25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Rentet, Rejang Amustikarana dan Damar Kurung | Sajian Ebano Bali di Denpasar Festival 2021

tatkala by tatkala
December 22, 2021
in Khas
Rentet, Rejang Amustikarana dan Damar Kurung | Sajian Ebano Bali di Denpasar Festival 2021

Perembahan seni Ebano Bali di Pelataran Pasar Badung

Ada tiga garapan seni yang menyedot perhatian penikmat seni di ajang Denpasar Festival (Denpest) 2021. Yakni “Rentet” sebuah komposisi musik Selonding, serta Damar Kurung dan Rejang Amustikarana yang meruapakan dua koreografi tari. Meski selonding atau rejang sudah dikenal banyak orang, tapi garapan  seni di Pelataran Pasar Badung, Jumat, 17 Desember 2021 malam itu terkesan baru, apik dan tak hilang kesan klasik.

Garapn itu diepersembahkan Ebano Bali, sebuah sekaa seni yang masih belia di Kota Denpasar. Garapan itu dipersembahkan serangkaian Denpasar Festival (Denfes) ke-14 di Pelataran Pasar Badung, Jumat (17/12).

Sekaa Ebano Bali yang beralamat di Jalan Narakusuma 54 Banjar Sebudi, Desa Tanjung Bungkak, Denpasar itu tampil penuh ekspresif dalam ajang tahunan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar itu.

Tiga sajian seni yang didukung anak-anak muda dari Banjar Bengkel Denpasar ini mengolah ide-ide kreatif dengan menggunakan gamelan Selonding dengan memainkan nada-nada kekinian. Hal itu diwujudkan dalam Tabuh Rentet, sebuah karya musik yang terdengar indah di telinga.

Komposisi musik ini disusun berdasarkan sudut pandang seorang penata yang mencermati gending-gending klasik, seperti di Desa Tenganan, Karangasem. Komposisi ini dimainkan menggunakan saih sadi dengan teknik permainan ngucek.

Rudy Artana selaku komposer menyebut Rentet itu memiliki makna rentetan, yaitu suatu yang berurutan dan memiliki keterkaitan. Kata rentet digunakan berpijak pada formulasi gending yang disusun berdasarkan urutan nada rendah menuju nada tinggi.

Penampilan yang kedua, menyajikan Tari Rejang Amustikarana. Dua gadis dengan busana bernuansa putih itu menyajikan gerak-gerak tari yang polos, namun memiliki makna yang sangat dalam. Tayungan, gerak tangan dan komposisi penari yang sangat sederhana memiliki simbol-simbol dalam menjaga keagungan alam.

Amustikarana merupakan sebuah sikap ketika melakukan Puja Tri Sandya. Bagaimana proses masyarakat Hindu Bali dalam melakukan pemujaan kepada Sang Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa harus fokus dan seimbang. Dua penari itu juga lambing dari sikap amustikarana. 

Semua itu menggunakan rasa bukan pikiran, seperti sikap amustikarana. Tangan kanan dan kiri ditaruh di ulu hati dan ibu jari menuju keatas. Sejalan dengan teknik permainan gamelan selonding, tangan kiri dan kanan harus seimbang, memiliki porsi yang sama dalam memainkan instrumen.

 Para penari memakai busana yang sederhana, namun terkesan sangat indah dan klasik. Penari menggunakan baju putih dan kain putih, di bagian badan dibalut kain cagcag Nusa Penida dikombinasi songket benang khas Klungkung. Gelungannya terinspirasi dari Gelungan Tari Baris kombinasi dengan Gelungan Rejang khas Karangasem. Tari ini ditata Mang Mus dan Hadi Mulyawan sebagai penata iringan.

Diakhir pertunjukannya, Ebano Bali menampilkan Tari Damar Kurung yang dibawakan seorang penari wanita dengan karakter yang sangat kuat. Tari ini, menggambarkan sebuah kebebasan yang sangat penting untuk perkembangan peradaban.

Namun, dalam bersosial harus memiliki batasan tertentu. Penata tari, yakni Mang Mus dan Rudy Artana sebagai penata iringan memvisualkan damar kurung kedalam bentuk karya tari tunggal. Dari perspektif musik, karya ini dibuat berdasarkan eksplorasi penata terhadap harmoni. Kemungkinan-kemungkinan baru yang dapat pada sebuah eksprimen menghasilkan suara-suara baru dari gamelan selonding.

Memang sangat indah, sehingga komposisi musik baru yang menggunakan media ungkap gamelan selonding ini dapat lebih berkembang kedepannya. Apalagi, digarap lebih spesifik menggunakan ide, tema dan kepentingan musik itu sendiri, pasti menjadi sajian seni yang sangat beda.

Ebano Bali

Lebih menarik lagi, Tari Damar Kurung yang digarap Koreografer Mang Mus dan Komposer Rudy Artana itu dipadu dengan peresmian Patung Ratu Mas Melanting karya dari Putu Marmar Herayukti dan Patung Sang Kala Tri Semaya karya I Nyoman Gede Sentana Putra (Kedux) oleh Walikota I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa.

 Artinya, Tari Damar Kurung persembahan pamungkas Sekaa Ebano Bali itu dielaborasi dengan acara peresmian patung sebagai mascot di Pasar Badung itu. “Kami sangat senang dan bangga mendapat kesempatan turut mendukung program Pemkot Denpasar ini,” ucap Pendiri Ebano Bali sekaligus penanggung jawab, I Ketut Kertyasa atau akrab disapa Tut Ker.

Tu Ker, pria yang merupakan alumnus STSI (kini ISI) Denpasar mengatakan, semula Tari Damar Kurung tarian tunggal yang menggambarkan kebebasan sangat penting untuk perkembangan peradaban. Pada saat gladi, sehari sebelumnya ternyata disaksikan oleh Walikota Jaya Negara yang kemudian mengkolaborasikan tari itu sebagai bagian dari upacara peresmuan Patung Ratu Mas Melanting yang ada di Pasar Badung.

“Kami tidak menyangka, Walikota memantau ketika Ebano Bali gladi. Saat itu, beliau memanggil Marmar dan Marmar kemudian menghubungi Anak Agung Gede Agung Rahma Putra untuk mengelaborasi garapan sesuai dengan kebutuhan peresmian,” terangnya.

Atas ide Walikota Jaya Negara, Tari Damar Kurung menjadi lebih manis dan sesuai dengan tema yang diangkat saat itu. Marmar yang menterjemahkan ide tersebut, lalu Gung De Rahma yang mengeksekusi melalui penataan kostum. Hiasan kepala yang semu berbentuk karawista, kemudian dikresaikan menjadi berbentuk hiasan janur yang sangat menarik yang sesuai dengan hiasan kepala pada patung Ratu Mas Melanting.

“Kami sangat senang dengan ide Walikota, sehingga garapan menjadi lebih baik. Kami sekaa yang masih baru dapat berkolaborasi dengan Marmar, pembuat patung ogoh-ogoh terkenal dan Gung Gede Rahma Putra merupakan seorang koreografer & pendiri Yayasan Pancer Langit,” ucapnya penuh syukur.

Tut Ker mengaku senang dengan penampilan seni ini. Ebano Bali yang berawal dari menjual fashion aksesoris kepada para wiatawan itu, kini ikut melestarikan kesenian dan memfasilitasi para seniman muda untuk berkreatifitas.

Aktivitas berkesenian, memang bukan kali pertama baginya. Sebab, sebelum itu pria lincah yang berprofesi sebagai pengusaha ini juga aktif dalam berkesenian. Ia sempat mendidikan dramatari arja, dan seni lainnya. “Di masa pandemi ini, menjadi moment untuk melestarikan kesenian melalui pembinaan dan pelatihan terhadap generasi muda. Kalau penasaran, bisa saksikan melalui You Tube Kreativi Denpasar & MaxStream,” sebut pengusaha muda ini bersemangat. [T/*]

Tags: denpasardenpasar festival
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ayo Kolaborasi Untuk Layanan Kesehatan Mental yang Lebih Baik

Next Post

Menjadi Ibu dan Menjadikan “Theater of Society” sebagai “Society of Theater”

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Menjadi Ibu dan Menjadikan “Theater of Society” sebagai “Society of Theater”

Menjadi Ibu dan Menjadikan "Theater of Society" sebagai "Society of Theater"

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co