3 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Festival Mendongeng Mahima se-Indonesia: Juaranya Dari Jambi, Ungaran, Palembang dan Bali

tatkala by tatkala
October 5, 2022
in Budaya
Festival Mendongeng Mahima se-Indonesia: Juaranya Dari Jambi, Ungaran, Palembang dan Bali

Para juara dalam Festival Mendongeng Mahima se-Indonesia 2022 | Foto-foto: Komunitas Mahima

Lomba Mendongeng Mahima se-Indonesia 2022 serangkaian Festival Mendongeng Mahima diikuti 133 pendongeng dari seluruh Indonesia. Total 10 provinsi se-Indonesia yang terlibat yaitu Bali, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.

Salah satu dewan juri, Cok Sawitri menyebut bakat-bakat peserta lomba menakjubkan sehingga sangat sulit menentukan juara. Ia berharap pendongeng ini terus mengasah kemampuannya dan ia optimis Indonesia mampu melahirkan pendongeng-pendongeng hebat.

Dan inilah pemenang Lomba Mendongeng Mahima se-Indonesia;

Kategori SD

  • Juara 1 –  Hanum Aqilah – SDIT Nurul Ilmi Jambi – Kue Padamaran
  • Juara 2 –  Salsabilla Nadifa Setiawan – SD Labschool FIP UMJ (Universitas Muhammadiyah Jakarta) –  Warisan Nenek Surti
  • Juara 3 – Putu Dena Tisya Kasih Sudira – SD Negeri 1 Banyuning – Malin Kundang
  • Juara favorite (likes terbanyak) Hanum Aqilah – SDIT Nurul Ilmi Jambi dengan judul dongeng Kue Padamaran (dengan jumlah likes 527)

Kategori SMP

  • Juara 1 – Ebenhaezer Gesit Denandrya – SMP Negeri I Ungaran – judul dongeng Legenda Danau Toba
  • Juara 2 – Desak Putu Ayu Dina Candradewi – SMPN 1 Seririt – Bawang Merah Bawang Putih
  • Juara 3 – Desak Putu Firsha Anandita – SMPN 1 Singaraja – Selat Bali
  • Juara favorite (likes terbanyak) Desak Putu Firsha Anandita – SMPN 1 Singaraja – Selat Bali (dengan jumlah likes 1357)

Kategori SMA

  • Juara 1 – Vanesia Ardana Br Simamora – SMA Methodist 2 Palembang – Timun Mas
  • Juara 2 – Putu Gita Shani Mayanti – SMAN 1 Singaraja – Legenda Asal Mula Selat Bali
  • Juara 3 – I Made Satya Nandana – SMAN 3 Denpasar – Piu Tak Mau Pergi Sekolah
  • Juara Favorite (Likes terbanyak) Made Dea Vio Lantini – SMAN 1 Singaraja – Calon Arang (dengan jumlah likes 1061)

Kategori Umum

  • Juara 1 – Kadek Sathya Kori Mancika – STAHN Mpu Kuturan  – Kepi si Penyelamat Lautan
  • Juara 2 – Nyoman Dyutami Maharani  – Sekolah Bali Kiddy  – Kelinci dan Kura-Kura
  • Juara 3 – IGA A Krisna Utami – TK Lab Undiksha – Gajah dan Burung Pipit 
  • Juara Favorite (Likes terbanyak) IGA A Krisna Utami – TK Lab Undiksha – Gajah dan Burung Pipit (dengan jumlah likes 84).

Festival Mendongeng Mahima se-Indonesia 2022 ditutup 5 Oktober 2022. Selain lomba mendongeng, Festival Mendongeng Mahima juga menggelar berbagai program lain, yakni workshop mendongeng, pertunjukan mendongeng, bedah buku dongeng, bursa buku dongeng, kolaborasi komunitas dalam mendongeng, juga konser musik dan dongeng.

Para siswa, guru pembina, seniman, budayawan, aktivis literasi, komunitas seni,  maupun masyarakat umum terlibat dalam festival ini.

Nova Ruth dan Filastine

Festival ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng pada tanggal 22 September 2022, di Sasana Budaya Singaraja, dan telah mendapatkan respons dan apresiasi positif dari berbagai kalangan. Seniman dan budayawan maupun tokoh masyarakat yang turut terlibat dalam pertunjukan mendongeng di antaranya Cok Sawitri, dr. Putu Arya Nugraha, Sp.PD., Tini Wahyuni, Luh Wanda, Komunitas Cinta Kain Bali Buleleng, Komunitas Mahima dan Teater Tribaja SD Negeri 3 Banjar Jawa.

Juga penampil dari luar Bali bahkan seniman internasional Nova Ruth dan Filastine, yang berlayar keliling dunia dengan kapalnya, mendongeng sejenak di Singaraja sebelum melanjutkan perjalanannya di laut menuju berbagai penjuru dunia.

Nova Ruth tampil dalam Festival Mendongeng Mahima se-Indonesia di Singaraja, Bali | Foto: Komunitas Mahima

Nova Ruth dan Filastine berkolaborasi dengan TK Nol Kecil menampilkan kisah Arka Kinari, kapal berusia 75 tahun melintasi berbagai benua dengan misinya menyelamatkan lingkungan dan berbagi kisah inspiratif dengan musik dan cerita. Selama satu jam Nova Ruth membagikan inspirasinya dengan musik dan cerita apik soal perjalanannya yang mengagumkan.

Workshop Mendongeng

Program workshop mendongeng menghadirkan pemateri Cok Sawitri dan Luh Wanda, melibatkan siswa SD, SMP dan SMA se-Buleleng. Dalam waktu singkat mereka telah memotivasi dan menginspirasi anak-anak untuk mendongeng.

Luh Wanda sebagai pendongeng muda sebelum workshop membawakan dongeng Dadong Dauh yang mengandung unsur literasi numerasi berhitung sederhana, dimana anak-anak tanpa sadar telah belajar menghitung sambil mendengar dongeng.

Pementasan teater dongeng dari ibu-ibu di Singaraja, Bali | Foto: Komunitas Mahima

Teater dongeng anak-anak dari Komunitas Mahima Singaraja, Bali | Foto: Komunitas Mahima

Cok Sawitri juga memukau dengan dongengnya Sang Landean yang melibatkan audiens. Metode workshopnya yaitu praktik langsung mengundang anak-anak mendongeng apa saja berhasil membuat anak anak senang bercerita.

Pertunjukan teater dongeng dari Komunitas Mahima, Komunitas Cinta Kain Bali dan Teater Tribaja SD Negeri 3 Banjar Jawa. Mahima mementaskan dongeng Men Tiwas Men Sugih versi anak anak dalam dua Bahasa (Bahasa Inggris dan Indonesia) sementara Komunitas Cinta Kain Bali mementaskan Men Tiwas Men Sugih versi dewasa yang jenaka. Lalu ada Teater Tribaja yang mementaskan dongeng Timun Mas yang menggemaskan.

Penutupan Festival

Penutupan festival dilakukan secara hybrid (online dan offline), Rabu malam, 5 Oktober 2022. Penutupan akan dihadiri oleh seluruh pemenang lomba, audiens umum, meliputi seniman dan budayawan, siswa dan guru, komunitas, juga dinas terkait seperti Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng yang mendukung acara ini.

Adapun pengisi acara dalam penutupan festival ini di antaranya Nur Handayani dari Solo yang membawakan tembang Sinom dari Serat Wedatama karya pujangga Jawa Mangkunegara 4 tentang karakter manusia yang harus bijak dan bermartabat.

Ada pula seniman Nanik Indarti dari Jogja yang membawakan dongeng Kisah Abdi Dalem Difabel, juga seniman dalang I Gusti Made Aryana (Dalang Sembroli) yang membawakan Dongeng Angsa dan Kura-Kura.

Program acara bedah buku doneng dalam Festival Mendongeng se-Indonesia di Singaraja, Bali | Foto: Komunitas Mahima

Ketua Komunitas Mahima, Kadek Sonia Piscayanti sebagai penyelenggara festival mengatakan bahwa festival ini mampu membangkitkan kesadaran bersama akan pentingnya nilai-nilai dalam dongeng di kehidupan manusia, baik sebagai pembawa harapan dan sebagai inspirasi untuk hidup yang lebih baik.

Hal ini juga didukung oleh dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng yang turut mendukung festival ini sebagai upaya menumbuhsuburkan dongeng sebagai bagian dari aktivitas literasi masyarakat.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata mengatakan bahwa potensi Buleleng sangat besar di bidang seni, khususnya mendongeng.

“Perlu ada stimulasi yang baik untuk menumbuhkembangkan kesadaran mendongeng di generasi muda khususnya anak-anak di Buleleng. Dengan festival ini, semua anak bisa belajar dari nilai-nilai karakter dongeng dari seluruh nusantara,” kata Surya Bharata.  [T][Ole/*]

Sekda Suyasa: Kini Ibu dan Anak Sama-sama Mendengar Dongeng dari HP
Mengapa Kita Perlu Dongeng dan Mendongeng?
Monyet Cerdik dan Babi Hutan | Dongeng dari Jepang
Tags: dongengfestival mendongengFestival Mendongeng Mahima se-Indoneisa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Doa Bersama di Buleleng untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Next Post

Memikirkan Perempuan Bali di Tengah Budaya Patriarki

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails
Next Post
Memikirkan Perempuan Bali di Tengah Budaya Patriarki

Memikirkan Perempuan Bali di Tengah Budaya Patriarki

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co