12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Panduan Hidup Praktis Tanpa Ponsel Pintar

Hidayat by Hidayat
March 9, 2020
in Esai
Panduan Hidup Praktis Tanpa Ponsel Pintar

Ilustrasi diolah dari Google/Gambar Animasi

Di bulan Juni 2019, saya menghapus facebook karena telah bosan dengan isinya, berita-berita, artikel copy-paste, dan keluhan-keluhan pemuda galau, serta foto-foto yang sengaja dipamerkan lewat beranda.

Beberap bulan lalu, saya menerima email dari googlemaps yang merekam perjalanan saya mengunjungi kota-kota di Jawa. Lengkap dengan tempat yang saya kunjungi, lama waktu perjalanan, dan lain-lain. Googlemap merekam perjalanan saya selama 2 bulan, Agustus dan September 2019. Saat itu saya merasa bangga akan capaian itu. Gogglemap ternyata peduli dengan hidup dan perjalanan saya dengan arsip rekam jejak digital.

Tapi di saat yang sama, saya merasa dunia digital memberikan tawaran alternatif atas banyak hal. Di facebook, saya merasa bebas namun diawasi. Jejak-jejak digital menjadi bukti dan cerminan diri saya juga orang lain. Begitupun dengan googlemaps yang merekam jejak perjalanan saya. Saya berpikir ulang tentang perjalanan saya beberapa bulan lalu, perjalanan bulan depan, dan apa maksud google repot-repot membuat rekam jejak perjalanan saya, lalu akan kemanakah jejak-jejak perjalanan itu?

Di bulan Oktober, saya kehilangan ponsel pintar yang telah menemani kemudahan perjalanan. Saya terbantu dengan aplikasi media sosial, pesan instan, belanja online, berselancar, google maps, dan lain-lain. Dengan media sosial saya bisa mengunggah foto perjalanan dan atau menulis cerita perjalanan. Pesan instan, saya bisa dengan mudah berkabar pada teman dan bertemu. Google maps memberi kemudahan untuk tahu lokasi suatu tempat lengkap dengan jarak tempuh.

Walhasil, saya harus puas dengan itu. Dan memang begitulah takdir. Saya harus terbiasa tanpa fasilitas digital itu.

Sampai saat ini, Maret 2020 saya merasa nyaman dan tidak terbebani. Saya mulai biasa kemana-mana tanpa ponsel pintar dan segala kemudahan yang ada di dalamnya. Saya tidak harus memikirkan pembelian paket bulanan, saya tidak repot dengan notifikasi yang masuk. Tidak dihubungi teman-teman kurasa lebih nyaman dan tenang. Saya bisa melakukan kerja-kerja soliter seperti membaca buku dan menulis tanpa ada yang menggu seperi di atas.

Saya urungkan niat membeli ponsel baru. Ada banyak kebutuhan yang harusnya lebih diutamakan. Meski harus berhadapan pada resiko-resiko.

Sebab di permulaan abad 21 ini, di jaman yang serba digital, segala arus informasi ada di sana. Baik berita maupun hiburan sudah menjadi konsumsi masyarakat, dan itu kebanyakan tersebar lewat internet. Komunikasi berbasis pesan instan menjadi pilihan banyak generasi.

Saya tidak merasa resah meskipun tidak memiliki ponsel pintar. Selalu ada akses untuk mencapai semua itu.

Dan saya telah merangkum sebuah “panduan hidup praktis tanpa ponsel pintar” yang berlandaskan atas pengalaman dan prinsip-prinsip sosial.

Secara alamiah, manusia bersifat sosial

Jangan merasa sendiri. Kamu juga bagian dari masyarakat. Dan secara alamiah membutuhkan manusia-manusia lain untuk saling bekerja sama secara sukarela. Maka, usaha meminjam ponser pintar teman juga bagian dari kerjasama yang didasarkan pada kesepakatan secara sukarela. Kamu bisa meminjam untuk buka media sosial atau jika diperbolehkan temanmu, kau bisa nitip akun aplikasi pesan instan. Asal sama-sama setuju, masalah teratasi. Kamu bisa meminjam ponsel pintar temanmu saat ia tidak memakainya.

Jangan sekali-kali mengusik ranah privat

Setiap orang punya hak untuk menyembunyikan hal-hal privat. Privasi yang tidak ditunjukkan pada orang lain. Maka, jika kamu kebetulan meminjam ponsel temanmu, jangan sekali-kali mengusik atau membuka apa-apa kecuali atas izin pemilik.

Membuka situs-situs yang berguna

Jika kamu meras tertinggal, tidak punya ponsel pintar, tidak memiliki akses internet untuk membuka dan ikut perkembangan politik, ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan ancamn mematikan dari virus di negeri tetangga hari ini, jangan khawatir. Kamu tidak sedang terlambat. Kamu bisa meminjam ponsel temanmu untuk mengakses situs-situs yang secara kredibel menyediakan berita dan artikel secara in-depth.

Internet sudah menjadi medium pilihan banyak orang untuk tahu perkembangan akan situasi dunia hari ini. Mulai dari kejahatan kecil sampai kejahatan besar dan terstruktur yang dilakukan korporasi, mulai dari ekspoitasi sumber daya manusia sampai eksploitasi sumber daya alam. Internet menyediakan banyak pilihan untuk menjadi tahu.

Bertanya dan ajak temanmu berdiskusi

Mulai dengan bertanya, “ada berita apa hari ini?”

Aneka macam suguhan berita dan hiburan tersaji di media sosial. Musthil temanmu yang punya ponsel pintar tidak mengetahuinya.

Biasanya, apa-apa yang ada di dunia digital (katakanlah di media sosial), biasanya dibicarakan kembali di kehidupan sosial ketika dua orang atau lebih bertemu.

Jangan merasa jadi orang penting

Tidak punya ponsel pintar bukan berarti kamu lantas kesusahan menghubungi dan atau dihubungi temanmu. Bila memang kamu punya kepentingan pada temanmu, kamu bisa menghubungi lewat media sosial lainnya lalu membuat janji untuk bertemu.

Temui langsung

Media sosial kadang malah menjauhkan hubungan sosial. Membuat pertemanan hanya akrab di dunia maya.

Kamu bisa menemui temanmu secara langsung, dating ke tempat tinggalnya, ke tempat kerjanya atau ke tempat biasa nongkrong jika memang kau membutuhkan teman.

Mungkin cukup sekian panduan hidup hari ini. Semoga kita tidak saling berjauhan karena kenyamanan dengan hal-hal digital dan instan. [T]

Tags: digitalgadgetgaya hiduphandphone
Share11TweetSendShareSend
Previous Post

“Ngerebeg”, Tradisi Desa Adat Tegal, Abiansemal : Berkah dan Meriah

Next Post

Dongeng Bahagia dari Sebelah Telinga: Usaha Mendekati Relita Utuh

Hidayat

Hidayat

Berasal dari ujung timur pulau Jawa alias Banyuwangi. Sedang terdampar di sisi utara Pulau Dewata. Bercita-cita memiliki kedai kopi lengkap dengan perpus, tempat nonton film serta tempat diskusi. Bisa dijumpai di akun inatagram : cethe21

Related Posts

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails

Topi Para Penyintas Kanker

by Angga Wijaya
September 5, 2026
0
Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

Read moreDetails
Next Post
Dongeng Bahagia dari Sebelah Telinga: Usaha Mendekati Relita Utuh

Dongeng Bahagia dari Sebelah Telinga: Usaha Mendekati Relita Utuh

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co