pemeran bergerak lincah menari-nari di permukaan layar yang bergerak dinamis. Ekspresi gembira didukung permainan cahaya serta dipadu dengan video yang ditembakkan ke layar putih menambah suasana indah. Terkadang memperlihatkan bulan purnama, keelokan alam dan budaya Tanah Air, alam semesta, angkasa luar hingga isi pesawat antariksa.

Adegan demi adegan dibangun dengan gaya khas anak-anak. Bagaimana anak-anak merasa kehilangan, bagaimana mereka menyikapi kehilangan itu, seakan mampu menarik penonton untuk tetap ditarik pada situasi anak-anak.

Jose Rizal Manua mengatakan, meski Teater Tanah Air sudah biasa pentas di banyak tempat, termasuk  di luar negeri. Tampil di Bali tentuber beda dengan penampilan sebelumnya di tempat lain. Naskahnya sama karya Putu Wijaya, namun dalam penampilan kali ini lebih mengutamakan unsur-unsur air, baik dalam bentuk pantomim ataupun visual film.

 “Tema air dieksplor dalam visual ada pantomim supaya tidak verbal yang tak hanya bicara tenntang air. Secara simbolis dan segala astistitk semua diperhitungkan. Maka itu, ada anak kecil yang umur lima tahun mendongeng tentang air,” katanya,

Para pemain anak-anak itu juga berganti-ganti. Anak-anak yang sudah pernah tampil di Jerman lalu diganti untuk pentas di Jepang, lalu diganti lagi untuk pentas di Bali. Pemain-pemain baru selalu ada.

Jose Rizal Manua selalu merekrut anak-anak baru, sehingga pengalamannya bisa berganti-ganti secara estafet, dan tak hanya itu-itu saja.  Dan memang itulah tujuan utama Teater Tanah Air.

“Sekarang ini, kami melibatkan anak umur dua tahun sampai umur 16 tahun. Saya selalu ingin menyuguhkan pertunjukan yang lain khusus untuk anak-anak,” kata Jose.

Keceriaan anak-anak Tetaer Tanah Air bermain di atas panggung

Pementasan ini, kata Jose, bicara tentang gotong-royong, tentang cinta tanah air, tentang menolak perang, jadi anak-anak menolak perang dengan menari. Artinya, dari pada berperang lebih baik menari.

“Sebut saja Perang di Rusia dengan Ukraina, kita sedih sekali melihat peristiwa seperti itu. Semua itu akan menghancur tujuan sebuah negara, peradaban, kebudayaan karena mengumbar ego. Pesan itulah yang ditawarkan di pertunjukan ini,” ujar Jose Rizal Manua. [T][Ole]

“The Water Soul“ dari Dekgeh Dance Art Community: Kisah Air Mengalir dalam Tubuh Penari
Sejarah Indonesia Modern Sekali Klik — Catatan Mengalami Peristiwa Hal-19: Wajah Pecah Sejarah Indonesia Modern oleh Kalanari Theatre Movement
Tags: Festival Seni Bali JaniFestival Seni Bali Jani 2022Jose Rizal ManuaTeaterTeater Tanah Air
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“The Water Soul“ dari Dekgeh Dance Art Community: Kisah Air Mengalir dalam Tubuh Penari

Next Post

Pesona Pemain Timnas di Turnamen Bola Voli Tajun Cup III dan Dampaknya Bagi Buleleng

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
0
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

Read moreDetails

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails
Next Post
Pesona Pemain Timnas di Turnamen Bola Voli Tajun Cup III dan Dampaknya Bagi Buleleng

Pesona Pemain Timnas di Turnamen Bola Voli Tajun Cup III dan Dampaknya Bagi Buleleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co