14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Slamat Trisila: Langkah-langkah Utama Mengubah Data Riset Menjadi Buku Layak Edar

Ni Komang Sariasih by Ni Komang Sariasih
February 17, 2026
in Pendidikan
Slamat Trisila: Langkah-langkah Utama Mengubah Data Riset Menjadi Buku Layak Edar

Slamat Trisila

Slamat Trisila dari Penerbit Pustaka Larasan memberikan peta jalan, atau langkah-langkah utama dalam mengubah tumpukan data riset menjadi buku yang layak edar.

Langkah-langkah itu antara lain mengidentifikasi ide, mencari mutiara tersembunyi dalam laporan penelitian yang memiliki nilai jual dan manfaat sosial, lalu melakukan sistematisasi riset dengan memperkuat data dan metodologi agar argumen dalam buku tidak mudah dipatahkan

Langkah selanjutnya, kedisiplinan waktu menyusun jadwal penulisan yang ketat untuk menghindari proyek buku yang mangkrak

Selanjutnya langkah untuk melakukan konversi narasi (drafting). Ini adalah tahap paling krusial, yakni mengubah bahasa laporan penelitian yang kaku dan formal menjadi bahasa buku yang mengalir, namun tetap menjaga akurasi ilmiahnya.

Dan langkah yang tak kalah penting adalah membangun kemitraan dengan penerbit, yakni dengan melibatkan penerbit sejak awal untuk memastikan standar ISBN dan menghindari kesalahan klasifikasi seperti fenomena book chapter yang seringkali disalahartikan oleh sistem.

Langkah-langkah utama dalam penulisan data riset menjadi buku itu disampaikan Slamat trisila ketika memberi materi dalam workshop bertajuk “Dari Riset ke Buku: Workshop Penulisan Buku Monograf dan Buku Ajar Berdasarkan Hasil Riset” yang diselenggarakan di  Ruang Paseban, Kampus Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, Selasa, 3 Februari 2026.

Workshop itu diselenggarakan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UPMI Bali bekerjasama dengan Penerbit Pustaka Larasan. Workshop ini pada intinya memberi petunjuk kepada dosen dalam penulisan buku monograf dan buku ajar berdasarkan hasil riset”.

Dosen dan mahasiswa UPMI Bali saat mengikuti workshop bertajuk “Dari Riset ke Buku: Workshop Penulisan Buku Monograf dan Buku Ajar Berdasarkan Hasil Riset”

Dalam workshop itu, Slamat Trisila juga menyoroti fenomena kehadiran Artificial Intelligence (AI) dalam dunia kepenulisan memang membawa kemudahan, namun di sisi lain, ia memicu lahirnya karya-karya yang sering kehilangan kedalaman orisinalitas riset. Menurutnya, banyak pihak yang kini terjebak pada mengejar kuantitas demi memenuhi angka kredit (KUM) atau syarat administratif semata. Hal ini mengakibatkan banjirnya buku-buku “tipis” yang minim analisis.

“Untuk disiplin ilmu humaniora seperti bahasa, sastra, seni, dan budaya Bali, buku dengan ketebalan hanya 49 halaman seringkali terasa terlalu dangkal. Kami yang bergerak di jalur idealis menyuarakan bahwa narasi sejarah, agama, dan seni membutuhkan ruang lebih untuk analisis yang mendalam agar makna yang terkandung di dalamnya tidak terdistorsi,” kata Slamat.

Ia menekankan bahwa AI seharusnya menjadi alat bantu efisiensi, bukan pengganti proses berpikir kritis dan penelitian lapangan yang menjadi fondasi utama sebuah karya ilmiah berkualitas.

Buku-buku terbitan Pustaka Larasan

Poin krusial yang dibahas dalam workshop ini adalah masalah penomoran International Standard Book Number (ISBN). Slamat memberikan edukasi keras mengenai status ISBN yang seringkali disalahgunakan oleh oknum penerbit nakal. Ia menegaskan bahwa ISBN diberikan secara gratis oleh negara melalui Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Jika ada pihak yang memungut biaya khusus hanya untuk nomor ISBN, maka integritas proses publikasinya patut dipertanyakan.

Namun, kejujuran akademik saat ini tengah diuji oleh “Krisis ISBN”. Slamat mengungkapkan fakta historis di mana Indonesia sempat mendapatkan alokasi satu juta nomor ISBN dari badan internasional di Prancis untuk durasi 10 tahun. Sayangnya, akibat penggunaan yang masif, termasuk praktik ilegal seperti penggandaan nomor ISBN untuk buku yang berbeda, stok tersebut menyusut drastis pada periode 2021–2022.

Dampaknya, Perpusnas kini menerapkan aturan yang jauh lebih ketat. Verifikasi setiap judul buku kini melalui proses kurasi yang rumit. Buku-buku yang dianggap hanya “fotokopi” dari laporan penelitian tanpa proses konversi menjadi buku yang layak baca, kini sulit untuk mendapatkan legalitas tersebut. Inilah mengapa workshop ini menjadi sangat penting sebagai panduan bagi para akademisi agar karya mereka memenuhi standar baru yang ditetapkan pemerintah.

Workshop yang dipandu moderator Dr. I Made Adnyana, S.H., M.H. itu juga memberikan pesan khusus bagi mahasiswa. Skripsi yang mereka kerjakan tidak seharusnya menjadi “sampah arsip”. Dengan bimbingan dosen dan kolaborasi bersama editor profesional, skripsi dapat dikonversi menjadi buku yang memberikan kebanggaan intelektual sekaligus manfaat praktis bagi masyarakat luas. Namun, Slamat mengingatkan bahwa proses ini bukanlah jalan pintas; revisi mendalam adalah syarat mutlak agar kualitas tetap terjaga.

Slamat Trisila dipandu Made Adnyana dalam workshop bertajuk “Dari Riset ke Buku: Workshop Penulisan Buku Monograf dan Buku Ajar Berdasarkan Hasil Riset”

Peluncuran Karya Dosen FBS UPMI

Ketua Panitia, Gede Sidi Artajaya, dalam sambutannya menekankan bahwa target utama workshop ini adalah menciptakan efek domino. “Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti pada teori teknis penulisan. Harapannya, workshop ini menjadi ‘virus’ positif yang menularkan semangat berkarya. Dari sini harus lahir lebih banyak buku ajar, monograf, antologi, hingga karya fiksi yang terinspirasi dari riset lapangan,” ujarnya penuh semangat.

Selain itu, kegiatan workshop, tidak hanya berisi teori di atas kertas. Sebagai bentuk nyata dari produktivitas akademis, pada kesempatan tersbut juga secara resmi diluncurkan delapan karya hasil riset para dosen. Daftar buku yang diluncurkan mencerminkan keberagaman disiplin ilmu dan kedalaman riset di lingkungan UPMI.

Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum. menghasilkan 2 buku berjudul Pendidikan Karakter Berbasis Tri Hita Karana dan Sastra Diaspora; Prof. Dr. Drs. Nengah Arnawa, M.Hum. menghasilkan satu buku berjudul Kompetensi Linguistik Anak SD di Kelas Rendah; Prof. Dr. Drs. I Nyoman Suwija, M.Hum. menghasilkan 2 buku berjudul Terampil Menulis Sesuai Ejaan Bali Latin (Buku Ajar) dan Kasusastran Bali Miwah Basita Paribasa Bali; Drs. Nyoman Astawan, M.Hum. menghasilkan satu buku berjudul Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Konteks Pembelajaran Bahasa Indonesia; Dr. Pande Putu Yogi Arista Pratama, S.Pd., M.Pd. menghasilkan 2 buku berjudul Paradigma Baru Evaluasi Pembelajaran, Kompas Pedagogis untuk Guru Abad 21 dan Strategi Belajar dan Pembelajaran: Merancang Pengalaman Belajar yang Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan; Gede Sidi Artajaya, S.Pd., M.Pd. menghasilkan satu buku berjudul Membaca Cerpen, Membentuk Karakter; Luh Yesi Candrika, S.S., M.Hum. menghasilkan satu buku berjudul Lontar Dharma Kahuripan: Tuah Rempah sebagai Sarana Upacara dalam Siklus Kehidupan; dan I Kadek Adhi Dwipayana, S.Pd., M.Pd. menghasilkan satu buku berjudul Model Outcome-based Hypothesis Learning (OBHL), Panduan Implementasi untuk Pengembangan Membaca Kritis Berorientasi Genre Teks. [T]

Penulis: Ni Komang Sariasih
Editor: Adnyana Ole

Tags: BukuPendidikanPustaka LarasanSlamat TrisilaUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ogoh-ogoh: Narasi dan Akal Imitasi

Next Post

Melihat Kuta, Menemukan Soekarno: Kepemimpinan Putra Daerah dan Toleransi Sebagai Wajah Kebangsaan

Ni Komang Sariasih

Ni Komang Sariasih

Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali

Related Posts

Wujudkan Tri Hita Karana, KKN Tematik UPMI 2026 Sukses Bawa Perubahan Positif di Banjar Negari, Singapadu Tengah, Gianyar

by Dede Putra Wiguna
May 7, 2026
0
Wujudkan Tri Hita Karana, KKN Tematik UPMI 2026 Sukses Bawa Perubahan Positif di Banjar Negari, Singapadu Tengah, Gianyar

MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali) Kelompok VI Tahun 2026 sukses menyelenggarakan serangkaian program...

Read moreDetails

Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Torehkan Prestasi di Ajang Confident 2026

by Dede Putra Wiguna
May 2, 2026
0
Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Torehkan Prestasi di Ajang Confident 2026

SUASANA semarak terasa di ajang Confident 2026 yang digelar Sekolah Tinggi Agama Islam Denpasar (STAID) pada 26 April 2026. Kegiatan...

Read moreDetails

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

by tatkala
April 21, 2026
0
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

Read moreDetails

Mahasiswa Prodi Sastra Bali Unud Membuat Kamus Digital, Aplikasikan Pembelajaran di Festival Kamus Digital

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Mahasiswa Prodi Sastra Bali Unud Membuat Kamus Digital, Aplikasikan Pembelajaran di Festival Kamus Digital

Perkulihaan mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Bali Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (Unud) boleh dibilang berbeda hari ini, Kamis 26...

Read moreDetails

Suart-Fox Hibahkan 30 Naskah Lontar ke Unit Lontar Universitas Udayana

by tatkala
February 26, 2026
0
Suart-Fox Hibahkan 30 Naskah Lontar ke Unit Lontar Universitas Udayana

Sebanyak 30 cakep naskah lontar koleksi pribadi David J. Stuart-Fox dihibahkan kepada Unit Lontar Universitas Udayana (ULU). Lontar berbagai genre...

Read moreDetails

Promosi Doktor Ni Luh Putu Putri Setianingsih: Strategi Teknologi dalam Menjaga Stabilitas Senyawa Bioaktif Kulit Jeruk Siam Kintamani

by tatkala
February 18, 2026
0
Promosi Doktor Ni Luh Putu Putri Setianingsih: Strategi Teknologi dalam Menjaga Stabilitas Senyawa Bioaktif Kulit Jeruk Siam Kintamani

Ni Luh Putu Putri Setianingsih dalam Ujian Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Pertanian di Universitas Udayana, Denpasar, Rabu 18 Februari...

Read moreDetails

Seratus Pemuda Bali–NTT Belajar Merancang Masa Depan Politik dari Keresahan Setiap Daerah

by Bagus WKP
February 10, 2026
0
Seratus Pemuda Bali–NTT Belajar Merancang Masa Depan Politik dari Keresahan Setiap Daerah

SERATUS pemuda dari Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) berkumpul di Denpasar untuk mengikuti Political Future Leader (PFL) Batch 3...

Read moreDetails

Prof Wayan Dibia dan Duk Hyung Yoo dari Korea Selatan Rancang Kolaborasi Pendidikan Seni Bali-Korea

by Nyoman Budarsana
February 8, 2026
0
Prof Wayan Dibia dan Duk Hyung Yoo dari Korea Selatan Rancang Kolaborasi Pendidikan Seni Bali-Korea

BALI-Indonesia dan Korea Selatan segera menjalin kerjasama dalam bidang seni dan pendidikan. Ini terjadi setelah akademisi dan maestro seni Prof....

Read moreDetails

The Silver Chapter: Hangatnya Reuni Alumni Tahun 2000 Foursma Singaraja

by tatkala
December 14, 2025
0
The Silver Chapter: Hangatnya Reuni Alumni Tahun 2000 Foursma Singaraja

Kebersamaan yang hangat dan penuh nostalgia terasa kental dalam kegiatan reuni alumni SMA Negeri 4 (Foursma) Singaraja yang bertajuk The...

Read moreDetails

Aksosma 2025: Ketika Mahasiswa PNB ‘Turun Aksi’ Lewat Pemberdayaan Digital

by Dede Putra Wiguna
November 9, 2025
0
Aksosma 2025: Ketika Mahasiswa PNB ‘Turun Aksi’ Lewat Pemberdayaan Digital

SETIAP tahun, ribuan mahasiswa Politeknik Negeri Bali (PNB) turun ke masyarakat untuk menjalankan salah satu amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi:...

Read moreDetails
Next Post
Melihat Kuta, Menemukan Soekarno: Kepemimpinan Putra Daerah dan Toleransi Sebagai Wajah Kebangsaan

Melihat Kuta, Menemukan Soekarno: Kepemimpinan Putra Daerah dan Toleransi Sebagai Wajah Kebangsaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co