Google Image

BICARA soal Valentine Day atau Hari Kasih Sayang, siapa sih yang tidak tahu? Valentine adalah suatu topik yang sangat menarik untuk dibahas kawula muda di seluruh dunia.

Di dunia Barat, Hari Valentine merupakan suatu hari di mana para kekasih menyatakan cintanya. Dan itu dirayakan setiap satu tahun sekali pada 14 Februari. Tidak hanya di dunia Barat saja, di Indonesia juga Hari Valentine dirayakan. Dan Hari Valentine selalu identik dengan kegiatan bertukar hadiah, seperti cokelat, bunga, boneka, dsb.

Bagi remaja yang telah memiliki pasangan, selain hari ulang tahun, Hari Valentine adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu. Mengapa? Karena mereka pasti mengharapkan kejutan-kejutan apa yang akan mereka dapatkan saat hari itu tiba.

Tidak itu saja, menjelang Hari Valentine, para remaja mulai menyibukkan diri mempersiapkan hadiah yang akan diberikan kepada pasangannya. Mungkin sebulan, dua bulan, atau tiga bulan sebelum Hari Valentine tiba sudah ada yang menyiapkan hadiah untuk pasangannya.

Tentu saja begitu. Karena mereka selalu ingin memberikan yang spesial kepada pacarnya di Hari Valentine. Kesibukan itu dimulai saat bertanya kepada teman mengenai hadiah apa yang pantas untuk diberikan, mencari informasi-informasi di internet, mengumpulkan uang, dan sampai akhirnya membeli hadiah yang mereka inginkan.

Tak hanya saling bertukar kado, remaja saat ini bahkan mengajak pasangannya dinner di restoran mewah. Karena bagi remaja sosialita kekinian di jaman ini rasanya Hari Valentine kurang lengkap bila belum mengajak pasangannya makan di restoran mewah dan tidak lupa meng-upload-nya ke media sosial. Uhuk, uhuk.

Nah, itu bagi seseorang yang telah memiliki pasangan. Bagaimana dengan yang tidak memiliki pasangan? Atau bahasa kerennya disebut JOMBLO!

Nah, lho. Bagi sebagian jomblo, Hari Valentine termasuk hari tersuram yang ada di dunia. Bahkan banyak yang menyumpahi agar hujan turun dengan sangat derasnya di Hari Valentine. Ha ha ha. Karena jika hari cerah, kemana pun mereka pergi, mereka akan melihat pasangan-pasangan bertebaran di mana-mana: di lampu merah, di restoran, atau di kafe-kafe kecil.

Jadi, disarankan untuk para jomblo agar tinggal di rumah saja agar bisa menghindari kecemburuan yang mendalam.

Namun ada enaknya juga menjadi jomblo saat Hari Valentine. Mereka tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membeli hadiah. Uang yang ia punya bisa disimpan untuk membeli sesuatu yang lebih penting.

Meski begitu, bukan berarti seorang jomblo tidak bisa merayakan Hari Valentine ya, karena hari valentine tidak hanya dirayakan bagi mereka yang memiliki pasangan. Hari Valentine juga bisa dirayakan bersama kedua orang tua, kakak dan adik, bahkan bersama sahabat-sahabat tercinta. So, do not be sad!

Oke, next.

Kita sudah membahas mengenai Hari Valentine bagi mereka yang telah memiliki pasangan, dan bagi mereka yang belum memiliki pasangan alias jomblo. Nah sekarang, bagaimana dengan seseorang yang memiliki teman rasa pacar?

Nah, lho, lho. Jeng-jeng!

Seseorang yang punya teman rasa pacar sangat galau, ya sangat galau, saat Hari Valentine tiba. Mereka tidak tahu jalan mana yang harus ditempuh, #tsahhh.

Berpura-pura seolah-olah memiliki pasangan atau tetap memegang statusnya sebagai jomblo? Dikatakan punya pasangan, namun sebenarnya tidak. Dikatakan jomblo, tapi rasanya sudah punya pacar. Bingung kan?

Status jomblo di Hari Valentine bahkan sebenarnya lebih baik daripada “status teman rasa pacar”. Kenapa? Karena menjadi jomblo sudah pasti tidak perlu repot-repot menyiapkan hadiah, kecuali untuk keluarga atau sahabat.

Kalau teman rasa pacar? Nah, lho. Ingin memberi tapi malu, takut si doi memikirkan bahwa kita terlalu agresif. Namun jika tidak memberi rasanya takut mengecewakan si doi karena kedekatan yang sudah seperti pasangan sendiri. Galau kan?

Belum lagi bagi para wanita, mereka pasti sangat menunggu Hari Valentine. Mengapa? Karena di Hari Valentine ini mereka berharap status mereka yang awalnya teman rasa pacar akan segera berubah menjadi pacar sungguhan.

Buat kalian (perempuan) yang saat ini masih memiliki teman rasa pacar, boleh deg-degan saat Hari Valentine. Siapa tahu si doi bakal merubah status kalian. Tapi jangan terlalu berharap juga, takut dikecewakan. Ha ha ha.

Sebenarnya Hari Valentine tidak perlu dibawa serius. Hari Valentine bukan hanya hari bagi mereka yang memiliki pasangan, Hari Valentine juga bisa dirayakan untuk siapa saja dan juga tidak mengenal umur. Bahkan kita bisa merayakannya setiap hari bersama orang-orang terkasih. Jangan pernah malu atau takut untuk mengatakan cinta ya. Katakanlah!

Selamat Hari Kasih Sayang! (T)

Baca juga: Valentine dan Rasa Coklat yang Berbeda

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY