23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gong Kebyar dari Tabanan Bawa “Wangsuh Peneduh”, “Hujan Kesanga”, dan Lain-lain

tatkala by tatkala
November 13, 2022
in Budaya
Gong Kebyar dari Tabanan Bawa “Wangsuh Peneduh”, “Hujan Kesanga”, dan Lain-lain

Foto: Penampilan tari dari sekaa gong kebyar Kabupaten Tabanan

Dua sekaa gong kebyar dari Kabupaten Tabanan mebarung bersama pada ajang Pesta Kesenian Bali 2022 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu (2/7/2022) malam. Keduanya mendapat sambutan meriah dari penonton yang memenuhi tribun Ardha Candra.

Dua seka gong kebyar yang tampil itu adalah Gong Kebyar Dewasa diwakili oleh Sanggar Seni Gurnita Kusuma, Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, dan Sekaa Gong Kebyar Anak-anak dari Sanggar Haridwipa Gamelan Grup, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan.

Penampilan mereka tak hentinya mendapat tepuk tangan penonton. Bahkan penampilan Duta Tabanan juga mengundang tawa penonton lantaran pelawak Sengap hadir di awal penampilan. Pelawak Sengap tentu saja penuh guyon sambil mengecek kesiapan dari kedua gong kebyar ini.

Gong Kebyar Dewasa Sanggar Seni Gurnita Kusuma menampilkan beberapa garapan malam itu. Seperti Tabuh Pat Lelambatan Kreasi “Anglelana Lamuk” yang menggambarkan Tukad Yeh Lamuk menopang kehidupan agraris masyarakat di tujuh banjar di Desa Tangguntiti.

Foto: Dua sekaa gong kebyar duta Kabupaten Buleleng di Pesta Kesenian Bali, Taman Budaya Bali

Fenomena tersebut menjadi landasan ide dalam pengorganisasian elemen musikal berdasarkan intuisi komponis, tanpa mengesampingkan gegulak lelambatan yang telah mengakar pada ansambel Gong Kebyar. Kemudian tari kreasi berjudul “Campuh” yang menggambarkan tempat pertemuan muara sungai atau pertemuan air tawar dengan air laut. Kata campuhan juga memiliki arti campuran, perpaduan, persatuan unsur-unsur yang berbeda.

“Penampilan kami kali ini mengangkat kearifan lokal yang ada di Desa Tangguntiti, di mana ada campuhan yakni pertemuan beberapa sungai yang dijadikan sumber inspirasi dalam membuat karya. Air sebagai huluning amreta, sumber kehidupan. Seperti itu pula, campuhan ini yang banyak berfungsi untuk pengairan sawah yang bermuara pada kelangsungan kehidupan pertanian, sumber kehidupan kita,” ungkap I Ketut Arya Suartika, Ketua Panitia Gong Kebyar Dewasa Sanggar Seni Gurnita Kusuma.

Garapan selanjutnya di tampilan karya tari bebarisan “Balaning Amreta” yang bermakna pemaknaan ritual sebagai dasar wujud syukur kesucian Tuhan dengan berlandaskan air sebagai saksi pengabdian dan cinta kasih.

Karya ini terinspirasi dari tradisi mendak toya sebagai wujud syukur masyarakat pertanian atau subak atas karunia yang dilimpahkan oleh Tuhan. Penata merepresentasikankan ide tersebut ke dalam wujud karya tari bebarisan yang memiliki karakter gagah, sigap dan cekatan dengan judul “Bala Amreta”.

Arya Suartika mengungkapkan, untuk proses kreatif penggarapan karya sudah dimulai sejak akhir Januari 2022. Sanggar Seni Gurnita Kusuma ini sejatinya akan mewakili Tabanan ke PKB tahun 2020. Namun hal itu tertunda karena covid-19 dan baru tahun ini bisa tampil.

Vakum selama dua tahun lebih tak membuat para pembina kesulitan dalam melatih ulang. “Proses kreatifnya tidak terlalu menemui kendala. Kebetulan ini sudah diregenerasi dan mereka sudah punya basicnya. Sehingga para pembina tinggal mematangkan saja,” tuturnya.

Foto: Penampilan tari dari sekaa gong kebyar duta Kabupaten Tabanan

Sementara itu, Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Haridwipa Gamelan Grup juga melakukan persiapan sudah cukup lama. Koordinator Sanggar Haridwipa Gamelan Group, I Gusti Nengah Hari Mahardika S.Sn M.Sn mengatakan, seleksi para seniman anak-anak sudah berlangsung sejak akhir Desember 2021. Untuk menyeleksi pun, pihaknya mendatangkan komposer dan seniman karawitan yang sudah mumpuni di bidangnya.

“Jadi yang tampil ini adalah anak-anak pilihan semuanya. Proses seleksinya kami datangkan teman-teman komposer dan seniman-seniman yang sudah berpengalaman di bidang karawitan. Kita memberikan kebebasan kepada komposer dan seniman itu tanpa campur tangan kita. Sehingga lebih banyak ada yang manganalisa. Jadi lebih jelas konseptual yang akan diutarakan,” jelasnya.

Setelah anak-anak ini terpilih, selanjutnya mereka diajarkan dari nol. Menurutnya tidak ada kendala yang berarti lantaran anak-anak tersebut sudah diberikan pemahaman tentang analisa, proses kreatif, dan berkomposisi.

Sebagai sajian pertama, mereka menampilkan Tabuh Lima Gambur Anglayang di mana musikalitas teknik kekaryaan mengalir seperti air yang mengisi setiap sudut ruang renggang. Gambur Anglayang sebagai analogi ruang renggang yang ornamentasi musikalnya adalah interpretasi hiasan ruang yang memanipulasi renggang tersebut.

Foto: Penampilan tari dari sekaa gong kebyar duta Kabupaten Tabanan

Dilanjutkan dengan Tari Kreasi “Wangsuh Peneduh” yang mengangkat mitologi kepercayaan masyarakat Desa Sanggulan Tabanan tentang Goa Sanggulan. Diceritakan, Tongkin merupakan penghuni pertama di Bali, hidup di goa-goa dengan realita nyata jejak kehidupan masyarakat Sanggulan Tabanan.

Stigma Raksasa Sanggulan melarikan penari rejang yang terakhir ditemukan di Gua Sanggulan menjadi aktualisasi nyata antara fiksi dan kenyataan. Tafsir realita merujuk pada terbunuhnya raksasa terakhir dengan membakar serta membunuhnya dengan pohon timbul. Namun saat itu disertai dengan terciptanya wabah. Muncul kemudian Pura Peneduh dengan “Wangsuhpada” atau air suci penetralisir wabah dan mara bahaya menjadi penyeimbang dan mengharmonisasi kehidupan.

Sementara garapan terakhir ditampilkan Tabuh Kreasi Hujan Kesanga yang menggambarkan transformasi konsepsi turunnya hujan ketika sasih Kesanga mengantarkan pada tafsir karya dengan interpretasi jatuhnya air tidak beraturan, berbentur, beriak penuh kekuatan. Hujan memberi anugerah tak terduga mengalir memenuhi ruang, membentuk imaginasi dari sebuah situasi air yang terjatuh ke bumi. [T][Ado/*]

Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung
Mebarung Gong Kebyar Buleleng, Ajang Mempertunjukkan Tabuh-Tari Khas Bali Utara
Tags: gong kebyarPesta Kesenian Bali 2022
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tari Rejang Dipentaskan Untuk Mendapatkan Rekor MURI | Nah, Fenomena Apa Ini?

Next Post

Bersama Dread Team, Mencari Leak dan Teman-Temannya di Tabanan

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails

Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

by Nyoman Budarsana
May 4, 2026
0
Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

DESA Adat Batur melaksanakan upacara ngruwak sebagai langkah awal pembangunan Cihna (tanda) Titik Nol Batur Let (pusat permukiman Desa Adat...

Read moreDetails

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

by tatkala
May 1, 2026
0
Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

Read moreDetails

Pesta Kesenian Bali 2026 Angkat Isu-isu Sosial Aktual Lewat Panggung dan Seminar Seni

by Nyoman Budarsana
April 29, 2026
0
Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025

Pesona Pesta Kesenian Bali (PKB) masih memukau, dinamis dan relevan. Buktinya, pesta seni milik masyarakat Bali ini berhasil mempertahankan tradisi,...

Read moreDetails

14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

by Nyoman Budarsana
March 18, 2026
0
14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

SEBANYAK 14 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kesiman, Denpasar, mengikuti Parade Fragmentari Ogoh-ogoh pada malam pengerupukan Nyepi, Rabu (18/3/2026) malam. Selain...

Read moreDetails
Next Post
Bersama Dread Team, Mencari Leak dan Teman-Temannya di Tabanan

Bersama Dread Team, Mencari Leak dan Teman-Temannya di Tabanan

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co