1 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama

I Gede Joni Suhartawan by I Gede Joni Suhartawan
May 8, 2026
in Esai
Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama

Ilustrasi tatkala.co | Canva

DATA BPS Februari 2026 membuat kita harus berhenti pura-pura tidak hirau: tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK  8.62%..! Tertinggi dari semua jenjang Pendidikan. Kalahkan SMA 6.93%, dan S1 5,89%.

Saya ulang lagi biar telinga kita semua bangun tidur: Sekolah Menengah Kejuruan, sekolah yang katanya, “lulus langsung kerja”, justru penyumbang pengangguran terbesar di negeri ini!

Ini bukan lagi anomali. Ini ironi sistemik. Tamparank eras buat tata kelola Pendidikan, industry dan ketengakerjaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kalau soal tata kelola, mari kita curigai hal sebagai berikut:

Lulusan SMK Gagal terserap karena 3 Kementerian jalan sendiri-sendiri!

Mari jujur. Masalahnya bukan pada anak-anak SMK-nya. Anak-anak kit aitu rajin dan semangat penuh harapan. Mereka praktek sampai berpeluh. Orang tuanya penuh harap. Masalah tidak di mereka. Masalah jelas: Kementerian tidak nyambung sesamanya, terutam tiga Kementerian paling bertanggung jawab soal pengangguran:

  1. Kemendikbudristek, sepertinya Kementerian ini asyik urusan cetak mencetak  lulusan TKJ, otomotif, tata boga.
  2. Kemenperin, kita tahu konsentrasinya mendorong industry yang membutuhkan operator mesin CNC, teknisi EV, ahli data.
  3. Kemnaker, memegang data lowongan kerja, tapi data ini tidak pernah jadi kurikulum yang konsisten di sekolah.

Apa hasilnya? Tidak terjadi link and match antara kebutuhan, kurikulum dan data lowongan kerja! Anak SMK lulus bawa ijazah Teknik Kendaraan Ringan (“otomotif”), tetapi sementara itu bengkel sudah tidak ada berganti jadi kendaraan Listrik. Anak lulus TKJ jago install Windows, tapi industry butuh anak yang ngerti cloud dan cyber security. Ini sekadar contoh nyaplir itu.

Ini namanya gagal napas koordinasi : Tiga Menteri satu cabinet, tapi urus anak bangsa seperti tiga negara beda benua.

DPR punya Komisi, Tapi Mana Pengawasab dan Kordinasinya?

Saya tidak mau cuma “menggugat” eksekutif tersebut. DPR yang terhormat juga harus mengaca. Kita punya Komisi X urus Pendidikan, Komisi VI urus industry dan Komisi IX urus ketenagakerjaan. Pertanyaannya, selama 2 tahun angka pengangguran SMK selalu tertinggi, apa yang telah wakil-wakil terhormat ini lakukan?

Sudahkah Komisi X panggil Mendikbud bertanya kenapa 60% alat praktek SMK sudah usang? Berapa kali Komisi VI panggil Menperin tanya kenapa industri “ogah” terima anak magang dari SMK? Berapa kali Komisi IX evaluasi kenapa Balai Latihan Kerja sepi, sementara anak SMK nganggur?

Kalau fungsi pengawasan tidak serius, buat apa ada Komisi itu di DPR? Rapat dengar pendapat janganlah lagi  cuma selesai jadi drama panggung marah-marah di depan kamera.

 

Industri Juga Jangan Cuci Tangan

Tentu, kita tidak bela pemerintah saja. Pengusaha juga harus ikut bertanggung jawab. Tiap tahun mereka teriak “kekurangan tenaga kerja terampil” tetapi giliran SMK minta tempat magang, dijawab “belum butuh”. Giliran diminta membantu kurikulum, berkelit “sibuk dan itu urusan sekolah!”

Kalau industri mau enaknya saja, minta SDM siap pakai tapi tidak mau investasi pelatihan, ya, jangan menggerutu ketika harus impor tenaga kerja dari luar.

Semoga tamparan ke muka kita bersama ini tidak membuahkan prilaku saling menyalahkan melainkan saling gisi  (saling berpegang tangan), terutama untuk menemukan Solusi bersama yang menurut hemat saya mungkin bertumpu kepada tiga hal utama ini senbagai kunci:

  • Kurikulum

    Benahi kurikulum melibatkan Kadin dan Asosiasi Industri, termasuk jika buka jurusan atau sekolah kejuruan baru, wajib Kadin dan Asosiasi Industri ikut tanda tangan.

    • Satu Data Satu Komando.

      Ketiga Kementerian: Kemendikbud Ristek, Kemenperin dan Kemnaker plus DPR perlu membentuk Satgas “link & match” secara nasional dengan target pengangguran SMK harus di bawah 1%. Kalau target tidak tercapai, mundur.

      • Insentif Pajak

      Berikan insentif pajak kepada Industri yang bersedia menyelenggarakan semacam “pusat diklat” di SMK, yang bersedia mengangkat guru tamu/bantu dan yang mau merekrut 50% anak magang dari SMK di perusahaannya.

      Anak mau masuk SMK sudah bisa dipastikan karena ingin cepat kerja, cepat bisa bantu orang tua. Mereka “rela” tidak kuliah. Jangan sampai mereka malah mendapat “pelecehan” ganda: pertama, diberi ijazah yang tidak laku pasar, kedua dengan mengatakan sambil lalu, “salah jurusan”

      Pengangguran anak SMK jelas bukan salahnya anak-anak selain salahnya kita bersama: yang bikin kebijakan, yang mengawasai dan yang memberikan anggaran. SMK dibentuk bukan untuk mencetak lulusan tetapi untuk mencetak lulusan yang bekerja. [T]

      Prambanan, 7/5/2026

      Penulis: I Gede Joni Suhartawan
      Editor: Adnyana Ole

      Tags: Pendidikanpengangguransekolah kejuruan
      ShareTweetSendShareSend
      Previous Post

      Trio Brunkow, Ramsdell, dan Sakaguchi: Ketika Kolaborasi Ilmiah Mengubah Masa Depan Kemanusiaan

      Next Post

      Filla, Unit Rock Tunanetra asal Bali Resmi Bertransformasi Jadi Solo Project Setelah Merilis Tiga Single

      I Gede Joni Suhartawan

      I Gede Joni Suhartawan

      Penulis tinggal di Prambanan Klaten Jawa Tengah. Pernah bekerja di SCTV dan pernah menjadi Head of Production Creative Development Center di Trans Corp (TransTV and Trans|7)

      Related Posts

      Manusia Purba di Kota Denpasar

      by Angga Wijaya
      October 1, 2026
      0
      Manusia Purba di Kota Denpasar

      SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

      Read moreDetails

      Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

      by Agung Sudarsa
      September 30, 2026
      0
      Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

      vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

      Read moreDetails

      Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

      by Chusmeru
      September 30, 2026
      0
      Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

      DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

      Read moreDetails

      Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

      by Putu Arya Nugraha
      September 29, 2026
      0
      Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

      PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

      Read moreDetails

      Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

      by Ahmad Hirzan Anwari
      September 29, 2026
      0
      Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

      PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

      Read moreDetails

      Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

      by Emi Suy
      September 29, 2026
      0
      Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

      ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

      Read moreDetails

      Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

      by Jero Penyarikan Duuran Batur
      September 28, 2026
      0
      Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

      Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

      Read moreDetails

      Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

      by Angga Wijaya
      September 27, 2026
      0
      Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

      DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

      Read moreDetails

      Tetap Sehat dan Tetap Berguna Saat Menua

      by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
      September 25, 2026
      0
      Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

      SEMUA orang ingin hidup panjang. Salah satu sosok yang sering menjadi inspirasi ketika membicarakan umur panjang adalah Dr. Shigeaki Hinohara,...

      Read moreDetails

      Topeng yang Dianggap Wajah: Mencari Keaslian Diri di Zaman Citra

      by Tri Nugroho Adi
      September 25, 2026
      0
      Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

      Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri: apakah masih ada manusia yang sungguh-sungguh menjadi dirinya sendiri? PERTANYAAN ini terdengar sederhana, tetapi...

      Read moreDetails
      Next Post
      Filla, Unit Rock Tunanetra asal Bali Resmi Bertransformasi Jadi Solo Project Setelah Merilis Tiga Single

      Filla, Unit Rock Tunanetra asal Bali Resmi Bertransformasi Jadi Solo Project Setelah Merilis Tiga Single

      Please login to join discussion

      Ads

      POPULER

      • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

        Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

        0 shares
        Share 0 Tweet 0
      • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

        22 shares
        Share 22 Tweet 0
      • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

        0 shares
        Share 0 Tweet 0
      • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

        0 shares
        Share 0 Tweet 0
      • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

        0 shares
        Share 0 Tweet 0

      ARTIKEL TERKINI

      Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
      Panggung

      Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

      PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

      by Nyoman Budarsana
      October 1, 2026
      Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
      Pop

      Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

      ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

      by Nyoman Budarsana
      October 1, 2026
      Manusia Purba di Kota Denpasar
      Esai

      Manusia Purba di Kota Denpasar

      SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

      by Angga Wijaya
      October 1, 2026
      Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
      Khas

      Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

      “CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

      by Dede Putra Wiguna
      October 1, 2026
      Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
      Olahraga

      Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

      KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

      by Jaswanto
      October 1, 2026
      Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
      Esai

      Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

      vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

      by Agung Sudarsa
      September 30, 2026
      Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
      Esai

      Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

      DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

      by Chusmeru
      September 30, 2026
      Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
      Budaya

      Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

      TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

      by Rusdy Ulu
      September 30, 2026
      Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
      Opini

      Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

      PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

      by Dini Nastiti Wardani
      September 30, 2026
       “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas
      Khas

       “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

      TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

      by Rusdy Ulu
      September 29, 2026
      Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
      Esai

      Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

      PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

      by Putu Arya Nugraha
      September 29, 2026
      Kisah Pinggiran 1965: Belajar Empati dari Lasmi
      Ulas Buku

      Kisah Pinggiran 1965: Belajar Empati dari Lasmi

      LASMI, perempuan muda yang cukup populer di kampungnya. Penampilannya sederhana, ia tidak mengenakan aksesoris apapun, kecuali jam tangan dengan tali...

      by Abdul Karim Abraham
      September 29, 2026

      TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

      • Penulis
      • Tentang & Redaksi
      • Kirim Naskah
      • Pedoman Media Siber
      • Kebijakan Privasi
      • Desclaimer

      Copyright © 2016-2025, tatkala.co

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In
      No Result
      View All Result
      • Beranda
      • Feature
        • Khas
        • Tualang
        • Persona
        • Historia
        • Milenial
        • Kuliner
        • Pop
        • Gaya
        • Pameran
        • Panggung
      • Berita
        • Ekonomi
        • Pariwisata
        • Pemerintahan
        • Budaya
        • Hiburan
        • Politik
        • Hukum
        • Kesehatan
        • Olahraga
        • Pendidikan
        • Pertanian
        • Lingkungan
        • Liputan Khusus
      • Kritik & Opini
        • Esai
        • Opini
        • Ulas Buku
        • Ulas Film
        • Ulas Rupa
        • Ulas Pentas
        • Kritik Sastra
        • Kritik Seni
        • Bahasa
        • Ulas Musik
      • Fiksi
        • Cerpen
        • Puisi
        • Dongeng
      • English Column
        • Essay
        • Fiction
        • Poetry
        • Features
      • Penulis
      • Buku
        • Buku Mahima
        • Buku Tatkala

      Copyright © 2016-2025, tatkala.co