2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lakon Alengka Brastha: Saat Hanoman Membakar Alengka

tatkala by tatkala
July 2, 2023
in Budaya
Lakon Alengka Brastha: Saat Hanoman Membakar Alengka

Dalang Ida Bagus Putu Tilem Singarsa saat pentas | Foto: Ist

PARA WANARA—pasukan kera—itu mulai bergerak, menyebar ke seluruh penjuru setelah mendapat perintah raja kera yang tinggal di Gunung Suwela—raja kera itu bernama Sugriwa—untuk mencari Dewi Shita yang diculik oleh Rahwana, raja Alengka. Ya, pencarian itu memang atas dasar permintaan tolong Rama dan Laksmana.

Hanoman, wanara putih yang perkasa dan sakti mandra guna itu, ditugaskan berangkat menuju arah selatan dari gunung Suwela dengan beberapa pasukan kera yang pemberani pula. Tapi, anehnya, tak ada satu pun dari mereka yang mengetahui di mana letak negeri Alengka itu.

Namun, saat mereka istirahat, mereka melihat sebuah goa dan memasukinya untuk berteduh. Dan di dalam goa, betapa kagetnya para wanara itu saat melihat bangunan megah berwarna putih. Saat kekagetan mereka belum benar-benar sirna, tiba-tiba terdengar suara dari kejauhan. Perlahan, sosok seorang gadis bernama Swayamprabha, mata-mata Rahwana, mendekat dan menyapa para wanara dengan ramah.

Dengan tipu muslihatnya, para wanara disuruh untuk menutup matanya sejenak—agar cepat sampai di Alengka, katanya. Hal itupun segera dilakukan Hanoman dan pasukan. Tapi kejadian aneh terjadi, semua wanara tidak bisa membuka mata.

Hanoman menyadari bahwa itu adalah bencana, maka dengan penuh penyesalan dan merasa diri tidak layak menjadi utusan, ia ingin mengakhiri hidupnya. Hal itu diketahui oleh seekor burung besar kakak Sang Jatayu yang bernama Sang Sampati.

Dalang Ida Bagus Putu Tilem Singarsa saat pentas / Foto: Ist

Hanoman dan wanara diberi pertolongan serta petunjuk menuju arah Alengka. Atas pertolongan tersebut, Hanoman mengambil inisiatif untuk berangkat sendiri menyeberangi samudra menuju Alengka, sedangkan pasukannya diperintahkan untuk menunggu di Gunung Windya.

Dengan kesaktiannya, Hanoman berhasil sampai di markas Rahwana, maka segera ia menyelinap untuk mencari keberadaan Dewi Shita. Ia mendengar suara tangis wanita di sebuah taman, dari balik pohon Parijata, Hanoman melihat Rahwana sedang merayu Dewi Shita.

Ketika Rahwana pergi, kesempatan itu tak disia-siakan Hanoman, ia segera menemui sang Dewi. Setelah Dewi Shita tahu bahwa utusan Rama telah datang, semangat hidupnya kembali berkobar.

Hanoman mengamuk, menghancurkan Taman Alengka Pura, suasana menjadi kacau balau, raksasa penjaga datang untuk berperang menghadapi Hanoman yang sedang mengobrak-abrik pepohonan dan bangunan.

Para raksasa, termasuk Aksa anak Sang Rahwana, dengan mudah dikalahkan oleh kera putih sakti itu. Anak Rahwana itu gugur dalam pertempuran. Tapi, Meganada, anak Rahwana yang lain, segera datang dengan senjata Nagapasa dan berperang menghadapi Hanoman. Dalam perang tersebut, Hanoman terkena panah Meganada sehingga Hanoman jatuh dan dibelit oleh naga dari ajian Nagapasa tersebut.

Hanoman disiksa dan diseret oleh para raksasa dan dibawa ke hadapan Rahwana. Namun ekor Hanoman disulut dengan api, semakin lama api itu semakin berkobar, dan Hanoman bangkit dan melompat dari bangunan satu ke bangunan yang lain. Atas ulah Hanoman, kerajaan Alengka bagaikan gunung yang terbakar hangus. Setelah itu, Hanoman mohon diri kepada Dewi Shita untuk kembali bertemu dengan Sang Rama Dewa.

Kisah di atas, dalam dunia pewayangan Bali, dikenal dengan judul “Alengka Brastha”. Dan pada Sabtu malam, 1 Juli 2023, dalam Utsawa (Parade) Wayang Kulit Ramayana serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV Tahun 2023 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Bali (Art Center), Ida Bagus Putu Tilem Singarsa, dalang Duta Kabupaten Badung dari Sanggar Seni Dewa Ruci, Banjar Lambing, Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal, membawakan kisah tersebut dengan sangat menakjubkan.

Ida Bagus Putu Tilem Singarsa, tak hanya membawakan kisah tersebut dengan spektakuler, tapi juga masih sempat menyisipkan pesan cinta seni budaya kepada generasi muda Bali sebelum, suatu saat, diklaim oleh pihak lain.

Persiapan pementasan

Dalang Ida Bagus Putu Tilem Singarsa mengungkapkan, untuk penampilan Wayang Ramayana di PKB ini dirinya mengawali dengan persiapan tabuh pengiring yang dibentuknya sejak awal tahun. Mengingat, para penabuh yang akan mengiringinya saat ngewayang kebanyakan adalah pemula, sehingga perlu disiapkan jauh-jauh hari.

“Yang saya libatkan ini penabuh pemula. Mereka punya basic bermain gender. Tapi tentunya bermain gender untuk mengiringi wayang berbeda dengan bermain gender biasa. Penabuh harus fokus dengan dalangnya, sehingga sejak awal tahun saya mantapkan penabuh pengiringnya,” ujarnya.

Sementara untuk persiapan mendalang dengan lakon “Alengka Brastha” diakui kurang lebih selama sebulan. Meski persiapan terbilang singkat, namun penampilan yang ditunjukkan sangat maksimal. IB Tilem Singarsa sendiri sudah belajar mendalang sejak usia belia. Bahkan tahun 2015 silam juga pernah mendalang serupa dengan yang dilakukan pada PKB tahun ini.

Dalang Ida Bagus Putu Tilem Singarsa saat menerima penghargaan seusai pentas / Foto: Ist

“Kalau saya dalang persiapannya tidak sampai satu bulan untuk fokus ke ceritanya niki. Lebih ke pemantapan. Kalau ngewayang saya sudah pernah mewakili di PKB pada tahun 2015 juga Wayang Ramayana. Kalau keseharian, saya biasa ngayah ngedalang wayang lemah untuk upacara dan sesolahan Sidakarya,” terangnya.

Terkait pengembangan seni wayang, kata IB Tilem, secara umum dalang punya hak untuk mengembangkan cerita, walau babonnya tetap Kekawin Ramayana. Dalang  harus bisa mengemas kisah yang sudah pakem agar pertunjukan lebih menarik tanpa mengurangi makna dan inti cerita. Dalang pun bisa mengimprovisasi pertunjukan dengan menyisipkan pesan-pesan moral.

“Dalam pertunjukan ini ada pesan juga yang diselipkan untuk generasi muda Bali, terutama jangan sampai meninggalkan tradisi seni budaya Bali. Biar nantinya ketika sudah ada orang lain yang mengklaim, di sana baru kita ribut-ribut, tidak ada gunanya. Jadi, kalau bisa ya dari sekarang lah cintai budaya lokal. Jangan tergiur budaya luar sampai meninggalkan budaya kita sendiri,” pungkasnya.[T][Jas/*]

Seniman-seniman Cilik Pilih Tanding dalam Lomba Gender Wayang
Seni Lukis Wayang Kamasan Klasik Tak Ada Matinya
Mengeruk Kedalaman “Samudera Tak Bertepi”, Menstimulasi Perjalanan Wayang Ental
Wayang, Dunia Kakek, Dunia Saya
Wayang Sinema, Tawaran Menarik Dalam Dunia Pewayangan Kini
Tags: kesenian balikisah pewayanganPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2023Ramayanawayang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ketua DPRD Buleleng: Wujudkan Masyarakat Mandiri untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Next Post

Riwayat Jalan Tol: Diam-diam Tapi Mencekik

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
0
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails
Next Post
Riwayat Jalan Tol: Diam-diam Tapi Mencekik

Riwayat Jalan Tol: Diam-diam Tapi Mencekik

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co