23 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Rekayasa dan Realita di Balik Karya Ogoh-Ogoh ‘Nyi Rimbit’ Yowana Dharma Sentana, Yangapi, Bangli

I Gede Wirawan Adipranata by I Gede Wirawan Adipranata
March 20, 2026
in Panggung
Rekayasa dan Realita di Balik Karya Ogoh-Ogoh ‘Nyi Rimbit’ Yowana Dharma Sentana, Yangapi, Bangli

Ogoh-Ogoh "Nyi Rimbit" Yowana Dharma Sentana, Yangapi, Bangli

PEMIKIRAN abstrak, imajinasi, dan sebuah perbincangan singkat bisa menghasilkan ribuan ide. Rangkaian Hari Raya Nyepi identik dengan buah pemikiran pemuda dengan mengolaborasikan semua ide dalam wujud ogoh-ogoh.

Ini kisah dari karya ogoh-ogoh karya Sekaa Teruna Yowana Dharma Sentana Banjar Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli.

Pada tahun baru Caka 1948 ini I Kadek Adi Puspa Wiguna mendapatkan imajinasi yang abstrak pada saat berbincang dengan anggota Yowana Dharma Sentana. Imajinasi itu hendak direalisasikan dalam bentuk ogoh-ogoh dengan nama “Nyi Rimbit”.

Nyi Rimbit merupakan seorang wanita yang difitnah memiliki ilmu pengeleakan di sebuah desa yang disebut Desa Kalikedasa. Fitnah itu datang dari calon murid, Winari, yang ditolaknya pada saat ingin belajar ilmu pengeleakan dengan tujuan untuk membalas dendam.

Penolakan itu dilakukan karena Nyi Rimbit belajar pengeleakan untuk memperdalam sastra dan menyeimbangkan alam semesta. Karena penolakan itu, Nyi Rimbit difitnah dan dibakar. Namun karena kesaktiannya, Nyi Rimbit bisa hidup kembali dan membinasakan semua orang yang memiliki niat jahat terhadap desanya.

***

Ogoh-Ogoh “Nyi Rimbit” Yowana Dharma Sentana, Yangapi, Bangli

Kisah Nyi Rimbit itulah yang dijadikan sumber inspirasi dan imajinasi oleh Kadek Adi. Dan ketika imajinasi itu hendak diwujudkan dalam bentuk ogoh-ogoh terjadi sejumlah keanehan.

Dari awal  sejak pembuatan ogoh-ogoh ini, Kadek Adi selaku undagi (kreator) ogoh-ogoh Nyi Rimbit ini sudah mengalami mimpi yang aneh setiap hendak memejamkan matanya. Tak hanya itu, pada saat pawai yang diadakan tanggal 15 Maret 2025 pada  YACA Festival, Kadek Adi hanya mampu menonton sebentar karena ia merasakan hawa yang berbeda menyelimuti dirinya.

“Raga tumben sajan percaya kene-kene Nok, karena rage sebelumne sing taen percaya hal-hal mistis,” ujar Kadek Adi. Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia Kadek Adi mengatakan ia sebelumnya tidak percaya dengan hal mistis namun pada ogoh-ogoh ini hal yang dirasakan berbeda. Seakan ada nyawa di dalam ogoh-ogoh ini.

Hal itupun terjawab pada saat geladi bersih sebelum pawai yang dilaksanakan di Jaba Pura Dalem Agung Yangapi, bertepatan dengan kajeng kliwon dan tumpek wayang. Banyak orang mengatakan, melakukan geladi pada saat hari kajeng kliwon dan tumpek wayang itu adalah sebuah kesalahan. Namun pada saat itu, dalam pemikiran Komang Sapta Diana  sebagai penggarap tabuh dan Ni Putu Melani Putri sebagai penggarap fragment tari, Ida yang berstana di Pura Dalem tidak mungkin menyakiti ataupun memberikan hal negatif kepada panjak-nya (pemujanya), melainkan Ida akan memberikan taksu terhadap panjak-nya(Pemujanya).

Tepat pukul 21.25 geladi hampir berakhir namun ada gerakan tidak biasa dari pemeran utama fragment tari yang memerankan Nyi Rimbit yaitu Ni Kadek Vita Sari. Vita melakukan gerakan yang unik, dan penata gerak merasa aneh karena mereka tidak mengajarkan gerakan itu kepada Vita.

Ternyata selepas menari Vita mengalami kesurupan. Semua panik namun dari alam bawa sadar Vita berkata “Sampun becik, Taksune sampun tedun”. Jika diterjemahkan, semua hal terkait ogoh-ogoh, tabuh, tari memiliki taksu masing-masing dan dikatakan sangat bagus dan metaksu.

Singkat cerita Jero Mangku Dalem, Prajapati, dan Ulu Setra datang untuk menyadarkan Vita dan semua orang tenang. Setelah melaksanakan geladi di desa, mereka bergegas untuk mengikuti geladi di lapangan tempat pawai berlangsung yaitu Lapangan Desa Adat Metra.

Penulis iseng bertanya, mengapa Vita bisa kerauhan? Apa yang Vita lihat?

Penari dalam pawai Ogoh-Ogoh “Nyi Rimbit” Yowana Dharma Sentana, Yangapi, Bangli

“Mare to cang ningalin tiga sosok, pertama cewek di duur punyan bingine, kedua cewek pakaian  putih, miiik san di Ulun Setra, dan nak tueee ngabe tungked persis care ne di ogoh-ogohe.” Terjemahan dalam bahasa Indonesia, Vita mengatakan melihat tiga sosok dalam geladi di Pura Dalem, yang pertama wanita berputar di pohon beringin, wanita dengan pakaian putih yang memiliki bau sangat harum, dan nenek tua yang sangat mirip dengan tokoh yang dibuat ogoh-ogoh. Mereka bertiga ingin sekaligus masuk ke raga Vita namun Vita tidak bisa menerima karena energinya terlalu kuat sehingga yang masuk ke tubuh Vita adalah sosok nenek yang mirip sekali dengan sosok ogoh-ogoh yang dibuat.

***

Tibalah waktu pentas di Lapangan Desa Adat Metra, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Yowana Dharma Sentana Banjar Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli mendapatkan undi 3 dalam pawai. Pada saat masuk ke lapangan hawa yang berbeda sangat kuat, bulu kuduk dan mata penonton tertuju pada ogoh-ogoh, tabuh, dan tarian yang dipersembahkan oleh Yowana Dharma Sentana.

Pada saat pawai terdapat 5 orang yang kesurupan dan dapat ditangani oleh pemangku yang sangat sigap dalam menyadarkan mereka yang kesurupan.

Pada akhirnya, karena banyak kejadian dan sosok yang dijadikan ogoh-ogoh itu adalah sosok yang ada di Pura Dalem. Maka keputusan akhir yang didapat ogoh-ogoh tersebut harus dipralina (dibakar) setelah semua prosesinya selesai.

Ogoh-Ogoh “Nyi Rimbit” Yowana Dharma Sentana, Yangapi, Bangli

Sebuah imajinasi yang awalnya hanya untuk memuaskan hasrat seni dan melestarikan budaya ternyata memiliki cerita nyata serta sosok nyata yang tidak diketahui sebelumnya.

Pada tahun ini Yowana Dharma Sentana Desa Adat Yangapi, membuat karya yang spektakuler dengan taksu yang membuat semua orang merinding dan mengagumi karya ini. Karya ini dapat disebut sebagai masterpiece-nya Yowana Dharma Sentana. [T]

Penulis: I Gede Wirawan Adipranata
Editor: Adnyana Ole

Tags: BangliBanjar YangapiDesa Tembukuogoh-ogoh
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

Next Post

Kisah Hari Raya Nyepi Umat Hindu di Surabaya

I Gede Wirawan Adipranata

I Gede Wirawan Adipranata

Lahir dan tinggal di Banjar Yangapi, Tembuku, Bangli

Related Posts

Sekar Mas, Seka Serbabisa: Ruang Kreativitas Anak Muda untuk Bertumbuh

by Dede Putra Wiguna
May 22, 2026
0
Sekar Mas, Seka Serbabisa: Ruang Kreativitas Anak Muda untuk Bertumbuh

DI sebuah pagi yang riuh, sekelompok anak muda berjalan beriringan di jalanan desa Ketewel, Gianyar. Di tangan mereka, suling, kendang,...

Read moreDetails

Mebarung Gong Kebyar Lintas Benua, Kanada dan Banjar Paketan di Singaraja Bertukar Budaya Lewat Gamelan

by Komang Puja Savitri
May 21, 2026
0
Mebarung Gong Kebyar Lintas Benua, Kanada dan Banjar Paketan di Singaraja Bertukar Budaya Lewat Gamelan

DUA sekaa gong yang mebarung atau tampil berhadap-hadapan memenuhi Bale Banjar Paketan, Desa Adat Buleleng, Kecamatan Buleleng, dalam sebuah pertukaran...

Read moreDetails

Bang Dance Matangkan Struktur dan Posisi Artistik dalam Inkubasi Tahap III “Sejak Padi Mengakar”

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Bang Dance Matangkan Struktur dan Posisi Artistik dalam Inkubasi Tahap III “Sejak Padi Mengakar”

"Memasuki tahap akhir inkubasi, Bang Dance merumuskan struktur dramaturgi, strategi afektif, dan posisi artistik karya sebagai praktik koreografi kontemporer berbasis...

Read moreDetails

Ketika ‘Legong Kembang Ura’ Menyapa Guwang untuk Pertama Kalinya

by Dede Putra Wiguna
May 19, 2026
0
Ketika ‘Legong Kembang Ura’ Menyapa Guwang untuk Pertama Kalinya

“Ini tarian paling susah yang pernah dipelajari sejauh ini.” Kalimat itu meluncur pelan dari Ni Mas Ayu Rasitha setelah usai...

Read moreDetails

Dramatari Arja Klasik Giri Nata Kusuma Hidup Kembali, Menjadi Duta Kota Denpasar Tampil di PKB 2026

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Dramatari Arja Klasik Giri Nata Kusuma Hidup Kembali, Menjadi Duta Kota Denpasar Tampil di PKB 2026

WARGA Banjar Bukit Buwung¸ Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur memiliki semangat untuk membangkitkan kembali kesenian dramatari arja yang sudah...

Read moreDetails

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
0
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

Read moreDetails

Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
0
Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk Pesta Kesenian Bali 2026

DESA Mengwi yang dulunya sebagai pusat kerajaan mewarisi berbagai kebudayaan, tradisi dan nilai-nilai luhur yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat...

Read moreDetails

Lomba Tapel Ogoh-ogoh di UPMI Bali: Menumbuhkan Kreativitas Tanpa Batas

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Lomba Tapel Ogoh-ogoh di UPMI Bali: Menumbuhkan Kreativitas Tanpa Batas

“Ogoh-ogoh itu bukan lagi kesenian musiman. Tetapi kesenian yang dikerjakan sepanjang masa.” Kalimat pembuka itu meluncur dari Dr. I Made...

Read moreDetails

Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  

by Dede Putra Wiguna
April 30, 2026
0
Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  

SEJAK dibentuk pada 2008 di Bali, Dialog Dini Hari konsisten mempertahankan pendekatan musik yang tenang dan reflektif. Kini, band indie...

Read moreDetails

Diseminasi dan Penayangan Perdana Film Dokumenter “Dibia – Hanuman Hitam”: Menelusuri Laku Kesenian Bali melalui Sosok Maestro

by Dede Putra Wiguna
April 29, 2026
0
Diseminasi dan Penayangan Perdana Film Dokumenter “Dibia – Hanuman Hitam”: Menelusuri Laku Kesenian Bali melalui Sosok Maestro

CINEPOLIS Plaza Renon menjadi titik temu antara ingatan, penghormatan, dan refleksi. Di sanalah BALIDOC menggelar diseminasi sekaligus penayangan perdana film...

Read moreDetails
Next Post
Kisah Hari Raya Nyepi Umat Hindu di Surabaya

Kisah Hari Raya Nyepi Umat Hindu di Surabaya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali
Persona

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
Puisi-puisi Chusmeru | Sajak Kota Kembang
Puisi

Puisi-puisi Chusmeru | Sajak Kota Kembang

Jamaras Hujan rintik di jalanan becek tak hentikan langkah untuk berikrarKampung itu menjadi saksi dua hati jatuh hati dengan hati-hatiSiapa...

by Chusmeru
May 22, 2026
Di Pasar Cublak, Setelah Pinus-Pinus Berbisik | Cerpen Dody Widianto
Cerpen

Di Pasar Cublak, Setelah Pinus-Pinus Berbisik | Cerpen Dody Widianto

RASA-RASANYA kau tak akan kuat memendam sendiri masalahmu ini. Kau yang semata wayang, kau yang ditinggal ayahmu saat umurmu angka...

by Dody Widianto
May 22, 2026
King Lear dan Refleksi Kekuasaan Hari Ini
Esai

King Lear dan Refleksi Kekuasaan Hari Ini

SAAT gelisahku, saat bongkar-bongkar buku lama berdebu – saya justru tertarik drama-drama karya William Shakespeare. Setelah mencoba memahami lakon Macbeth...

by Hartanto
May 22, 2026
Hermeneutika ’The Park’ Karya Uriah Heep dalam Lanskap Budaya Nusantara
Ulas Musik

Hermeneutika ’The Park’ Karya Uriah Heep dalam Lanskap Budaya Nusantara

LAGU “The Park” dari album Salisbury karya Uriah Heep sering dipahami sebagai balada progresif yang kontemplatif dan melankolis. Dengan vokal...

by Ahmad Sihabudin
May 22, 2026
(Bukan) Demokrasi Kita
Esai

‘Trust the Process’: Arsenal-Arteta Bisa, Bagaimana Indonesia-Prabowo?

ADA satu kalimat yang beberapa tahun terakhir identik dengan Arsenal: trust the process. Kalimat itu awalnya lebih sering menjadi bahan...

by Afgan Fadilla
May 22, 2026
Sekar Mas, Seka Serbabisa: Ruang Kreativitas Anak Muda untuk Bertumbuh
Panggung

Sekar Mas, Seka Serbabisa: Ruang Kreativitas Anak Muda untuk Bertumbuh

DI sebuah pagi yang riuh, sekelompok anak muda berjalan beriringan di jalanan desa Ketewel, Gianyar. Di tangan mereka, suling, kendang,...

by Dede Putra Wiguna
May 22, 2026
Mebarung Gong Kebyar Lintas Benua, Kanada dan Banjar Paketan di Singaraja Bertukar Budaya Lewat Gamelan
Panggung

Mebarung Gong Kebyar Lintas Benua, Kanada dan Banjar Paketan di Singaraja Bertukar Budaya Lewat Gamelan

DUA sekaa gong yang mebarung atau tampil berhadap-hadapan memenuhi Bale Banjar Paketan, Desa Adat Buleleng, Kecamatan Buleleng, dalam sebuah pertukaran...

by Komang Puja Savitri
May 21, 2026
Berguru ke Baduy Luar
Tualang

Berguru ke Baduy Luar

SETELAH rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan persembahyangan di Pura Aditya Jaya Rawangun Jakarta Timur pada Kamis Umanis Gumbreg, 14...

by I Nyoman Tingkat
May 21, 2026
Besar Cerita, Besar Berita
Esai

Besar Cerita, Besar Berita

ENTAH kebetulan atau tidak, saya beberapa kali mendapati pada beberapa keluarga di Bali yang suka membesar-besarkan cerita tentang bantuan yang...

by Angga Wijaya
May 21, 2026
In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali
Khas

In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

IA fotografer, ia mencintai kesenian Bali. Maka hidupnya diabdikan untuk mengabadikan segala bentuk kesenian Bali melalu foto-foto yang eksotik sekaligus...

by Made Adnyana Ole
May 21, 2026
Hati-Hati Ada Proyek!
Esai

Hati-Hati Ada Proyek!

DI Bali, terutama wilayah selatan, papan bertuliskan ‘Hati-Hati Ada Proyek’ bukan lagi sekadar penanda pembangunan. Ia telah menjadi semacam slogan...

by Dede Putra Wiguna
May 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co