2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi IDK Raka Kusuma # Juru Masak Tampan: Wayan Koster

IDK Raka Kusuma by IDK Raka Kusuma
November 16, 2019
in Puisi
Puisi-puisi IDK Raka Kusuma # Juru Masak Tampan: Wayan Koster

Nyoman Erawan:Shadow Dance,200cmx500cm,Mixed Medium.


JURU MASAK TAMPAN

:Wayan Koster


di Desa Sembiran

aku ingin jadi juru masak tampan

memasak matahari dan bulan

jadi masakan persembahan


kuberi bumbu bintang

irisan awan,

serbuk udara

bersih dari noda

kutuangkan setelah matang

ke dalam sembilan cawan


kusajikan di sembilan penjuru dunia

kukitar dengan

bunga sembilan rupa

sembilan aroma

dupa sembilan warna

asapnya menampakkan sembilan aksara

duduk di atasnya sembilan Dewa

mengubah gulita jadi terang

berisi sembilan baris tembang

tentang dosa lebur jadi kebenaran

tak tergantikan


di Desa Sembiran

aku ingin jadi juru masak tampan

sampai utusan datang

memintaku pulang


(2019)


PENARI GANDRUNG


menapak sinar lampu

kita menari sesama jenis bercumbu

di padang sepi

tak bertepi


suara seruling, bunyi gamelan

membuat larut dalam percumbuan

angin berdesir

bagai berbisik percumbuan

tak akan berakhir


tapi kemesraan

tak boleh ditampakkan

bercumbu dalam tarian

bukan bercumbu di pembaringan

katamu saat di balik langsai berdiri

sebelum dalam kalangan menari


penari gandrung

penari gandrung

ketika arahmu memancar sinar bulan

aku terkesima. kau sangat rupawan

tubuhmu berkilauan

tapi menjauh dari pandangan

dan jangkauan


(2019)


TEMBANG PENABUH GENDER


gender selalu kutabuh

akan kubuat dari jiwaku. kusepuh

dengan lapisan api suci

pada hari suci


bayangan diri

kujadikan sesaji

kukitar dupa wangi

kunyalakan dengan

panas badan

mengarah sembilan lapisan bumi

sembilan lapisan angkasa


kuperciki darah sendiri

kepada pencipta suara kuminta

jadikan gender ini

gender abadi

tiap bilah ketika berbunyi

mengumandangkan sembilan kali

sembilan nada

selain aku siapapun menabuh

gender batu dari tubuhnya

mengalir riuh


(2019)


SEROMBOTAN


lima sayur peladang baik hati

sambal dari cabe peladang baik budi

lima kacang peladang bijaksana

jadi satu di depan kita


hadiah dunia

melalui seorang ibu

menyodorkan dengan tangannya

tak berdebu

jangan bimbang

tak tercium bau tuba

menyebabkan benci

kepada seisi bumi


jangan bimbang

tercium aroma

menyebabkan cinta

kepada penghuni semesta

ladang yang menyebabkan murka

hilangkan dari ingatan

ladang yang membuat amarah jiwa

lupakan cintaku, lupakan


ladang yang membuat garang

jangan lagi dikenang


sebelum menyantap

kita saling tatap

ingatkan diri masing-masing

pada dunia tak selamanya berpaling


(2019)


*Serombotan, sayur khas Kota Klungkung


KELIR


kelir ruang luas

tampak lembut sesungguhnya keras

lebih keras dari padas


di dalamnya bercerita

Dalang terlihat muda

sesungguhnya tua

lebih tua dari dunia


tak kukatakan

yang Dia ceritakan


cerita yang sama

kita tafsir berbeda

kita kisahkan lagi tak sama


hanya kukatakan

yang diceritakan

kehidupan penghuni  dunia

skala dan niskala

yang pernah ada

yang kini ada

yang belum ada


duduk bersama

di tempat yang sama

kita khidmati ucapan Dalang

di bawah lampu berbentuk Wayang


(2019)


MENAPAK PAMOR KERIS


menapak pamor keris

kakiku terasa menggaris

bentangan ruang waktu

sekeras logam berlapis batu


di mana-mana tersemat

bilah keramat

memperdengar suara

para pejalan

pelan langkahkan kakimu, pelan

yang setengah tergesa

yang tergesa

sesat di ujung lekuk gemerincing

tidak tiba di ujung runcing

berkilau bening


menapak pamor keris

di keningku ada

menyematkan gambar warangka menyala

memantulkan aura magis

semerah bara

perapian membara


ada, ada menghentikan langkahku

entah dari mana muncul tungku

di depannya para pandai besi

membentuk sebutir debu

jadi keris berwujud Maha Rsi


(2019)


HIDANGAN BAGI PENARI

: Putri Suastini


ini makanan abadi

dalam piring abadi

ini minuman abadi

dalam gelas abadi

ini buah abadi

dalam nampan abadi


santaplah. selamanya

kau tak lapar dan dahaga

tubuhmu tak akan kurus

tak akan aus


penari, penari

kau akan menari

tanpa pernah berhenti

berganti-ganti

kau menarikan gerak alam niskala

gerak alam skala


berganti-ganti

tetaplah menari

jika tiba-tiba

dikitar Siwa Nata Raja

merapalkan mantra

seraya menebar kuntum cahaya

ketahuilah. agar tak cidera dirimu

agar tanpa cela tarianmu

karena teluh pengganggu

dikirim seterumu abadi


jangan berhenti

bila sekujurmu melantunkan kidung

penari agung

menarikan dua dunia

tanpa jeda

dalam kalangan suci


jangan berhenti

ke arahmu suatu ketika

terjulur pelangi

tulisan tertera di ujungnya

kami mengundangmu menari

di Sorga Loka


(2019)


JALAN BATU DESA TENGANAN


jalan batu Desa Tenganan

jalan batu alam

menuju hutan

tempat roh leluhur bersemayam


pagi menampakkan

hamparan padang berkilauan

tanahnya berlimpah berkah

apapun ditanam seketika tumbuh

lebat berbuah

tak satupun luruh


siang menampakkan

bentangan rumput rimbun

lebih hijau dari daun

kilaunya kemana-mana berpantulan

merumput kerbau tanpa gembala

mengalun dari ujung tanduknya

bunyi seruling

merdu dan nyaring


terbayang, dituntun suara

aku berjalan

pepohonan di kiri kanan

lembut berkata

di wilayah sukma nenek moyang

selalu teduh, senantiasa terang

bermukimlah di sana, bermukim

sepanjang musim


terbayang, begitu tiba

kulantunkan kidung

jadikan aku penjaga setia

wahai para penghuni yang agung


(2019)


DALANG DASTA


Dalang Dasta, Dalang Dasta

keningmu terbuka

muncul Bisma

penuh panah sekujurnya

menatap arah utara


katakan padanya, katakan

matahari masih melintas

di selatan khatulistiwa

sekarang panas

sesekali turun hujan deras

bulan saatnya utarayana

waktu terbaik ke kahyangan


katakan padanya, katakan

saat itu akan tiba

sesudah di udara

terpajang tanda: lukisan

Srikandi menari gendewa

kearah panglima perang tua

tapi sangat perkasa

di Kurusetra


minta sabar menanti

tinggal satu purnama lagi


tutup keningmu Dalang Dasta

bila dilekati debu

menutup tak bisa

tanpa setahumu Bisma pergi

di jalan raya

mencipta lorong waktu

dengan langkah cepat disusurinya

sebab tak kasat mata

sia-sia kau mencari

sia-sia


bila Dewi Gangga

yang menitipkan tahu

pasti kutukan seketika

ditimpakan padamu


(2019)


KITAB SAYUR


kata sandi kuali

ucapkan satu kali

kitab sayur terbuka

kaupun membaca cerita

tentang peristiwa abadi

di atas tungku suci


bukan peristiwa kremasi

jasad mati

bukan peristiwa pembakaran

jasad berserakan

tapi peristiwa peleburan raga

menjadi wujud lebih sempurna


selama membaca

jangan membayangkan kayu bakar

seketika tubuhmu menyala

dan membara

dan berkobar

kaupun menjelma rangka


yang kau baca khidmati

dalam dirimu rasakan terjadi


kata sandi kuali

ucapkan tiga kali

kitab sayur tertutup sendiri


(2019)

Tags: Puisi
Share460TweetSendShareSend
Previous Post

Menyerap Bahasa Daerah, Menjunjung Tinggi Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia

Next Post

Malam yang Entah di Mana

IDK Raka Kusuma

IDK Raka Kusuma

Lahir di Klungkung, 21 November 1957. Menulis dalam bahasa Bali dan Indonesia

Related Posts

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

by Sholihul Mubarok
June 28, 2026
0
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta...

Read moreDetails

Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

by Andi Wirambara
June 27, 2026
0
Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk,...

Read moreDetails

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

by IBW Widiasa Keniten
June 26, 2026
0
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

Tuhan Beri Aku Waktu Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadudalam gelombang hidup yang tak pernah pastiTuhan, beri aku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

by Mahesa Putra
June 21, 2026
0
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

by Chusmeru
June 20, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

by Putu Intan Juliantika
June 14, 2026
0
Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak...

Read moreDetails

Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

by IRZI
June 13, 2026
0
Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

JESS BUAT PRANITA DEWI Meong-meong alih je bikule—suara itu melintas dari pelataran purake satelit, kabel bawah laut, ruang transit;atma mengikutinya...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

by Selendang Sulaiman
June 7, 2026
0
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

sore di gerbang tim. jam tiga sore, matahari pucat di belakang mendung,angin kencang menyapu sisa pohonan di cikini.aku duduk di...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

by Angga Wijaya
June 6, 2026
0
Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

DOA UNTUK TETANGGA Di beranda kos, aku kerap duduk sendiri. Dalam hatimengucap doa. Aku berdoa, semoga semua tetanggadiberi rezeki yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ama Gaspar

by Ama Gaspar
June 5, 2026
0
Puisi-puisi Ama Gaspar

Sajak Tentang Air IDari perut bumi, riwayat meambat di selasar masa;menjelma buih, pecik, riak, arus, dan air. Dari kulit tanah,...

Read moreDetails
Next Post
Malam yang Entah di Mana

Malam yang Entah di Mana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co