14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kolaborasi Belgia-Bali dalam Dramatari “Panjisemirang”

tatkala by tatkala
July 7, 2023
in Budaya
Kolaborasi Belgia-Bali dalam Dramatari “Panjisemirang”

Gabriel Laufer saat latihan di atas panggung | Foto: Dok. Ist

INI KOLABORASI yang spektakuler. Gabriel Laufer dan I Made Wardana seniman asal Belgia dan Bali bersama-sama menggarap sebuah dramatari berjudul “Panjisemirang”. Garapan yang berdurasi 1 jam lebih itu bakal dipentaskan dalam ajang Bali World Culture Celebration (BWCC) serangkaian dengan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV.

Dramatari yang didukung anak-anak muda ini bakal dipentaskan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya (Art Center) Bali pada Rabu, 12 Juli 2023, mulai pukul 17.00 Wita. Idenya, untuk melestarikan kesenian kuno yang hampir punah.

Boleh dibilang, pergelaran Mahakarya Duo Made ini tergolong istimewa Karena tak hanya menyajikan koreograti yang artistik, tetapi, dan ini yang terpenting, mengedukasi.

Gabriel Laufer, yang sangat peduli terhadap kelestarian kesenian Bali itu tampil sebagai pengarap, secara khusus menyajikan kesenian-kesenian tergolong tradisi. Kesenian kuno yang ada di Banjar Pegok, Desa Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, mulai Dramatari Arja, Gambuh, Genggong, Baleganjur, dan Janger disajikan ke dalam sebuah garapan baru.

Semua jenis kesenian itu merupakan kesenian yang memang ada di Banjar Pegok, namun sempat ditinggalkan pendukungnya. Kali ini, Mr. Gabriel bersama Bli Ciaaattt—sapaan akrab Wardana—menjadikan ajang PKB sebagai upaya membangkitkan kembali kesenian-kesenian klasik yang pernah ada di Banjar Pegok.

“Saya ingin melestarikan kesenian Bali. Penting ada orang luar negeri yang melihat kesenian tradisi, kemudian mengatakan Bali sangat kaya dengan budaya, sehingga harus dilestarikan,” kata Mr. Gabriel disela-sela ujicoba pementasan Dramatari Panjisemirang di Banjar Pegok, Denpasar, Kamis (6/7/2023) malam. 

Ide untuk membuat garapan bersama ini muncul setelah 20 tahun silam, yang pernah membuat garapan bersama, bahkan tampil sebagai juara. Setekah pandemi Covid-19, Bli Ciaaattt menciptakan Gamelan Mulut (Gamut) yang sangat viral di YouTube. Dari sana muncul ide untuk mengangkat lakon Panjisemirang.

Kisah Panji memang bagus, karena kebanyakan dramatari di Bali menggunakan cerita panji sehingga masuk. “Saya kemudian membaca beberapa buku menggali cerita Panjki tersebut. Lalu, lahirlah gabungan seni dengan berbagai bentu, seperti Arja, Janger, Gambuh. Genggong,” papar Gabriel.

Janger merupakan kesenian asli Pegok yang dalam tayangan video sudah ada sejak 1936, sehingga kembali dipentaskan bersama. Hal ini penting untuk regenarasi Janger khas Pegok. 

Gambuh juga memakai cerita Panji, sehingga bisa menyatu. Maka melakukan persiapan secara matang agar bisa melibatkan anak-anak geranasi muda. Tak hanya itu, alat-alat musik gambuh seperti suling lalu disiapkan untuk memperlancar proses latihyan sekaligus penggenerasian. “Kata Prof Bandem, Gambuh di Sesetan paling tua, tetapi hilang,” ucapnya.

Dalam pentas tersebut, Mr. Gabriel juga terlibat sebagai pemain. Pria pengajar Bahasa Prancis di salah satu sekolah di Jakarta itu memang sudah biasa menari Bali, serta piawai memainkan alat musik gamelan Bali, termasuk genggong.

“Saya lebih suka memainkan musik klasik. Kita bisa berkolaborasi membuat seni kontemporer atau kreasi baru, tetapi di dalam tradisi jangan pernah putus. Kesenian tradisi itu memiliki keunggulan, karena di sana bisa mencari inspirasi. Tradisi itu vibrasi, identitas kita,” sebutnya serius.

Sementara Bli Ciaaattt mengatakan, karya dramatari Panjisemirang ini sesuatu yang unik. Karena ada edikukasi yang tinggi. Para penabuh yang usianya rata-rata 17 tahun itu belajar musik genggong. Dalam kurun waktu yang singkat, mereka berhasil membunyikan genggong secara baik.

Mereka juga belajar gambuh tergolong gamelan Bali yang sangat sulit. “Awalnya mereka sulit membawakan suling Gambuh. Ada image, kalau tak bisa memainkan suling gambuh, maka belum bisa disebut sebagai tukang suling,” ujar pria jebolan ISI Denpasar itu.

Sekarang, setelah mereka piawai membawakan suling gambuh, mereka sudah menjadi tukang suling. Mereka melakukan itu dengan bersahaja, mereka mau mempelajari dengan situasi android, handpone yang merajalela mempengaruhi otak mereka.

Gamut juga dipelajari, sehingga ada hal baru yang tak hanya begitu-begitu saja. “Secara pasaran kita dipubliksikan, kalau ada musik barat kita justru bangga. Tetapi, Mr. Gabriel justru sebaliknya. Tradisi itu membawa energi, kenapa kita berkiblat kepada musik barat. Justru mereka berbalik. Ini yang harus diikuti melestarikan tradisi untuk menurunkan kepada adik adik kita,” paparnya.

Boleh-boleh saja mendapat pengaruh dari luar, tetapi mesti mengambil yang asyiknya saja. Justru mereka di Eropa menggunakan musik tradisi Bali. “Nah, agar tidak berbalik, mereka yang mempelajari musik kita, tetapi kita meninggalkannya. Contoh belagenjur diagungkan oleh orang barat yang permainan dan etkniknya yang begitu rumit. Mestinya, kita yang memiliki lokal genius mestinya yang jauh lebih nikmat dari pada mereka di sana,” pungkas pengajar kesenian Bali di Belgia ini.[T][Jas/*]

  • BACA artikel lain tentang PESTA KESENIAN BALI
Gambang dan Saron Gamelan Desa Tangkas yang Sakral
Ketika Siswa SMKN 4 Bangli Memainkan Wayang Wong Kumbakarna Lina
Pemburu yang Jatuh Cinta Pada Rusa Buruannya | Dari Pentas Kesenian Tradisional Hainan di PKB
Lakon Alengka Brastha: Saat Hanoman Membakar Alengka
Tags: BudayaBudaya Balikesenian baliPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2023Tradisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gambang dan Saron Gamelan Desa Tangkas yang Sakral

Next Post

Pandji Tisna di Sebuah Galeri Seni

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails

Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

by Nyoman Budarsana
May 4, 2026
0
Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

DESA Adat Batur melaksanakan upacara ngruwak sebagai langkah awal pembangunan Cihna (tanda) Titik Nol Batur Let (pusat permukiman Desa Adat...

Read moreDetails

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

by tatkala
May 1, 2026
0
Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

Read moreDetails

Pesta Kesenian Bali 2026 Angkat Isu-isu Sosial Aktual Lewat Panggung dan Seminar Seni

by Nyoman Budarsana
April 29, 2026
0
Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025

Pesona Pesta Kesenian Bali (PKB) masih memukau, dinamis dan relevan. Buktinya, pesta seni milik masyarakat Bali ini berhasil mempertahankan tradisi,...

Read moreDetails

14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

by Nyoman Budarsana
March 18, 2026
0
14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

SEBANYAK 14 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kesiman, Denpasar, mengikuti Parade Fragmentari Ogoh-ogoh pada malam pengerupukan Nyepi, Rabu (18/3/2026) malam. Selain...

Read moreDetails

2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

by tatkala
March 17, 2026
0
2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1948/tahun 2026 dilaksanakan dari tanggal 20 Maret 2026 sampai dengan...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

by tatkala
March 12, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

Rasa bangga dan syukur karena Buleleng kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan budaya dunia. Buleleng International Rhythm Festival (BIRF) ini...

Read moreDetails

Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas di Pura Ulun Danu Batur, Linggastana Ida Bhatari Sakti Dewi Danuh

by tatkala
March 12, 2026
0
Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas di Pura Ulun Danu Batur, Linggastana Ida Bhatari Sakti Dewi Danuh

Masyarakat Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, melaksanakan upacara Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas Pura Ulun Danu...

Read moreDetails

Anak-anak Ceria dalam Buka Puasa Bersama IHKA BPD Bali dan Yayasan Fastabhikul Khoirut

by Nyoman Budarsana
March 7, 2026
0
Anak-anak Ceria dalam Buka Puasa Bersama IHKA BPD Bali dan Yayasan Fastabhikul Khoirut

Anak-anak itu datang dengan wajah ceria. Busananya sopan, terlihat nyaman dan segar. Jika diajak bicara mereka sangat ramah, dan cepat...

Read moreDetails

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
0
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

Read moreDetails
Next Post
Bukan Liyan, Lebur Tiada Jarak:  Faisal Baraas dalam Leak

Pandji Tisna di Sebuah Galeri Seni

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co