26 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pengangguran dan Obrolan yang Tak Menyenangkan

Agus Wiratama by Agus Wiratama
August 28, 2020
in Esai
Sanggah Setengah Jadi dan Ritual yang Kembali Sederhana

Agus Wiratama || Ilustrasi tatkala.co || Nana Partha

Malam itu, Grudug membuat janji bertemu dengan teman-teman SMA-nya di sebuah angkringan. Di sana mereka berbicara tentang pandemi, tentang kegiatan yang lama di dalam rumah saja, bahkan pendapat mereka tentang pandemi dibicarakan hingga berbuih-buih. Tapi pembicaraan yang menampar Grudug membuat segala obrolan menjadi tak menarik baginya: dampak keuangan mereka.

Di antara riuh obrolan teman-temannya yang terus berlanjut, terasa lama sekali Grudug tidak berpendapat apa-apa, padahal sebelumnya dia yang paling banyak gembar gembor masalah pandemi itu. Rupa-rupanya, ia memaku wajah lesunya tanpa ada yang membeperhatikan. Obrolan mengenai dampak keuangan membuat ia teringat kembali dan menyesali ceramah yang pernah ia berikan pada adiknya. Mengapa ia menyesal?

Kala itu, adiknya selalu saja sibuk bermain HP. Dengan jahil, Grudug mengintip pekerjaan adiknya, “jangan-jangan ia melakukan hal yang aneh-aneh” pikir Grudug dengan harapan dapat menghindari adiknya dari kegiatan buruk. Setelah berhasil mencari celah di antara pintu kamar adiknya, terdengar suara teriak-teriak kecil. Grudug semakin penasaran. Hingga dia mengambil kursi untuk melihatnya dari lubang ventilasi. Ketahuanlah apa yang dilakukan adiknya.

Adiknya sedang berbaring di atas Kasur. Badannya setengah duduk. Di depannya ia memegang HP dengan miring dan headshet besar terpasang di telinganya. Ia sibuk bermain game. Grudug merasa kesal, pasalnya suara kecil itu sering terdengar, bahkan ketika Grudug begadang, suara teriakan kecil itu terdengar lebih jelas, membuatnya takut, dan terbayang hal aneh lainnya.

Langsung saja, pintu digedornya berkali-kali. Tak dijawab. Ia memukul lebih keras lagi. Berkali-kali, hingga adiknya terkejut. Dibukakanlah pintu itu, lalu dengan lugu adiknya bertanya, “Ada apa?” Tanpa basa-basi Grudug menarik tangan adiknya. Disuruhnya duduk dan menanggalkan headshet serta meletakkan HP.

Kali ini melanjutkan ingatan pun membuat Grudug geli sendiri. Menyesal. Ketika itu, ia menceramahi adiknya yang sibuk main game. Dengan gagah ia bahkan mencontoh dirinya, “Makanya tiru aku” katanya sambil menepuk dada.

Sebenarnya, apa yang Grudug ceramahi pada adiknya, tak dipahami sama sekali. Adiknya hanya manggut-manggut dengan memasang wajah kecut. Tapi, begitu mendapat kesempatan, adiknya langsung membalas, “Aku ngasilin uang dari game ini, kau mana? Minta uang aja kerjanya”.

Merasa tersinggung Grudug berusaha mengendalikannya, “Kalau masih sekolah dan mau kuliah, memang waktunya untuk minta uang, tugasmu belajar, baca buku yang banyak. Bukan main game melulu. Sekarang bisa menghasilkan dari game, tapi besok masih bisa? Nanti tamat, aku akan menghasilkan banyak uang, bukan dari game, tapi dari kecerdasanku!” katanya sambil mendongakkan dagu runcingnya.

“Aku memang gak sengaja dapat uang. Tapi aku bersenang-senang, eh, dapat uang. Emang kamu, senang-senang dengan buku tapi gak dapat uang,” tangkas adiknya.

Dalam hati, Grudug merasa semakin kesal. Kali ini ia tak bisa mengendalikan kesal itu, nada suaranya meninggi, “Berhenti main game, itu gak bagus,” Grudug diam sejenak. Hening. Kemudian dilanjutkan, “Pokoknya itu kegiatan jelek, gak ngasilin apa-apa”.

Obrolan bersama adiknya itu berlangsung tiga tahun lalu. Sialnya, pandemi tiba, adiknya makin sibuk main game. Tapi yang paling sial dari kejadian itu menurut Grudug adiknya semakin masif main game, uang semakin banyak. Sementara Grudug, masih sibuk memikirkan cara menghentikan adiknya main Game.

Berhari-hari, selalu ia menyempatkan diri berpikir bagaimana cara membuat adiknya berhenti kecanduan game. “Kalau memutus bayi kecanduan susu kan gampang, oleskan yang pahit-pahit ke susu ibunya, maka kebiasaan menyusu perlahan akan hilang. Tapi kalau kebiasaan game, apa yang bisa aku lakukan?” pikirnya, tanpa ketemu pemecahan.

Masih sibuk memikirkan itu, Grudug melewati hari-harinya sambil diam-diam menyelipkan buku di kamar adiknya. Hingga hari-hari di rumah saja berakhir, belum juga ketemu solusi untuk membuat “kecanduan” itu hilang. Sementara adiknya sendiri semakin serius main game dan mampu membeli beberapa alat yang harganya cukup mahal dari hasil main game. Katanya ia mau jadi youtuber game yang serius. Buku yang diselipi Grudug pun bertumpuk, berdebu di pojok kamar adiknya.

Grudug terkejut, tangan temannya menepuk bahunya. “Hee!” sapa temanya. Seperti baru bangun dari tidur, ia keranjingan menatap satu per satu wajah temannya yang Nampak kebingungan. Grudug berusaha mengingat, obrolan terakhir yang masih ia sadari.

Sambil menarik naps, ia merasa sedikit lega karena obrolan terakhir itu diingat tentang satu per satu teman-temannya dirumahkan oleh pihak tempatnya bekerja. Rata-rata mereka sudah bekerja setelah tamat kuliah, dan kini diberhentikan. Mereka semua kena dampak pandemi. Mereka menyesal memberanikan diri mencicil rumah, mencicil mobil, bahkan ada yang mencicil biaya nikah dan kini tertatih-tatih membayar cicilan itu.

Tapi, karena mereka adalah teman-teman SMA, jadi tak ada yang tahu banyak satu sama lain. Makanya, ketika itu pula temannya bertanya, “Kau kena dampak? Kok gak lesu kayak kami”

Dalam situasi yang belum kembali pulih dari lamunannya, Grudug tergesa-gesa menjawab, “Enggak, kan bapak-ibuku PNS!”

“Bukannya kau sudah tamat 3 tahun lalu?” sambar temannya dengan wajah kecut seperti es jeruk tanpa gula yang masih utuh tak ia minum.

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Hindu yang Universal, Seperti Apa?

Next Post

Covid-19: Jawaban dari Pertanyaan-pertanyaan yang Sering Muncul di Tengah Masyarakat

Agus Wiratama

Agus Wiratama

Agus Wiratama adalah penulis, aktor, produser teater dan pertunjukan kelahiran 1995 yang aktif di Mulawali Performance Forum. Ia menjadi manajer program di Mulawali Institute, sebuah lembaga kajian, manajemen, dan produksi seni pertunjukan berbasis di Bali.

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

Covid-19: Jawaban dari Pertanyaan-pertanyaan yang Sering Muncul di Tengah Masyarakat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co