24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kolaborasi Belgia-Bali dalam Dramatari “Panjisemirang”

tatkala by tatkala
July 7, 2023
in Budaya
Kolaborasi Belgia-Bali dalam Dramatari “Panjisemirang”

Gabriel Laufer saat latihan di atas panggung | Foto: Dok. Ist

INI KOLABORASI yang spektakuler. Gabriel Laufer dan I Made Wardana seniman asal Belgia dan Bali bersama-sama menggarap sebuah dramatari berjudul “Panjisemirang”. Garapan yang berdurasi 1 jam lebih itu bakal dipentaskan dalam ajang Bali World Culture Celebration (BWCC) serangkaian dengan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV.

Dramatari yang didukung anak-anak muda ini bakal dipentaskan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya (Art Center) Bali pada Rabu, 12 Juli 2023, mulai pukul 17.00 Wita. Idenya, untuk melestarikan kesenian kuno yang hampir punah.

Boleh dibilang, pergelaran Mahakarya Duo Made ini tergolong istimewa Karena tak hanya menyajikan koreograti yang artistik, tetapi, dan ini yang terpenting, mengedukasi.

Gabriel Laufer, yang sangat peduli terhadap kelestarian kesenian Bali itu tampil sebagai pengarap, secara khusus menyajikan kesenian-kesenian tergolong tradisi. Kesenian kuno yang ada di Banjar Pegok, Desa Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, mulai Dramatari Arja, Gambuh, Genggong, Baleganjur, dan Janger disajikan ke dalam sebuah garapan baru.

Semua jenis kesenian itu merupakan kesenian yang memang ada di Banjar Pegok, namun sempat ditinggalkan pendukungnya. Kali ini, Mr. Gabriel bersama Bli Ciaaattt—sapaan akrab Wardana—menjadikan ajang PKB sebagai upaya membangkitkan kembali kesenian-kesenian klasik yang pernah ada di Banjar Pegok.

“Saya ingin melestarikan kesenian Bali. Penting ada orang luar negeri yang melihat kesenian tradisi, kemudian mengatakan Bali sangat kaya dengan budaya, sehingga harus dilestarikan,” kata Mr. Gabriel disela-sela ujicoba pementasan Dramatari Panjisemirang di Banjar Pegok, Denpasar, Kamis (6/7/2023) malam. 

Ide untuk membuat garapan bersama ini muncul setelah 20 tahun silam, yang pernah membuat garapan bersama, bahkan tampil sebagai juara. Setekah pandemi Covid-19, Bli Ciaaattt menciptakan Gamelan Mulut (Gamut) yang sangat viral di YouTube. Dari sana muncul ide untuk mengangkat lakon Panjisemirang.

Kisah Panji memang bagus, karena kebanyakan dramatari di Bali menggunakan cerita panji sehingga masuk. “Saya kemudian membaca beberapa buku menggali cerita Panjki tersebut. Lalu, lahirlah gabungan seni dengan berbagai bentu, seperti Arja, Janger, Gambuh. Genggong,” papar Gabriel.

Janger merupakan kesenian asli Pegok yang dalam tayangan video sudah ada sejak 1936, sehingga kembali dipentaskan bersama. Hal ini penting untuk regenarasi Janger khas Pegok. 

Gambuh juga memakai cerita Panji, sehingga bisa menyatu. Maka melakukan persiapan secara matang agar bisa melibatkan anak-anak geranasi muda. Tak hanya itu, alat-alat musik gambuh seperti suling lalu disiapkan untuk memperlancar proses latihyan sekaligus penggenerasian. “Kata Prof Bandem, Gambuh di Sesetan paling tua, tetapi hilang,” ucapnya.

Dalam pentas tersebut, Mr. Gabriel juga terlibat sebagai pemain. Pria pengajar Bahasa Prancis di salah satu sekolah di Jakarta itu memang sudah biasa menari Bali, serta piawai memainkan alat musik gamelan Bali, termasuk genggong.

“Saya lebih suka memainkan musik klasik. Kita bisa berkolaborasi membuat seni kontemporer atau kreasi baru, tetapi di dalam tradisi jangan pernah putus. Kesenian tradisi itu memiliki keunggulan, karena di sana bisa mencari inspirasi. Tradisi itu vibrasi, identitas kita,” sebutnya serius.

Sementara Bli Ciaaattt mengatakan, karya dramatari Panjisemirang ini sesuatu yang unik. Karena ada edikukasi yang tinggi. Para penabuh yang usianya rata-rata 17 tahun itu belajar musik genggong. Dalam kurun waktu yang singkat, mereka berhasil membunyikan genggong secara baik.

Mereka juga belajar gambuh tergolong gamelan Bali yang sangat sulit. “Awalnya mereka sulit membawakan suling Gambuh. Ada image, kalau tak bisa memainkan suling gambuh, maka belum bisa disebut sebagai tukang suling,” ujar pria jebolan ISI Denpasar itu.

Sekarang, setelah mereka piawai membawakan suling gambuh, mereka sudah menjadi tukang suling. Mereka melakukan itu dengan bersahaja, mereka mau mempelajari dengan situasi android, handpone yang merajalela mempengaruhi otak mereka.

Gamut juga dipelajari, sehingga ada hal baru yang tak hanya begitu-begitu saja. “Secara pasaran kita dipubliksikan, kalau ada musik barat kita justru bangga. Tetapi, Mr. Gabriel justru sebaliknya. Tradisi itu membawa energi, kenapa kita berkiblat kepada musik barat. Justru mereka berbalik. Ini yang harus diikuti melestarikan tradisi untuk menurunkan kepada adik adik kita,” paparnya.

Boleh-boleh saja mendapat pengaruh dari luar, tetapi mesti mengambil yang asyiknya saja. Justru mereka di Eropa menggunakan musik tradisi Bali. “Nah, agar tidak berbalik, mereka yang mempelajari musik kita, tetapi kita meninggalkannya. Contoh belagenjur diagungkan oleh orang barat yang permainan dan etkniknya yang begitu rumit. Mestinya, kita yang memiliki lokal genius mestinya yang jauh lebih nikmat dari pada mereka di sana,” pungkas pengajar kesenian Bali di Belgia ini.[T][Jas/*]

  • BACA artikel lain tentang PESTA KESENIAN BALI
Gambang dan Saron Gamelan Desa Tangkas yang Sakral
Ketika Siswa SMKN 4 Bangli Memainkan Wayang Wong Kumbakarna Lina
Pemburu yang Jatuh Cinta Pada Rusa Buruannya | Dari Pentas Kesenian Tradisional Hainan di PKB
Lakon Alengka Brastha: Saat Hanoman Membakar Alengka
Tags: BudayaBudaya Balikesenian baliPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2023Tradisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gambang dan Saron Gamelan Desa Tangkas yang Sakral

Next Post

Pandji Tisna di Sebuah Galeri Seni

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
0
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails
Next Post
Bukan Liyan, Lebur Tiada Jarak:  Faisal Baraas dalam Leak

Pandji Tisna di Sebuah Galeri Seni

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co