3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kabar Sanggar Santhi Budaya dari Korea: Adu Koreografi, Jalan-jalan, Menghibur Lansia

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
September 27, 2022
in Budaya
Kabar Sanggar Santhi Budaya dari Korea: Adu Koreografi, Jalan-jalan, Menghibur Lansia

Anak-anak Sanggar Santhi budaya Singaraja di Kota Mok Po, Korea Selatan

Sebanyak 19 seniman dari Sanggar Santhi Budaya Singaraja kini berada di Korea Selatan. Mereka terdiri dari 13  penari, 5 penabuh dan seorang direktur yang memimpin rombongan.

“Kami bersukacita memperkenalkan kesenian Indonesia, khususnya Bali, lebih khusus lagi Buleleng, di Cheonan, Korea,” kata I Gusti Ngurah Eka Prasetya, pengelola Sanggar Santhi Budaya saat dihubungi lewat WA Call, Senin malam, 26 September 2022. 

Seniman dari Sanggar Santhi Budaya itu berada di Korea Selatan untuk mengikuti Cheonan International Dance Festival, 19-30 September 2022. Mereka senang-senang dengan berbagai kegiatan di Kota Cheonan dan Mok Po.

Festival itu digelar Federation International Dance Arts Festival (FIDAF). Markas FIDAF ada di Cheonan, sebuah kota propinsi di Korea Selatan.

Penampilan Sanggar Santhi Budaya Singaraja di Korea Selatan

FIDAF adalah organisasi nirlaba di bawah Unesco yang fokus menyelenggarakan festival seni tari internasional sebagai sarana diplomasi 47 negara. Salah satu anggotanya Indonesia yang diwakili Sanggar Santhi Budaya.  Sanggarnya ada di Singaraja, Buleleng, Bali, tapi kantor perwakilan Indonesia untuk FIDAF ada di Jakarta.

Apa saja yang dilakukan anak-anak Sanggar Santhi Budaya di Korea Selatan? Tentu saja menari. Tapi selain itu mereka juga memberi workshop, juga jalan-jalan.

“Dalam festival ini kami mengikuti kompetisi koreografi yang merupakan wakil Indonesia dan secara langsung juga menjadi  duta Buleleng serta Bali,” kata Eka Prasetya.

Masuknya Sanggar Santhi Budaya sebagai daftar peserta di Cheonan International Dance Festival tentu saja melewati tahap seleksi yang cukup ketat.

Santhi Budaya masuk seleksi selama setahun dari tahun 2020. Namun karena pandemi Covid-19 festival diundur hingga tahun 2022 ini. Di Cheonan ada seleksi lagi, Terdapat 6 negara yang masuk seleksi semifinal dari 47 negara.

“Dan kami dari Indonesia berhasil meraih juara kedua atau  Silver Prize dan merupakan pertama kalinya Indonesia meraih tiga  besar dalam ajang itu,” ujar Eka Prasetya dengan nada suara gembira.

Ada tiga  materi yang dibawakan  Sanggar Santhi Budaya dalam festival itu, yakni satu garapan dengan durasi  5 menit untuk parade, sebuah garapan berdurasi 5 menit dengan judul Ngeliput, dan satu garapan lagi berdurasi 10 menit dengan judul Bhinneda.

Menghibur Lansia

Selain kompetisi, anak-anak Sanggar Santhi Budaya bersenang-senang juga dengan banyak kegiatan di Korea.

“Anak-anak sanggar juga sebagai talent untuk memberikan workshop tari Bali tahap dasar kepada siswa SD di International dan Nasional School di Cheonan,” kata Eka Prasetya.

Selain itu, anak-anak sanggar juga mengikuti kompetisi funny dance.  Itu lomba yang menyenangkan. Siapa pun bisa ikut lomba menari secara bebas tanpa aturan.

Sanggar Santhi Budaya Singaraja memukau penonton di Korea Selatan

Tak lupa juga anak-anak jalan-jalan menikmati daerah Cheonan, misalnya jalan-jalan ke Everland Korea. Mereka juga jalan-jalan ke kota Mok Po. Tentu tak sekadar jalan-jalan. Anak-anak penari dan penabuh itu melakukan pembelajaran sosial dan ekonomi ke kota Mok Po, karena di situ terdapat produsen makanan laut dari Korea, juga dari dunia. Di kota Mok Po mereka sempat menghibur lansia.

Hal yang juga menyenangkan mereka, di sela-sela acara festival sempat-sempatnya mereka enonton konser SYS (penyanyi gagnam style) di pusat kota Cheonan. Mereka juga memberi materi koreografi di Sangmyung University Cheonan dan sekaligus memperkenalkan Buleleng sebagai pusat seni dan budaya di Bali.

Swadaya dan Sponsor

Eka Prasetya mengatakan, keberangkatan Sanggar Santhi Budaya ke Korea murni dari swadaya dan sponsor yang tidak mengikat. Dana swadaya dan sponsor itu digunakan untuk biaya tiket, visa serta proses keberangkatan.

“Sedangkan sesampainya di Korea semua telah ditanggung panitia dengan standar  internasional,” kata Eka Prasetya.

Selain sebagai ajang kompetisi serta promosi seni budaya dan pariwisata  pasca pandemi Covid 19, acara ini juga dapat menjadi sarana kerjasama antara Korea dan Indonesia, khususnya lagi dengan Bali dan Buleleng. Selain kerjasama di bidang seni budaya dan pariwisata dapat juga nantinya berlangsung kerjasama di bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan.

Ini kabar yang cukup menarik. Apabila Pemerintah Kabupaten Buleleng berkenan  membuat kerjasama dengan FIDAF dan Negara-negara anggotanya secara personal, juga bisa dilakukan melalui ajang festival ini.

Lalu apa manfaat ajang ini untuk anak-anak Sanggar Santhi Budaya?

Penghargaan Silver Prize untuk Sanggar Santhi Budaya dari Indonesia

Manfaat program pagelaran ke luar negeri untuk anak-anak sanggar yaitu membuka wawasan tampil di dalam dan luar negeri, belajar cross culture understanding secara langsung, meningkatkan kualitas teknis seni, dan  personal branding.

“Anak-anak juga mendapatkan sertifikat internasional yang bisa dipakai untuk mencari sekolah lewat jalur prestasi dan sebagai kebanggaan bukti pengalaman pribadi,” kata Eka Prasetya. [T]

Dan “Korean Waves” pun Menggulung Kita
Prof. Dr. I Wayan Rai S, M.A.: Etnomusikolog, Mantan Rektor, Pernah Jualan Pisang Goreng
Tags: bulelengCheonan International Dance FestivalfestivalKorea Selatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kripik Gedebong dari Kukuh Kerambitan, Gurih Higienis — ISI Denpasar Percantik Kemasannya

Next Post

Aparatur Sipil Negara di Buleleng Ditantang jadi Penulis dan Lahirkan Buku

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails

Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

by Nyoman Budarsana
May 4, 2026
0
Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

DESA Adat Batur melaksanakan upacara ngruwak sebagai langkah awal pembangunan Cihna (tanda) Titik Nol Batur Let (pusat permukiman Desa Adat...

Read moreDetails

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

by tatkala
May 1, 2026
0
Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

Read moreDetails

Pesta Kesenian Bali 2026 Angkat Isu-isu Sosial Aktual Lewat Panggung dan Seminar Seni

by Nyoman Budarsana
April 29, 2026
0
Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025

Pesona Pesta Kesenian Bali (PKB) masih memukau, dinamis dan relevan. Buktinya, pesta seni milik masyarakat Bali ini berhasil mempertahankan tradisi,...

Read moreDetails

14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

by Nyoman Budarsana
March 18, 2026
0
14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

SEBANYAK 14 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kesiman, Denpasar, mengikuti Parade Fragmentari Ogoh-ogoh pada malam pengerupukan Nyepi, Rabu (18/3/2026) malam. Selain...

Read moreDetails

2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

by tatkala
March 17, 2026
0
2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1948/tahun 2026 dilaksanakan dari tanggal 20 Maret 2026 sampai dengan...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

by tatkala
March 12, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

Rasa bangga dan syukur karena Buleleng kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan budaya dunia. Buleleng International Rhythm Festival (BIRF) ini...

Read moreDetails
Next Post
Aparatur Sipil Negara di Buleleng Ditantang jadi Penulis dan Lahirkan Buku

Aparatur Sipil Negara di Buleleng Ditantang jadi Penulis dan Lahirkan Buku

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co