12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Merespon Kritik Pan Bungkling, Pelatihan Meningkatkan Kapasitas Pemangku

Made Metera by Made Metera
September 18, 2021
in Esai
Merespon Kritik Pan Bungkling, Pelatihan Meningkatkan Kapasitas Pemangku

I Gde Made Metera

Pemangku merupakan rohaniwan Hindu “Ekajati” di Bali yang sudah menempuh penyucian diri mawinten yang dipimpin oleh Pendeta Hindu. Ada Pemangku yang ngemong Pura. Ada juga Pemangku yang tidak ngemong Pura.

Pemangku yang ngemong Pura memiliki kewenangan nganteb upakara dan memimpin upacara agama yang dilaksanakan di Pura yang diemong. Pemangku yang ngemong Pura juga berkewenangan memberikan pelayanan kepada warga nganteb upakara memimpin upacara Panca Yadnya sampai tingkat tertentu menurut tatwa apabila diminta oleh warga Hindu yang melaksanakan upacara.

Pemangku yang tidak ngemong Pura tidak memiliki kewenangan nganteb upakara dan memimpin upacara di Pura. Namun, Pemangku yang tidak ngemong Pura memiliki kewenangan memberikan pelayanan kepada warga nganteb upakara memimpin upacara Panca Yadnya pada tingkat tertentu sesuai tatwa apabila diminta oleh warga Hindu yang melaksanakan upacara.

Dengan kewenangan yang dimiliki, tugas dan fungsi Pemangku di masyarakat penganut Hindu di Bali sangat penting dan strategis. Pemangku merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan dan pembinaan agama Hindu kepada masyarakat. Pemangku menjadi tempat bertanya paling awal bagi warga Hindu di Bali berkaitan dengan tatwa, susila dan acara agama Hindu. Karena itu Pemangku sangat perlu memiliki kapasitas dan kompetensi dalam melaksanakan kewenangan, tugas dan fungsi agar tidak di-Bungkling-i oleh warga yang kritis seperti Pendeta Hindu dalam cerita Pan Bungkling. Kalau Pendeta yang sudah dwijati bisa di-Bungkling-i, oleh warga yang kritis apalagi Pemangku yang ekajati.

Cerita Pan Bungling

Cerita Pan Bungkling adalah cerita rakyat yang mengandung kritik terhadap kehidupan beragama Hindu di Bali. Tokoh sentral cerita Pan Bungkling adalah Pan Bungkling sendiri dan Ida Gede Gangga Sura.

Pan Bungkling merupakan tokoh yang kontroversial. Ia seorang tukang kritik, suka berdebat, dan sangat kritis. Segala sesuatu diperdebatkan, mulai dari Tuhan, takdir, sorga, praktik agama, upakara-upacara agama Hindu, sampai pernak-pernik bahan upakara beserta maknanya.

Ida Gede Gangga Sura adalah Pendeta Hindu terhormat tempat warga Hindu bertanya tentang segala hal kehidupan. Ida Gede menguasai seluk beluk upakara-upacara agama Hindu. Pasih berbicara dan memberi Dharma Wacana tentang jalan menuju Tuhan dan menjadi kaya raya karena keahliannya itu.

Suatu ketika Pan Bungkling datang ke Griya menemui Ida Gede Gangga Sura mengabarkan kematian ibunya serta memohon Ida Gede Gangga Sura untuk memimpin upacara berkaitan dengan kematian ibu Pan Bungkling.

“Ida Gede, ibu hamba baru saja meninggal, hamba mohon dibuatkan upakara yang layak sekaligus Ida yang ‘muput’ memimpin upacara agar arwah ibu hamba bisa menyatu dengan Tuhan, dan kalau harus kembali agar lahir sebagai manusia sempurna, tidak cacat”. Demikian Pan Bungkling memulai percakapan sekaligus permohonan.

Ida Gede mendengar permohonan Pan Bungkling, si kritis tukang debat, merasa berbangga dan berujar, “Urusan membuat upakara memang di sini ahlinya, Pan Bungling bisa memilih tingkat upakara yang diinginkan asalkan memiliki biaya, dan urusan “muput” memimpin upacara terkait kematian agar roh Sang Lina menyatu dengan Hyang Widi serahkan kepada Ida”. Demikian Ida Gede Gangga Sura menjawab permohonan Pan Bungling sembari mempersilahkan Pan Bungkling melihat contoh upakara yang ada dan memilih tingkatan upakara yang diinginkan.

Pan Bungling kemudian menelisik secara cermat isi upakara, dan kembali menemui Ida Gede seraya berkata, “Mohon ampun Ida Gede hamba tahu itu upakara penyucian jenasah itu berisi: cermin, besi baja, umbi Gadung, dan sebagainya tapi hamba bingung, apa makna semua itu”.

Ida Gede, Ahli Dharma Wacana, merasa tertantang oleh pertanyaan si tukang debat, Pan Bungkling, dan menjawab, “Pan Bungkling ada saja pertanyaan kamu, ke sini bawa biayanya akan Ida buatkan upakara yang mampu mengantarkan roh ibumu kembali menyatu dengan Hyang Widi”. Demikian jawaban Ida Gede sembari menjelaskan, cermin pada upakara itu dimaksudkan agar jika roh sang lina lahir kembali memiliki mata yang jernih terang seperti cermin, besi baja dimaksudkan agar memiliki gigi yang kuat dan tajam seperti besi baja, dan umbi Gadung maknanya agar memiliki kulit yang halus mulus seperti kulit umbi Gadung.

Menyimak penjelasan Ida Gede yang panjang kebar, Pan Bungkling tertawa terpingkal-pingkal seolah mengejek seraya berkata, “Mohon ampun Ida Gede, hamba pernah menyaksikan warga menanam bangkai sapi tidak disertai dengan cermin, besi baja dan sebagainya, tetapi hamba belum pernah melihat anak sapi yang matanya muram. Dan itu Putra Anda saya lihat matanya “picek”, apakah berarti pemakaman leluhur Anda dahulu tidak berisi cermin, ataukah cerminnya buram?”

Mendengar jawaban mengejek Pan Bungkling seperti itu, Ida Gede Gangga Sura marah besar dan nengusir Pan Bungkling. Haruskah Pendeta ahli upakara dan ahli Dharma Wacana marah besar dan mengusir orang yang mengejeknya?

Semoga Program Pelatihan Pemangku PHDI Kabupaten Buleleng mampu menghasilkan Pemangku yang sabar, tidak pemarah, dan mampu memberikan penjelasan atas pertanyaan warga terkait dengan tatwa, susila, dan acara agama Hindu. [T]

  • Singaraja 05-07-2021 — Resum materi Pelatihan Pemangku dan materi Jagra Winungu di RRI Singaraja.
Tags: agamabalicerita rakyathinduPan Bungklingpemangku
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Ngulengang Kayun” untuk Cegah Bunuh Diri

Next Post

Jurassic World | Ini Adalah 5 Dinosaurus Terkuat Dalam Film Tersebut!

Made Metera

Made Metera

Pengamat masalah-masalah sosial, ekonomi, dan politik. Mantan Rektor Universitas Panji Sakti Singaraja Bali

Related Posts

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

by Sugi Lanus
September 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

Read moreDetails

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails
Next Post
Jurassic World | Ini Adalah 5 Dinosaurus Terkuat Dalam Film Tersebut!

Jurassic World | Ini Adalah 5 Dinosaurus Terkuat Dalam Film Tersebut!

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co