2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Open House, Acara Pertemuan Hangat antar Anak Muda dalam INSPIRATION 2025 FBS Undiksha

Son Lomri by Son Lomri
October 18, 2025
in Panggung
Open House, Acara Pertemuan Hangat antar Anak Muda dalam INSPIRATION 2025 FBS Undiksha

MALAM raya di acara Open House serangkaian kegiatan “INSPIRATION 2025” Himpunan Jurusan Bahasa Asing Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha, didatangi banyak pengunjung, yang reratanya adalah anak muda.

Sebagian dari mereka adalah mahasiswa, sebagian lagi adalah siswa-siswi masih SMA. Mereka datang ke Wantilan Teruna Jaya, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Jum’at, 17 Oktober.

“Open House ini, salah satu cara kami untuk bergembira bersama di sela merayakan ulang tahun bahasa asing yang ke-6. Di sini, mereka yang datang agar juga lebih dekat dengan FBS serta prodi-prodinya,” kata I Gusti Agung Raditya Maheswara, Ketua Panitia.

Acara itu digelar selama tiga hari dari tanggal 17, 18 dan 19 Oktober, dan 171 mahasiswa  ikut terlibat sebagai panitia untuk mensukseskannya.

Beragam kegiatan dilakukan di acara itu, seperti lomba dan pentas seni. Dan malam itu, para pengunjung datang secara acak untuk menikmati kudapan yang dihidangkan oleh para panitia.

Ada photo booth dan pertunjukan kostum berjalan oleh para cosplayer anime atau juga biasa disebut Jejepangan, dan jasa tato temporary.

Kemudian ada juga stand-stand kuliner khas Jepang, dan pameran buku dan barong Bali di areal lapangan utama.

Sofi dan Sugi berfoto usai coshwalk | Foto: Son

Penampilan band pada acara Open House INSPIRATION 2025 FBS Undiksha | Foto: Panitia

Di wantilan, tampak seperti festival malam dengan kegiatan yang ringan, yang lebih menekankan pada suasana yang asik dengan menabur banyak hiburan selain stand-stand berjejer untuk dikunjungi di areal lapangan

Seorang penyanyi solo Rista Kirana membuka acara itu dengan suara emasnya menghibur siapa saja yang datang, yang bergandengan atau yang datang sendiri. Kemudian menyusul Chesia juga penyanyi solo, dan JOKI duet vokal, Teen Monster dan SYNCO.

Selain penampilan tarik suara, ada juga modern dance dan coswalk (oleh para cosplayer dari kegiatan Jejepangan). Sedang pertunjukan tari tradisional Jepang, Bon Odori, dipertunjukan oleh mahasiswa prodi Bahasa Jepang, ya, selain mereka juga menampilkan satu stand Nigokasei yang memamerkan banyak busana khas negara bunga sakura itu pada acara Open House.

Bon Odori itu ditarikan Sekar, Alya, Tiwi, Gung Dyah, Kenanga, Anggita, dan Nadya, dengan ceria di atas panggung.

Penampilan band dan tarian pada acara Open House INSPIRATION 2025 FBS Undiksha | Foto: Panitia

“Bon odori itu tarian khas Musim panas di Jepang, yang dipersembahkan buat menyambut para leluhur. Nah, tarian nya ada dua, yaitu Tokyo Ondo dan Tanko Bushi,” kata Fieldy, koordinator pertunjukan Bon Odori dan stand Nigokasei.

Lebih lanjut, Fieldy, mahasiswa prodi Bahasa Jepang, menjelaskan tarian Tokyo Ondo biasanya dilakukan oleh perempuan yang sedang memandang bulan.

“Berbeda dengan Tanko Bushi. Yang melambangkan seorang pekerja tambang seperti batu bara, sehingga dalam tarian itu, lebih banyak gerakan meniru gerakan penambang yang sedang menambang, dan membawa peralatan tambang,” lanjutnya.

Kedua tarian ini sering dilakukan pada acara festival musim panas di Jepang. Dan malam itu, di bawah lampu-lampu yang menggantung dengan bendera pesta juga digantung-berderet di tali memanjang, mengkhiasi lapangan utama. Para pengunjung menikmatinya sambil ditaburi cahaya krem—sambil makan jajak takoyaki.

“Biasanya di tengahnya itu ada api unggun, itu di Jepang. Kalo kami hanya menirukannya saja,” kata Fieldy.

Pengunjung berfoto unyuk di acara Open House INSPIRATION 2025 | Foto Panitia

Setelah itu, para cosplayer melakukan coswalk di atas panggung, mengenalkan baju yang dikenakannya kepada para penonton diambil dari karakter apa. Para peserta menjelaskannya kemudian.

Salah satu peserta coswalk Dewa Nyoman Sugi Indrawan atau nama panggungnya Sugi, membawa tongkat sihir Cyro elemen ice milik Abyss Mage, dari sebuah game ganshin impact.

“Abyss Mage adalah monster yang ngeselin, yang suka membekuk player. Saya suka karena karakternya tuh pendiam, tapi suka nyerang tiba-tiba,” kata Sugi mengapa dirinya memilih Abyss Mage dengan warna biru lebih dominan pada kostum, dengan topeng berwajah gelap dan seram.

Ketika di atas panggung itulah Sugi mencoba menirukan gaya Abyss Mage sebagai monster yang menakutkan—ceritanya. Tongkat ditodongkan pada para penonton seakan tongkat itu bakal mengeluarkan sihir yang berbahaya.

Tentu, para penonton terkejut, apalagi Sugi melakukannya sembari jingkrak-jingkrak, menandakan dirinya sebagai monster yang aktif dan berdarah dingin.

Sugi memang suka cosplay menjadi berbagai macam karakter yang jahat, baik dalam sebuah game yang ia suka maupun dari serial anime yang ia tonton dan suka.

“Saya suka cosplay berawal dari nonton anime judulnya High school DXD,” kata Sugi.

Yaitu sebuah serial anime dari Jepang yang menceritakan seorang pemuda, nama karakternya Hyodou Issei, yang ingin menciptakan harm atau poligami, namun dibunuh oleh iblis.

Pertunjukan Bon Odori oleh mahasiswa prodi Bahasa Jepang Undiksha di acara Open House INSPIRATION 2025 | Foto: Panitia

Tapi untuk pertama kali Sugi cosplay, ia memilih untuk menjadi karakter Aizen sousuke, yaitu sesosok karakter jahat pada serial film anime Bleach dengan kadar kejahatan sangat hebat, terutama dalam memanipulasi lawan.

Kemudian usai Sugi chaswalk di atas panggung tadi, penampilannya ternyata menarik salah satu pengunjung bernama Sofi.

Sofi asalnya dari Bandung, ia kuliah di Undiksha baru semester satu di Prodi Bahasa Inggris. Ia mengajak Sugi untuk berfoto bersama, karena karakternya yang serem dan unik, juga peniruan atas gaya Abyss Mage-nya Sugi, dianggap cukup lincah.

Tapi syukur, tongkat yang ditodongkan oleh Sugi ketika cashwolk tidak membuat Sofi tersihir jadi es, juga ketika Sofi memegang tongkat itu di sela berfoto. Astungkare. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Tags: Fakultas Bahasa dan Seni UndikshaSeniUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pohon Semesta dan Pelajaran Menerima Perbedaan

Next Post

Puisi-puisi Yuditeha | Tirai Kawat, Upacara Dalam Amplop

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
0
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

Read moreDetails

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

Read moreDetails

Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

 “Perempuan punya hak atas tubuhnya sendiri!” Kalimat itu meluncur tegas dari Sasti Gotama saat membahas novel Korpus Uterus di Singaraja...

Read moreDetails

Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 31, 2026
0
Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

 “Rumah itu sebenarnya apa?” Pertanyaan itu terus mengemuka sepanjang diskusi buku Rumah karya J.S. Khairen pada hari ketiga Singaraja Literary...

Read moreDetails

13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

by Wahyu Mahaputra
July 30, 2026
0
13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

Di tengah menjamurnya festival musik yang kian mengaburkan batas antar-genre demi menjangkau pasar yang lebih luas, Sthala Ubud Village Jazz...

Read moreDetails

“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

by Yahya Umar
July 28, 2026
0
“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

jika rakyat pergiketika penguasa pidatokita harus hati-hatibarangkali mereka putus asa kalau rakyat sembunyidan berbisik-bisikketika membicarakan masalahnya sendiripenguasa harus waspada dan...

Read moreDetails

‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
0
‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

RUANGAN Gedung Ksirarnawa mendadak sunyi. Lampu panggung meredup, hanya menyisakan seberkas cahaya yang jatuh pada seorang lelaki yang duduk di...

Read moreDetails

“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
0
“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

KETIKA Bagus Diarsa tampak sibuk menatap layar telepon genggamnya, di sampingnya berdiri sosok berwajah penuh riasan, berbusana merah menyala. Dialah...

Read moreDetails

Siap-siap ke Lovina Festival 2026

by Komang Puja Savitri
July 24, 2026
0
Siap-siap ke Lovina Festival 2026

"Hari ini kesiapan sudah seratus persen," ucap Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra membuka jumpa pers di Spice Dive Beach Club,...

Read moreDetails

Bunyi Mata Ugra, Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Panggung Festival Seni Bali Jani VIII 2026

by Nyoman Budarsana
July 23, 2026
0
Bunyi Mata Ugra, Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Panggung Festival Seni Bali Jani VIII 2026

PERTIKAIAN dan peperangan kerap melahirkan penderitaan, kebencian, dendam, serta luka yang membekas dalam jiwa. Namun, di balik kehancuran itu selalu...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Yuditeha | Tirai Kawat, Upacara Dalam Amplop

Puisi-puisi Yuditeha | Tirai Kawat, Upacara Dalam Amplop

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co