3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tentang Pertanyaan Itu: Selaput Dara, Flu Burung, dan Lain-lain – [Cerita Penyuluhan di Desa]

dr. Ketut Suantara by dr. Ketut Suantara
August 21, 2019
in Esai
Si Perantau Tanggung: Asal Tabanan, Lahir di Buleleng, Domisili Negaroa

Bertugas di puskesmas bukanlah idaman bagi dokter-dokter kita. Biasanya puskesmas hanya dipakai batu loncatan sebelum bisa  menempuh pendidikan spesialistik dan kemudian berkarier di kota. Saya termasuk sebagian kecil dari dokter yang kurang  beruntung itu, dari awal karier sampai detik ini tetap berkutat di desa  yang kebetulan adalah desa kelahiran saya sendiri, yang sempat saya tinggalkan. 

Terlepas dari perasaan sentimental dan kenangan masa lalu, bagaimanapun hidup adalah sebuah pilihan. Termasuk untuk mengabdikan diri di pedesaan. Selain memeriksa pasien di pukesmas, tugas saya sebagai  ASN yang bekerja di puskesmas antara lain memberdayakan masyarakat desa di bidang kesehatan, dengan meningkatkan pengetahuan mereka tentang persoalan kesehatan dan program-program kesehatan dari pemerintah.

Salah satu program yang sangat berkaitan dengan hal ini adalah program Promosi Kesehatan, yang mengharuskan kami untuk sering turun ke masyarakat  memberikan penyuluhan terkait masalah kesehatan. Ada masanya saya begitu menikmati kegiatan ini, karena di sana kita bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat, mengetahui permasalahan yang mereka hadapi dan juga harapan mereka terkait peningkatan status kesehatannya.

Sasaran untuk disuluh pun biasanya beragam, tergantung tema yang ingin disampaikan. Kesehatan reproduksi kepada para pelajar SMP dan SMA, penyakit degenerative pada masyarakat lansia dan seterusnya.  Banyak suka duka yang ditemukan, tapi karena  simpati pada profesi guru, saya cukup menikmati kegiatan ini. Dan dari sekian kali penyuluhan yang saya lakukan, barangkali ada beberapa hal yang menarik dan layak saya bagi disini.

Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru, pasti diisi ceramah tentang kesehatan reproduksi bagi mereka. Sebagai kelompok umur yang pertama kali mengalami fase Pubertas, kita harus mengisi otak mereka dengan pengetahuan reproduksi yang benar .Ceramah berjalan satu arah, dengan informasi hanya dari saya selaku penyaji. Pada sesi diskusi baru situasi berubah. Begitu banyak pertanyaan yang masuk. Tapi itu tak cukup mengkhawatirkan saya sebagai  satu satunya sumber kebenaran di ruangan itu, setidaknya pada saat itu.


Memberi penyuluhan di desa

Seorang siswi mengacungkan tangan, dan pertanyaanya cukup mengagetkan seisi kelas termasuk saya. “Pak dokter, apakah benar seorang wanita yang baru pertama berhubungan seksual, harus keluar darah?”

Terdengar riuh seisi kelas, menanggapi pertanyaan yang berani itu. Setelah hening sejenak baru saya jawab.

“Baiklah, kata saya menengahi, hal itu adalah mitos yang punya setengah kebenaran saja,” jawab saya.

Saat berhenti sejenak, saya lihat wajah wajah serius dari siswi siswi yang duduk di deretan paling depan. Selaput dara atau hymen adalah selaput tipis di fornix anterior yang menutupi bagian dalam vagina. Dan dia bisa berdarah atau terkoyak bukan  hanya karena hubungan seksual.

Kecelakaan saat bersepeda waktu kecil, yang tak disadari juga bisa membuatnya terkoyak, Bahkan ilmu baru yang pak dokter baca mengatakan, seorang wanita yang melakukan hubungan sexual dalam usia yang matang dan telah siap secara fisik dan mental, bisa tak mengalami perdarahan saat hubungan seksual yang pertama. Tampak wajah-wajah puas dari sang penanya dan beberapa siswi yang sempat  saya  amati air mukanya.

Pengalaman kedua, terjadi saat sosialisasi penyakit flu burung. Dimana saat itu sedang terjadi penyebaran virus flu burung pada hewan ternak yaitu ayam dan unggas lainnya dan sempat mengenai beberapa orang sebagai korbannya. Kebetulan kejadiannya terjadi di daerah lain dan belum ada yang terbukti terjangkit di kabupaten kita.

Penyuluhan hari itu cukup panjang, saya bersama pemegang program penyakit menular  berbusa busa menjelaskan apa itu penyakit flu burung,apa penyebabnya, bagaimana gejala dan cara penularannya. Dan saat diberikan kesempatan bertanya, seorang peternak menyuarakan kesangsiannya.

“Pak dokter, saya sudah belasan tahun memelihara ayam potong, dan memang ada masanya yang disebut grubug, beberapa ekor ayam akan sakit dan juga mati. Tapi itu berlangsung sebentar, setelah itu keadaan kembali normal, dan tak pernah ada orang yang sampai ikut sakit  saat ayam ini grubug . Jadi terus terang saja saya belum percaya apakah penyakit ini ada, dan bisa sampai ke desa ini.”

Begitu dia menutup pertanyaan dengan angkuh.

Saya dan staf sejenak saling pandang mendengar pertanyaan ini. Dan sebelum situasi menjadi tak terkontrol, saya segera ambil pengeras suara. “Bli Tu”, begitu saya memanggilnya, kebetulan dia pernah periksa ke tempat praktek saya.

”Seumur  hidup, Bli Tu, dan yang Bli Tu tahu, siapa orang yang paling berjasa sepanjang sejarah manusia di dunia ini?”

Saya berikan beberapa nama yang mungkin dia kenal, “Apakah Muhamad Ali? Albert Einstein, Ronald Reagen ataukah Mikel Gorbacev?” Begitu saya memancing. Tak ada jawaban dari yang ditanya.

Langsung saya cecar lagi.”Menurut saya orang yang paling berjasa sepanjang adanya dunia ini adalah Edward Jenner, seorang dokter desa di Inggris sana. Dia menyuntik dirinya sendiri dengan kuman yang telah dilemahkan hingga kita mengenal yang namanya immunisasi. Tanpa dia mungkin kita, saya, termasuk Bli Tu tak akan bisa berumur lebih tua, karena keburu meninggal terkena penyakit-penyakit yang  seharusnya bisa dicegah dengan immunisasi itu!”

Saya berhenti sejenak.

”Jadi jangan ragu dengan kemajuan dunia kesehatan saat ini, satu satunya penyakit yang belum ditemukan obatnya hanya HIV/Aids “.

Begitu jawaban terakhir saya dengan sesumbar. Tak ada bantahan dari yang bertanya. Satu nol untuk Pak Dokter Puskesmas.

Kenangan terakhir yang cukup menyebalkan terjadi di hari minggu. Karena undangan mengisi kegiatan  pasraman  remaja di desa, waktunya tak boleh di hari kerja. Jadi hari libur saya turun ke desa bersama  bidan pemegang wilayah untuk memberi penyuluhan kesehatan remaja.Karena pas hari libur, saya ajak kedua anak saya ikut ke desa. Biar mereka tahu bahwa bapaknya punya pekerjaan lain , selain menyuntik pasien.

Sepanjang acara saya lihat beberapa anak lelaki ngobrol di belakang dan terlihat kurang begitu tertarik  pada materi yang saya berikan. Sialnya saat diskusi ada sesorang dari mereka yang bertanya. ”Pak dokter  saya ingin bertanya dua hal!”

“Baik, nanti langsung Pak Dokter jawab,” begitu tantang saya dengan sedikit ketus.

“Pertama, kapan sebaiknya kita boleh melakukan hubungan seksual?” tanyanya.

Saya sudah merasa anak ini ingin mengerjai  saya.

”Pak dokter  sudah bicara setengah jam tentang hal ini tadi, kalau sampai bertanya  kalian pasti tak memperhatikan tadi. Nanti di rumah silahkan tanyakan kepada temannya yang rajin menyimak penjelasan Pak Dokter”.

”Baiklah, pertanyaan kedua”, lanjut anak itu dengan senyumnya yang jahat. Begitu tak sopannya pertanyaan itu, membuat saya ragu apakah benar pertanyaan itu keluar dari mulut seorang anak kampung  yang tinggal  di pelosok ini,  berjarak hampir 60 km dari kota kabupaten.

Tapi saya menyimpulkan kejahilannya ini sebagai suatu kenakalan yang tak tersalurkan dan sekadar mencari perhatian tanpa pertimbangan akal sehat dan tata kesopanan. Dan saya bertekad untuk tak menjawab pertanyaan itu, karena  tak semua pertanyaan mesti dijawab. Saya pun tak berminat untuk  menceritakan di sini apa yang ditanyakan anak itu, tapi seandainya pun ada yang penasaran boleh japri saya. [T]

Tags: dokterkesehatanSeksualitassex
Share57TweetSendShareSend
Previous Post

Calonarang

Next Post

Membincangkan Kisah Sejarah dan Cerita Nyata dalam Karya Sastra Indonesia

dr. Ketut Suantara

dr. Ketut Suantara

Dokter. Lahir di Tista, Busungbiu, Buleleng. Kini bertugas di Puskesmas Busungbiu 2 dan buka praktek di Desa Dapdaputih, Busungbiu

Related Posts

Pertemuan William James dan Vivekananda

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
0
Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

Read moreDetails

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails
Next Post
Membincangkan Kisah Sejarah dan Cerita Nyata dalam Karya Sastra Indonesia

Membincangkan Kisah Sejarah dan Cerita Nyata dalam Karya Sastra Indonesia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co