24 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kolaborasi Belgia-Bali dalam Dramatari “Panjisemirang”

tatkala by tatkala
July 7, 2023
in Budaya
Kolaborasi Belgia-Bali dalam Dramatari “Panjisemirang”

Gabriel Laufer saat latihan di atas panggung | Foto: Dok. Ist

INI KOLABORASI yang spektakuler. Gabriel Laufer dan I Made Wardana seniman asal Belgia dan Bali bersama-sama menggarap sebuah dramatari berjudul “Panjisemirang”. Garapan yang berdurasi 1 jam lebih itu bakal dipentaskan dalam ajang Bali World Culture Celebration (BWCC) serangkaian dengan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV.

Dramatari yang didukung anak-anak muda ini bakal dipentaskan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya (Art Center) Bali pada Rabu, 12 Juli 2023, mulai pukul 17.00 Wita. Idenya, untuk melestarikan kesenian kuno yang hampir punah.

Boleh dibilang, pergelaran Mahakarya Duo Made ini tergolong istimewa Karena tak hanya menyajikan koreograti yang artistik, tetapi, dan ini yang terpenting, mengedukasi.

Gabriel Laufer, yang sangat peduli terhadap kelestarian kesenian Bali itu tampil sebagai pengarap, secara khusus menyajikan kesenian-kesenian tergolong tradisi. Kesenian kuno yang ada di Banjar Pegok, Desa Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, mulai Dramatari Arja, Gambuh, Genggong, Baleganjur, dan Janger disajikan ke dalam sebuah garapan baru.

Semua jenis kesenian itu merupakan kesenian yang memang ada di Banjar Pegok, namun sempat ditinggalkan pendukungnya. Kali ini, Mr. Gabriel bersama Bli Ciaaattt—sapaan akrab Wardana—menjadikan ajang PKB sebagai upaya membangkitkan kembali kesenian-kesenian klasik yang pernah ada di Banjar Pegok.

“Saya ingin melestarikan kesenian Bali. Penting ada orang luar negeri yang melihat kesenian tradisi, kemudian mengatakan Bali sangat kaya dengan budaya, sehingga harus dilestarikan,” kata Mr. Gabriel disela-sela ujicoba pementasan Dramatari Panjisemirang di Banjar Pegok, Denpasar, Kamis (6/7/2023) malam. 

Ide untuk membuat garapan bersama ini muncul setelah 20 tahun silam, yang pernah membuat garapan bersama, bahkan tampil sebagai juara. Setekah pandemi Covid-19, Bli Ciaaattt menciptakan Gamelan Mulut (Gamut) yang sangat viral di YouTube. Dari sana muncul ide untuk mengangkat lakon Panjisemirang.

Kisah Panji memang bagus, karena kebanyakan dramatari di Bali menggunakan cerita panji sehingga masuk. “Saya kemudian membaca beberapa buku menggali cerita Panjki tersebut. Lalu, lahirlah gabungan seni dengan berbagai bentu, seperti Arja, Janger, Gambuh. Genggong,” papar Gabriel.

Janger merupakan kesenian asli Pegok yang dalam tayangan video sudah ada sejak 1936, sehingga kembali dipentaskan bersama. Hal ini penting untuk regenarasi Janger khas Pegok. 

Gambuh juga memakai cerita Panji, sehingga bisa menyatu. Maka melakukan persiapan secara matang agar bisa melibatkan anak-anak geranasi muda. Tak hanya itu, alat-alat musik gambuh seperti suling lalu disiapkan untuk memperlancar proses latihyan sekaligus penggenerasian. “Kata Prof Bandem, Gambuh di Sesetan paling tua, tetapi hilang,” ucapnya.

Dalam pentas tersebut, Mr. Gabriel juga terlibat sebagai pemain. Pria pengajar Bahasa Prancis di salah satu sekolah di Jakarta itu memang sudah biasa menari Bali, serta piawai memainkan alat musik gamelan Bali, termasuk genggong.

“Saya lebih suka memainkan musik klasik. Kita bisa berkolaborasi membuat seni kontemporer atau kreasi baru, tetapi di dalam tradisi jangan pernah putus. Kesenian tradisi itu memiliki keunggulan, karena di sana bisa mencari inspirasi. Tradisi itu vibrasi, identitas kita,” sebutnya serius.

Sementara Bli Ciaaattt mengatakan, karya dramatari Panjisemirang ini sesuatu yang unik. Karena ada edikukasi yang tinggi. Para penabuh yang usianya rata-rata 17 tahun itu belajar musik genggong. Dalam kurun waktu yang singkat, mereka berhasil membunyikan genggong secara baik.

Mereka juga belajar gambuh tergolong gamelan Bali yang sangat sulit. “Awalnya mereka sulit membawakan suling Gambuh. Ada image, kalau tak bisa memainkan suling gambuh, maka belum bisa disebut sebagai tukang suling,” ujar pria jebolan ISI Denpasar itu.

Sekarang, setelah mereka piawai membawakan suling gambuh, mereka sudah menjadi tukang suling. Mereka melakukan itu dengan bersahaja, mereka mau mempelajari dengan situasi android, handpone yang merajalela mempengaruhi otak mereka.

Gamut juga dipelajari, sehingga ada hal baru yang tak hanya begitu-begitu saja. “Secara pasaran kita dipubliksikan, kalau ada musik barat kita justru bangga. Tetapi, Mr. Gabriel justru sebaliknya. Tradisi itu membawa energi, kenapa kita berkiblat kepada musik barat. Justru mereka berbalik. Ini yang harus diikuti melestarikan tradisi untuk menurunkan kepada adik adik kita,” paparnya.

Boleh-boleh saja mendapat pengaruh dari luar, tetapi mesti mengambil yang asyiknya saja. Justru mereka di Eropa menggunakan musik tradisi Bali. “Nah, agar tidak berbalik, mereka yang mempelajari musik kita, tetapi kita meninggalkannya. Contoh belagenjur diagungkan oleh orang barat yang permainan dan etkniknya yang begitu rumit. Mestinya, kita yang memiliki lokal genius mestinya yang jauh lebih nikmat dari pada mereka di sana,” pungkas pengajar kesenian Bali di Belgia ini.[T][Jas/*]

  • BACA artikel lain tentang PESTA KESENIAN BALI
Gambang dan Saron Gamelan Desa Tangkas yang Sakral
Ketika Siswa SMKN 4 Bangli Memainkan Wayang Wong Kumbakarna Lina
Pemburu yang Jatuh Cinta Pada Rusa Buruannya | Dari Pentas Kesenian Tradisional Hainan di PKB
Lakon Alengka Brastha: Saat Hanoman Membakar Alengka
Tags: BudayaBudaya Balikesenian baliPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2023Tradisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gambang dan Saron Gamelan Desa Tangkas yang Sakral

Next Post

Pandji Tisna di Sebuah Galeri Seni

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails
Next Post
Bukan Liyan, Lebur Tiada Jarak:  Faisal Baraas dalam Leak

Pandji Tisna di Sebuah Galeri Seni

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026
Budaya

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

by tatkala
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [5]: Penerbit yang Tidak Pernah Menolak

Buka KBM App, atau Wattpad, atau NovelToon, atau GoodNovel, atau salah satu dari selusin platform serupa yang tumbuh dalam ekosistem...

by Andre Syahreza
August 23, 2026
PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   
Opini

Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

IRONI yang sulit diterima ketika seseorang yang berdiri di puncak lembaga pendidikan justru berhadapan dengan hukum karena dugaan praktik yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 23, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Wajah Indonesia Bopeng

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas
Kritik Sastra

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

ADA satu kesalahpahaman yang terlalu lama mengiringi cara kita memandang Tuli: seolah-olah Tuli hanya dapat dibicarakan dari apa yang tidak...

by Bagja Wiranandhika Prawira
August 23, 2026
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud
Panggung

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co