26 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Warna, Imajinasi dan Intuisi, dalam Lukisan Anak-Anak dari Rumah Seni Dewi Sri di Buleleng

Son Lomri by Son Lomri
March 12, 2025
in Pameran
Warna, Imajinasi dan Intuisi, dalam Lukisan Anak-Anak dari Rumah Seni Dewi Sri di Buleleng

Warna, Imajinasi dan Intuisi,dalam Lukisan Anak-Anak dari Rumah Seni Dewi Sri di Buleleng

SEKITAR 130 lukisan memperlihatkan permainan warna, imajinasi dan intusisi yang segar dan bernas dalam Pameran Lukisan Anak-anak Buleleng Tahun 2025 di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), Jalan A. Yani Singaraja, Sabtu, 8 Maret 2025..

Lukisan-lukisan itu dibuat oleh 18 anak yang usianya ada pasa kisaran 6 sampai 11 tahun. Acara itu diselanggarakan oleh Rumah Seni Dewi Sri dengan tajuk “Magical Colors”. Setiap anak, memiliki kesempatan memamerkan delapan lukisan dan memberi bandrol lukisan itu dengan harga yang sesuai.

“Untuk pertama kalinya kami menyelenggarakan kegiatan pameran ini dengan mengusung tema Magical Colors yang kami maksud dengan warna-warni ajaib yang murni dari goresan tangan anak-anak ini atau seniman-seniman cilik kita ini,” kata Dewi Sri selaku tutor Rumah Seni Dewi Sri.

Pameran itu setidaknya menjadi satu ruang ekspresi untuk anak-anak dalam berimajinasi dengan warna pada kanvas, dan memamerkannya di PLUT. Ada banyak orang yang datang dan menonton pameran yang diadakan di lantai satu dan lantai dua  Gedung PLUT.

Abimmanyu bersama pengunjung di depan lukisannya berjudul “Cat” yang lunas terjual | foto Adit

Dewi Sri selaku tutor menjelaskan pameran ini memiliki tujuan penting bagi anak-anaknya di Rumah Dewi Sri, tempat belajar mereka dalam hal melukis. Pertama, agar dapat mempublikasikan hasil para seniman-seniman cilik dari Buleleng ke khalayak lebih luas.

Kedua, seniman-seniman cilik ini dapat menginspirasi anak-anak lain untuk berkarya dan mengekspresikan bakat serta kemampuan seni mereka.

Kemudian yang ketiga, mengajarkan anak-anak sejak dini untuk bekerja dengan serius dan mengembangkan jiwa entrepreneur atau wirausaha melalui lukisan—melalui hobi melukis.

Pameran lukisan ini dirancang betul untuk memantik minat anak-anak pada dunia seni terutama seni lukis. Seperti pada Abimmanyu salah satunya. Umur Abimmanyu 11 tahun. Tapi soal menggambar, ia tergolong matang. Ia menggambar sejak berumur enam tahun, dan satu bulan yang lalu ia bergabung dengan Rumah Seni Dewi.

Pengunjung berpose di depan lukisan Abigail yang berjudul “Alien and Astronot” | Foto : Son

Seorang pelukis sedang berdiri di depan lukisannya berjudul “Colourful Emotion” | Foto: Son

Setelah satu bulan melukis dan dipamerkan, dan mendapat kunjungan dari penggemar lukisan, baik lokal maupun mancaranegara, juga dikunjungi para pejabat, Abimmanyu merasakan kepuasan tersendiri dan terpantik untuk terus melukis.

Biasanya, Abimmanyu hanya menggambar di kertas dengan krayon, sesekali juga ia menggambar di tembok rumahnya. “Saya senang menggambar Pura, pemandangan dan binatang-binatang,” kata Abimmanyu menceritakan kesukaannya dalam menggambar.

Di lantai satu, lukisan Abimmanyu berdiri dengan judul “Pura Ulun Danu Beratan”, menyambut pengunjung yang datang.

Bermain dengan Imajinasi, dengan Intuisi

Lukisan itu mempresentasikan alam dan manusia: Pura Ulun Danu Beratan, melambangkan keseimbangan antara alam dan manusia. Secara lokasi, Pura ini terletak di tepi Danau Beratan, yang merupakan sumber air dan kehidupan orang-orang di sekitarnya.

Di lukisan itu, pewarnaan menjadi kekuatan Abimmanyu pada lukisannya sehingga timbul kesan abstrak. Hal itu juga terlihat pada lukisannya yang berjudul “Ikan Koi” dari oil on canvas.

Di pameran, setidaknya ada empat lukisannya terjual lunas, antara lain; “Cat”, “Lady in The Moon”, “Ikan Koi” dan “Dewa Siwa”.

Istri Bupati Buleleng, Wardhany Sutjidra, sedang sambutan, mengapresiasi pameran penuh suka cita | Foto: Son

Para seniman anak-anak sedang berfoto bersama di acara pembukaan pameran | Foto: Son

Sementara Abigail, bocah berumur enam tahun itu—mengekspose kesenangan dirinya dengan gambar yang lebih terlihat kuat secara bentuk. Abigail terlihat pemalu di pameran, tetapi dalam lukisannya, imajinasi Abigail justru cukup liar. Keliaran itu tertumpahkan di kanvas.

Seperti pada lukisannya yang berjudul “Alien dan Astronot” yang sedang berteman. “Mereka ceritanya bersahabat di planet lain,” kata Abigail.

Secara intuitif, Abigail menggambarkan satu keharmonisan yang cukup kuat dengan simbol love di antara Alien dan Astronot yang sedang mengacungkan dua jari masing-masing sebagai simbol peace.

Di sana, imajinasi Abigail termanifestasikan cukup baik, sehingga lukisan sederhananya itu terkesan jadi lebih kuat secara gagasan. Bahkan, pada lukisannya yang berjudul “ROOOARR”—yang dibandrol tiga juta rupiah itu, juga memiliki makna cukup dalam.

Dua orang setia di pameran sedang berfose di lukisan Abimmanyu dengan judul “Ikan Koi” | Foto: Son

Abigail (kanan) tampak malu-malu di hadapan kamera | Foto: Son

Ada simbol-simbol yang dimainkan Abigail di dalam lukisannya. Seekor kucing hamil, dengan perutnya yang sedang mangap dan giginya yang runcing. Kemudian ada anak kucing lagi di perut kucing yang mangap itu.

Barangkali Abigail hendak mengatakan sesuatu yang penting tetang rahim dari betina kucing yang sedang hamil itu. Berikut adalah makna dari lukisan Abigial yang saya kutip dari lukisannya berjudul “ROOOARR” itu:

“Didalam hidupku yang indah, ada juga calon kehidupan baru yang akan segera lahir..lucu dan imut”

Di pameran lukisan itu, setidaknya mereka tidak sekadar menyaksikan lukisan mereka laku terjual. Tetapi lebih penting lagi, mereka benar-benar telah belajar bagaimana perasaan tumpah pada kanvas, sangat dalam. Penuh arti. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Merobek Romantisme Tentang Kota pada Pameran Foto “Singaraja Pagi Hari” di Pasar Intaran
Dari Pameran Lukisan “Sesananing Luh” – Kenyamanan, Kepasrahan dan Kekuatan Perempuan
Kartun Anak-Anak Asuhan Oom Pasikom – Catatan Pameran “Kartun Ber(b)isik” di Bentara Budaya Bali
Tags: lukisan anak-anakpameran seniPameran Seni RupaSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tentang Cinta dan Lain-lain  pada Album Cerpen Siswa SMAN 2 Kuta

Next Post

Masalah Manusia Tidak Jauh dari Uang

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

BURU-JIWA-BUMI: Dialog Seni Bali dan Korea Selatan di ISI Bali

by Nyoman Budarsana
October 18, 2026
0
BURU-JIWA-BUMI: Dialog Seni Bali dan Korea Selatan di ISI Bali

Empat seniman dari Bali dan Korea Selatan menggelar pameran kolaboratif bertajuk BURU-JIWA-BUMI di Nata-Citta Art Space (N-CAS), Institut Seni Indonesia...

Read moreDetails

𝐌𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐈 𝐋𝐔𝐀𝐑 𝐍𝐄𝐆𝐄𝐑𝐈 𝐈𝐍𝐃𝐈𝐀 𝐁𝐔𝐊𝐀 𝐏𝐀𝐌𝐄𝐑𝐀𝐍 𝐋𝐎𝐍𝐓𝐀𝐑 𝐁𝐀𝐋𝐈

by tatkala
October 14, 2026
0
𝐌𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐈 𝐋𝐔𝐀𝐑 𝐍𝐄𝐆𝐄𝐑𝐈 𝐈𝐍𝐃𝐈𝐀 𝐁𝐔𝐊𝐀 𝐏𝐀𝐌𝐄𝐑𝐀𝐍 𝐋𝐎𝐍𝐓𝐀𝐑 𝐁𝐀𝐋𝐈

Menteri Luar Negeri India, 𝐃𝐫. 𝐒. 𝐉𝐚𝐢𝐬𝐡𝐚𝐧𝐤𝐚𝐫, 12 Oktober 2026, membuka pameran 𝑁𝑖𝑟ā𝑚𝑎𝑦ā𝑡𝑎: 𝐻𝑒𝑎𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑎𝑛𝑑 𝑊𝑒𝑙𝑙𝑏𝑒𝑖𝑛𝑔 𝑖𝑛 𝑆𝑜𝑢𝑡ℎ 𝐴𝑠𝑖𝑎𝑛 𝑇𝑒𝑥𝑡𝑠...

Read moreDetails

“Garbha Wedana: A Story Before It Begins”, Menelusuri Ruang Penciptaan Sebelum Kelahiran

by Nyoman Budarsana
October 12, 2026
0
“Garbha Wedana: A Story Before It Begins”, Menelusuri Ruang Penciptaan Sebelum Kelahiran

"GARBHA Wedana: A Story Before It Begins" menjadi pameran perdana Dyurupa, komunitas seniman rupa berbasis di Bali. Pameran yang melibatkan...

Read moreDetails

Pameran “EVOLUSI” Kawan Nusantara 2026: Warisan Nusantara yang Menemukan Bentuk Baru

by Nyoman Budarsana
October 8, 2026
0
Pameran “EVOLUSI” Kawan Nusantara 2026: Warisan Nusantara yang Menemukan Bentuk Baru

KETIKA mengunjungi pameran ini, jangan kaget jika menemukan warisan budaya seperti tenun, batik, dan berbagai perhiasan yang beradaptasi dengan zaman,...

Read moreDetails

10 Perspektif tentang Bali dalam Pameran Seni di Sthala Ubud

by Nyoman Budarsana
October 7, 2026
0
10 Perspektif tentang Bali dalam Pameran Seni di Sthala Ubud

SUDAH mengunjungi pameran Ten Ubud Local Artists di Sthala Ubud Bali? Jumlah karya yang disajikan tidak terlalu banyak memang, namun...

Read moreDetails

Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

Sore itu, suasana hotel sudah semakin gelap. Pameran bertajuk “Udhar Banda Karma: Unshackling the Karma of Tradition” belum juga dibuka....

Read moreDetails

“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

by tatkala
September 17, 2026
0
“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

JAKARTA | TATKALA.CO -- Lukisan berjudul The Wings of the Sanghyang Dance (2026) karya Putu Fajar Arcana, berhasil mengalahkan ribuan...

Read moreDetails

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
0
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

Read moreDetails

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

Read moreDetails

Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

by Satria Aditya
August 30, 2026
0
Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

SELAMA hampir tiga bulan, sejak awal Juni 2026, empat perupa muda asal Bali yaitu Made Ari, Made Arsana, Reka Biambara...

Read moreDetails
Next Post
Syair Pilu Berbalut Nada, Dari Ernest Hemingway Hingga Bob Dylan

Masalah Manusia Tidak Jauh dari Uang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital
Liputan Khusus

Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital

TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...

by Jaswanto
October 26, 2026
Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan
Esai

Ketakutan terhadap Seniman Eksperimental dan Tekanan Perubahan Zaman

KETAKUTAN terhadap perubahan dalam dunia seni tidak hanya muncul dari kekhawatiran meninggalkan tradisi, tetapi juga dari kehadiran bentuk-bentuk seni eksperimental...

by Ahmad Prasetya Hady
October 26, 2026
Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”
Bahasa

Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”

ADA seorang guru sekaligus penulis senior asal Bali yang bernama Nyoman Tingkat. Suatu ketika, dengan permainan kata yang cerdas dan menggelitik, melalui unggahan...

by I Made Sudiana
October 26, 2026
Belajar dari Senat, Menyapa Semeru
Tualang

Belajar dari Senat, Menyapa Semeru

ADA perjalanan yang kita tempuh karena tugas. Ada perjalanan yang kita jalani karena kewajiban. Namun, sering kali justru di balik...

by Ahmad Sihabudin
October 26, 2026
Mungkinkah Korut Serang AS?
Esai

Restrukturisasi Politik Tata Kelola Karhutla

DALAM perspektif ilmu politik dan studi kebijakan publik, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena meteorologis...

by Jerry Indrawan
October 26, 2026
Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026
Olahraga

Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026

SUASANA siang di kawasan dekat Pantai Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, mendadak bergemuruh pada Minggu 25 Oktober 2026....

by Nyoman Budarsana
October 26, 2026
Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan
Esai

Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

Di tengah perlombaan mencari perhatian, kita perlu bertanya: ketika penderitaan seseorang menjadi konsumsi publik, apakah kita sedang menunjukkan kepedulian atau...

by Hairunnisa Br. Sagala
October 26, 2026
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026
Khas

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co