22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Rahim Bahari” dari Komunitas Aghumi: Pantulan Budaya Perempuan Tangguh

Ida Ayu Putu Ika by Ida Ayu Putu Ika
July 6, 2024
in Panggung
“Rahim Bahari” dari Komunitas Aghumi: Pantulan Budaya Perempuan Tangguh

Proses latihan "Rahim bahari" oleh Komunitas Aghumi

INI adalah catatan dari seorang aktor sebelum pementasan Komunitas Aghumi pada saat acara NI POLLOK BERCERITA; STUDI TUR PERFORMATIF MUSEUM LE MAYUR dengan judul pementasan “RAHIM BAHARI”.

Acara ini tentunya memiliki pemaknaan sebagai tempat lahirnya sebuah energi kehidupan di lautan yang subur penuh berkah. Yang terinspirasi dari kartu tarot Mayor The Moon yang menunjukkan sisi kekuatan kegelapan melalui sumber energi naluri yang ada di alam bawah sadar, menyentuh ruang kandung tersembunyi agar menepi sejenak untuk menuju penyembuhan.

Tahukah teman-teman? Ternyata pementasan Rahim Bahari pernah dipentaskan saat acara Festival Bali Jani 2023 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali.

Kali ini acara pementasan Komunitas Aghumi dilaksanakan di salah satu museum yang berada di Provinsi Bali, Daerah Sanur yaitu “Museum Le Mayur”. Tapi pementasan kali ini menampilkan konsep tata panggung yang berbeda pada umunya, tentunya tidak seperti saat acara Festival Bali Jani 2023 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Bali.

Konsep tata panggung kali ini ialah memanfaatkan tempat yang sudah ada seperti ruangan museum, taman, dan area tempat suci dengan di iringi konsep eksplorasi gerak yang dilakukan dengan proses berpikir, berimajinasi, dan merespon suatu objek dengan menggunakan panca indra.

Acara ini akan berlangsung selama dua hari yaitu Sabtu, 6 Juli, dan Minggu, 7 Juli 2024. Di hari pertama dilaksanakan acara pembukaan dan lomba tari kontemporer. Di hari kedua ini merupakan acara puncak, pementasan Rahim Bahari akan dilakukan sebagai pementasan penutupan.

Museum Le Mayur merupakan salah satu cagar budaya di Denpasar yang menampilkan isu lingkungan dan perempuan. Disini kita memproduksi wacana masa lalu, melalui program ini tentunya kita ingin membuka sebuah ruang produksi tentang pengetahuan wacana kritis kenyataan melalui situs cagar budaya. Dengan demikian, diharapkan melalui pementasan ini dapat menumbuhkan kesadaran terhadap masyarakat tentang pentingnya nilai asah, asih, dan asuh bagi perempuan di kehidupan sosial dan budaya.

Orang-orang yang terlibat pada acara “Ni Pollok Bercerita: STUDI TUR PERFORMATIF MUSEUM LE MAYEUR” adalah:

  • Direktur Kreatif: Wulan Dewi Saraswati
  • Direktur Program: Santi Dewi
  • Manager Produksi: Ingga Adelia
  • Direktur Film: Amrita Dharma
  • Direktur Musik: Heri Windi Anggara
  • Penata Musik: Akmal Jana Prasetya & Manipuspaka
  • Sekretaris: Palapa Cahaya Bintang
  • Bendahara: Jatana Kassapa
  • Graphic Designer: Kevin Weda Arta
  • Photographer: Adi Wirawan & Cahya Yuana
  • Koordinator Lomba: Ilham Dwi Kurniawan
  • Koordinator Volunteer: Vira Pramitha
  • Koordinator Diskusi & Workshop: Pritha Maharani
  • Artistik: Arjun Mahavira, Satria Nugraha, Ferdianus Duan
  • Logistik: Hana Carissa, Lia Apriani, Cempaka Bunga, Putu Ika
  • Manager Media: Abi Surya & Aditya Arya
  • Volunteer: Teater Sangsaka & Komunitas Samar
  • Aktor Rahim Bahari: Putu Ika, Bintang , Ingga, Pritha, Lia, Cemi, Keisa

Pementasan Rahim Bahari 

Pementasan Rahim Bahari ini tentunya memiliki makna yang mendalam terkait momen yang mencekam dan penuh haru.

Seperti pada salah satu dialog transisi ke puisi kota dalam ingatan:

A: Siapa yang akan menyelamatkan kita?

B: Siapa yang menolong kita dari bencana ini?

C: Mungkin angin-angin yang sumbang

D: Atau nelayan kapal yang terapung

E: Mungkinkah kita akan hilang?

Rahim Bahari merupakan sebuah pantulan budaya perempuan tangguh yang hidup di pesisir. Kehidupan nya kadang bagai badai yang terombang-ambing oleh isu sosial dan kadang juga asin seperti air laut.

Saya sebagai salah satu aktor dalam pementasan itu, awalnya coba-coba. Sebenernya saya mengikuti kegiatan ini untuk mengisi waktu luang selama liburan saja. Kan lumayan ya bisa menambah pengalaman dan juga sekalian healing ke pantai.

Saya mengikuti pementasan ini tidak sepenuhnya dari awal tapi saat pertengahan proses saya baru mulai ikut berpartisipasi. Awal-awal proses saya sedikit kaget ternyata proses ini sudah berjalan lumayan jauh, Tetapi saya tetap optimis mengejar ketertinggalan.

Pada pementasan ini saya mengikuti perekaman dialog, Jujur ini baru pertama kali saya melakukan rekaman tapi berkat kesabaran dari Wulan Dewi Saraswati yang membimbing saya agar bisa. hal ini dilakukan agar tidak terlalu banyak pengulangan akibat kesalahan pada saat proses perekaman.

Proses latihan | Foto: Dok. Aghumi

Selama berpartisipasi dalam pementasan ini saya merasa sangat senang karena mendapatkan pengalaman dan pelajaran ilmu yang berharga yaitu tentang rasa saling menghormati dan asah, asih, asuh. Terlebih lagi Aghumi berkerja sama dengan Narwastu Autism Learning Awareness untuk membantu anak-anak autis dalam memprodusi karya seninya.

Melalui pementasan ini saya melihat anak perempuan yang berani bernama Keisa. Melalui pementasan ini Keisa bisa semakin menggali bakat nya dan juga membuktikan bahwa anak autism memiliki keunikan yang patut untuk dikembangkan.

Kostum di pementasan Rahim Bahari ini memakai pakaian dengan pemilihan warna penuh makna. Seperti baju warna biru yang identik memiliki arti kedamaian, kepercaya dirian, dan kesetiaan. Untuk bawahan menggunakan celana warna ijo yang memiliki makna positif seperti kenyamanan, kharisma,  penyembuh, dan kemurahan hati.

Hal yang menarik di pementasan ini selain para aktor Rahim Bahari yang memanfaatkan tempat yang sudah ada di museum dengan melakukan eksplorasi gerakan merespon tempat menggunakan pemikiran yang kreatif.

Adapun properti yang dibuat secara unik seperti ulatan kura-kura dan perahu yang terbuat dari rotan yang dibentuk menyerupai serta mempertahankan estetika ulatan rangka tanpa ditutupi menggunakan koran. Hal ini merupakan salah satu pemikiran kreatif bahwa dalam menciptakan sebuah mahakarya bisa menggunakan bahan-bahan yang organik. [T]

Workshop Inklusifitas Seni Komunitas Aghumi: Ikhtiar Menumbuhkan Ruang Kesenian bagi Masyarakat Difabel, Autism, dan Rentan
“Rahim Bahari” Komunitas Aghumi, Pertunjukan Spesial dari Orang-orang Spesial
Aghumi: Tarot dan Teater, Menceritakan Simbol-simbol
Menilik Perempuan Penulis di Bali Hari Ini
Tags: Komunitas Aghumiseni pertunjukanTarotTeater
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menyurat yang Silam, Menggurat yang Menjelang | Dari Pameran Foto-Dokumen NU Buleleng dan Benda Sejarah Muslim Bali Utara

Next Post

Teruntuk Sekaa Gong Kebyar Dewasa dari Paguyuban Seniman Muda Jembrana: “Warna Outfit-mu, Keren Banget, Wi!”

Ida Ayu Putu Ika

Ida Ayu Putu Ika

Pelajar, Pemain Teater

Related Posts

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails
Next Post
Teruntuk Sekaa Gong Kebyar Dewasa dari Paguyuban Seniman Muda Jembrana: “Warna Outfit-mu, Keren Banget, Wi!”

Teruntuk Sekaa Gong Kebyar Dewasa dari Paguyuban Seniman Muda Jembrana: “Warna Outfit-mu, Keren Banget, Wi!”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co