3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kambali Zutas# Camar-Camar di Teluk Benoa, Kepada Gadis Seksi Kolong Underpass

Kambali Zutas by Kambali Zutas
February 2, 2018
in Puisi

Pameran Seni Rupa“BEYOND A LIGHT” (2014)./ Foto: Agus Wiryadhi Saidi

camar-camar di teluk benoa

camar-camar di teluk benoa
samar-samar terdengar
kabar-kabar terbayar

camar-camar di teluk benoa
samar-samar tak terdengar
kabar-kabar dibayar

camar-camar di teluk benoa
samar-samar tersiar
kabar-kabar terbayar

camar-camar di teluk benoa
samar-samar tak tersiar
kabar-kabar dibayar

camar-camar di teluk benoa
panjang lebar
ingar-bingar

(2016)

nyiur sanur

aku, rindu sanur nyiur
berimpit matahari terbit
pagi bak mimpi
pesona pelangi
ufuk mentari
kuning memerah
terkenang

aku, rindu sanur nyiur
surga tarian bidadari
tak sempat kedip
pandangan mata
lagu debur ombak
lengking terbentur senderan
gulungan kecil menepi

aku, duduk di bale
tanpa cela
pagi mendera
bercumbu
pasir berbaris
berbisik asmara
dibumbui semilir angin

aku, bergegas
lukisan kisah cinta bertutur
le mayur
nostalgia kilas balik umur
tempat padu padan harmoni uzur

aku, rindu sanur nyiur
tiba malam daun tidur
tergiur kuncup bunga
tumbuh subur
nan masyhur

(2016)

geger yang mulia

lima tahun lalu,
aku bertemu pak yan bersenda gurau di laut pantai geger. bersama anak-anaknya panen rumput laut. dua tiga orang membantu. mencuci, mengangkat lalu dipikul menuju gubuk.

lima tahun lalu,
aku tegur sapa dengan bu ngah. ia bergegas membawakan makanan. sambil menggendong putu yang masih berusia tiga tahun. di tengah terik matahari. berhenti berkumpul di pantai. membuka bungkusan lalu makan bersama. nasi sambal. air penghapus haus dahaga.

lima tahun lalu,
aku lihat pekak de menjemur rumput laut di pantai. tubuh kulit cokelat kurus penuh semangat memilah dan memilih rumput basah dan kering. di atas terpal plastik ukuran lima meter persegi.

lima tahun lalu,
aku berbincang-bincang dengan dadong mang. bertanya berapa harga rumput laut per kilogram. harga cukup lumayan waktu itu. mendengarkan cerita tawaran tengkulak. memborong. mengenang dan berharap masa kejayaan beberapa tahun lalu.

lima tahun lalu,
aku menilik anak-anak berlari-lari. kejar-kejaran tanpa busana. menemani orang tua yang sibuk mengumpulkan rumput laut. terkadang membantu memasukkan ke keranjang bambu ukuran diameter setengah meter.

tepat lima tahun lalu,
aku memandang turis-turis asing manja berendam. bercengkrama tanpa busana. sebagian tanpa bra terbaring, berjemur, mujur. begitu santai menikmati pesisir alami.

lalu tepat lima tahun ini,
aku masih melihat pantai geger nan indah itu. aku masih melihat pesona pesisir nan mulia itu. aku masih melihat hamparan air tenang itu. aku pun masih melihat para bule menikmati liburannya.

lalu tepat lima tahun ini,
aku tak melihat mereka. mengumpulkan hasil panennya di pelataran pantai. tak ada gubuk. tempat istirahat sejenak. tempat memilah dan memilih rumput basah dan kering. tak ada lagi rumput dijemur. ada jalan dan senderan penghadang. hamparan berganti bangunan. pasir berganti mewah. geger yang mulia.

lalu tepat lima tahun ini
hanya kenangan belaka

(2016)

kepada gadis seksi kolong underpass

perjumpaan tengah hari,
gincu seksi bersolek malam. mengumbar dahaga pergi. kala beranjak mendekati. bujuk rayu hingga diriku tak sadarkan diri. terbuai anggur hitam sesloki. lantas begitu menikmati. tak kalah hari sebelumnya. setiap hari? tidak juga.

pesta malam hingga larut
waktu purnama menepat di setiap sudut
bagian paling nikmat bergumul para pemikat

kamar remang terkenang. sorot mata melirik kanan kiri. tak canggung. menuangkan air. senyum sesumbar. malam ini adalah malammu. nikmatilah!

seteguk, dua teguk, tiga teguk. kepala terasa sedikit berat. mengangguk atau menubruk. jari tangan berkelana. bibir indahmu itu menutup. lalu bisik mendesir di telinga. tak terdengar. begitu puas. tersungkur lalu mendengkur. tak lama. hanya beberapa menit. duduk di sisi meja.

gadis-gadisku, kau cantik, seksi, indah, mempesona, manis, kuat.
kau begitu buas

gadis-gadisku, tuntunlah!
antarkan pulang, tidak! tidak!
bawa ke lorong lagi
jam masih malam
ada satu kamar
ada uang sepuluh lembar
menghabiskan satu tablet obat kuat

kupu-kupuku. terbanglah tapi tunggu di kolong itu. aku pulang dulu. melintas by pass masuk kolong underpass. atau keliling simpangsiur bima dan dewa ruci. jangan hirau cela hina. kecup bibirmu begitu terasa. kau adalah ratu.

(2016)

pesta ennamla

baiklah!
aku berjalan menembus angin sunyi di tepi jalan kota. mengelilingi bagian-bagian petak tanah bekas warisan penjajah. tepat di halaman hotel tua tempat singgah. akhir pesta para semut tadi malam. sebelum memilih pindah. tergusur. tidak-tidak. mereka hanya berbondong-bondong melewati pelataran rumah. belum sampai, mereka berhenti. hujan lebat. berteduh tepat di pinggir tembok berdiri mewah.

baiklah!
aku masih menunggu. kesetiaan semut tak lelah merampai. seribu musim telah terlewati. pencarian kesunyian meremukkan bahtera tamsil. aku telah terkubur dalam keniscayaan. jibril lalu memanggil. engkaukah yang datang? apakah semut berdendang? menyejukkan seraya hawa setelah diguyur hujan. sujud sayup tak berwujud.

baiklah!
aku tak sampai hati. mereka meneteskan air dengan mata sayu. mengumpulkan sisa-sisa makanan dari gemercik hujan. bertubi-tubi meronta. sambil berdekapan saat kilat sambar-menyambar. ia benar-benar menggigil. mikail lalu memanggil. engkaukah yang datang? semut bangkit menggapai biduk. berduyun-duyun memutar tubuh ronta. tafakur ennamla di ujung syukur.

(2016)

Tags: Puisi
Share12TweetSendShareSend
Previous Post

Aplikasi Tes Online Bahasa Bali: Somasi Karena Jaruh, Bangkis-bangkis Karena Ketawa

Next Post

Menyanyikan “Bagimu Negeri”: Maaf, Kami Lupa Bagian yang Satu itu…

Kambali Zutas

Kambali Zutas

Lahir di Nganjuk, Jawa Timur, kini tinggal di Denpasar, Bali. Kesibukan sehari-hari selain jurnalis, juga menulis esai, puisi, dan cerpen. Berkecimpung di organisasi profesi sebagai Anggota Bidang Etika dan Profesionalisme AJI Kota Denpasar.

Related Posts

Puisi-puisi Muammar Qadafi Muhajir | Kelambu

by Muammar Qadafi Muhajir
May 31, 2026
0
Puisi-puisi Muammar Qadafi Muhajir | Kelambu

Kelambu Suatu hari, aku bicara dengan kelambuDia berkeluh kesah tentangmalam itu doa-doakutidak sengaja tersangkut di ketiaknyaIa bilang ia khilaf dan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Eddy Pranata PNP | Pusat Cahaya

by Eddy Pranata PNP
May 30, 2026
0
Puisi-puisi Eddy Pranata PNP | Pusat Cahaya

CANGKIR TEH YANG MENUA kita masuki rumah baru, AC yang tidak dinginrapikan dapur dan kamar, bersihkan kamar mandi: "au, kita...

Read moreDetails

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Hujan Malam

by Sholihul Mubarok
May 29, 2026
0
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Hujan Malam

ASIMTOTE sebentar nyala mataharidari pagimenyalak matakudan matamuselalu silau ada jeda tersembunyidi bibir sianglebih sunyidari celah renggang akan tetapi, bayangmemanjang satu...

Read moreDetails

Puisi-puisi Salman Alade | Menggambar dengan Kalimat

by Salman Alade
May 24, 2026
0
Puisi-puisi Salman Alade | Menggambar dengan Kalimat

Menggambar dengan Kalimat aku menulis satu garisia menyebut dirinya alisaku tambah satu kataia mengaku sebagai mata pelan-pelanhalaman itu mulai merasa...

Read moreDetails

Puisi-puisi Vito Prasetyo | Di Kampung Rawa

by Vito Prasetyo
May 23, 2026
0
Puisi-puisi Vito Prasetyo | Di Kampung Rawa

Di Kampung Rawa di pagi yang memagut embun selatanjejak-jejak kaki tua terbenam pelanantara pasir lembut dan bisikan anginkutemukan nyanyian yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Chusmeru | Sajak Kota Kembang

by Chusmeru
May 22, 2026
0
Puisi-puisi Chusmeru | Sajak Kota Kembang

Jamaras Hujan rintik di jalanan becek tak hentikan langkah untuk berikrarKampung itu menjadi saksi dua hati jatuh hati dengan hati-hatiSiapa...

Read moreDetails

Puisi-puisi Kim Young Soo | Di Candi Gedong Songo

by Kim Young Soo
May 3, 2026
0
Puisi-puisi Kim Young Soo | Di Candi Gedong Songo

DI CANDI GEDONG SONGO Di lereng bukittercurah sinar matahari siang di khatulistiwapada ubun-ubun anemiaterdapat stupa batu yang terlupakanmenghapuskan bayangannya dengan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani

by Silvia Maharani Ikhsan
April 25, 2026
0
Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani

TAK PERLU MENUNGGU AKU DI GATSEMANI Aku datang dari Galilea dengan bau seluk Tasik Tiberias yang melekat di jubahkuDemi janji-janji...

Read moreDetails

Sajak-sajak Wayan Esa Bhaskara | Begitulah Aku Mencintaimu

by Wayan Esa Bhaskara
April 18, 2026
0
Sajak-sajak Wayan Esa Bhaskara | Begitulah Aku Mencintaimu

Irama Nada Hujan aroma tanah selepas hujansisakan nafasnya yang gemetardingin pagikekecewaan yang bersandar yang tak pernah dicapai mataharitak berikan waktu...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ida Bagus Gde Surya Bharata | Meseh Lawang

by Gus Surya Bharata
April 12, 2026
0
Puisi-puisi Ida Bagus Gde Surya Bharata | Meseh Lawang

MESEH LAWANG Nuju dinane anulampahe napak lawangannilar pekaranganngapti segere tan mari lali napak lawangane di arepanggane matureksasungkan tan pasangkanmeduuh aduh...

Read moreDetails
Next Post

Menyanyikan “Bagimu Negeri”: Maaf, Kami Lupa Bagian yang Satu itu…

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co