27 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Rekayasa dan Realita di Balik Karya Ogoh-Ogoh ‘Nyi Rimbit’ Yowana Dharma Sentana, Yangapi, Bangli

I Gede Wirawan Adipranata by I Gede Wirawan Adipranata
March 20, 2026
in Panggung
Rekayasa dan Realita di Balik Karya Ogoh-Ogoh ‘Nyi Rimbit’ Yowana Dharma Sentana, Yangapi, Bangli

Ogoh-Ogoh "Nyi Rimbit" Yowana Dharma Sentana, Yangapi, Bangli

PEMIKIRAN abstrak, imajinasi, dan sebuah perbincangan singkat bisa menghasilkan ribuan ide. Rangkaian Hari Raya Nyepi identik dengan buah pemikiran pemuda dengan mengolaborasikan semua ide dalam wujud ogoh-ogoh.

Ini kisah dari karya ogoh-ogoh karya Sekaa Teruna Yowana Dharma Sentana Banjar Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli.

Pada tahun baru Caka 1948 ini I Kadek Adi Puspa Wiguna mendapatkan imajinasi yang abstrak pada saat berbincang dengan anggota Yowana Dharma Sentana. Imajinasi itu hendak direalisasikan dalam bentuk ogoh-ogoh dengan nama “Nyi Rimbit”.

Nyi Rimbit merupakan seorang wanita yang difitnah memiliki ilmu pengeleakan di sebuah desa yang disebut Desa Kalikedasa. Fitnah itu datang dari calon murid, Winari, yang ditolaknya pada saat ingin belajar ilmu pengeleakan dengan tujuan untuk membalas dendam.

Penolakan itu dilakukan karena Nyi Rimbit belajar pengeleakan untuk memperdalam sastra dan menyeimbangkan alam semesta. Karena penolakan itu, Nyi Rimbit difitnah dan dibakar. Namun karena kesaktiannya, Nyi Rimbit bisa hidup kembali dan membinasakan semua orang yang memiliki niat jahat terhadap desanya.

***

Ogoh-Ogoh “Nyi Rimbit” Yowana Dharma Sentana, Yangapi, Bangli

Kisah Nyi Rimbit itulah yang dijadikan sumber inspirasi dan imajinasi oleh Kadek Adi. Dan ketika imajinasi itu hendak diwujudkan dalam bentuk ogoh-ogoh terjadi sejumlah keanehan.

Dari awal  sejak pembuatan ogoh-ogoh ini, Kadek Adi selaku undagi (kreator) ogoh-ogoh Nyi Rimbit ini sudah mengalami mimpi yang aneh setiap hendak memejamkan matanya. Tak hanya itu, pada saat pawai yang diadakan tanggal 15 Maret 2025 pada  YACA Festival, Kadek Adi hanya mampu menonton sebentar karena ia merasakan hawa yang berbeda menyelimuti dirinya.

“Raga tumben sajan percaya kene-kene Nok, karena rage sebelumne sing taen percaya hal-hal mistis,” ujar Kadek Adi. Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia Kadek Adi mengatakan ia sebelumnya tidak percaya dengan hal mistis namun pada ogoh-ogoh ini hal yang dirasakan berbeda. Seakan ada nyawa di dalam ogoh-ogoh ini.

Hal itupun terjawab pada saat geladi bersih sebelum pawai yang dilaksanakan di Jaba Pura Dalem Agung Yangapi, bertepatan dengan kajeng kliwon dan tumpek wayang. Banyak orang mengatakan, melakukan geladi pada saat hari kajeng kliwon dan tumpek wayang itu adalah sebuah kesalahan. Namun pada saat itu, dalam pemikiran Komang Sapta Diana  sebagai penggarap tabuh dan Ni Putu Melani Putri sebagai penggarap fragment tari, Ida yang berstana di Pura Dalem tidak mungkin menyakiti ataupun memberikan hal negatif kepada panjak-nya (pemujanya), melainkan Ida akan memberikan taksu terhadap panjak-nya(Pemujanya).

Tepat pukul 21.25 geladi hampir berakhir namun ada gerakan tidak biasa dari pemeran utama fragment tari yang memerankan Nyi Rimbit yaitu Ni Kadek Vita Sari. Vita melakukan gerakan yang unik, dan penata gerak merasa aneh karena mereka tidak mengajarkan gerakan itu kepada Vita.

Ternyata selepas menari Vita mengalami kesurupan. Semua panik namun dari alam bawa sadar Vita berkata “Sampun becik, Taksune sampun tedun”. Jika diterjemahkan, semua hal terkait ogoh-ogoh, tabuh, tari memiliki taksu masing-masing dan dikatakan sangat bagus dan metaksu.

Singkat cerita Jero Mangku Dalem, Prajapati, dan Ulu Setra datang untuk menyadarkan Vita dan semua orang tenang. Setelah melaksanakan geladi di desa, mereka bergegas untuk mengikuti geladi di lapangan tempat pawai berlangsung yaitu Lapangan Desa Adat Metra.

Penulis iseng bertanya, mengapa Vita bisa kerauhan? Apa yang Vita lihat?

Penari dalam pawai Ogoh-Ogoh “Nyi Rimbit” Yowana Dharma Sentana, Yangapi, Bangli

“Mare to cang ningalin tiga sosok, pertama cewek di duur punyan bingine, kedua cewek pakaian  putih, miiik san di Ulun Setra, dan nak tueee ngabe tungked persis care ne di ogoh-ogohe.” Terjemahan dalam bahasa Indonesia, Vita mengatakan melihat tiga sosok dalam geladi di Pura Dalem, yang pertama wanita berputar di pohon beringin, wanita dengan pakaian putih yang memiliki bau sangat harum, dan nenek tua yang sangat mirip dengan tokoh yang dibuat ogoh-ogoh. Mereka bertiga ingin sekaligus masuk ke raga Vita namun Vita tidak bisa menerima karena energinya terlalu kuat sehingga yang masuk ke tubuh Vita adalah sosok nenek yang mirip sekali dengan sosok ogoh-ogoh yang dibuat.

***

Tibalah waktu pentas di Lapangan Desa Adat Metra, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Yowana Dharma Sentana Banjar Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli mendapatkan undi 3 dalam pawai. Pada saat masuk ke lapangan hawa yang berbeda sangat kuat, bulu kuduk dan mata penonton tertuju pada ogoh-ogoh, tabuh, dan tarian yang dipersembahkan oleh Yowana Dharma Sentana.

Pada saat pawai terdapat 5 orang yang kesurupan dan dapat ditangani oleh pemangku yang sangat sigap dalam menyadarkan mereka yang kesurupan.

Pada akhirnya, karena banyak kejadian dan sosok yang dijadikan ogoh-ogoh itu adalah sosok yang ada di Pura Dalem. Maka keputusan akhir yang didapat ogoh-ogoh tersebut harus dipralina (dibakar) setelah semua prosesinya selesai.

Ogoh-Ogoh “Nyi Rimbit” Yowana Dharma Sentana, Yangapi, Bangli

Sebuah imajinasi yang awalnya hanya untuk memuaskan hasrat seni dan melestarikan budaya ternyata memiliki cerita nyata serta sosok nyata yang tidak diketahui sebelumnya.

Pada tahun ini Yowana Dharma Sentana Desa Adat Yangapi, membuat karya yang spektakuler dengan taksu yang membuat semua orang merinding dan mengagumi karya ini. Karya ini dapat disebut sebagai masterpiece-nya Yowana Dharma Sentana. [T]

Penulis: I Gede Wirawan Adipranata
Editor: Adnyana Ole

Tags: BangliBanjar YangapiDesa Tembukuogoh-ogoh
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

Next Post

Kisah Hari Raya Nyepi Umat Hindu di Surabaya

I Gede Wirawan Adipranata

I Gede Wirawan Adipranata

Lahir dan tinggal di Banjar Yangapi, Tembuku, Bangli

Related Posts

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
0
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

Read moreDetails

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

Read moreDetails
Next Post
Kisah Hari Raya Nyepi Umat Hindu di Surabaya

Kisah Hari Raya Nyepi Umat Hindu di Surabaya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Titik Balik Spiritual dan Sikap Politik Susilo Bambang Yudhoyono
Ulas Rupa

Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Titik Balik Spiritual dan Sikap Politik Susilo Bambang Yudhoyono

PADA siang yang membakar, saya berebut jalanan Surabaya menuju Voza Tower di Jalan Mayjen HR. Muhammad, Putat Gede, Sukomanunggal. Di...

by Jaswanto
September 26, 2026
Hitam dan Biru: Karakter Barasuara dan Pelajaran Menerima Luka
Ulas Musik

Hitam dan Biru: Karakter Barasuara dan Pelajaran Menerima Luka

DI antara sembilan lagu yang mengisi album ketiga Barasuara, Jalaran Sadrah, ada satu nomor yang tidak berusaha tampil paling riang...

by Putu Gangga Pradipta
September 25, 2026
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran
Esai

Tetap Sehat dan Tetap Berguna Saat Menua

SEMUA orang ingin hidup panjang. Salah satu sosok yang sering menjadi inspirasi ketika membicarakan umur panjang adalah Dr. Shigeaki Hinohara,...

by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
September 25, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Topeng yang Dianggap Wajah: Mencari Keaslian Diri di Zaman Citra

Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri: apakah masih ada manusia yang sungguh-sungguh menjadi dirinya sendiri? PERTANYAAN ini terdengar sederhana, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
September 25, 2026
Titik Permulaan Kesejahteraan Hewan
Esai

Titik Permulaan Kesejahteraan Hewan

SERINGKALI orang orang memulai suatu kebijakan berdasarkan aspirasi normative dan ideologi. Dimana yang menjadi fokus utama adalah bagaimana penerapan ini...

by Doni Sugiarto Wijaya
September 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Takut Korupsi? Kayak Anak Kecil Aja

BELAKANGAN ini banyak berita soal korupsi yang membuat khawatir. Kalau KPK sukses menangkapi oknum yang melanggar hukum maka korupsi sudah...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 24, 2026
Breadsong: Menelusuri Jejak Masa Depan dari Roti Berjamur–Catatan Minikino Film Week Festival 12
Ulas Film

Breadsong: Menelusuri Jejak Masa Depan dari Roti Berjamur–Catatan Minikino Film Week Festival 12

SAYA saya masih duduk di bangku SMP, saya pernah bertanya pada diri sendiri, “Apa yang akan terjadi jika saya bisa...

by Yoga Wismantara
September 24, 2026
Gecko: Menelusuri Ingatan Mei 1998
Ulas Film

Gecko: Menelusuri Ingatan Mei 1998

PERKEMBANGAN ekonomi dalam masyarakat biasanya memicu berbagai perubahan pada pasar yang kemudian berdampak pada kehidupan masyarakat dan lingkungan di sekitarnya....

by Arya Dhamma Nanda
September 24, 2026
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar
Khas

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

by Jaswanto
September 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

66 Tahun UUPA —Di Tengah 81 Tahun Kemerdekaan, Antara Cita-Cita dan Realitas Agraria Menakar Konsistensi Negara dalam Mewujudkan Keadilan, Kepastian Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat

Enam puluh enam tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan 81 tahun Indonesia merdeka merupakan momentum penting untuk kembali bertanya: sejauh...

by I Made Pria Dharsana
September 24, 2026
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia
Budaya

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

by tatkala
September 23, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Mengantisipasi Mafia Tanah di Indonesia

 Land and investment. Nowadays, it not only has a social function, but has become an economic and political commodity. Mendengar...

by I Made Pria Dharsana
September 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co