13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pijat Tradisional dan Therapy Healing Jadi Primadona dalam Pameran Kearifan Lokal Bulan Bahasa Bali VIII

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
February 3, 2026
in Budaya
Pijat Tradisional dan Therapy Healing Jadi Primadona dalam Pameran Kearifan Lokal Bulan Bahasa Bali VIII

Bulan Bahasa Bali VIII Pamerkan Berbagai Kearipan Lokal Bali

Banyak yang mengira, Pameran Bulan Bahasa Bali VIII itu berlangsung di Bawah Gedung Ksirarnawa. Padahal, sudah ada petunjuk yang jelas, kalau pameran yang menampilkan berbagai produk kearipan lokal itu dilaksanakan di Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali. Pameran serangkaian dengan festival Bahasa, aksara dan sastra Bali itu dimulai bersamaan dengan pembukaan Bulan Bahasa Bali VIII oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Minggu 1 Pebruari 2026.

Ketika memasuki areal pemeran, pertamakali ditemui adalah berbagai koleksi lontar, buku-buku sejarah, tulisan aksara dalam batu dan lainnya. Semua produk budaya itu dipamerkan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Disebelahnya, koleksi Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia lebih banyak memajang buku-buku sejarah pura. Basa Bali Wiki juga memajang buku-buku, serta menerima konsultasi. Radio Republik Indonesia (RRI) menampilkan berbagai alat komunikasi, seperti telpone, radio, dan berbagai alat siaran lainnya.

Suasana pameran

Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar memamerkan berbegai ramuan herbal, ada Kekereb Art, Percetakan Bali yang memamerkan buku-buku, dan Widya Aksara menampilkan lontar, pengrupak (alat menulis aksara dalam lontar), dan lainnya. Pengusaha Widya Aksara bahkan memberikan pratek menulis aksara Bali dalam lontar. “Kami juga melatih pengunjung yang ingin bisa menulis akrasa Bali. Siswa SMP yang lebih banyak mencobanya,” kata penjaga stand Widya Aksara, Ni Komang Ari Pebriani.

Ari Pebriani mengaku, pameran kali ini pengunjungnya begitu antusias. Anak-anak muda, lebih banyak tertarik dengan tulisan Bali. Karena itu, banyak dari mereka yang membeli lontar kosong, pengrupak, dan memesan gambaran prasi serta cendramata berupa tulisan aksara Bali. “Pihak hotel juga banyak memesan cenderamata. Kami banyak dikenal gara-gara mengikuti pameran ini,” sebutnya tersenyum.

Di pojok ruangan itu, Demen Mie memamerkan berbagai produk mie dan kripik yang terbuat dari bahan rumput laut. Sejak hari pertama hingga hari ketiga ini, kripik rumput laut yang paling banyak dicari. “Di samping laku, paling utama tujuan kami mengikutn pameran adalah promosi, untuk mengenalkan produk mie, hasil masyarakat Kutuh, Jimbaran,” ucap Mira penjaga Demen Mie itu.

Nah, yang produk yang menjadi favorit pengunjung pameran adalah pijat yang disajikan Gotra Pangusada Bali. Lokasinya di pojok, arah Tenggara ruangan pameran itu selalu penuh dengan pengunjung. “Sampai hari ketiga ini, pengunjung pameran begitu antusias mencoba pijat tradisional kami,” ujar Jero Rahayu Dewi, praktisi healing perwakilan Gotra Pangusada Bali itu.

Pijat Tradisional Bali

Sejak pameran dibuka yang bersamaan dengan pembukaan Bulan Bahasa Bali VIII oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Minggu 1 Pebruari lalu, pengunjung festival budaya itu sudah banyak mencoba hasil pijatnya. Jika pada hari pertama lebih banyak diikuti para ibu-ibu, maka pada hari kedua dan ketiga lebih banyak diminati anak-anak muda yang beberapa diantaranya masih remaja. “Keluhan mereka lebih banyak sakit kepala, malu dan sering tampil tak Percaya Diri (PD),” ungkapnya.

Siswa yang baru menyinjak dewasa sering mengalami masalah psikis mental dan ketakutan maka dibenarin dengan shape healing dengan sentuhan sambal diajak ngobrol. Dengan demikian, mereka tertarik untuk mengeluarkan tentang apa yang mengganjal di dalam pikirannya. “Itu yang kita therapy untuk membantu membukakan pikiran mereka, dan pijat therapy healing ini juga untuk mendeteksi medis dan non medisnya, sehingga lebih mudah mengonbatinya” lanjut Jero Rahayu Dewi serius.

Pijat ini juga sebagai upaya untuk memperbaiki mental anak yang mungkin terlalu banyak beban dan tekanan akibat Pekerjaan Rumah (PR) yang menumpuk, banyaknya pelajaran yang mereka sesungguh belum siap, sehingga perlu dilakukan shape healing. “Kami ikut pameran untuk mengajak khalayak umum bisa merasakan pijatan tradisioanl Bali. Ini mampu menyembuhkan sakit tanpa minum obat. Karena pijatan ini juga bersinergi dengan para medis,” papar instruktur therapies ini.

Kalau anak itu bermasalah, maka ketika disentuh mereka akan merasakan sakit yang luar biasa. Sebaliknya, jika anak itu tidak merasa sakit, nyaman dan tenang itu artinya tubuh mereka tidak bermasalah. “Pada hari pertama, seorang ibu yang baru disentuh langsung menangis dan memeluk saya. Wanita yang berbusana adat itu memang memiliki masalah dalam tubuhnya, sehingga meski melakukan pijat lanjutan,” ceritanya.

Pameran lontar

Jero Rahayu Dewi mengatakan, dalam pameran Bulan Bahasa Bali ini Gotra Pangusada Bali sengaja ikut berpartisipasi untuk mempromosikan pengobatan alternative yang merupakan warisan leluhur kepada khalayak umum. “Dalam ajang pameran ini, kami hanya malakukan crosscheck diri dan melakukan pijat melemaskan tubuh, jika bermasalah maka bisa dilanjutkan di tempat pratek,” ujar praktisi healing yang membuka pratek di Jl, By Pas Ida Bagus Mantra, dekat Pantai Purnama Gianyar itu.

Selama ini, Jero Rahayu Dewi mengalu telah banyak menangai orang yang terkena stroke, palpasi (bibih bengor), sakit kepala menahun (migren), batuk sesak nafas yang tak kunjung sembuh dan sakit lainnya. Semua itu, biasanya di cek di punggung atau di perut untuk mendeteksi sakitnya. Jika perut yang bermasalah, maka bisa menjalar bagian tubuh lain. “Biasanya disitu ada penyumbatan yang menjadi sumber sakit, sehingga tak kunjung sembuh,” pungkas Jero Rahayu Dewi.

Dalam pameran yang berlangsung sebulan penuh, mulai 1 – 28 Pebruai 2026 itu, Gotra Pangusada Bali menampilkan berbagai penbgobatan alternative yang selalu berbeda dalam setiap minggunya. Khusus untuk minggu pertama yaitu Pijat Tradisional dan Therapy Healing. [T]

Reporter/Penulis: Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: Bulan Bahasa BaliBulan Bahasa Bali 2026Dinas Kebudayaan Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menafsir Ulang Penganekaragaman Pangan

Next Post

Kedaulatan Manusia di Era Kecerdasan Buatan

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails

Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

by Nyoman Budarsana
May 4, 2026
0
Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

DESA Adat Batur melaksanakan upacara ngruwak sebagai langkah awal pembangunan Cihna (tanda) Titik Nol Batur Let (pusat permukiman Desa Adat...

Read moreDetails

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

by tatkala
May 1, 2026
0
Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Kedaulatan Manusia di Era Kecerdasan Buatan

Kedaulatan Manusia di Era Kecerdasan Buatan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co