11 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
in Khas
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

Foto: tatkala.co/Budarsana

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer, dan inovatif ini akan melibatkan sedikitnya 2.649 seniman melalui puluhan sajian, mulai dari pergelaran, parade, lomba, lokakarya, sarasehan, pameran, hingga penganugerahan Bali Jani Nugraha. Pembukaan FSBJ VIII akan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026, di Taman Budaya Provinsi Bali, bertepatan dengan penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII.

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana, mengatakan FSBJ VIII akan berlangsung selama 15 hari, 11–25 Juli 2026. Tahun ini festival mengusung tema “Atma Kerthi: Kembara Sukma (Pengembaraan Menuju Jiwa Mahasuci)”, yang dimaknai sebagai perjalanan jiwa menuju kemahardikaan yang suci. Tema tersebut diterjemahkan ke dalam lima konsep utama penyelenggaraan, yakni eksplorasi, eksperimentasi, lintas batas, kontekstual, dan kolaborasi.

“Penutupan PKB XLVIII sekaligus menjadi pembukaan FSBJ VIII. Sanggar atau kelompok seni yang tampil telah melalui proses kurasi,” ujar Alit Suryana didampingi Kepala Bidang Kesenian Disbud Bali, Putu Agus Yudiantara, di Kantor Disbud Bali, kemarin.

Malam pembukaan akan dimeriahkan pergelaran drama klasik kolosal Sumpah Drupadi garapan Sanggar Teater Mini yang diawali penampilan Tari Baris Bandana Manggala Yudha.

Menurut Alit Suryana, FSBJ diharapkan menjadi ruang lahirnya karya-karya baru yang tetap berakar pada nilai dan budaya Bali. Festival ini merupakan implementasi Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali. Jika PKB lebih menitikberatkan pada seni tradisi, klasik, dan kerakyatan, FSBJ menjadi panggung bagi seni modern, kontemporer, dan inovatif.

Ia menilai karakter FSBJ yang lebih dekat dengan seni modern akan menarik minat generasi muda. Selain sebagai ruang pertunjukan, festival ini juga menjadi wadah regenerasi bagi pelaku seni kreatif.

“Kita juga ingin meregenerasi generasi muda melalui kegiatan-kegiatan yang memang sebagian besar pesertanya berasal dari kalangan mereka,” ujarnya.

Tahun ini FSBJ menghadirkan sejumlah pengembangan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Seluruh program tetap mengacu pada tema festival, sementara beberapa cabang lomba yang sebelumnya hanya berskala regional Bali kini diperluas menjadi tingkat nasional dan diselenggarakan secara terbuka maupun daring. Empat cabang yang dibuka secara nasional ialah Menulis Cerpen, Menulis Naskah Drama, Film Pendek, dan Konten Kreatif.

Warna baru juga hadir melalui Pergelaran Band Rock Pregina Production yang memperkuat posisi FSBJ sebagai ruang ekspresi lintas genre bagi generasi muda. Kehadiran musik modern tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga bagian dari upaya memperluas ruang berekspresi bagi pelaku seni muda.

Untuk meningkatkan kunjungan masyarakat, Disbud Bali menggandeng media massa dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Pemerintah Provinsi Bali menargetkan 23 ribu pengunjung selama festival berlangsung, meningkat dibandingkan FSBJ tahun lalu yang mencatat sekitar 18.178 pengunjung dalam 10 hari penyelenggaraan.

Selama 15 hari pelaksanaan, FSBJ VIII menghadirkan delapan materi utama, yakni Pawimba (Lomba), Adilango (Pergelaran), Utsawa (Parade), Beranda Pustaka atau Bursa Buku, Aguron-guron (Lokakarya), Timbang Rasa (Sarasehan), Pameran Megarupa, dan Bali Jani Nugraha.

Kategori Pawimba menghadirkan sembilan cabang lomba, yaitu Teater se-Bali, Tari Modern se-Bali, Film Pendek Tingkat Nasional, Musikalisasi Puisi, Konten Kreatif, Baca Puisi, Menulis Cerpen, Menulis Naskah Drama, dan Menyanyi Lagu Pop Bali.

Total keterlibatan mencapai 2.649 orang, terdiri atas 1.365 seniman pergelaran, 375 peserta parade, 745 peserta lomba, 76 peserta Beranda Pustaka, 76 peserta Pameran Megarupa, 150 peserta lokakarya, dan 300 peserta sarasehan.

Pada kategori lomba, cabang Menulis Cerpen menjadi yang paling diminati dengan 242 peserta. Selanjutnya Baca Puisi (88 peserta), Menulis Naskah Drama (66), Film Pendek (57), Menyanyi Lagu Pop Bali (43), Tari Modern (18), Musikalisasi Puisi (12), Konten Kreatif (12), dan Teater (9). Untuk menjaga kualitas penilaian, Disbud Bali melibatkan dewan juri dari kalangan akademisi, seniman, dan praktisi sesuai bidang masing-masing.

Sementara itu, kategori Adilango menghadirkan 21 paket pergelaran yang terdiri atas tiga pergelaran kolosal kolaborasi, 11 pergelaran kolosal, dan tujuh pergelaran sedang. Pergelaran kolosal kolaborasi akan diisi Sanggar Teater Mini pada pembukaan, Musika Jani Sanggar Rare Angon Sejati, serta Sanggar Seni Kokar Bali pada malam penutupan.

Pergelaran kolosal lainnya melibatkan Teater Selem Putih, Teater Agustus, PT Kuta Tunas Visual, Teater Kini Berseri, Komunitas Kertas Budaya, Komunitas Mahima, Orkestra ISI Bali, Naluri Manca, Kuta Kumara Agung, CV Pregina Production, hingga IODI Provinsi Bali. Adapun pergelaran sedang menampilkan Sekolah Musik Sangaji, Lawak STI Bali, Sanggar Kertha Art, Eternals Community, Teater ISI Bali, Sanggar Eka Mahardika, dan Komunitas Dermaga Seni Buleleng.

Kategori Utsawa (Parade) akan diikuti sembilan SMA/SMK dari berbagai kabupaten/kota di Bali, yakni SMA Negeri 1 Denpasar, SMA Katolik Santo Yoseph Denpasar, SMA Negeri 3 Denpasar, SMA Negeri 1 Tabanan, SMA Negeri 1 Gianyar, SMA Negeri 1 Semarapura, SMA Negeri 1 Amlapura, SMA Negeri 2 Kuta Selatan, dan SMK Negeri 4 Bangli.

Festival juga menghadirkan Beranda Pustaka yang dikelola Komunitas Aghumi di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali. Program ini tidak hanya menghadirkan pameran buku nasional dan buku penerima Bali Jani Nugraha, tetapi juga pameran kartun, dialog bersama penulis, sketsa mural, serta berbagai aktivitas literasi.

Di bidang seni rupa, Pameran Megarupa digelar melalui kolaborasi Komunitas Nata Citta Krama bersama ISI Bali di Gedung Kriya Taman Budaya Bali dan sejumlah lokasi strategis lainnya.

FSBJ VIII juga menyelenggarakan dua lokakarya dan dua sarasehan. Lokakarya mengangkat tema “Sastra Masuk Kurikulum: Di Mata Para Guru” dan “Kreasi Ogoh-ogoh di Era AI”. Sementara itu, sarasehan membahas “Karya Seni di Era Kecerdasan Buatan (Kolaborasi) dan Etika” serta “Dekolonisasi Narasi Lokal: Memposisikan Sastra/Seni Lokal di Tengah Pasar Nasional.”

Sebagai bentuk apresiasi kepada insan seni, Pemerintah Provinsi Bali kembali menganugerahkan Bali Jani Nugraha kepada 10 penerima yang dinilai memiliki prestasi, dedikasi, dan kontribusi terhadap perkembangan seni modern, kontemporer, dan inovatif di Bali. Saat ini proses penilaian masih berlangsung.

Selain menghadirkan berbagai aktivitas seni dan budaya, kawasan sisi selatan Taman Budaya Bali juga akan diramaikan 25 stan kuliner UMKM yang menjadi bagian dari ekosistem festival sekaligus ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.

Rangkaian FSBJ VIII berlangsung setiap hari selama 11–25 Juli 2026. Masyarakat akan disuguhi pertunjukan teater, musik, tari modern, lawak, wayang boneka, orkestra, parade seni pelajar, pameran seni rupa, hingga forum diskusi dan lokakarya.

Festival akan ditutup pada 25 Juli 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra. Penutupan dirangkaikan dengan penganugerahan Bali Jani Nugraha, penyerahan hadiah juara I seluruh cabang lomba, serta pergelaran Sanggar Seni Kokar Bali sebagai puncak FSBJ VIII Tahun 2026.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Festival Seni Bali Janifestival seni bali jani 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

Next Post

Mahindu, Si Perempuan Tembikar

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails

Fingerboard, Lebih dari Sekadar Mainan Anak-Anak

by Jaswanto
July 6, 2026
0
Fingerboard, Lebih dari Sekadar Mainan Anak-Anak

UJUNG telunjuk dan jari tengah itu bergerak lincah di atas papan beroda sepanjang tak lebih dari sepuluh sentimeter. Sesaat papan...

Read moreDetails

Singaraja Literary Festival 2026, Mengaktivasi Warisan Lontar Melalui Stri Sasana

by Komang Puja Savitri
July 4, 2026
0
Singaraja Literary Festival 2026, Mengaktivasi Warisan Lontar Melalui Stri Sasana

SOSOK-SOSOK perempuan bergerak perlahan menari di atas panggung, mengenakan caping petani dan membawa slepan (daun kelapa yang sudah tua) sebagai...

Read moreDetails

Tiga Buku untuk Sebuah Kelulusan —Dari Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
July 2, 2026
0
Tiga Buku untuk Sebuah Kelulusan —Dari Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali

TIGA buku tersusun rapi di atas meja. Sampulnya berbeda-beda, tetapi lahir dari ruang akademik yang sama. Ada ‘Lawaté Surup Ring...

Read moreDetails
Next Post
Mahindu, Si Perempuan Tembikar

Mahindu, Si Perempuan Tembikar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka
Esai

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
‘Sanè Kantun Ring Manah’: Ketika Marlowe Bandem Menghidupkan Ingatan Budaya di Singaraja Literary Festival 2026
Panggung

‘Sanè Kantun Ring Manah’: Ketika Marlowe Bandem Menghidupkan Ingatan Budaya di Singaraja Literary Festival 2026

MALAM itu nyaris tak terdengar suara selain desir angin dan dialog yang mengalun dari layar. Puluhan pasang mata tertuju ke...

by Dede Putra Wiguna
July 10, 2026
Mahindu, Si Perempuan Tembikar
Ulas Buku

Mahindu, Si Perempuan Tembikar

Risalah Perempuan-Perempuan Tembikar yang dipakai sebagai judul kumpulan puisi ini mengisyaratkan pilihan, penilaian dan sudut pandang penyair dalam membahas masalah...

by Mas Ruscitadewi
July 10, 2026
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali
Khas

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan
Khas

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
Bonangan Saluang, Barungan Gamelan Baru di Pesta Kesenian Bali 2026 yang Memperkaya Khazanah Karawitan Bali
Panggung

Bonangan Saluang, Barungan Gamelan Baru di Pesta Kesenian Bali 2026 yang Memperkaya Khazanah Karawitan Bali

SORE itu, suasana sakral menyelimuti Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (9/7/2026). Nada-nada yang terdengar sederhana, tetapi kokoh...

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

by Chusmeru
July 10, 2026
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed
Khas

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK
Esai

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
Ketika Kesenian Bali dan Korea Bersua dalam Harmoni Dramatari “I Godogan” di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Kesenian Bali dan Korea Bersua dalam Harmoni Dramatari “I Godogan” di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA lampu panggung perlahan menyala, alunan suling tradisional Korea dengan ujung tiup pipih terdengar lirih. Di atas panggung, para penari...

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas
Khas

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

by Chandra Manikan
July 9, 2026
Rumah Kata di Jalan Nangka
Persona

Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

by Angga Wijaya
July 9, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co