6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
in Khas
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

Lomba Dokter Kecil di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan atribut UKS di dada. Sebagian menggenggam alat tulis, sebagian lagi saling berbisik pelan mengulang materi yang telah dipelajari. Di balik tubuh yang masih belia, tersimpan kesiapan untuk menjalankan peran yang tidak sederhana: menjadi penolong pertama bagi teman sebaya.

Hari itu, Senin, 9 Februari 2026, beberapa ruang kelas SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) menjadi lokasi pelaksanaan Lomba Dokter Kecil tingkat SD/MI se-Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan) dalam rangkaian Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI, memperingati HUT Kesbam ke-17. Sebanyak 24 peserta hadir sebagai perwakilan terbaik dari sekolah masing-masing.

Babak tes tulis dalam Lomba Dokter Kecil di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Kompetisi hari itu dimulai dengan babak tes tulis. Lembar soal dibagikan, dan suasana ruangan tes mendadak hening. Materi yang diujikan mencakup konsep dasar kesehatan sekolah, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga penanganan awal kondisi darurat sederhana. Ketelitian membaca soal dan pemahaman materi menjadi kunci pada tahap ini.

Babak tes tulis menjadi gerbang awal untuk menyaring sekitar 50–75 persen peserta menuju tahap berikutnya. Setelah rekapitulasi nilai usai dilakukan, nama-nama yang lolos pun kemudian diumumkan.

Memasuki babak semifinal, kompetisi beralih ke ujian keterampilan (skill UKS). Di ruang praktik, para peserta menghadapi simulasi kasus nyata yang diperoleh melalui undian. Setiap anak harus sigap menangani probandus (orang yang berpura-pura menjadi pasien) dengan kondisi berbeda-beda.

Babak praktik keterampilan UKS dalam Lomba Dokter Kecil di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Beberapa peserta mendapatkan kasus epistaksis (mimisan). Dengan tenang, mereka memposisikan kepala pasien, menekan bagian yang tepat, serta memberikan instruksi sesuai prosedur. Peserta lain melakukan perawatan luka, mereka membersihkan area yang terluka sebelum membalutnya dengan rapi. Ada pula yang menangani pasien pingsan, mereka memastikan posisi tubuh aman dan memeriksa respons awal.

Pada tahap ini, penilaian tidak hanya mencakup ketepatan prosedur dan kebersihan tindakan, tetapi juga komunikasi interpersonal. Cara peserta menenangkan probandus, menjelaskan langkah penanganan, dan menunjukkan empati menjadi aspek penting dalam penilaian.

Lomba Dokter Kecil di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Ns. I Made Gede Suryawan, S.Kep., selaku koordinator lomba menuturkan, tahun ini Lomba Dokter Kecil tampil dengan format yang lebih dinamis dan adaptif. Selain tes teori dan praktik, peserta juga ditantang membuat video reels edukasi. Tema-tema yang diangkat sangat relevan dengan isu kesehatan anak usia sekolah dasar, seperti pencegahan stunting, kampanye “Jentik Nggak Asik!”, bahaya junk food dibandingkan bekal sehat, tanggap bencana melalui P3K, hingga kesehatan mental dengan pesan “Stop Bullying”.

Melalui media digital tersebut, para peserta menunjukkan kemampuan menyampaikan pesan kesehatan secara kreatif dan komunikatif kepada teman sebaya. Inovasi ini memperluas makna dokter kecil, tidak hanya sebagai petugas UKS di sekolah, tetapi juga sebagai agen edukasi di era digital.

Kompetisi mencapai puncaknya pada babak Cerdas Cermat. Para finalis yang telah dibagi duduk berjajar, memegang bendera kecil sebagai tanda kesiapan menjawab. Pertanyaan demi pertanyaan dibacakan, menguji kecepatan berpikir, ketelitian, dan akurasi jawaban. Tangan-tangan kecil itu terangkat cepat, berlomba memberikan respons paling tepat.

Babak cerdas cermat dalam Lomba Dokter Kecil di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Lomba Dokter Kecil di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Kredibilitas penilaian dijaga oleh dewan juri yang terdiri dari I Wayan Wiratma, S.Km., M.Si. (Dinas Kesehatan Provinsi Bali), Ni Made Alit Pudiani, S.Km. (Dinas Kesehatan Kota Denpasar), serta Ns. I Made Gede Suryawan, S.Kep. (pengajar SMK Kesehatan Bali Medika). Penilaian dilakukan secara kumulatif dari seluruh tahapan lomba.

Setelah melalui proses yang ketat, hasil akhir pun diumumkan. Juara 1 diraih oleh Ni Wayan Bening Danandra Sinawa dari SD Saraswati 3 Denpasar. Juara 2 diraih Ni Made Alina Arianita dari SD Saraswati 4 Denpasar, dan Juara 3 diraih Ni Luh Stella Nathania Mau dari SD No. 3 Sempidi.

Kategori Harapan 1 diraih Ni Putu Bunga Nitya Putri Rahayu dari SD Tri Murti Denpasar, Harapan 2 oleh I Gede Aga Satrya Putrayasa dari SD No. 3 Sempidi, serta Harapan 3 oleh Anandita Sita Prabhandari dari SD Saraswati 3 Denpasar. Sementara itu, kategori Terfavorit diraih oleh Ni Made Alina Arianita dari SD Saraswati 4 Denpasar.

Dewan juri bersama peserta Lomba Dokter Kecil di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Koordinator lomba, Ns. I Made Gede Suryawan, S.Kep., turut menyampaikan apresiasi atas kemampuan para peserta.

“Ada kepuasan batin yang sulit dilukiskan saat melihat anak-anak usia SD mampu melakukan tindakan P3K dengan begitu tenang dan sistematis. Harapan saya, semangat yang berkobar hari ini tidak padam. Saya ingin mereka kembali ke sekolah sebagai duta perubahan, membawa misi mulia untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan tangguh secara fisik maupun mental,” ujarnya.

Menurut Suryawan, kompetisi ini bukan sekadar ajang perebutan piala, melainkan proses pembentukan karakter dan kepedulian sejak dini. Sejalan dengan visi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, ajang ini diharapkan menjadi inkubator lahirnya role model cilik yang mampu mentransformasikan pengetahuan menjadi aksi nyata di sekolah dan lingkungan sekitar. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Budarsana

Tags: anak-anakdokterkesehatanPendidikanSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Imlek, Nyepi, dan Ekonomi Kreatif

Next Post

Ombak, Ingatan, dan Pantai yang Dipertaruhkan — Catatan dari Pameran ‘Magic in The Waves’ Made Bagus Irawan

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails

Saat Kokurikuler Menjadi Gerakan: ‘ECO-VOICES’ dan Suara Bumi dari Generasi Muda Griasta

by Kadek Windari
February 4, 2026
0
Saat Kokurikuler Menjadi Gerakan: ‘ECO-VOICES’ dan Suara Bumi dari Generasi Muda Griasta

ISU pengelolaan sampah tak lagi berhenti sebagai wacana di ruang diskusi. Di SMP PGRI 8 Denpasar (Griasta), persoalan itu justru...

Read moreDetails
Next Post
Ombak, Ingatan, dan Pantai yang Dipertaruhkan — Catatan dari Pameran ‘Magic in The Waves’ Made Bagus Irawan

Ombak, Ingatan, dan Pantai yang Dipertaruhkan --- Catatan dari Pameran 'Magic in The Waves' Made Bagus Irawan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co