5 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin

Wahyu Mahaputra by Wahyu Mahaputra
August 5, 2026
in Khas
Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin

pembicara dalam acara peluncuran dan bedah buku serangkaian Batur Village Festival 2026 | Foto: Istimewa

TAK bisa dipungkiri, “Under the Spell of the Batur Volcano” adalah sebuah buku penting tentang Batur. Dalam buku itu Batur dicatat dengan cermat sehingga bisa dijadikan pijakan untuk merawat dan mrefleksikan nilai budaya Batur dalam kehidupan masa kini dan masa depan.

Buku itu adalah karya terakhir Prof. Brigitta Hauser-Schäublin sebelum meninggal dunia pada pertengahan  2025. Adapun pada kisaran 2023 ia datang ke Batur untuk terakhir kalinya, setelah melakukan riset mendalam selama puluhan tahun.

Pada acara Batur Village Festival 2026, yang merupakan rangkaian 100 Tahun Rarud Batur, buku karya Prof. Brigitta itu dibedah sekaligus untuk mengenang guru besar itu atas jasa-jasanya mencatat Batur dengan baik. Acara peluncuran dan bedah buku itu diadakan dlam suasa sejuk  di Madya Mandala Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Selasa, 4 Agustus 2026.

“Buku ini juga menjadi salah satu pustaka yang wajib dibaca di kemudian hari,” kata Jero Penyarikan Duuran Batur, mewakili Palinggih Dane Jero Gede Batur, selaku salah satu penggagas Batur Village Festival 2026.

Pada kesempatan itu, Jero Penyarikan juga menyatakan bahwa diskusi buku tersebut juga merupakan momentum pihaknya memberi penghormatan pada mendiang Prof. Brigitta Hauser-Schäublin, seorang antropolog asal Swiss yang telah banyak melakukan kerja akademis di Batur dan desa-desa pegunungan di Bali.

Dr. W.A. Sindhu Gitananda (akademisi UNHI Denpasar) sebagai pembedah buku “Under the Spell of the Batur Volcano” mengatakan buku tersebut memberi gambadan tentang Batur sebagai komunitas yang telah melalui berbagai dinamika zaman. Batur menjadi wilayah terbuka dalam kebudayaan, tetapi pada sisi yang sama juga mempertahankan resistensinya pada kebudayaan luar.

“Dari buku ini kita tahu bahwa Batur adalah wilayah terbuka, tetapi ada resistensinya. Ada negosiasi dalam menerima pengaruh luar, misalnya melalui kehadiran konsep Dane Sareng Nem yang merupakan produk negosiasi atas pengaruh politik Majapahit di kisaran abad ke-14,” kata Sindhu sembari menambahkan, buku tersebut turut merekam bagaimana ideologi masyarakat Batur, misalnya tentang narasi Pura Cempaga.

“Menurut Brigitta, Desa Cempaga yang awalnya terletak di Batur pernah melakukan pemberontakan ketika penguasa daerah tidak sesuai dengan apa yang dipahami masyatakat dan bagaimana mekanisme ritual dijalankan. Ini adalah salah satu karakter yang penting untuk disorot dalam memahami karakter orang Batur saat ini dalam merawat budaya dan kawasannya,” kata Sindhu.

Selain “Under the Spell of the Batur Volcano” karya Brigitta Hauser-Schäublin (2025), ada dua buku lagi yang diluncurkan dalam acara itu, yakni buku berjudul “Sandyakala Huluning Toya” karya akademisi Universitas Hindu Indonesia (UNHI), dan “Seabad Relokasi Batur” karya 32 penulis yang diinisiasi Lingkar Studi Batur (2025).

Pembedah buku “Sandyakala Huluning Toya” adalah  Dr. I Ngurah Suryawan (akademisi Universitas Papua), dan Ni Kadek Desi Nurani (Mulawali Institute) sebagai pembedah buku “Seabad Relokasi Batur”. Acara dimoderatori oleh I Gede Diyana Putra (akademisi Institut Hindu Negeri Mpu Kuturan, Singaraja).

Ngurah Suryawan yang bertugas membedah buku “Sandyaka Huluning Toya” menilai buku terbebut menyajikan terobosan metodologis, dengan melihat lebih dalam, tanpa menjangkau semua. “Sayang buku ini tidak ada narasi perempuan,” kata dia.

Desi Nurani yang membedah buku “Seabad Relokasi Batur” mengatakan tulisan-tulisan dalam buku yang ditulis oleh perempuan pada buku itu mengingatkannya pada mitos-mitos masa kanak-kanaknya. “Buku ini memberi ruang pada perempuan sekaligus turut menyuarakan keresahan perempuan saat ini sebagai pelaku kebudayaan, yang juga menjadi refleksi penting bagi saya,” ucap dia.

Peserta dan pembicara dalam acara peluncuran dan bedah buku serangkaian Batur Village Festival 2026 | Foto: Istimewa

Rektor UNHI, Dr. Cokorda Gde Bayu Putra, S.E., M.Si., dalam peluncuran buku “Sandyakala Huluning Toya” mengatakan bahwa  Batur bukan sekadar ruang fisik yang di dalamnya terdapat gunung dan danau. Menurutnya, Batur adalah laboratorium peradaban hulu Bali dan ruang studi yang tiada habisnya untuk dipelajari. “Di dalamnya terdapat pelajaran berharga tentang resiliensi sosio-kultural-religius. Kemampuan adaptasi di tempat yang baru (Kalanganyar) membuktikan bahwa identitas kultural, spiritualitas dan keguyuban adalah fondasi kuat dalam menghadapi krisis.

Kami juga memandang penulisan buku ini sebagai wujud tanggung jawab moral dan intelektual,” katanya.

Secara kesejarahan, katanya, UNHI lahir melalui inspirasi di titik pertemuan air (Campuhan Ubud), ketika para maha kulina Bali, narawidya, para cendekiawan mecampuh dalam satu agenda penting: dharma asrama. Di titik pertemuan air yang bersumber dari Batur inilah inspirasi itu lahir, sehingga melahirkan kesepakatan mendirikan asrama pengadyayan dengan nama Maha Widya Bawana sebagai cikap bakal dari UNHI.

“Bisa dikatakan, UNHI adalah pasihan lain dari Batur. Jika dalam sistem pasihan subak-subak yang menerima aliran kasih dari Dewi Danu menghaturkan sarin tahun berupa pangan dan hasil sawah, sebagai lembaga yang juga lahir dari inspirasi di titik pertemuan air, UNHI berupaya menghaturkan candi pustaka sebagai wujud jnana yadnya pada Dewi Danu. Warisan sastra kita menyatakan adhyapanam brahmā yajnyaḥ. Jika bisa diibaratkan, UNHI adalah ineng sastra, atau tempat menyimpan sari-sari pengetahuan yang bisa dipanen oleh orang yang senantiasa suntuk bertani di ladang sastra. Oleh sebab itulah yang UNHI bisa haturkan bukanlah berbagai bentuk pala bungkah, pala gantung, atau pala wija, tetapi berupa bija-bija aksara yang dimanifestasikan dalam buku ini,” jelasnya.

Jero Penyarikan Duuran Batur, mewakili Palinggih Dane Jero Gede Batur, mengucapkan terima kasih atas kehadiran buku tersebut. Ia merasa terharu karena kehadiran buku itu, turut mendorong kebertahanan Batur menghadapi dinamika zaman.

“Lewat buku yang merupakan muara dari kerja-kerja akademik ini, Batur sesungguhnya telah didorong maju dan bertahan dari dinamika kehidupan. Kini Ida Bhatari Batur bukan saja sebagai entitas yang memegang sumber air, tetapi sebagai poros memutar jantra sastra, yakni pengetahuan. Saya jadi ingat ungkapan Ida Pedanda Made Sidemen, ‘tong sing ngelah karang sawah, karang awake tandurin’. Ini kini telah menubuh di Batur, yang membuat saya optimis Batur bisa bertahan dari potensi rarud kedua,” jelasnya. [T]

Reporter/Penulis: Wahyu Mahaputra
Editor: Adnyana Ole

Tags: BaturBatur Village FestivalBuku
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

Next Post

BENEFICIAL OWNERSHIP (BO) ——Ketika Perseroan Menjadi Topeng Kepemilikan

Wahyu Mahaputra

Wahyu Mahaputra

Bernama lengkap I Putu Wahyu Mahaputra, akrab dipanggil WM Putra, lahir di Gianyar, 14 Maret 2004. Masyarakat sipil biasa yang baru belajar menulis dan gemar mendengarkan nada-nada minor, sedang menempuh pendidikan di program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha.

Related Posts

Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

by I Nyoman Tingkat
August 4, 2026
0
Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

SAYA bersyukur  menjadi Panyarikan Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Kuta Selatan merangkap sebagai Kepala Sekolah yang membina  remaja SMA. Posisi...

Read moreDetails

Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia

by Ashlikhatul Fuaddah
August 4, 2026
0
Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia

TIM Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, yang diketuai oleh Ashlikhatul Fuaddah, pada Sabtu, 25 Juli 2026 menyelenggarakan kegiatan...

Read moreDetails

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails
Next Post
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

BENEFICIAL OWNERSHIP (BO) ------Ketika Perseroan Menjadi Topeng Kepemilikan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

BENEFICIAL OWNERSHIP (BO) ——Ketika Perseroan Menjadi Topeng Kepemilikan

"Di atas kertas, pemegang saham dapat berganti. Namun kendali sesungguhnya sering kali tetap berada di tangan orang yang tidak pernah...

by I Made Pria Dharsana
August 5, 2026
Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin
Khas

Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin

TAK bisa dipungkiri, "Under the Spell of the Batur Volcano" adalah sebuah buku penting tentang Batur. Dalam buku itu Batur...

by Wahyu Mahaputra
August 5, 2026
Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  
Khas

Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

SAYA bersyukur  menjadi Panyarikan Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Kuta Selatan merangkap sebagai Kepala Sekolah yang membina  remaja SMA. Posisi...

by I Nyoman Tingkat
August 4, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

NOL KILOMETER ̶S̶I̶N̶G̶A̶R̶A̶J̶A̶ BULELENG : Titik Start Berbenah, Bukan Sekadar Bersolek dan Beautifikasi

ADA banyak sambutan positif dan keceriaan di tengah peresmian tugu Nol Kilometer di depan Kantor Bupati Buleleng. Titik yang dibenahi...

by Sugi Lanus
August 4, 2026
Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita
Ulas Pentas

Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita

Di Ambang Dualitas Eksistensial Dalam ruang pertunjukan yang temaram, pendar cahaya proyektor perlahan menghidupkan bidang panggung. Karya pertunjukan bertajuk DWI...

by Dewa Made Ari Kurniawan
August 4, 2026
Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia
Khas

Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia

TIM Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, yang diketuai oleh Ashlikhatul Fuaddah, pada Sabtu, 25 Juli 2026 menyelenggarakan kegiatan...

by Ashlikhatul Fuaddah
August 4, 2026
SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd
Ulas Buku

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

by IRZI
August 3, 2026
Presiden di Dalam Kepala Saya
Esai

Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

by Angga Wijaya
August 3, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

by Chusmeru
August 3, 2026
Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co