5 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cuaca Makin Panas, Bagaimana Nasib Ginjal Kita?

Gede Made Cahya Trisna Pratama by Gede Made Cahya Trisna Pratama
March 15, 2026
in Esai
Cuaca Makin Panas, Bagaimana Nasib Ginjal Kita?

Ilustrasi dibuat dengan AI Generated.

Coba ingat kembali, berapa gelas air putih yang sudah Anda habiskan hari ini? Di tengah cuaca yang semakin panas, segelas es teh manis atau minuman boba terasa seperti penyelamat dahaga. Namun, di balik rasa segar sesaat itu, ginjal kita justru sedang berjuang ekstra keras. Cuaca ekstrem yang sedang kita hadapi saat ini ternyata bukan sekadar urusan haus atau keringat yang bercucuran, tapi juga ancaman nyata bagi fungsi ginjal kita.

Bertepatan dengan Hari Ginjal Sedunia (World Kidney Day) 2026 yang mengusung tema “Kidney Health for All: Caring for People, Protecting the Planet” (Kesehatan Ginjal untuk Semua: Peduli pada Manusia, Melindungi Planet), mari kita bahas mengapa pemanasan global ternyata sangat erat kaitannya dengan kesehatan ginjal kita.

Cuaca Panas Dapat Mengancam Ginjal

Ginjal adalah “pabrik penyaring” utama di dalam tubuh kita. Ginjal bertugas untuk membersihkan darah dari racun sisa metabolisme, kemudian membuangnya melalui urine. Untuk dapat melakukan tugasnya dengan baik, ginjal membutuhkan cairan yang cukup.

Ketika cuaca sangat panas, tubuh kita akan berusaha mendinginkan diri dengan mengeluarkan banyak keringat. Jika cairan yang keluar ini tidak segera diganti dengan minum air yang cukup, tubuh dapat mengalami dehidrasi. Saat dehidrasi, volume darah yang mengalir ke ginjal akan berkurang. Akibatnya, ginjal harus bekerja lebih keras untuk menyaring darah yang lebih kental.

Waspada “Heat Stress Nephropathy” (Penyakit Ginjal Akibat Stres Panas)

Seperti mesin kendaraan yang rusak karena kehabisan cairan radiator, kurang lebih perumpamaan itulah yang terjadi pada ginjal kita saat terpapar panas ekstrem terus-menerus tanpa asupan cairan yang memadai.

Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan Heat Stress Nephropathy (HSN). HSN bukanlah penyakit yang muncul secara tiba-tiba, melainkan kerusakan yang diam-diam menumpuk seiring berjalannya waktu. Bagaimana prosesnya?

  • Penurunan Aliran Darah: Akibat dehidrasi, volume darah menurun drastis. Ginjal pun menerima pasokan darah yang lebih sedikit dari biasanya.
  • Kekurangan Suplai Oksigen (Iskemia): Menurunnya aliran darah menyebabkan berkurangnya oksigen yang sampai ke ginjal. Padahal, jutaan unit penyaring mikroskopis di dalam ginjal (Nefron) membutuhkan suplai oksigen yang stabil agar tidak mengalami kerusakan sel.
  • Penumpukan Zat Toksik: Dalam kondisi minim cairan, zat sisa misalnya asam urat juga menjadi sangat pekat. Kondisi ini rentan memicu peradangan lokal atau pembentukan kristal yang dapat melukai jaringan ginjal.
  • Kerusakan Jaringan Berulang: Apabila episode dehidrasi dialami secara terus-menerus, luka peradangan tadi dapat memicu pembentukan jaringan parut dan kerusakan jaringan permanen.

Kondisi cedera ginjal berulang inilah yang pada akhirnya tanpa disadari menjurus pada Penyakit Ginjal Kronis (PGK), menyebabkan ginjal secara permanen kehilangan kemampuannya menyaring racun di dalam tubuh.

Langkah Sederhana: Sayangi Ginjal, Sayangi Bumi

Tema Hari Ginjal Sedunia tahun ini mengingatkan kita bahwa perubahan iklim dan pemanasan global juga dapat menjadi ancaman nyata bagi kesehatan. Lantas, apa yang bisa kita lakukan ? Sebenarnya ada langkah-langkah sederhana yang dapat kita biasakan untuk melindungi ginjal sekaligus merawat planet ini, seperti:

  1. Pantau Warna Urine: Warna urine adalah indikator kecukupan cairan yang paling praktis. Urine yang sehat umumnya berwarna kuning muda atau jernih. Jika warnanya mulai pekat, itu adalah sinyal objektif bahwa Anda perlu segera menambah asupan air minum.
  2. Biasakan Membawa Botol Minum (Tumbler): Upayakan minum air putih sekitar 2 liter (8 gelas) per hari dan tingkatkan jumlahnya jika intensitas aktivitas di luar ruangan sedang tinggi. Membawa tumbler sendiri memudahkan Anda memantau jumlah air yang diminum, sekaligus mengurangi jumlah sampah plastik kemasan sekali pakai.
  3. Utamakan Air Putih: Mengonsumsi minuman manis atau berkafein saat cuaca panas justru memiliki efek diuretik, yaitu memicu tubuh lebih sering berkemih. Hal ini dapat mempercepat proses kehilangan cairan. Oleh karena itu, air putih tetap menjadi pilihan utama untuk rehidrasi.
  4. Manajemen Aktivitas di Luar Ruangan: Usahakan untuk membatasi paparan sinar matahari langsung pada jam-jam dengan suhu tertinggi, biasanya antara pukul 10.00 hingga 14.00. Sempatkan untuk berteduh dan beristirahat secara berkala jika Anda memang harus bekerja di area terbuka.

Bumi yang semakin panas adalah alarm bagi kita untuk lebih waspada. Mari kita mulai kebiasaan baik hari ini. Cukup dengan minum air putih, gunakan botol minum yang bisa dipakai ulang, dan ajak orang terdekat untuk melakukan hal yang sama. Ginjal yang sehat berawal dari langkah-langkah kecil yang kita lakukan setiap hari. Selamat Hari Ginjal Sedunia! [T]

Tags: kesehatankesehatan ginjal
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Setahun Cinta di Kota Tua Karengan | Cerpen Ahmad Sihabudin

Next Post

Laporan Survey Program Desa Binaan FBS Undiksha di Desa Pedawa: Membangun Desain Pembangunan Desa Berbasis Komunitas

Gede Made Cahya Trisna Pratama

Gede Made Cahya Trisna Pratama

Dokter umum dengan minat spesialisasi Ilmu Penyakit Dalam yang ingin memadukan kompetensi akademis serta keterampilan interpersonal sebagai Duta Bahasa dan Duta Pariwisata untuk mengedukasi masyarakat perihal kesehatan

Related Posts

Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 4, 2026
0
Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin

DI tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat, generasi muda Bali menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Mereka...

Read moreDetails

Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?

by Angga Wijaya
June 4, 2026
0
Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?

SIANG hari beberapa waktu lalu saat pulang kampung, saya membuka sebuah kotak lama berisi tumpukan surat. Kertas-kertas itu mulai menguning....

Read moreDetails

Pertemuan William James dan Vivekananda

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
0
Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

Read moreDetails

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails
Next Post
Laporan Survey Program Desa Binaan FBS Undiksha di Desa Pedawa: Membangun Desain Pembangunan Desa Berbasis Komunitas

Laporan Survey Program Desa Binaan FBS Undiksha di Desa Pedawa: Membangun Desain Pembangunan Desa Berbasis Komunitas

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat
Panggung

‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat

SOROT lampu panggung perlahan menghangatkan Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, Sabtu malam, 30 Mei 2026. Setelah denting gamelan...

by Dede Putra Wiguna
June 4, 2026
Cukup Telulas?
Bahasa

Cukup Telulas?

BISA jadi telanjur terbentuk stigma tiga belas identik dengan celaka, sial, dan segala bentuk ketidakberuntungan maka sangat penting diupayakan menghindari...

by Komang Berata
June 4, 2026
Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin
Esai

Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin

DI tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat, generasi muda Bali menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Mereka...

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 4, 2026
Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?
Esai

Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?

SIANG hari beberapa waktu lalu saat pulang kampung, saya membuka sebuah kotak lama berisi tumpukan surat. Kertas-kertas itu mulai menguning....

by Angga Wijaya
June 4, 2026
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co