22 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pasek Nurhyang, Alumni SMAN Bali Mandara: Kecilnya Kerja Bikin “Payas Penjor”, Kini Dokter Muda

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
March 6, 2022
in Khas
Pasek Nurhyang, Alumni SMAN Bali Mandara: Kecilnya Kerja Bikin “Payas Penjor”, Kini Dokter Muda

Ni Komang Pasek Nurhyang

Cita-cita dia sejak kecil memang jadi dokter. Namun, melihat keadaan keluarganya yang tidak mampu secara ekonomi, dia tentu saja tak berani melambungkan harapan sangat tinggi untuk bisa mencapai cita-cita. Ia pendam cita-citanya, sampai kemudian pendidikannya lancar dan jalan pun terbuka.

Dia adalah Ni Komang Pasek Nurhyang Jumantini, biasa dipanggil dengan nama Pasek. Dia lahir dan besar di Desa Batubulan, Gianyar, bersama keluarga yang sangat sederhana.

Ayahnya seorang petani, ibunya buruh yang kadang-kadang juga membantu ayahnya di kerja di sawah. Pe4nghasilan keluarganya 18 juta setahun. Artinya, 1,5 juta sebulan. Atau, sekira 50 ribu rupiah sehari. Itu mungkin untuk makan sehari-hari saja harus dengan penuh perhitungan.

Sekolah dasar dilewatinya di SDN 2 Batubulan Kangin (2006-2012) dan sekolah menengah ditempuh di SMPN 1 Sukawati (2012-2015). Meski sekolahnya gratis, dia tetap punya bekal, setidaknya sebagai uang saku untuk sesekali bisa masuk kantin sekolah seperti teman-temannya.

Untuk mendapatkan uang saku, sesekali ia minta pada orang tua, Namun ia tetap berinisiatif bekerja sepulang sekolah. Ia bekerja membuat pernak-penik payas penjor atau hiasan penjor. Pekerjaan itu banyak dilakukan menjelang Hari Raya Galungan ketika banyak umat Hindu di Bali wajib memasang penjor. Dari kerja membuat payasan penjor itulah ia mendapatkan uang saku sebagai bekal sekolah.  

“Di masa kecil saya selalu diajarkan oleh orangtua saya sebuah prinsip yaitu ‘tidak apa-apa miskin materi, asalkan jangan miskin ilmu’. Hal inilah yang memotivasi saya untuk belajar dengan rajin dan memiliki mimpi-mimpi yang ingin saya gapai,” kata Pasek.

Setamat SMP, jalan untuk menuju cita-cita pun terbuka. Ia memenunuhi syarat masuk SMA Negeri Bali Mandara. Selain berasal dari keluarga kurang mampu, ia juga termasuk siswa berprestasi. Di SD ia ranking 2, di SMP ranking 1 dan saat UN SMP mendapat nilai UN tertinggi di Gianyar,

Di SMAN Bali Mandara ia tak berpikir lagi untuk bekerja. Ia tinggal di asrama, dan bisa konsentrasi belajar.  SMAN Bali Mandara, ia tempuh selama dua tahun dengan tetap mempertahankan prestasinya. Ia masuk rangking dua.  “Saya menempuh pendidikan di SMAN Bali Mandara selama dua tahun karena saya mengikuti salah satu program sekolah yaitu akselerasi,” kata Pasek.  

Selain program akselerasi, kata Pasek, masih banyak program-program lain yang mampu mengembangkan bakat, soft skills, serta leadership untuk siswa.

Ni Komang Pasek Nurhyang

Selama di SMA ia mengaku mendapat banyak bantuan terutama dari segi pendidikan, yaitu pendidikan gratis yang membantunya dalam meringankan beban keluarga. “Saya mendapatkan banyak hal, tidak hanya saat jam sekolah namun juga saat kehidupan di asrama,” katanya.

Dan tamat SMA ia lolos masuk Prodi Kedokteran, Unud, Denpasar. Atas bantuan banyak pihak, ia pun lolos jalur bidik misi, sehingga ia tak perlu lagi pusing-pusing memikirkan biaya saat menempuh Prodi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana sejak tahun 2017.

Dan kini ia berstatus dokter muda yang sedang menjalankan program coass. “Tahun depan saya akan menempuh ujian nasional untuk menjadi dokter,” katanya.

Kisah Tentang Bonfire

Pasek ingat betul masa-masa mengesankan saat menempuh pendidikan di SMAN Bali Mandara. Salah satunya adalah acara bonfire.

Saat pertama kali diterima di SMAN Bali Mandara, dia bersama para siswa baru mengikuti serangkaian acara penerimaan, salah satunya acara bonfire. Dalam acara itu para siswa diminta untuk menuliskan cita-cita dan harapan yang ditulis dalam secarik kertas dan dimasukkan ke dalam botol. Botol itu kemudian disimpan, danhanya bisa dibuka saat acara kelulusan.

Acara ini dibuat untuk memotivasi siswa agar selalu ingat akan mimpinya dan berusaha untuk menggapai cita-cita itu sampai bisa tercapai saat lulus.

“Saat acara itu saya menuliskan ingin menjadi dokter dan meringankan beban keluarga saya,” kata Pasek.

Setelah memasuki tahun terakhir di SMA, dia mulai mendaftar kuliah melalui pendaftaran SNMPTN yang diarahkan alur registrasinya oleh guru-guru. Dia mendaftar di Unud dengan jurusan kedokteran.

Ni Komang Pasek Nurhyang saat coass

Selain mendaftar PTN dia  juga diarahkan untuk mendaftar Beasiswa Bidikmisi dan beasiswa itu masih diperoleh hingga saat ini. Jadi, apa yang dia tulis pada secarik kertas yang disimpan dalam botol, dan dibuka saat kelulusan, benar-benar bisa diwujudkan. Cita-cita yang tertulis dalam secarik kertas itu terasa seperti doa sehingga cita-citanya bisa ditempuh dengan lancar.  

“Menurut saya, SMAN Bali Mandara sangat berkontribusi dalam perjalanan saya mencapai cita-cita, terutama dari segi bantuan pendidikan. Saya bisa mendapatkan pendidikan yang layak meskipun saya berasal dari keluarga kurang mampu, dan saya mampu mengembangkan potensi saya dengan sebaik-baiknya,” kata Pasek lirih.

Pasek memang salah satu dari sekian banyak anak berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu yang dapat mencapai cita-citanya berkat bantuan pendidikan dari SMAN Bali Mandara.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih untuk SMAN Bali Mandara dan Pemerintah Provinsi Bali karena sudah memfasilitasi siswa dari seluruh Bali yang tidak mampu secara ekonomi untuk bisa mendapatkan pendidikan dengan baik,” kata Pasek. [T]

Tags: dokterkedokteranPendidikanSMAN Bali Mandara
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

BALI PERLU KESADARAN UGRAŚRAWA

Next Post

Jong Pari, Sebuah Kreativitas Mudra Suara

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Jong Pari, Sebuah Kreativitas Mudra Suara

Jong Pari, Sebuah Kreativitas Mudra Suara

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co