3 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Humor di Balik Covid 19

I Ketut Suar Adnyana by I Ketut Suar Adnyana
April 11, 2020
in Esai
Humor di Balik Covid 19

Sumber gambar: media sosial

Humor secara umum dapat didefinisikan sebagai hal yang mengandung kelucuan bagi seseorang sehingga orang tersebut merasa terhibur bahkan dapat meyebabkan orang itu tertawa. Humor umumnya didefinisikan sesuatu yang digunakan orang untuk membuat orang lain tertawa  Hal yang lucu bisa dalam bentuk lelucon, kartun, permainan kata, cerita lucu dan  kemampuan seseorang untuk melakukan kelucuan (Ruch,1998). Namun, fungsi humor berbeda disesuaikan dengan  konteks. Misalnya stand-up comedy melibatkan seorang komedian yang tampil di atas panggung dengan tujuan membuat penonton tertawa. Kemampuan untuk mencapai tujuan ini juga merupakan indikator utama dari komedian yang baik atau buruk (Keisalo,2018). Keisalo mencatat bahwa komedian biasanya menimbulkan tawa melalui penyampaian isu dari sudut pandang pribadi.

Politisi terkadang juga menggunakan humor dalam pidato publik. Tujuan memunculkan tawa bukanlah tujuan utama pidato publik politisi. Politisi dapat menggunakan humor untuk membuat pidatonya berkesan, membangun hubungan dengan audien, menunjukkan keramahan, atau untuk mengurangi reaksi negatif pada saat mengkritik lawan politik (Meyer, 2000). Dengan kata lain, politisi dapat menggunakan humor dalam pidato publik agar penyampian pidato lebih bersifat persuasif. Dalam konteks belajar mengajar, humor digunakan untuk membantu atau memfasilitasi pembelajaran di ruang kelas (Chabeli, 2008; Garner, 2006). Humor membantu atau memfasilitasi guru dalam memperoleh dan mempertahankan perhatian siswa dan membantu siswa siswa tetap berkonsentrasi dalam pembelajaran (Benjelloun, 2009). Humor juga membantu menjaga reputasi guru yang baik, membangun dan memelihara hubungan yang baik antara guru dan siswa, sehingga pembelajaran dapat berlansung dengan rileks.

Saat ini penggunaan humor dalam bentuk meme digunakan oleh para netizen untuk mengkritik kebijakan pemerintah, mengolok-olok pernyataan politisi dan bahkan meme tentang covid 19. Pandemi covid 19 menyedot perhatian masyarakat di seluruh dunia. Berita tersebut menimbulkan keresahan bahkan ketakutan. Covid 19 merupakan pandemi yang sangat mematikan. Berita-berita berkaitan dengan covid 19 disiarkan baik melalui media cetak maupun media online. Suguhan berita itu membuat masyarakat menjadi cemas. Pandemi ini telah merenggut nyawa puluhan ribu. Berita itu tentu membuat masyarakat menjadi semakin cemas dan ketakutan.

Kondisi psikologis masyarakat terkadang tidak rasional. Petugas medis yang berjuang menyelamatkan pasien teinfeksi covid 19 mendapat perlakukan yang tidak manusiawi. Ini merupakan bentuk kepanikan masyarakat. Kepanikan tersebut mungkin diakibatkan oleh pengetahuan masyarakat yang masih minim tentang cara penyebaran covid 19.  

Anjuran stay at home, work from home, social distancing, physical distancing dan sekarang diambil kebijakan dengan menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) memengaruhi  keadaan psikologis masyarakat. Masyarakat cemas sampai kapan keadaan mencekam tersebut berakhir. Namun di tengah merebaknya covid 19 masih ada orang yang menghibur masyarakat dengan membuat meme lucu berkaitan dengan covid 19.

Kelangkaan masker di masyarakat diakibatkan oleh tindakan orang  yang tidak bertanggungjawab. Mereka menyetok masker dan menjual kembali dengan harga mahal. Bagi pembuat meme, kelangkaan masker bukan akibat masker distok tetapi kelangkaan masker diakibatkan oleh kaum wanita memakai masker sebagai ganti dari bra. Meme ini dapat menghibur masyarakat dan memberikan efek rileks kepada masyarakat.

Akibat kelangkaan masker, masyarakat menggunakan serabut kelapa sebagai masker. Ide kreatif ini tentu membuat masyarakat merasa terhibur. Meme ini sekaligus memberikan kritik secara santun kepada pemerintah bahwa pada saat ini masker langka di pasaran dan harga masker melonjak naik.

Masker Unik Bin Kocak dari Serabut Kelapa. (twitter.com/finrul)
Sumber foto: media sosial

Plato, Cicero, Aristoteles, dan Francis Bacon (dalam Gauter, 1988) mengatakan bahwa orang tertawa apabila ada sesuatu yang menggelikan dan di luar kebiasaan. Meme di atas tentu menggelikan bagi orang yang melihat dan merupakan tindakan yang tidak biasa menggunakan serabut kelapa sebagai masker.  

Hasan dalam tulisan Humor dan Kepribadian (1981) membagi humor dalam dua kelompok yaitu: (1) humor pada dasarnya berupa tindakan agresif yang dimaksudkan untuk melakukan degradasi terhadap seseorang; (2) humor adalah tindakan untuk melampiaskan perasaan tertekan melalui cara yang ringan dan dapat dimengerti, serta mengakibatkan kendornya ketegangan jiwa. Meme tersebut di atas disampaikan untuk melampiaskan perasaan seseorang dalam menyikapi kelangkaan masker.

Himbauan untuk melakukan social distancing dan physical distancing telah disampaikan pemerintah. Masyarakat mematuhi arahan tersebut sehingga himbauan itu dapat memutus penyebaran covid 19. Himbauan ini tentu sulit dilakukan oleh ojek online (ojol) dan pengguna motor.  Humor yang dibuat untuk menggambarkan keadaan seperti itu adalah dengan membuat meme seperti ini.         

Sumber gambar: media sosial

Tampak dalam gambar  sepasang kekasih berkendara dengan menjaga jarak. Meme tersebut mengakibatkan orang yang melihat tersenyum atau tertawa.  Senyum dan tawa juga diakibatkan oleh cara tukang cukur memotong rambut pelanggannya. Tukang cukur menggunakan tongkat untuk menjaga jarak dengan pelanggannya yang sedang dipotong rambutnya.

Sumber gambar: media sosial

Danandjaya (dalam Suhadi, 1989), mengatakan bahwa fungsi humor yang paling menonjol, yaitu sebagai sarana penyalur perasaan yang menekan diri seseorang. perasaan itu bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti ketidakadilan sosial, persaingan politik, ekonomi dan kekangan dalam kebebasan gerak, atau kebebasan mengeluarkan pendapat. Apabila dicermati meme di atas, tujuannya adalah untuk menyalurkan perasaannya dan memberikan respon terhadap arahan melakukan social distancing. Meme di atas bukan ditujukan untuk mengolok-olok. Tujuannya adalah untuk menghibur dengan menafsirkan social distancing dengan cara mencukur dengan menggunakan tongkat untuk menjaga jarak.

Salah satu cara yang dilakukan untuk memutus penyebaran covid 19 dengan melakukan lockdown. Langkah itu telah dilakukan oleh beberpa negara. Anjuran pelaksanaan lockdown agar diambil pemerintah untuk memutus penyebaran covid 19. Lockdown diplesetkan menjadi download, slowdown, lock dont, lockdown ( lock’kunci’, down ‘di bawah’ jadi lockdown artinya kunci di bawah keset)

Sumber foto: media sosial

Plesetan lockdown menimbulkan efek humor. Pembaca akan tersenyum membaca itu. Hal ini tentu mengakibatkan rasa senang. Ada waktu sejenak melupakan ganasnya covid 19.

Upaya mencegah wabah akibat Covid-19 di Bali dilakukan secara sekala dan niskala. Secara sekala dilakukan dengan stay at home, work from home, social distancing , dan physical distancing. Secara niskala dilakukan dengan mengadakan ritual di lebuh pekarangan dengan menghaturkan nasi wong-wongan, ulam bawang jahe dan garam beralas pucuk daun pisang dengan ketentuan. Kepala berwarna putih, tangan kanan berwarna merah, tangan kiri berwarna kuning, badan berwarna manca warna, dan kaki berwarna hitam seperti foto berikut ini.

Sumber foto: media sosial

Apakah karena kreativitas masyaraka terlalu tinggi atau masyarakat campah sehingga bentuk nasi wong-wongan bervariasi seperti foto di bawah ini.

Sumber foto: media sosial

Bentuk nasi wong-wongan tersebut beredar di media online dan mendapat beragam komentar dari para netizen di Bali (khususnya yang beragama Hindu). Terlepas dari apakah kreativitas itu campah atau tidak, variasi bentuk nasi tersebut dapat membuat netizen tersenyum di tengah merebaknya pandemi covid 19.

Tags: covid 19humor
Share11TweetSendShareSend
Previous Post

Olahraga di Masa Karantina

Next Post

Gerakan Lumbung Pangan Keluarga: Bertanam Pangan di Halaman

I Ketut Suar Adnyana

I Ketut Suar Adnyana

Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. adalah Wakil Rektor I Universitas Dwijendra, Denpasar

Related Posts

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

by I Wayan Yudana
July 29, 2026
0
Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

TAHUN ajaran baru selalu membawa aroma yang baru. Ada bau cat ruang kelas yang baru dicat. Ada seragam yang masih...

Read moreDetails

Layar Redup, Pembelajaran Hidup

by Dede Putra Wiguna
July 29, 2026
0
Layar Redup, Pembelajaran Hidup

PERHATIAN adalah pintu masuk pembelajaran. Ketika perhatian terpecah, pengetahuan lebih sulit dipahami, percakapan di kelas kehilangan makna, dan proses belajar...

Read moreDetails
Next Post
Gerakan Lumbung Pangan Keluarga: Bertanam Pangan di Halaman

Gerakan Lumbung Pangan Keluarga: Bertanam Pangan di Halaman

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co