24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Slamat Trisila: Langkah-langkah Utama Mengubah Data Riset Menjadi Buku Layak Edar

Ni Komang Sariasih by Ni Komang Sariasih
February 17, 2026
in Pendidikan
Slamat Trisila: Langkah-langkah Utama Mengubah Data Riset Menjadi Buku Layak Edar

Slamat Trisila

Slamat Trisila dari Penerbit Pustaka Larasan memberikan peta jalan, atau langkah-langkah utama dalam mengubah tumpukan data riset menjadi buku yang layak edar.

Langkah-langkah itu antara lain mengidentifikasi ide, mencari mutiara tersembunyi dalam laporan penelitian yang memiliki nilai jual dan manfaat sosial, lalu melakukan sistematisasi riset dengan memperkuat data dan metodologi agar argumen dalam buku tidak mudah dipatahkan

Langkah selanjutnya, kedisiplinan waktu menyusun jadwal penulisan yang ketat untuk menghindari proyek buku yang mangkrak

Selanjutnya langkah untuk melakukan konversi narasi (drafting). Ini adalah tahap paling krusial, yakni mengubah bahasa laporan penelitian yang kaku dan formal menjadi bahasa buku yang mengalir, namun tetap menjaga akurasi ilmiahnya.

Dan langkah yang tak kalah penting adalah membangun kemitraan dengan penerbit, yakni dengan melibatkan penerbit sejak awal untuk memastikan standar ISBN dan menghindari kesalahan klasifikasi seperti fenomena book chapter yang seringkali disalahartikan oleh sistem.

Langkah-langkah utama dalam penulisan data riset menjadi buku itu disampaikan Slamat trisila ketika memberi materi dalam workshop bertajuk “Dari Riset ke Buku: Workshop Penulisan Buku Monograf dan Buku Ajar Berdasarkan Hasil Riset” yang diselenggarakan di  Ruang Paseban, Kampus Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, Selasa, 3 Februari 2026.

Workshop itu diselenggarakan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UPMI Bali bekerjasama dengan Penerbit Pustaka Larasan. Workshop ini pada intinya memberi petunjuk kepada dosen dalam penulisan buku monograf dan buku ajar berdasarkan hasil riset”.

Dosen dan mahasiswa UPMI Bali saat mengikuti workshop bertajuk “Dari Riset ke Buku: Workshop Penulisan Buku Monograf dan Buku Ajar Berdasarkan Hasil Riset”

Dalam workshop itu, Slamat Trisila juga menyoroti fenomena kehadiran Artificial Intelligence (AI) dalam dunia kepenulisan memang membawa kemudahan, namun di sisi lain, ia memicu lahirnya karya-karya yang sering kehilangan kedalaman orisinalitas riset. Menurutnya, banyak pihak yang kini terjebak pada mengejar kuantitas demi memenuhi angka kredit (KUM) atau syarat administratif semata. Hal ini mengakibatkan banjirnya buku-buku “tipis” yang minim analisis.

“Untuk disiplin ilmu humaniora seperti bahasa, sastra, seni, dan budaya Bali, buku dengan ketebalan hanya 49 halaman seringkali terasa terlalu dangkal. Kami yang bergerak di jalur idealis menyuarakan bahwa narasi sejarah, agama, dan seni membutuhkan ruang lebih untuk analisis yang mendalam agar makna yang terkandung di dalamnya tidak terdistorsi,” kata Slamat.

Ia menekankan bahwa AI seharusnya menjadi alat bantu efisiensi, bukan pengganti proses berpikir kritis dan penelitian lapangan yang menjadi fondasi utama sebuah karya ilmiah berkualitas.

Buku-buku terbitan Pustaka Larasan

Poin krusial yang dibahas dalam workshop ini adalah masalah penomoran International Standard Book Number (ISBN). Slamat memberikan edukasi keras mengenai status ISBN yang seringkali disalahgunakan oleh oknum penerbit nakal. Ia menegaskan bahwa ISBN diberikan secara gratis oleh negara melalui Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Jika ada pihak yang memungut biaya khusus hanya untuk nomor ISBN, maka integritas proses publikasinya patut dipertanyakan.

Namun, kejujuran akademik saat ini tengah diuji oleh “Krisis ISBN”. Slamat mengungkapkan fakta historis di mana Indonesia sempat mendapatkan alokasi satu juta nomor ISBN dari badan internasional di Prancis untuk durasi 10 tahun. Sayangnya, akibat penggunaan yang masif, termasuk praktik ilegal seperti penggandaan nomor ISBN untuk buku yang berbeda, stok tersebut menyusut drastis pada periode 2021–2022.

Dampaknya, Perpusnas kini menerapkan aturan yang jauh lebih ketat. Verifikasi setiap judul buku kini melalui proses kurasi yang rumit. Buku-buku yang dianggap hanya “fotokopi” dari laporan penelitian tanpa proses konversi menjadi buku yang layak baca, kini sulit untuk mendapatkan legalitas tersebut. Inilah mengapa workshop ini menjadi sangat penting sebagai panduan bagi para akademisi agar karya mereka memenuhi standar baru yang ditetapkan pemerintah.

Workshop yang dipandu moderator Dr. I Made Adnyana, S.H., M.H. itu juga memberikan pesan khusus bagi mahasiswa. Skripsi yang mereka kerjakan tidak seharusnya menjadi “sampah arsip”. Dengan bimbingan dosen dan kolaborasi bersama editor profesional, skripsi dapat dikonversi menjadi buku yang memberikan kebanggaan intelektual sekaligus manfaat praktis bagi masyarakat luas. Namun, Slamat mengingatkan bahwa proses ini bukanlah jalan pintas; revisi mendalam adalah syarat mutlak agar kualitas tetap terjaga.

Slamat Trisila dipandu Made Adnyana dalam workshop bertajuk “Dari Riset ke Buku: Workshop Penulisan Buku Monograf dan Buku Ajar Berdasarkan Hasil Riset”

Peluncuran Karya Dosen FBS UPMI

Ketua Panitia, Gede Sidi Artajaya, dalam sambutannya menekankan bahwa target utama workshop ini adalah menciptakan efek domino. “Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti pada teori teknis penulisan. Harapannya, workshop ini menjadi ‘virus’ positif yang menularkan semangat berkarya. Dari sini harus lahir lebih banyak buku ajar, monograf, antologi, hingga karya fiksi yang terinspirasi dari riset lapangan,” ujarnya penuh semangat.

Selain itu, kegiatan workshop, tidak hanya berisi teori di atas kertas. Sebagai bentuk nyata dari produktivitas akademis, pada kesempatan tersbut juga secara resmi diluncurkan delapan karya hasil riset para dosen. Daftar buku yang diluncurkan mencerminkan keberagaman disiplin ilmu dan kedalaman riset di lingkungan UPMI.

Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum. menghasilkan 2 buku berjudul Pendidikan Karakter Berbasis Tri Hita Karana dan Sastra Diaspora; Prof. Dr. Drs. Nengah Arnawa, M.Hum. menghasilkan satu buku berjudul Kompetensi Linguistik Anak SD di Kelas Rendah; Prof. Dr. Drs. I Nyoman Suwija, M.Hum. menghasilkan 2 buku berjudul Terampil Menulis Sesuai Ejaan Bali Latin (Buku Ajar) dan Kasusastran Bali Miwah Basita Paribasa Bali; Drs. Nyoman Astawan, M.Hum. menghasilkan satu buku berjudul Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Konteks Pembelajaran Bahasa Indonesia; Dr. Pande Putu Yogi Arista Pratama, S.Pd., M.Pd. menghasilkan 2 buku berjudul Paradigma Baru Evaluasi Pembelajaran, Kompas Pedagogis untuk Guru Abad 21 dan Strategi Belajar dan Pembelajaran: Merancang Pengalaman Belajar yang Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan; Gede Sidi Artajaya, S.Pd., M.Pd. menghasilkan satu buku berjudul Membaca Cerpen, Membentuk Karakter; Luh Yesi Candrika, S.S., M.Hum. menghasilkan satu buku berjudul Lontar Dharma Kahuripan: Tuah Rempah sebagai Sarana Upacara dalam Siklus Kehidupan; dan I Kadek Adhi Dwipayana, S.Pd., M.Pd. menghasilkan satu buku berjudul Model Outcome-based Hypothesis Learning (OBHL), Panduan Implementasi untuk Pengembangan Membaca Kritis Berorientasi Genre Teks. [T]

Penulis: Ni Komang Sariasih
Editor: Adnyana Ole

Tags: BukuPendidikanPustaka LarasanSlamat TrisilaUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ogoh-ogoh: Narasi dan Akal Imitasi

Next Post

Melihat Kuta, Menemukan Soekarno: Kepemimpinan Putra Daerah dan Toleransi Sebagai Wajah Kebangsaan

Ni Komang Sariasih

Ni Komang Sariasih

Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali

Related Posts

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
0
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

Read moreDetails

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
0
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

Read moreDetails

Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional

by Rusdy Ulu
October 19, 2026
0
Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional

SINGARAJA | TATKALA.CO -- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan teknologi di Kabupaten Buleleng. Langit Biru, siswa Timedoor Academy Singaraja,...

Read moreDetails

Dari Rasa ke Kata: Cara Seru Belajar Bahasa Prancis

by Rusdy Ulu
October 8, 2026
0
Dari Rasa ke Kata: Cara Seru Belajar Bahasa Prancis

“J’aime atau je n’aime pas?” PERTANYAAN itu terdengar beberapa kali di LSPR Bali pada Senin, 28 September 2026. Saat itu,...

Read moreDetails

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

by tatkala
October 3, 2026
0
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

Read moreDetails

Mahasiswa PPG Universitas Mahasaraswati Ajak Siswa SMPN 7 Denpasar Bijak Gunakan AI

by Dede Putra Wiguna
September 27, 2026
0
Mahasiswa PPG Universitas Mahasaraswati Ajak Siswa SMPN 7 Denpasar Bijak Gunakan AI

KECERDASAN buatan semakin dekat dengan kehidupan pelajar. Mencari informasi, memahami materi, menemukan ide, hingga membuat rangkuman kini dapat dilakukan dengan...

Read moreDetails

490 Mahasiswa Baru UPMI Bali Memulai Kehidupan Kampus lewat Malam Kreativitas

by Dede Putra Wiguna
September 9, 2026
0
490 Mahasiswa Baru UPMI Bali Memulai Kehidupan Kampus lewat Malam Kreativitas

SEBANYAK 490 mahasiswa baru Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali memulai kehidupan kampus melalui Malam Kreativitas Kampus dan Pembukaan Pengenalan...

Read moreDetails

Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar

by Rusdy Ulu
August 29, 2026
0
Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar

DENPASAR | TATKALA.CO -- Duta Bahasa Provinsi Bali menyerahkan Model Pembelajaran Serasi (Strategi Berbasis Multimodal bagi Disabilitas Rungu untuk Menyusun...

Read moreDetails

Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru

by Nyoman Budarsana
August 27, 2026
0
Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru

SEMUA berawal dari kesungguhan, keteguhan, disiplin dan upaya kreatif dalam menggapai sebuah kemuliaan. Tidak mudah melewati dan menghadapi  tantangan dalam...

Read moreDetails

Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
0
Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

TIKUNGAN dengan jarak pandang terbatas menjadi titik yang membutuhkan perhatian lebih dari pengguna jalan. Karena itu, sejumlah tikungan di Desa...

Read moreDetails
Next Post
Melihat Kuta, Menemukan Soekarno: Kepemimpinan Putra Daerah dan Toleransi Sebagai Wajah Kebangsaan

Melihat Kuta, Menemukan Soekarno: Kepemimpinan Putra Daerah dan Toleransi Sebagai Wajah Kebangsaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co