23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pijat Tradisional dan Therapy Healing Jadi Primadona dalam Pameran Kearifan Lokal Bulan Bahasa Bali VIII

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
February 3, 2026
in Budaya
Pijat Tradisional dan Therapy Healing Jadi Primadona dalam Pameran Kearifan Lokal Bulan Bahasa Bali VIII

Bulan Bahasa Bali VIII Pamerkan Berbagai Kearipan Lokal Bali

Banyak yang mengira, Pameran Bulan Bahasa Bali VIII itu berlangsung di Bawah Gedung Ksirarnawa. Padahal, sudah ada petunjuk yang jelas, kalau pameran yang menampilkan berbagai produk kearipan lokal itu dilaksanakan di Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali. Pameran serangkaian dengan festival Bahasa, aksara dan sastra Bali itu dimulai bersamaan dengan pembukaan Bulan Bahasa Bali VIII oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Minggu 1 Pebruari 2026.

Ketika memasuki areal pemeran, pertamakali ditemui adalah berbagai koleksi lontar, buku-buku sejarah, tulisan aksara dalam batu dan lainnya. Semua produk budaya itu dipamerkan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Disebelahnya, koleksi Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia lebih banyak memajang buku-buku sejarah pura. Basa Bali Wiki juga memajang buku-buku, serta menerima konsultasi. Radio Republik Indonesia (RRI) menampilkan berbagai alat komunikasi, seperti telpone, radio, dan berbagai alat siaran lainnya.

Suasana pameran

Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar memamerkan berbegai ramuan herbal, ada Kekereb Art, Percetakan Bali yang memamerkan buku-buku, dan Widya Aksara menampilkan lontar, pengrupak (alat menulis aksara dalam lontar), dan lainnya. Pengusaha Widya Aksara bahkan memberikan pratek menulis aksara Bali dalam lontar. “Kami juga melatih pengunjung yang ingin bisa menulis akrasa Bali. Siswa SMP yang lebih banyak mencobanya,” kata penjaga stand Widya Aksara, Ni Komang Ari Pebriani.

Ari Pebriani mengaku, pameran kali ini pengunjungnya begitu antusias. Anak-anak muda, lebih banyak tertarik dengan tulisan Bali. Karena itu, banyak dari mereka yang membeli lontar kosong, pengrupak, dan memesan gambaran prasi serta cendramata berupa tulisan aksara Bali. “Pihak hotel juga banyak memesan cenderamata. Kami banyak dikenal gara-gara mengikuti pameran ini,” sebutnya tersenyum.

Di pojok ruangan itu, Demen Mie memamerkan berbagai produk mie dan kripik yang terbuat dari bahan rumput laut. Sejak hari pertama hingga hari ketiga ini, kripik rumput laut yang paling banyak dicari. “Di samping laku, paling utama tujuan kami mengikutn pameran adalah promosi, untuk mengenalkan produk mie, hasil masyarakat Kutuh, Jimbaran,” ucap Mira penjaga Demen Mie itu.

Nah, yang produk yang menjadi favorit pengunjung pameran adalah pijat yang disajikan Gotra Pangusada Bali. Lokasinya di pojok, arah Tenggara ruangan pameran itu selalu penuh dengan pengunjung. “Sampai hari ketiga ini, pengunjung pameran begitu antusias mencoba pijat tradisional kami,” ujar Jero Rahayu Dewi, praktisi healing perwakilan Gotra Pangusada Bali itu.

Pijat Tradisional Bali

Sejak pameran dibuka yang bersamaan dengan pembukaan Bulan Bahasa Bali VIII oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Minggu 1 Pebruari lalu, pengunjung festival budaya itu sudah banyak mencoba hasil pijatnya. Jika pada hari pertama lebih banyak diikuti para ibu-ibu, maka pada hari kedua dan ketiga lebih banyak diminati anak-anak muda yang beberapa diantaranya masih remaja. “Keluhan mereka lebih banyak sakit kepala, malu dan sering tampil tak Percaya Diri (PD),” ungkapnya.

Siswa yang baru menyinjak dewasa sering mengalami masalah psikis mental dan ketakutan maka dibenarin dengan shape healing dengan sentuhan sambal diajak ngobrol. Dengan demikian, mereka tertarik untuk mengeluarkan tentang apa yang mengganjal di dalam pikirannya. “Itu yang kita therapy untuk membantu membukakan pikiran mereka, dan pijat therapy healing ini juga untuk mendeteksi medis dan non medisnya, sehingga lebih mudah mengonbatinya” lanjut Jero Rahayu Dewi serius.

Pijat ini juga sebagai upaya untuk memperbaiki mental anak yang mungkin terlalu banyak beban dan tekanan akibat Pekerjaan Rumah (PR) yang menumpuk, banyaknya pelajaran yang mereka sesungguh belum siap, sehingga perlu dilakukan shape healing. “Kami ikut pameran untuk mengajak khalayak umum bisa merasakan pijatan tradisioanl Bali. Ini mampu menyembuhkan sakit tanpa minum obat. Karena pijatan ini juga bersinergi dengan para medis,” papar instruktur therapies ini.

Kalau anak itu bermasalah, maka ketika disentuh mereka akan merasakan sakit yang luar biasa. Sebaliknya, jika anak itu tidak merasa sakit, nyaman dan tenang itu artinya tubuh mereka tidak bermasalah. “Pada hari pertama, seorang ibu yang baru disentuh langsung menangis dan memeluk saya. Wanita yang berbusana adat itu memang memiliki masalah dalam tubuhnya, sehingga meski melakukan pijat lanjutan,” ceritanya.

Pameran lontar

Jero Rahayu Dewi mengatakan, dalam pameran Bulan Bahasa Bali ini Gotra Pangusada Bali sengaja ikut berpartisipasi untuk mempromosikan pengobatan alternative yang merupakan warisan leluhur kepada khalayak umum. “Dalam ajang pameran ini, kami hanya malakukan crosscheck diri dan melakukan pijat melemaskan tubuh, jika bermasalah maka bisa dilanjutkan di tempat pratek,” ujar praktisi healing yang membuka pratek di Jl, By Pas Ida Bagus Mantra, dekat Pantai Purnama Gianyar itu.

Selama ini, Jero Rahayu Dewi mengalu telah banyak menangai orang yang terkena stroke, palpasi (bibih bengor), sakit kepala menahun (migren), batuk sesak nafas yang tak kunjung sembuh dan sakit lainnya. Semua itu, biasanya di cek di punggung atau di perut untuk mendeteksi sakitnya. Jika perut yang bermasalah, maka bisa menjalar bagian tubuh lain. “Biasanya disitu ada penyumbatan yang menjadi sumber sakit, sehingga tak kunjung sembuh,” pungkas Jero Rahayu Dewi.

Dalam pameran yang berlangsung sebulan penuh, mulai 1 – 28 Pebruai 2026 itu, Gotra Pangusada Bali menampilkan berbagai penbgobatan alternative yang selalu berbeda dalam setiap minggunya. Khusus untuk minggu pertama yaitu Pijat Tradisional dan Therapy Healing. [T]

Reporter/Penulis: Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: Bulan Bahasa BaliBulan Bahasa Bali 2026Dinas Kebudayaan Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menafsir Ulang Penganekaragaman Pangan

Next Post

Kedaulatan Manusia di Era Kecerdasan Buatan

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
0
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails
Next Post
Kedaulatan Manusia di Era Kecerdasan Buatan

Kedaulatan Manusia di Era Kecerdasan Buatan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co