6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mata Pelajaran Dalam Jejak “Aguron-Guron” Seorang Ida Padanda Made Sidemen

Putu Eka Guna Yasa by Putu Eka Guna Yasa
April 28, 2024
in Esai
Mata Pelajaran Dalam Jejak “Aguron-Guron” Seorang Ida Padanda Made Sidemen

Ida Padanda Made Sidemen saat muda | Arsip 1928

SATU hal yang luput dari pembahasan tentang Ida Padanda Made Sidemen adalah tentang proses berguru dan berburu pengetahuan yang dilakoninya. Kenapa jejak aguron-guron itu begitu penting? Karena hari ini kita sering silau dengan hasil akhir kualitas Ida Padanda Made Sidemen tanpa melihat jatuh-bangunnya dalam proses pembelajaran di universitas kehidupan.

Kita juga semakin banyak melihat kenyataan bahwa pendidikan kependetaan saat ini terlihat sangat instan. Belum genap menjadi pendeta yang lingsir karena pengetahuan dan pengalaman, seseorang sudah merasa berhak menjadi guru nabe yang akan melahirkan calon-calon penjaga benteng rohani baru.   

Kita tentu simpati melihat tingginya minat masyarakat yang ingin membaktikan hidupnya di lanskap rohani. Akan tetapi, jika proses pembelajarannya tidak matang tentu kualitas ajaran yang berhasil diserap tidak akan utuh. Oleh karena itu, mari kita simak sekilas perjalanan hidup Ida Padanda Made Sidemen di masa awal berguru ke Gria Mandarawati Sidemen, Karangasem.

Kala Ida Padanda Made Sidemen muda, perjalanan masih biasa dilakukan dengan berjalan kaki, meski jarak dari Sanur menuju Karangasem terbilang cukup jauh. Namun demikian, jarak konon adalah persoalan yang terletak di tataran pikiran seperti yang diingatkan oleh Kakawin Dharma Shunya dengan ungkapan hiḍĕpta pamĕkas panaṅkana kabeh tan madoh prihĕn. Bagi seseorang yang pikirannya tengah disusupi Dewa Smara atau Dewa Cinta, jarak bisa seketika lebur entah kemana. Sama halnya dengan pikiran yang telah dirasuki oleh Dewi Saraswati maka pengetahuan bisa menjadi lebih menarik tinimbang kecantikan fisik-biologis-ragawi.

Seperti yang masih bisa disaksikan hingga saat ini, perjalanan menuju Gria Mandara, Sidemen-Karangasem dari Sanur melewati gugusan pantai termasuk pula muara sungai yang akan segera bertemu dengan laut lepas.

Dalam perjalanan itu, Padanda Made Sidemen menjalankan brata rahina tan suptaturu. Geguritan Salampah Laku menyatakan brata tersebut dengan untaian kalimat ini. “Hana brata rahina tan suptāturu, suptaniṅ tĕtĕp inapti, sakĕdap denya awuṅu, sabhranyāluṅguh anulis, riṅ sawah nurat asiṅ ṅgon”. Petikan tersebut bermakna“ada brata siang hari tidak tidur, tidur tetap dilakukan, sekejap lalu terbangun, di manapun-duduk menulis, di sawah, menulis di semua tempat”.

Dari petikan tersebut kita dapat mengetahui bahwa Ida Padanda Made Sidemen melakukan brata dengan tidak tidur selama matahari tengah bekerja untuk kehidupan. Meski sesekali tidur, itu hanya dilakukan sebentar lalu terjaga lagi. Sepanjang perjalanan, Ida Padanda Made Sidemen mengisi waktunya dengan menulis. Dengan cara menulislah pendeta yang mempersiapkan kematiannya sendiri itu menggembala gerak pikiran yang tiada henti.

Beliau sepertinya tahu betul bahwa pikiran yang terus bergerak pada saat yang bersamaan juga menyebabkan manusia cepat lupa. Anehnya, pikiran justru sering mengingat sesuatu yang hendak dilupakan. Gerak dari lupa dan ingat ini lalu menyebabkan para penyair sering menganalogikan pikiran seperti riak-riak permukaan laut yang tak pernah diam.

Itulah aktivitas Ida Padanda Made Sidemen ketika siang hari dalam perjalanan menuju Gria Mandarawati, Sidemen, Karangasem. Perjalanan yang ditempuh berhari-hari itu juga menyebabkan Ida Padanda Made Sidemen bersama sang istri harus tidur di pinggir pantai, bahkan tidak jarang menginap di rumah-rumah warga. Malam hari sebelum tidur, beliau mempraktikkan yoga pasuduking liring yang sangat penting untuk mendapatkan sari tidur.

Yoga pasuduking liring adalah proses penyatuan angkasa dan pertiwi bhuwana alit dengan cara mempertemukan ujung hidung dan lidah. Pertemuan keduanya menggunakan sarana pikiran itu menyimbolkan penunggalan amerta atau air suci kehidupan dengan api suci dalam tubuh yang menghasilkan Sang Hyang Dumaketu. Menemukan Sang Hyang Dumaketu sama dengan menemukan Atma, energi terhalus kehidupan dalam diri.  

Barangkali dengan yoga itu kualitas kebugaran fisik dan rohani untuk meneruskan perjalanan hingga tiba di asrama sang guru nabe senantiasa beliau dapatkan. Sesampainya di Gria Mandara, Geguritan Salampah Laku memuat sejumlah materi pelajaran yang ditempuh Ida Padanda Made Sidemen ketika masih walaka.

Ajaran itu di antaranya tentang hakikat dan teknik melepaskan jiwa dari kungkungan tubuh ketika kematian tiba (gĕlariṅ pati urip, pasurupaniṅ jñāna, yan katĕkan hantu, pasahiṅ atma bandana), teguh memegang sasana atau etika (aṅamoṅi sasana yukti), tahu cara mengurangi indria (wruh aṅuraṅi indriya), memerangi sad ripu dan tri mala (maṅlagada sad ripu, krodha lobha göṅ katresnan), menahan panas dan dingin (anahĕn panĕs tis), dan sebagainya.

Ajaran-ajaran tersebut pasti tidak mudah dilakukan bagi seseorang yang tidak memiliki panggilan diri dari dalam, ketetapan hati, dan keteguhan jiwa. Apalagi bagi seseorang yang hanya ingin mendapatkan popularitas dan pundi-pundi materi dengan menjadi pendeta. Jangan-jangan Ida Padanda Made Sidemen sudah tahu, kelak jenis wiku raksasa, wiku taluh, dan wiku mayong yang materialistisakan semakin banyak karena proses aguron-guron yang instan? Entahlah.[T]

  • BACA artikel lain tentang IDA PEDANDA MADE SIDEMEN
  • BACA artikel lain dari penulis PUTU EKA GUNA YASA
“Nglebur Basa Gegawan”: Strategi Adaptasi Diri Seorang Ida Padanda Made Sidemen
Niksayang Peplajahan: Tujuan Ida Padanda Made Sidemen Menjadi Pendeta
Nurat Asing Gon : Kunci Produktivitas Ida Padanda Made Sidemen dalam Bersastra
Tags: Ida Pedanda Made Sidemen
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Unesco dan Upaya Penanggulangan Bencana, Desa Pengastulan Menuju Tsunami Ready

Next Post

Beauty Class 2024, Usaha Mahasiswa Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja dalam Menyatukan Kecantikan dan Kebudayaan

Putu Eka Guna Yasa

Putu Eka Guna Yasa

Pembaca lontar, dosen FIB Unud, aktivitis BASAbali Wiki

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Beauty Class 2024, Usaha Mahasiswa Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja dalam Menyatukan Kecantikan dan Kebudayaan

Beauty Class 2024, Usaha Mahasiswa Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja dalam Menyatukan Kecantikan dan Kebudayaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co