AIR adalah salah satu unsur alam yang bisa kita lihat, pegang, rasakan, kelola dan manfaatkan.
Para ilmuwan telah memberikan kita pengetahuan tentang molekul air, yang disebut H₂O, (terdiri dari satu atom oksigen dan dua atom hidrogen yang terikat secara kovalen). Atom oksigen bersifat elektronegatif yang menarik elektron lebih kuat, menyebabkan atom oksigen memiliki muatan negatif parsial (δ-) dan atom hidrogen memiliki muatan positif parsial (δ+).
Ini menyebabkan mulekul air menjadi molekul polar, yang memiliki ujung positif dan negatif, sehingga memungkinkan terjadinya ikatan hidrogen antar molekul air.
Karena oksigen lebih elektronegatif daripada hidrogen, elektron ikatan lebih banyak tertarik ke oksigen.
Atom oksigen menjadi sedikit negatif (δ-).
Atom hidrogen menjadi sedikit positif (δ+).
Karena distribusi elektron yang tidak merata dan keberadaan pasangan elektron bebas pada atom oksigen, sehingga molekul air memiliki bentuk bengkok atau V.
Ikatan Hidrogen
Karena polaritasnya, atom hidrogen dari satu molekul air yang positif akan tertarik pada atom oksigen dari molekul air lain yang negatif.
Tarikan ini disebut ikatan hidrogen, yang berperan penting dalam sifat fisik air.
Sifat polar air memungkinkannya menjadi pelarut yang baik untuk banyak zat lain.
Meskipun ada pembagian muatan parsial, molekul air secara keseluruhan bersifat netral karena jumlah total proton dan elektronnya sama. Suhu dan wadah membuat molekul air bisa berubah wujud dan bentuk dalam struktur molekul H₂O yang sama.
Penciptaan, Pemeliharan dan Peleburan
Pengetahuan manusia akan kandungan air (molekul H₂O), menciptakan pengetahuan bagi penciptaan, pemeliharaan dan peleburan, bagi molekul, atom, unsur alam dan alam semesta.
Molekul air yang dipengaruhi suhu menciptakan PH, suhu tinggi membuat PH basa, menciptakan rasa asin, manis, pedas.pahit dll Suhu rendah menciptakan PH asam, menciptakan rasa asam, pahit, manis, pedas dll.
Untuk mendapatkan tanah yang subur, agar tanaman bisa tumbuh, hidup, berkembang dan menghasilkan yang maksimal sesuai harapan petani biasanya akan memberikan pupuk pada tanah tempat tanaman tumbuh. Pupuk yang diberikan umumnya pupuk NPK (dengan kandungan Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K), tiga unsur hara makro esensial yang dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan yang sehat dan optimal.
Nitrogen (N) penting untuk pertumbuhan daun dan batang, Fosfor (P) mendukung perkembangan akar dan tunas, sedangkan Kalium (K) berperan penting dalam proses pembungaan dan pembuahan.
Tanah dataran tinggi yang biasanya ber-pH rendah, asam, biasanya diberi pupuk unsur K yang bersifat basa, begitu juga sebaliknya untuk tanah di dataran rendah yang ber-pH tinggi, akan diberi lebih banyak pupuk unsur N, sedang unsur F diperlukan bagi semua jenis tanah.
Jika manusia, khususnya petani, bisa menciptakan kondisi yang membuat tanaman tumbuh, subur, berkembang dan menghasilkan seperti yang diharapkan, maka sewajarnyalah seorang manusia juga bisa menciptakan kehidupan, kesehatan, dan kebahagiaan bagi dirinya sendiri, orang lain dan lingkungannya, dengan mengetahui, memahami, mengembangkan dan memanfaatkan molekul air.
PH air yang dapat dikonsumsi oleh manusia umumnya berkisar di angka 6-7. Jika seorang manusia meminum air pH tinggi, yang berarti cenderung basa, akan bisa mengurangi kadar asam dalam tubuhnya. Kesehimbangan kadar asam dan basa dalam tubuh manusia akan menciptakan kesehatan dan kehidupan yang lebih baik bagi manusia.
Molekul air sangat mengikat molekul-molukel lainnya. Pemahaman manusia akan molekul-molekul lain yang bisa diikatnya akan membuat seseorang memahami konsep penciptaan, pemeliharaan dan peleburan, dalam dirinya, lingkungan dan alam semesta. Pilihannya ada pada diri kita, sebagai pribadi, sebagai masyarakat, sebagai orang-orang yang dipercaya untuk mengelola; pemimpin, pejabat yang konon telah mendapat kepercayaan dari masyarakat.
Semoga kita semua makin paham tentang air, keairan dan pengairan kita dan lingkungan. Salam. [T]
Penulis: Mas Ruscitadewi
Editor: Adnyana Ole


























