25 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jambore GenRe Kota Denpasar 2025: Dua Hari Satu Malam Penuh Canda, Solidaritas, dan Harapan

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
September 5, 2025
in Gaya
Jambore GenRe Kota Denpasar 2025: Dua Hari Satu Malam Penuh Canda, Solidaritas, dan Harapan

Jambore GenRe Kota Denpasar 2025 │Foto: Dok. Forum GenRe Kota Denpasar

SUASANA pagi di Teba Majelangu, Kertalangu, Denpasar, begitu semarak pada Jumat, 29 Agustus 2025. Udara masih segar ketika puluhan remaja mulai berdatangan dengan ransel besar, matras yang digulung, dan wajah penuh semangat.

Alih-alih tenda kecil yang terpisah-pisah, panitia menyiapkan dua tenda besar sebagai tempat beristirahat bersama: satu untuk peserta perempuan dan satu untuk peserta laki-laki. Di tengah halaman yang dikelilingi hamparan sawah dan rimbun pohon, tenda-tenda itu berdiri kokoh, menjadi saksi dilaksanakannya Jambore Generasi Berencana (GenRe) Kota Denpasar 2025 ─ perhelatan perdana yang dirancang bukan hanya sebagai perkemahan ─ melainkan juga ruang belajar, bermain, dan berproses bersama.

Bagi sebagian peserta, tidur di tenda besar bersama puluhan teman baru adalah pengalaman yang benar-benar berbeda. Malam itu mereka tidak hanya berbagi ruang, tapi juga berbagi cerita, tawa, bahkan lagu yang dinyanyikan lirih sebelum tidur. Bagi yang lain, jambore ini adalah kesempatan langka untuk memperluas jejaring pertemanan lintas sekolah dan komunitas.

Para peserta jambore saat melakukan jelajah alam │Foto: Dok. Forum GenRe Kota Denpasar

Jambore perdana ini mengusung tema “Menjadi Remaja Cerdas, Sehat, dan Berkarakter Bersama GenRe”. Ketua Panitia, Nengah Ari Suputra Bawa mengatakan, tema ini bukan sekadar slogan, melainkan cermin dari kenyataan sehari-hari. Remaja menghadapi tantangan nyata: pernikahan dini yang masih terjadi di beberapa daerah, perilaku seks bebas, hingga penyalahgunaan narkoba. Melalui Program Generasi Berencana (GenRe) yang diinisiasi Kemendukbangga/BKKBN, kegiatan jambore ini mencoba menjawab tantangan itu dengan cara yang berbeda: edukasi dikemas lewat kebersamaan dan kegiatan luar ruang yang menggembirakan.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari satu malam ini diikuti oleh 60 peserta. Mereka adalah anggota Forum GenRe Kota Denpasar, perwakilan Pusat Informasi Konseling Remaja/Mahasiswa (PIK-R/M) dari sekolah dan kampus, Duta GenRe Desa, serta Forum Anak Daerah Kota Denpasar.  

Hari pertama dimulai dengan pembukaan secara formal. Setelah itu, peserta mengikuti sesi materi tentang program GenRe dan kesehatan reproduksi. Para fasilitator atau narasumber mengajak mereka berdiskusi, berbagi pengalaman, bahkan mengekspresikan pandangan lewat simulasi singkat.

Para peserta jambore saat melakukan jelajah alam │Foto: Dok. Forum GenRe Kota Denpasar

Siang harinya, peserta diajak jelajah alam menyusuri jogging track Kertalangu. Setiap kelompok harus melewati pos-pos dengan tantangan berbeda. Ada yang menyelesaikan teka-teki silang tentang GenRe, ada pula yang membuat konten video singkat untuk media sosial. Pada sesi ini, kreativitas sekaligus kerja sama antarkelompok diuji.

Canda tawa bercampur teriakan semangat terdengar sepanjang jalur. Menjelang sore, peserta kembali ke lapangan untuk outbound ringan. Permainan perang bantal menjadi yang dinanti-nanti. Meski sederhana, kegiatan ini menumbuhkan sportivitas. Ada kelompok yang kalah lalu tertawa terpingkal-pingkal, ada pula yang menang dengan penuh gaya. Semua larut dalam keceriaan yang membuat lelah seakan hilang.

Permainan perang bantal di Jambore GenRe Kota Denpasar 2025│Foto: Dok. Forum GenRe Kota Denpasar

Ketika sore berganti malam, api unggun menyala di tengah halaman, para peserta pun berdiri melingkar. Cahaya dari kobaran api membuat suasana semakin hangat. Malam itu diisi dengan pentas seni. Setiap kelompok tampil bergiliran: ada yang menampilkan teater, ada pula yang menyanyikan lagu bersama. Riuh tepuk tangan dan sorak-sorai mengiringi keseruan malam itu.

Kendati demikian, puncak keheningan justru hadir di akhir malam, saat sesi refleksi atau renungan dengan tema ‘Surat untuk Diri Sendiri’. Dalam hening, peserta merenungkan harapan, cita-cita, dan janji pribadi untuk masa depan. Ada yang larut dalam renungan, ada pula yang berteriak secara tiba-tiba. Sesi renungan itu menjadi penutup kegiatan hari pertama.

Para peserta mengitari api unggun│Foto: Dok. Forum GenRe Kota Denpasar

Malam ditutup dengan renungan, pagi diawali dengan senam

Hari kedua pun dimulai dengan senam pagi. Di halaman, puluhan peserta bergerak serempak mengikuti irama musik, sebelum sarapan bersama. Seusai sarapan, permainan tarik tambang digelar.

Sorakan riuh dari peserta menambah semangat kelompok yang berjuang menarik tali sekuat tenaga. Ada yang jatuh, ada yang tergelincir, namun tetap berjuang untuk bangkit, semuanya berlangsung dalam semangat kebersamaan. Menjelang siang, kegiatan ditutup dengan evaluasi, pembagian sertifikat, dan sesi foto bersama.

Para peserta bermain tarik tambang │Foto: Dok. Forum GenRe Kota Denpasar

Salah satu peserta, Ari Witarini, membagikan kesannya. “Jambore ini sangat berkesan, seru banget ketemu teman-teman baru, belajar hal-hal baru, dan bisa bermain bersama. Salah satu yang paling mengesankan saat explore alam. Setiap ketemu pos, kita diminta menyelesaikan tantangan untuk meningkatkan kerja sama tim. Walaupun kita baru kenal, tapi solidaritasnya bukan main. Awalnya kami merasa nggak bakal dapat juara, ternyata dapat juara satu,” ungkapnya penuh semangat.

Kesuksesan jambore perdana ini tentu tidak lepas dari kerja keras panitia. Ketua Panitia, Nengah Ari Suputra Bawa, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Dua hari satu malam ini benar-benar menjadi pengalaman berharga, tidak hanya bagi peserta tapi juga bagi kami selaku penyelenggara,” ujarnya saat sesi penutupan.

Penyerahan hadiah kepada peserta oleh Desak Made Diah Aristiani, Ketua Forum GenRe Kota Denpasar│Foto: Dok. Forum GenRe Kota Denpasar

Sesi foto setelah penyerahan hadiah bersama Made Ayu Wahyuni, SE., M.Si., Kepala KBK3 Kota Denpasar (depan tengah)│Foto: Dok. Forum GenRe Kota Denpasar

Ari juga mengakui ada tantangan maupun kendala dalam pelaksanaannya. Cuaca yang berubah-ubah sempat menguji, begitu juga koordinasi antar divisi. Namun, semua bisa diatasi berkat soliditas panitia. Ia bahkan melihat hambatan itu sebagai bagian dari proses belajar bersama. Malam itu, ketika api unggun menyala, Ari menyampaikan alasan mengapa kegiatan ini disebut jambore. “Kami ingin jambore ini berbeda dengan seminar di ruangan. Di sini remaja bisa belajar, bermain, dan berproses bersama dalam suasana yang menyenangkan sekaligus bermakna,” jelasnya, disambut tepuk tangan dan sorakan peserta.

Apresiasi juga datang dari Desak Made Diah Aristiani, Ketua Forum GenRe Kota Denpasar. Menurutnya, jambore ini menjadi langkah penting untuk memperkuat peran Forum GenRe di kalangan remaja, khususnya di Kota Denpasar.

“Rasanya senang sekali, Forum GenRe Kota Denpasar dapat menjadi wadah pengembangan diri bagi remaja. Kami berharap melalui kegiatan jambore ini, bisa memberikan edukasi dan menyebarluaskan vibrasi positif untuk remaja di Kota Denpasar, terutama bagi perwakilan peserta,” ujarnya.

Harapan untuk masa depan dan keberlanjutan

Sebagai kegiatan perdana, Jambore GenRe Kota Denpasar 2025 meninggalkan kesan yang mendalam bagi para peserta. Ia bukan sekadar rangkaian acara formal, melainkan momentum untuk merajut persahabatan, memperkuat solidaritas, dan menyosialisasikan gerakan hidup sehat.

Setiap aktivitas mengandung pesan tersendiri: outbound mengajarkan kerja sama, pentas seni menumbuhkan rasa percaya diri, renungan malam menanamkan kesadaran, dan tarik tambang menekankan arti strategi serta kekompakan. Dengan cara ini, nilai-nilai GenRe tidak hanya disampaikan lewat kata-kata, tapi dialami langsung oleh peserta.

Pembukaan kegiatan dengan simbolisasi pelepasan burung dara oleh Kepala Bidang KBK3 (kiri) dan I Gusti Agung Sri Wetrawati, Kepala Dinas P3AP2KB Kota Denpasar (kanan), didampingi Ketua Forum GenRe Kota Denpasar dan Ketua Panitia │Foto: Dok. Forum GenRe Kota Denpasar

Foto bersama di hari pertama, setelah pembukaan acara secara formal │Foto: Dok. Forum GenRe Kota Denpasar

Forum GenRe Kota Denpasar sendiri sudah merencanakan jambore sebagai agenda tahunan. Diharapkan, semakin banyak remaja yang ikut serta, semakin luas pula dampak yang dihasilkan. Menurut Desak Made Diah Aristiani selaku Ketua Forum GenRe Kota Denpasar, jambore ini adalah investasi jangka panjang. Dari sinilah diharapkan lahir kader-kader muda GenRe yang mampu menjadi teladan, penggerak, sekaligus agen perubahan. Dan bagi para peserta, jambore 2025 akan selalu menjadi cerita yang mereka kenang ─ tentang tenda besar yang dipenuhi canda, tentang api unggun yang menghangatkan malam, tentang perenungan diri dan harapan besar.

“Lebih dari itu, jambore ini mengingatkan bahwa memberi ruang bagi remaja untuk tumbuh berarti memberi ruang bagi masa depan remaja Kota Denpasar untuk bersinar. Sebuah perjalanan kecil, tapi menuju cita-cita besar: Indonesia emas yang cerdas, sehat, dan berkarakter,” kata Desak Diah. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Dave Narada Putra dan Melda Yogiani, Duta GenRe Bali 2025: Menyalakan Renjana, Menyemai Teladan
Tak Lagi Yatim Piatu, Forum GenRe Badung Kini Miliki Ayah dan Bunda GenRe
Duta GenRe Badung 2025, Putra Adiyasa dan Oktivia Suryani, Merayakan dan Dirayakan
Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2025: Nuartha dan Nadia Siap Jadi Figur Remaja Teladan
Putu Bayu Yudha dan Dhea Prasasti Jadi Duta GenRe Gianyar 2025: Wajah Baru Menjaga Semangat Berkelanjutan
Tags: genRegenRe Denpasarjambore genRe
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tiga Sekawan dari Pakisan Persembahkan Emas Pertama untuk Buleleng di Cabor Sepak Takraw Porprov Bali 2025

Next Post

Reinkarnasi Perilaku Baik melalui Momen Hari Saraswati

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

by tatkala
July 24, 2026
0
Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

INSTALASI panel surya kini menjadi salah satu strategi yang semakin dipertimbangkan untuk mengendalikan biaya energi, sekaligus memenuhi target keberlanjutan. Saat...

Read moreDetails

Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

by tatkala
July 16, 2026
0
Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

PADA 30 Januari 2018, Canon Indonesia merilis printer terbaru yakni Printer PIXMA Ink Efficient G series.  Ada lima tipe printer...

Read moreDetails

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

Read moreDetails

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

Read moreDetails

5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

by tatkala
May 29, 2026
0
5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

MENGGUNAKAN parfum wanita memang jadi cara paling simpel untuk meningkatkan rasa percaya diri dan meninggalkan kesan yang elegan. Tapi, tahukah...

Read moreDetails

‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

SEMAKIN malam, semakin meriah juga suasana di Gedung Kesenian I Ketut Marya, pada Jumat, 8 Mei 2016. Tepuk tangan riuh...

Read moreDetails

Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

by tatkala
May 4, 2026
0
Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

TIDAK semua pemain menikmati perjalanan yang sama dalam game. Ada yang menghargai setiap tahap perkembangan, ada juga yang lebih fokus...

Read moreDetails

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

by tatkala
May 1, 2026
0
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

by Dede Putra Wiguna
April 13, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

A.A Ngurah Agung Krishna Dananjaya dan Komang Trisna Darmayanti resmi terpilih sebagai Winner Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Denpasar 2026....

Read moreDetails

5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

by tatkala
April 6, 2026
0
5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

Teknologi drone telah mengubah cara kita merekam pengalaman perjalanan. Dengan menerbangkan drone, kreator dapat menangkap pegunungan, garis pantai, kota, hingga...

Read moreDetails
Next Post
Reinkarnasi Perilaku Baik melalui Momen Hari Saraswati

Reinkarnasi Perilaku Baik melalui Momen Hari Saraswati

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

PROFESOR BAHASA BALI TERBAIK DARI JEPANG  — Kiprah Profesor Mayuko Hara dalam Riset Bahasa Bali Aga Pedawa dan Bahasa Indonesia

— Catatan Harian Sugi Lanus, 25 Agustus 2027 Siapa pakar terbaik Bahasa Bali di Jepang? Jika pertanyaan itu ditujukan ke...

by Sugi Lanus
August 25, 2026
Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?
Opini

Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?

DI kelas Bahasa Indonesia SMA, siswa bergerak dari laporan hasil observasi, anekdot, hikayat, negosiasi, biografi, dan puisi; lalu berjumpa argumentasi,...

by Gede Sidi Artajaya
August 25, 2026
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan
Panggung

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda
Budaya

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]
Tualang

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan
Panggung

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026
Karnaval dan Kemacetan Sosial
Esai

Karnaval dan Kemacetan Sosial

ADA sesuatu yang terasa ganjil setiap kali bulan Agustus tiba. Bendera Merah Putih berkibar di depan rumah, umbul-umbul menghiasi gang,...

by Ahmad Fatoni
August 24, 2026
“Telur Segara, Bibit Kehidupan”, Metafora Jika Laut Adalah Makhluk Hidup
Ulas Rupa

“Telur Segara, Bibit Kehidupan”, Metafora Jika Laut Adalah Makhluk Hidup

PADA tahun 2023, terdapat sebuah pameran seni rupa yang mengangkat tentang laut dan ekosistemnya. Pameran tersebut berjudul “Surya Segara Rupa”...

by Savitri Sastrawan
August 24, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [6]: Algoritma sebagai Kurator yang Tak Pernah Membaca

ADA satu paradoks yang jarang diucapkan dalam diskusi tentang ekosistem sastra digital, bahwa kurator terbesar sastra Indonesia hari ini adalah...

by Andre Syahreza
August 24, 2026
105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih
Ekonomi

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih

PELAKSANAAN Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan...

by tatkala
August 24, 2026
Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas
Opini

Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas

Masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dulu sering dianggap seperti menembus gerbang prestise akademik. Seleksinya ketat, persaingannya tinggi, dan keberhasilannya sering...

by I Kadek Adhi Dwipayana
August 24, 2026
Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah
Ulas Pentas

Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah

SEBAGAI penari, aku bergerak dari kode satu ke kode gerak lainnya, sementara ayahku yang merupakan seorang pematung, bergerak dalam duduknya....

by Yanik Parta
August 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co