23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

MUSIC CELEBRATION 2024: Pesta Musik Awal Tahun, Tanggung Jawab tentang Lingkungan dan Iklim

Satria Aditya by Satria Aditya
January 24, 2024
in Panggung
MUSIC CELEBRATION 2024: Pesta Musik Awal Tahun, Tanggung Jawab tentang Lingkungan dan Iklim

Jumpa pers MUSIC CELEBRATION 2024

MUSIK sayup-sayup terdengar dari parkiran Rumah Tanjung Bungkak atau disingkat RTB ketika saya baru pertama kali menginjakkan kaki di sana dan memarkir motor sore itu. Awalnya saya kira RTB adalah sebuah rumah yang memang dikhususkan untuk melaksanakan acara-acara seni terutama musik. Namun, perkiraan saya salah, baru masuk saja saya sudah disuguhkan dengan sebuah tempat dengan suasana tongkrongan ala-ala coffee shop.

Lebih masuk ke dalam lagi, di sebuah tempat yang mirip aula terbuka namun dengan skala yang lebih kecil, di sana adalah sumber musik yang sayup-sayup saya dengar tadi. Beberapa orang tengah sibuk berbincang. Begitu pula ada beberapa orang yang saya kenal, meskipun hanya lewat lagu-lagunya. Perbincangan tampak hangat meski saya lihat dari kejauhan.

Kursi sofa sudah berbaris rapi, begitu pula dengan kursi-kursi kayu yang ada di depannya, seperti siap menyuguhkan diskusi-diskusi hangat yang siap kami para awak media mendengarnya. Beberapa kawan media pula tengah asik berbincang dan menikmati suguhan-suguhan yang diberikan. Beberapa saat setelahnya, press conference ini dimulai.

Beberapa orang duduk di sofa depan. Di antaranya Rudolf Dethu (Rumah Tanjung Bungkak), ⁠Anom Darsana (Antida Music Production), Sandrina Malakiano (Bali Wariga), ⁠Robi Navicula, Dadang SH Pranoto (Pohon Tua Creatorium), Kristian (mewakili Jazz).

Mereka adalah penggagas acara Music Celebration 2024 yang akan diadakan di Rumah Tanjung Bungkak, Jl. Hayam Wuruk, Panjer, Denpasar pada tanggal 27-28 Januari 2024.

Music Celebration 2024 adalah sebuah fenomena musik kolosal yang memadukan kegembiraan seni dengan tanggung jawab lingkungan, kini akan membuka tirai tahun baru dengan keajaiban yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sejak tahun 2011, event yang diprakarsai oleh Anom Darsana dari Serambi Art Antida ini telah tumbuh menjadi panggung utama yang dipenuhi semangat baru dan eksplorasi musik yang mendalam.

Festival ini digelar di RTB – Rumah Tanjung Bungkak, wahana ekraf terbaru dan terluas di Denpasar.

Selama dua hari penuh, acara berlangsung di tiga lokasi berbeda di RTB: Amphitree di taman depan, Backyard di halaman belakang, dan Bunker di gedung pertunjukan. Kolaborasi erat antara Antida Production, RTB, Bali Wariga, Pohon Tua Creatorium, dan Music Declares Emergency Indonesia/IKLIM menciptakan inisiatif solid yang mengubah Music Celebration 2024 menjadi peristiwa khusus.

“Music Celebration 2024 adalah puncak dari tahun-tahun dukungan, menjadi acara yang sangat besar berkat upaya kolaboratif dari teman-teman di komunitas musik,” ujar Anom Darsana, pendiri Antida Music Production dengan membuka diskusi sore hari itu.

Tidak hanya sebagai festival, Music Celebration 2024 adalah perayaan para musisi yang menjadikan musik sebagai fokus utama. Dengan skala kolosal, festival ini diadakan di masa awal tahun baru, menciptakan momen serial yang berkesinambungan sejak tahun sebelumnya.

Dengan melibatkan sekitar 150 musisi dari berbagai kalangan, mulai dari musisi muda hingga musisi yang jam terbangnya sudah tidak terhitung, acara ini menjadi panggung inspiratif bagi maestro musik dari kelas Anugerah Musik Bali hingga Anugerah Musik Indonesia. “Music Celebration 2024 adalah bukti kebersamaan musisi dari berbagai lapisan, menciptakan harmoni musikal yang memukau,” tambah Anom Darsana.

Foto dari kiri ke kanan: Rudolf Dethu (Rumah Tanjung Bungkak), Anom Darsana (Antida Music Production), Sandrina Malakiano (Bali Wariga), Robi Navicula, Dadang SH Pranoto (Pohon Tua Creatorium), Kristian (mewakili Jazz)

Varian genre yang ditampilkan mencakup spektrum yang luas, dari rock, jazz, folk, reggae, world music, hingga elektronik/DJ, menciptakan pengalaman penuh warna bagi penonton.

“Kehadiran genre yang beragam mencerminkan semangat inklusivitas dan keberagaman musik di Music Celebration 2024,” ungkap Rudolf Dethu, sang pemegang kunci Rumah Tanjung Bungkak.

Namun, mengingat tahun ini merupakan tahun politik, Music Celebration 2024 dengan tegas menyatakan ketidakberpihakan politik dalam penyelenggaraannya. Sandrina Malakiano, perwakilan Bali Wariga, menyoroti prioritas keamanan acara ini dan menegaskan ketidakberpihakan dalam ranah politik.

“Keamanan acara ini adalah fokus utama kami. Music Celebration 2024 adalah perayaan yang terbebas dari pengaruh politik. Kami berkomitmen menciptakan ruang yang aman dan inklusif untuk semua,” ungkap Sandrina Malakiano.

Robi, pentolan Navicula, menyoroti aspek keberlanjutan lingkungan.

“Komitmen kami bukan hanya pada musik, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Music Celebration 2024 adalah perayaan musik yang bertanggung jawab lingkungan,” kata Robi.

Dadang SH Pranoto, dari Pohon Tua Creatorium, menyoroti peran penting tempat ini bagi musisi indie di Bali. “Dengan berkolaborasi bersama, festival ini mampu menjembatani musisi-musisi indie Bali dan sekaligus menjadi bukti komitmen terhadap ruang-ruang kreatif ini,” ucap Dadang.

Inisiatif MUSIC CELEBRATION 2024 yang mengedepankan isu ekologi semakin menarik, menjadikan festival ini sebagai perwujudan musik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberdayakan lingkungan.

Musisi-musisi yang akan tampil melibatkan Astera, Ary Juliyant, Deep Sea Explorer, DJ Evie, Galiju, Kai Mata, Made Mawut, Modjorido, Navicula, Nobeleaf, Prabumi, Rhythm Rebels, Soul n Kith, The Hydrant, The Jigs, dan The Munchies.

Sementara itu, musisi jazz yang turut ambil bagian melibatkan Yuri Mahatma & Astrid Sulaiman, Gaya3brothers, Kanhaiya, Boogie Prastyo, Balawan, Andien Pazmail Quartet, Kevin Suwandi, Sela, Jaklime, Kristian Trio, dan Rason.

Ketika mendengar ada banyak genre yang akan ditampilkan dan di tiga tempat dalam 1 harinya, saya seperti teringat dengan beberapa festival sastra yang sering saya kunjungi, namun kali ini dibalut dengan sebuah acara yang berbeda.

Saya jadi membayangkan bagaimana setelah kita menonton dengan riang dan ikut bernyanyi di satu tempat, lalu diarahkan ke tempat berbeda dengan suasana dan genre yang lain pula. Namun berbeda dengan genre Jazz, mereka dikhusukan hanya dalam 1 tempat yaitu di Amphitree di halaman depan. Karena saya yakin pendengar musik Jazz akan menikmatinya dengan segelas kopi, sebatang rokok dan  percakapan hangat.

Yang menarik dari acara ini adalah gratis dan free entry: Acara ini sepenuhnya terbuka untuk semua kalangan tanpa dipungut biaya masuk. Ini yang menjadikan acara semakin menarik ditambah lagi pemberdayaan lingkungan dan musisi yang turut andil di dalamnya. Tidak seperti acara-acara di lapangan yang luas dengan kantong sampah tidak memadai dari jumlah penonton dan bisa jadi tidak ada sama sekali.

Festival ini selain untuk mengibur tetapi juga turut sadar akan masalah-masalah di sekitar kita, misal saja lingkungan dan iklim yang tidak menentu sampai hari ini.

Saya menjadi tertarik dengan konsep-konsep acara seperti ini, selain menghibur acara seperti ini juga menunjukkan bahwa setiap festival dengan musisi yang sedang hits tidak pula menunjukkan lingkungan akan menjadi baik. Malah bisa jadi sebaliknya.

Sampai jumpa tanggal 27-28 Januari 2024 di RBT – Rumah Tanjung Bungkak, bukan hanya sekedar menghibur diri, namun juga turut sadar denga napa yang terjadi di sekitar kita kini dan nanti. [T]

Reporter: Satria Aditya
Penulis: Satria Aditya
Editor: Adnyana Ole

Tags: Antida Music ProductionMusic Celebration 2024Pohon TuaPohon Tua CreatoriumRumah Tanjung Bungkak
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Membaca Ekosistem Pertunjukan Wayang Kulit di Buleleng

Next Post

Pak Tua Parsa Si Penjaga Reservoar Waterleiding dan Suido Syo di Buleleng

Satria Aditya

Satria Aditya

Alumni Universitas Pendidikan Ganesha. Kini tinggal di Denpasar, jadi guru

Related Posts

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
0
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

Read moreDetails

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails
Next Post
Pak Tua Parsa Si Penjaga Reservoar  Waterleiding dan Suido Syo di Buleleng

Pak Tua Parsa Si Penjaga Reservoar Waterleiding dan Suido Syo di Buleleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co