Wayan Supartha

Wayan Supartha

Lahir di Desa Pujungan, Pupuan, Tabanan 8 Agustus 1958. Selain sebagai penulis, ia juga dikenal sebagai dalang wayang kulit

ADVERTISEMENT

Liputan

Pasar Senggol, Jiwa yang Hidup Bila Malam

  JIKA di Yogya angkringan sebagai tempat nongkrong, yang membuat malam di kota tua ini betah terjaga, maka di Bali, ...

DINI DITU KALANGAN || Work for Progress – Teater Kalangan

DINI DITU KALANGAN || Work for Progress – Teater Kalangan

Kehadiran pandemi corona boleh saja membatasi interaksi fisik kita di ruang publik. Namun praktik kerja dan gagasan akan selalu tumbuh ...

Puisi-puisi untuk Putu Vivi Lestari – Selamat Jalan, Penyair…

Pertengahan tahun 1990-an, Teater Angin SMAN 1 Denpasar sedang suntuk-suntuknya bergaul dengan teater dan puisi. Sejumlah siswa suntuk di teater, ...

Tanpa Balas Jasa! – [Opini Seorang Guru Muda]

Tanpa Balas Jasa! – [Opini Seorang Guru Muda]

Sedari mereka tak diberikan tanda, mereka pun tak dibalas jasanya. Begitu kiranya semboyan yang relevan untuk kondisi guru dimasa kini. ...

Kekuasaan

Basur dan Sisi-sisi Baik

Di dalam gaguritan Basur, pada tontonan Arja Batur, juga dalam novel Ki Gede Basur, I Gede Basur identik dengan tokoh ...

POPULER